1,720,973 research outputs found

    Tangga spiritual kaum sufi dalam menapaki jalan ma'rifah

    No full text
    Buku ini sebagai referensi bagi masyarakat yang mendalami perjalanan spiritualnya menuju kedekatan dengan Tuhan secara komprehensif sebagai usaha untuk membentengi diri dari krisis spiritual, moral dan sosial di tengah dekapan zaman yang penuh dengan fatamorgana yang dihiasi berbagai kenikmatan glamor yang menipu. Tangga kaum sufi sebagai usaha mempermudah pemahaman seseorang dalam mengarungi perjalanan batin. Artinya, perjalanan ruhani; batin tidak bisa dilalui tanpa adanya tangga; petunjuk; proses, tanpa tangga spiritual maka seseorang akan kesulitan bahkan binggung dalam menelurusi jejak-jejak keTuhanan. Untuk itu, para sufi merumuskan beberapa tangga yang dikenal dengan ?maqamat? untuk membantu para salik; penemupuh jalan kesufian sampai kepada kedekatan paripurna bersama sang Pencipta. Selain melalui tangga spiritual, para salik akan menggalami beberapa keadaan yang disebut ?ahwal?, keadaan yang tidak ?permanen? ini juga sebagai penguat sisi spiritual mereka dan sebagai dampak perjalanan spiritual yang telah mereka lalui; capai

    Pendidikan Islam dan Indeks Pembangunan Manusia (Telaah atas Kontribusi dan Peran Pendidikan Islam dalam Pengembangan IPM): (Telaah Atas Kontribusi dan Peran Pendidikan Islam Dalam Pengembangan IPM)

    Full text link
    This research focuses on the contribution and role of Islamic education to the process of developing the human development index, with all the problems facing the world of Islamic education. Human development index (HDI) as a process to expand choices for residents in terms of income, health, education, physical environment, and so on. where it needs to be considered in human development are productivity, equity, sustainability, empowerment. The method used in this research is literature study, where the data source is obtained from documents, articles, journals, books and related references. The results of this study are that Islamic education has an important contribution to participate in building superior human resources so that they are able to compete locally, nationally and globally as a representation of efforts to develop a human development index. The role of Islamic education itself as an effort to develop a human development index is needed. The existence of problems in the world of Islamic education can be given the right solution that starts from the structuring of the educational environment, students, educators, teaching materials, evaluations and adequate infrastructure. &nbsp

    Studi pemikiran pendidikan islam kontemporer

    No full text
    Buku ini lahir atas semangat penulis untuk memberikan sumbangsih terhadap kemajuan, perbaikan dan pembaharuan pendidikan Islam baik dari segi konsep, sistem, manajemen, tujuan, maupun pelaksanaan pendidikan di lingkup lembaga Islam melalui pemikiran para tokoh pendidikan Islam baik tokoh internasional (Dunia) maupun tokoh lokal (Nusantara) yang disajikan pada karya ini. Mengingat, pendidikan Islam sebagai lambang dari Islam yang turut serta mencerdaskan, menguatkan, dan melahirkan para generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, moral, sosial dan juga spiritual

    MENELAAH WACANA KURIKULUM DEEP LEARNING: URGENSI DAN PERANANNYA DALAM MENYIAPKAN GENERASI EMAS INDONESIA

    Full text link
    Kurikulum menjadi sebuah hal yang penting dalam pendidikan, sehingga harus menyesuaikan dengan kondisi zaman agar lulusan nantinya mampu menjawab dan memenuhi kebutuhan zaman yang ada. Namun, sisi lain pendidikan juga punya problem mulai dari sumber daya guru, sarana prasarana yang belum merata padahal secara kebijakan sistem sama dari pusat. Tujuan artikel ini ialah menelaah apakah tepat wacana perubahan atau pergantian kurikulum dari merdeka belajar (kurikulum merdeka) ke kurikulum Deep Learning, yang hasil akhirnya ialah memberikan rekomendasi apakah tepat atau tidak wacana tersebut. Metode penelitian yang digunakan ialah studi kepustakaan dengan teknik pengumpulan data dokumentasi (buku, artikel), teknik analisa data menggunakan induksi dan intepretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana perubahan kurikulum Deep Learning sebagai pengganti kurikulum merdeka tidaklah menjadi hal yang krusial atau skala prioritas. Mengingat, secara konsep, prinsip, tujuan dan paradigma pembelajaran sama tidak jauh beda, sehingga urgensi dan peranannya tidak jauh beda yang kurikulum sebelumnya yang memang mengusung pembelajaran sesuai minat, keterampilan, kontekstual, berbasis masalah, proyek dan berparadigma konstruktivistik. Kementerian pendidikan Nasional harusnya fokus pada masalah nyata yang ada di pendidikan Indonesia yakni terkait pemerataan pembangunan pendidikan Nasional yang hingga saat ini terjadi kesenjangan yang cukup tinggi antara swasta-negeri, perkotaan-pedesaan, belum lagi masih adanya daerah tertinggal, pelosok, pegunungan yang secara akses jalan, layanan internet juga masih lemah

    Kuliah tasawuf di tengah arus disrupsi

    No full text
    Tasawuf sebagai disiplin keilmuan Islam memiliki keunikan dan estetika yang mendalam sehingga patut dikaji dan terus dikaji di tengah perubahan zaman yang begitu cepat. Eksistensi tasawuf tetap bisa dirasakan, di tengah kegersangan ruh spiritual masyarakat abad 21 M. Tasawuf menjadi ?tempat pelarian? mereka untuk mengobati psikis dan spiritualnya akibat dari pola hidup-gaya hidup yang berbau materialistik, hedonistik, individual, di tambah paradigma yang ?mengagungkan duniawi,? dengan berpikir bahwa kemajuan Iptek dan sains saat ini mampu memenuhi segala kebutuhannya, tanpa harus beragama. Tentu saja, hal tersebut salah dan jelas akan berdampak pada sisi ruhaninya.Oleh sebab itu, buku ini hadir sebagai usaha untuk bisa memahami tasawuf dari dasar hingga puncak, dari konsepsi tasawuf hingga praktik serta capaian spiritual dalam dunia tasawuf. Semua itu dipaparkan secara detail dan ?gamblang? di buku ini. Sehingga buku ini diberi judul ?Kuliah Tasawuf di Tengah Arus Disrups

    MEMBANGUN KARAKTER BANGSA DI ERA MILENIAL: Kontribusi Konsep Pendidikan Tasawuf dan Pengaruh Gerakan Spiritual Emha Ainun Najib

    Full text link
    Budaya luar dan pengaruh ideologi serta perkembangan teknologi menjadi salah satu penyebab munculnya degradasi moral masyarakat. Di mana agama sudah tidak lagi dijadikan sebagai benteng dan juga alat untuk menyaring antara kebaikan dan keburukan. Oleh sebab itu, diperlukan pemikian cendekiawan Muslim yang bisa mengobati dan menjadi rujukan dalam mengentaskan problem tersebut dan bidang pemikirannya terkait dengan sisi ruhani sebagai sumber utama dari pembentukan karakter seseorang. Metode penelitian dalam artikel ini ialah studi kepustakaan dengan bersumber dari buku karya Cak Nun dan berbagai referensi, buku, jurnal yang sesuai dengan topik kajin. Hasil menunjukkan bahwa konsep pendidikan tasawuf Cak Nun berbasis kemanusiaan dan kebudayaan, bagaimana manusia bisa membangun peradaban dan kebersamaan di tengah perbedaan sebagai aktualisasi dari spiritualnya yang mendalam sebagai usaha mendidik manusia yang religius yang memahami makna sosial secara tepat, yang mana bisa dijabarkan ke dalam tiga aspek Pertama, konsep pendidikan tasawuf Cak Nun memberikan daya humanis kepada kehidupan manusia, sehingga bisa mempraktikkan sikap-sikap mulai untuk mewujudkan kebersamaan, persatuan, dan kerjasama yang baik. Kedua, kontribusi pemikiran sufistik Emha Ainun Najib dapat dilihat dari isi ceramah, karya dan konsep pendidikan tasawufnya yang memang memusatkan pada perbaikan diri, dan penguatan karakter sehingga bisa menerima segala yang ada termasuk perbedaan. Dan ketiga, relevansi konsep pendidikan tasawuf Emha Ainun Najib dalam membangun karakter bangsa di era milenial ialah usaha Cak Nun menguatkan semangat keummatan; kemanusiaan yang dapat menjunjung tinggi semangat ukhuwah yang tidak hanya berdimensi keIslaman, tetapi kemanusiaan. Di sini Cak Nun berusaha memberikan alternatif melalui konsepsi sufistiknya bahwa merajut koneksi dengan Tuhan harus diiringi dengan perilaku baik kepada segala ciptaan-Nya, sehingga dapat melahirkan sebuah peradaban yang mulia. Kata Kunci: Pendidikan Tasawuf; Cak Nun; Karakter; Masyaraka

    Tasawuf kontemporer

    No full text
    Buku ini yang mengedepankan nilai-nilai keselarasan, sinergitas, integrasi dan keseimbangan antara rohani-jasadi, individu-sosial, dunia-akhirat, syari?at-hakikat, fiqih-tasawuf, vertikal-horizontal dan dzhahir?batin yang dapat mengantarkan manusia hidup secara seimbang, toleran, aktif, solutif, reaktif, optimistis, agamis, humanis dan berbudi luhur

    Mengkaji pendidikan Islam : dalam sudut pandang hadits, tasawuf dan pemikiran tokoh pembaharu

    No full text
    Buku ini mencoba mengkaji pendidikan Islam dalam sudut landing tiga aspek yakni hadits, tasawuf dan pemikiran tokoh pembaharu

    harmonisasi islam meraju kesalehan dan sosial

    No full text
    Buku yang berjudul ?Harmonisasi Islam: Merajut Kesalehan Spiritual dan Sosial? dapat menjadi bacaan yang mencerahkan di tengah hiruk pikuk kehidupan yang tak jarang menyisahkan berbagai problem, mulai problem rasis, intoleran, ekstrimis, radikal, liberal bahkan masalah-masalah sosial lainnya yang itu sangat jauh dari ruh keIslaman. Islam sebagai agama Ilahi yang orientasinya senantiasa menebarkan kedamaian, kesejukkan, keamanan, di samping mengarahkan manusia kepada kedekatan dengan Allah. Integrasi saleh spiritual dan sosial ini bertujuan untuk menjadikan manusia yang senantiasa berada di bawah ketaatan moralitas dan kepatuhan kepada-Nya. Ketaatan dan kepatuhan inilah yang nantinya bisa ?menggiring? umat Islam kepada jalan yang lurus, sikap moderat, kebijaksanaan, mencintai kedamaian, keharmonisan dan perdamaian serta kepekaan sosial yang tinggi. Paradigma harmonisasi Islam sebagai ?model? yang selalu menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, moralitas di samping nilai spiritualitas. Tiga nilai inilah yang ingin disebarkan, disosialisasikan dan diaktualisasikan ke dalam kehidupan masyarakat khususnya umat Islam, agar menjadi umat yang wasathiyah, tasamuh, tawazun, i?tidal, ta?awun di samping istiqamah dalam berzikir, beribadah dan bermunajah

    Tarekat sebagai lembaga pendidikan sufistik : melacak pergerakan, perjuangan dan pengajaran kaum tarekat nusantara

    No full text
    buku ini juga menjabarkan tentang berbagai macam aliran tarekat mu?tabar yang berkembang di Nusantara yang bisa dijadikan referensi bagi pembaca untuk memilih tarekat mana yang sesuai dengan kemantapan hati sebagai usaha untuk mendidik ruhani agar bisa senantiasa terkoneksi dengan Allah swt, sehingga akan melahirkan pribadi yang saleh secara spiritual dan saleh secara sosial
    corecore