1,720,972 research outputs found
The community perception to acceptance of management system by zakat institutions at Kuala Kubu Bharu / Muhamad Amiruddin Tom Ali
In this era of contemporary Islamic world, the knowledge about zakat has become a widespread concentration in which it is a common practice in Malaysia. There are many zakat institutions that have been set up in Malaysia to facilitate Muslims to deal with zakat payments and to seek help from zakat institutions. Lembaga Zakat Selangor plays an important role in ensuring that the rate of poverty of Islam in Selangor can be solved from the point of distribution of zakat to zakat recipients (Asnaf) and zakat institutions themselves identify those who are entitled to zakat. This study has been conducted to determine the perception of the community on the acceptance of
management system by Zakat institutions in one of the districts of Kuala Kubu Bharu. This study was conducted based on quantitative methods such as questionnaire about the management of zakat system distributed around the Kuala Kubu Bharu area. Where are many Islamic people in the Area to make it easy to find respondents to answer the questionnaires that have been prepared and there are a some of the Muslims who lack deeper understanding of the management of the zakat system in Kuala Kubu Bharu Area. Once the data and the results of the study are collected, this data has been analyzed and the results have been systematically recorded. Based on these findings, the various perceptions of Islam regarding the acceptance of the management system by zakat institutions were known. In addition, there are discussions on the proposal in this study as a reference to the zakat system in Kuala Kubu Bharu
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISTIK MODEL ANALOGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ASPEK KOGNITIF PADA KOMPETENSI PERAWATAN DAN PEMERIKSAAN SISTEM PENGAPIAN SISWA KELAS XI TKR SMK N 2 DEPOK
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISTIK MODEL ANALOGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ASPEK KOGNITIF PADA KOMPETENSI PERAWATAN DAN PEMERIKSAAN SISTEM PENGAPIAN SISWA KELAS XI TKR SMK N 2 DEPOK
Oleh:
Muhamad Amiruddin
10504244018
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan prosedur pelaksanaan pembelajaran konstruktivistik model analogi untuk meningkatkan prestasi belajar kompetensi Perawatan dan Perbaikan Kelistrikan Otomotif siswa kelas XI TKR SMK N 2 Depok Sleman. 2) Mengetahui peningkatan prestasi belajar kompetensi Perawatan dan Perbaikan Kelistrikan Otomotif siswa kelas XI TKR SMK N 2 Depok setelah diterapkan pembelajaran konstruktivistik model analogi.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dimulai dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, hingga refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR semester genap tahun akademik 2013/2014 yang berjumlah 32 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan pada tiap akhir siklus dilakukan evaluasi berupa postest. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, angket, dan tes. Penelitian ini diawali dengan observasi pra-penelitian untuk mengetahui proses pembelajaran yang telah dilaksanakan dan untuk memperoleh data nilai siswa. Dalam proses pembelajaran dilakukan dengan menggunakan model analogi selama proses pembelajaran dalam tiap pertemuan.
Hasil dari penelitian ini antara lain: 1) Pelaksanaan model analogi ini mengacu pada kaidah penggunaan analogi: fokus-aksi-refleksi, pada tahap fokus peneliti mencari analogi yang tepat dengan memperhatikan tingkat keakraban siswa dengan analog agar konsep target yang hendak diajarkan dapat diterima siswa dengan mudah, tahap aksi adalah mendiskripsikan kemiripan dan ketidakmiripan antara analog dengan target, terakhir adalah refleksi yang menuntut untuk melakukan evaluasi kembali atas analogi yang telah diaplikasikan agar dimasa yang akan datang analogi tersebut dapat dipakai lagi atau dilakukan perbaikan. 2) Penelitian ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa kelas XI TKR. Hal ini ditunjukan dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa dan persentase ketuntasan klasikal sebagai berikut: pada pra-penelitian nilai rata-rata siswa adalah 78,5 dan 80,2 persentase ketuntasan klasikal A 71,8% dan B 68,7%. Pada siklus I nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 84,2 dan persentase ketuntasan klasikal kelas 81,2%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 92,3 dan persentase ketuntasan klasikal kelas 93,7%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran konstruktivistik model analogi dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan mencapai ketuntasan klasikal kelas ≥85%.
Kata kunci: PTK, metode FAR, hasil belajar kognitif
KETENTUAN WUDHU BAGI PENDERITA SALISUL BAUL STUDI KOMPARATIF ANTARA PENDAPAT MAZHAB SYAFI’I DAN MAZHAB HANBALI
MUHAMAD AMIRUDDIN BIN MAMAT (2021) : KETENTUAN WUDHU BAGI PENDERITA SALISUL
BAUL STUDI KOMPARATIF ANTARA PENDAPAT
MAZHAB SYAFI’I DAN MAZHAB HANBALI
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh dua orang tokoh Mazhab
Mu’tabaroh yaitu Imam Syafi’i dan Imam Hanbali yang mempunyai perspektif
berbeda berkaitan dengan Ketentuan Wudhu bagi penderita Salisul Baul yang
dimana perbedaan pendapat Mazhab Syafi’i dan Mazhab Hanbali tersebut
disebabkan oleh penggunaan argumentasi dalil yang berbeda antara kedua Imam
tersebut berkaitan dengan Ketentuan Wudhu bagi penderita Salisul Baul.
Berdasarkan rumusan masalah dalam penelitian ini, maka tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui pendapat Mazhab Syafi’i dan Mazhab Hanbali tentang
Ketentuan Wudhu bagi penderita Salisul Baul Studi Komperatif antara Pendapat
Imam Syafi’i dan Imam Hanbali serta apa saja dalil yang digunakan oleh Mazhab
Syafi’i dan Mazhab Hanbali berkaitan dengan kehujjahan ijma‘ amal ahlu
Madinah sebagai sumber istinbat hukum. Jenis penelitian yang penulis gunakan
adalah penelitian kepustakaan (Library Reseach) bersifat kualitatif,dengan
menela’ah litelatur yang berhubungan dengan pembahasan ini. Adapun sumber
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu Kitab
Al- Mughni Karya Ibnu Qudamah Al-Maqhdisi dan Kitab Al-Umm karya Imam
Syafi’i serta sumber data sekunder seperti kitab Fiqh Islam Wa Adillatuhu Karya
Wahbah Al-Zhuhaili dan Kitab Al-Fiqh ‘Ala Madzahibil ‘Arba’ah Karya Imam
Al- Jazairi . Seterusnya penulis menggunakan pendekatan Muqaran yaitu dengan
membandingkan pendapat dan Mazhab Syafi’i dan Mazhab Hanbali . Dari hasil
penelitian penulis ditemukan jawaban bahwa dalam Masalah Ketentuan Wudhu
bagi penderita Salisul Baul, Mazhab Syafi’i dan Mazhab Hanbali sama sama
teguh berpegang dengan argumen masing masing. Mereka menggunakan
pendekatan dalil yang berbeda, Mazhab Syafi’i berpendapat bahwa ketentuan
Wudhu bagi penderita Salisil Baul dari segi tata cara wudhu haruslah
dilaksanakan di setiap waktu shalat fardhu, dan Wudhu penderita Salisul Baul
hanya berlaku untuk satu kali shalat fardhu dan beliau tidak mewajibkan waktu
berwudhu bagi penderita Salisul Baul hanya ketika Masuk waktu Shalat Fardhu
saja. Sedangkan Mazhab Hanbali berpendapat bahwa penderita tidak wajib
berwudhu di setiap waktu masuk shalat fardhu namun beliau mewajibkan bagi
penderita Salisul Baul yang ingin mengambil Wudhu hanya ketika telah masuk
waktu Shalat Fardhu. Setelah di kaji dan diteliti, penulis lebih cenderung
menguatkan( tarjih) pendapat Imam Syafi’i karena dalil yang digunakan Imam
Syafi’i disisi penulis lebih kuat dan didasarkan kepada argumen argumen yang
jelas serta hal ni pun diamalkan secara luas oleh penduduk Nusantara sampai ke
masa Ini.
Kata Kunci: Salisul Baul, Syafi’i, Hanbal
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Lokasi : SMK NEGRI 2 DEPOK, SLEMAN
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi mahasiswa sebagai calon guru atau tenaga kerja kependidikan, mata kuliah PPL mempunyai sasaran utama yaitu masyarakat sekolah, baik dalam kegiatan yang terkait dengan pembelajaran maupun kegiatan yang mendukung berlangsungnya pembelajaran. Kegiatan PPL diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang mengesankan bagi setiap mahasiswa, terutama dalam hal pengelaman pembelajaran.mahasiswa diterjunkan langsung ke lapangan untuk mempraktikan pengalamannya setelang melakukan training yaitu pengajaran micro teaching, selain itu juga diharapkan praktiakan bisa menjalin hubungan sosial yang baik dengan masyarakat di luar sekolah.
Praktik pengalaman lapangan dilaksanakan di SMK Negeri 2 Depok Sleman yang beralamat di Desa Mrican, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Isimewa Yogyakarta, dan berlangsung dari tanggal 15 Juli 2013 sampai dengan 17 September 2013. Kegiatan yang dilakukan praktikan pada PPL yaitu mengajar mata pelajaran Sistem Pendinginan, Pelumasan, dan Bahan Bakar Motor Bensin. Rancangan kegiatan PPL terdiri dari persiapan,pelaksanaan dan penyusunan laporan. Persiapan praktik mengajar meliputi, observasi pembelajaran dikelas, menyiapakan rencana pelaksanaan pembelajaran, menyiapkan media yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran dan merumuskan metode yang digunakan. Kegiatan lain yang dilaksanakan sehingga mahasiswa memperoleh bekal dalam mengenal sekolah antara lain membantu akreditasi dan juga membantu penerimaan siswa baru, konsultasi dengan guru pembimbing, membuat soal ulangan beserta kunci jawabannya serta masih banyak lagi kegiatan lainnya.
Dari pelaksanaan PPL yang praktikan lakukan di SMK Negeri 2 Depok Sleman, diperoleh hasil yang cukup baik, walaupun masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki lagi. Dengan demikian, praktikan harus meningkatkan kualitas dalam bidang akademik supaya dapat mengajar lebih baik lagi dan bertindak sebagai seorang pendidik yang professional. Secara umum, mahasiswa mendapat berbagai pengertahuan dan wawasan baru mengenai kehidupan sekolah yang sebenarnya dan masalah yang sebenarnya dan berbagai masalah yang meliputinya
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
