1,721,039 research outputs found
al Lahjaat fii al Lughoh al ‘Arabiyah (Dirosah Tahliliyah ‘an Asbaab Ikhtilaaf al Lahjaat wa ‘Anaashiriha)
ABSTRAK
Dialect, according to many Arabic linguists, refers to language and letters used by a particular community that cause differences in the pronunciation even in the way particular letters are used among different societies.
Dialect is variation in language depending on the users, that is the language as it is commonly used by the language users. Dialect; therefore, is dependent upon who use the language and where the users of the language reside. The geographical aspects shape the regional dialect and the social aspects shape the social dialect.
This descriptive quantitative research aims to investigate the factors and aspects that shape some dialects in Arabic.
The findings demonstrate that the factors influencing dialects include the geographical width of the area, the cross-language interaction and the different strata of the society.
Keywords: Dialect, Arabic linguists, Causes and Element
Concept of Nonverbal Communication by Using Sign Language by Al-Jahidz l Mafhum al-Ittisal Goiru al-Lafdzi bi Istikhdam Lugah al-Isyarah 'inda Al-Jahidz
Most of the generation (Arabic linguistic academics) have not comprehended the linguistic theories which initiated by Al-Jahid. This study aims to research on the concept of communication with the signs in Al-Jahid works. To identify these problems in depth and thoroughly, qualitative descriptive study was used. The primary data sources of this research were various sources, mainly Al Jahid book with documentation from the works of Al-Jahid and observation techniques based on the other books about Jahid ‘s point of view, such as Kamal Bisyri and other linguists. The results of this study concluded that: Al-Jahiz is an Arabic language expert who discussed the theory of non-verbal communication. In the case of learning a language, we also have to comprehend the theory of communication, especially communication with signs by Al-Jahiz. His thoughts were followed by several contemporary scholars. Thus, it is highly recommended to the Arabic researchesr to figure out the works of previous Arabic scholars which had been discussing about contemporary linguistic
CODE SWITCHING DAN CODE MIXING DALAM KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN DOSEN IAIN PURWOKERTO (SUATU KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)
This research was aimed at knowing the forms of code switching and code mixing found in conversations among IAIN Purwokerto lecturers and explaining the factors influencing them. This is a qualitative research in which the data to find the forms of code switching and code mixing were collected through listening to, involving in, and recording their conversation, while the to explain the factors influencing them were collected through inerviews. This research found that the forms of code mixing are word, phrase, sentence insertion; the forms of code switching are switching from local languages, Indonesian, and foreign languages. Meanwhile factors influencing code switching and code mixing are: academic mission, language improvement, meaning expression choice, solidarity, and prestige
معجم الألفاظ ذات الدلالة الاجتماعية في كتابي"البيان والتبيين" و"الحيوان
The Arabic language can be viewed as individual phenomenon and social phenomenon. As individual phenomenon, language is considered as special identity of human. It is human specific because only human who has the ability to do verbal language. As for social phenomenon, language is a convention of society as the owner and user of that language. Therefore, in Arabic language, there are some mu’jam such as mu’jam alfadz which has related meaning to the society including lafad (word) which is associated with the meaning of social, political, economic, knowledge and etc. This research tried to study about types of mu’jam alfadz that have meaning that is related to the society comprehensively and in detail, hopefully, it can give integrative understanding especially for Arabic language teachers.</p
Lughah al-Hayawānāt: Dirāsah Naẓariyyah fī Manẓūr ‘Ilm al-Lughah al-Nafsī (Animal Language: Theoretical Study from Psycholinguistics Perspective)
Living with others is not only experienced by humans but also by animals. Animals also use a communication system that enables them to work together. However, their communication system is different from humans. This difference is based on specific characters distinguishing a language from that of other social creatures. This manuscript aims to describe the difference between human and animal language. Specifically, it would discuss basic differences in how animals communicate with others and humans. By using the descriptive analysis method through comparing the resulting data with the current knowledge and relevant literature, the author found some of the basic differences between human and animal's language and the way they communicate, One of the basic differences is “productivity”. Humans can create new expressions or new vocabularies continuously to describe any unlimited new object or situation. They, further, can talk about future and goals while animals don't do so. The second difference is “duality”. Human's language has two types of system, namely meaningless voice and a compound of voice elements which create meaning. Animals, on the other hand, are incapable to produce or compound differences voice to a different meaning
مساعدة علم اللغة في تعليم اللغة العربية
لا نجادل بأن المعلمين والماحضرين فى إندونيسيا يوجّهون المشاكل الكبيرة فى تعليم العربية السهلة. هذا يطلب إلى الأفكار والآرء الشادة لأن تكون حلولا عنها. يرجى منها ظهور مناهج التعليم واستراجياته الممتازة حتى تصل إلى الغاية المنشودة. فعلم اللغة هو علم يعرف به بنيوية اللغات العامة. وبه يسهّل المعلم والمحاضر أن يشرح التلاميذ أو الطلاب بنيوية لغة ما مناسبة بخلفيتهم. وبه يستطيع المعلم والمحاضر كذلك أن يختار المناهج وطرق تعليمه حسب عقولهم وقدرتهم
Implementasi pembelajaran tematik kelas I subtema lingkungan sekolahku di SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang tahun pelajaran 2014/2015
Skripsi ini dibahas tentang implementasi pembelajaran tematik subtema lingkungan sekolahku kelas I di SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang berdasarkan Kurikulum 2013, di dalam skripsi ini dibahas mengenai kegiatan pembelajaran (perencanaan, pelaksanaan, penilaian), problematika dalam pembelajaran tematik dan kelebihan serta kekurangan dalam pembelajaran tematik. Studi ini dimaksud menjawab permasalahan: (1) bagaimana implementasi pembelajaran tematik kelas I subtema lingkungan sekolahku di SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang berdasarkan Kurikulum 2013? (2) apa saja problematika yang dihadapi dalam pembelajaran tematik? (3) apa saja kelebihan dan kekurangan pembelajaran tematik? Permasalahan tersebut dibahas melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Semua data dianalisis dengan pendekatan deskriptif dengan menggunakan metode reduksi serta dipaparkan dalam bentuk narasi.
Kajian ini menunjukkan bahwa: (1) Pembelajaran tematik yang dilaksanakan dimulai dengan perencanaan. Perencanaan tersebut meliputi menyiapkan RPP, menyiapkan penilaian, menyiapkan sumber belajar dan setting kelas. Pembelajaran tematik di SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang subtema lingkungan sekolahku terdapat 6 pembelajaran. Penilaian mencakup penilaian sikap, penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan. (2) Ada beberapa problematika yang dihadapi dalam pembelajaran tematik di SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang diantaranya penilaian autentik dan keterbatasan waktu pembelajaran. Untuk mengatasi problematika penilaian autentik dengan cara guru melakukan koordinasi dengan guru mata pelajaran yang lain, sedangkan untuk mengatasi problematika keterbatasan waktu cara mengatasinya dengan guru selalu membatasi waktu kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta didik.(3) Pembelajaran tematik berdasarkan Kurikulum 2013 memiliki kelebihan dan kekurangan, kelebihan pembelajaran tematik meliputi peserta didik lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran, peserta didik lebih berani mengungkapkan pendapat, mempunyai sikap toleransi terhadap orang lain. Pembelajaran tematik juga memiliki kekurangan yaitu kurangnya pendalaman materi dikarenakan tema sudah ditentukan. Cara mengatasi kekurangan pembelajaran tematik tersebut dengan cara guru banyak melakukan latihan-latihan soal
Pembelajaran tematik kelas I yang dilaksanakan di SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang sudah baik dan sesuai dengan kebijakan dan panduan dari Kemendikbud
Hubungan Antara Kualitas Persahabatan Dan Kecerdasan Emosi Dengan Perilaku Agresif Pada Anak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara kualitas persahabatan dan kecerdasan emosi dengan perilaku agresif pada anak. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V dan kelas VI sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan teknik studi populasi. Alat ukur yang digunakan untuk memperoleh data adalah skala kualitas persahabatan, skala kecerdasan emosi dan skala perilaku agresif.
Hasil analisis data dengan menggunakan Analisis Regresi dimana perhitungan menggunakan komputer dengan program SPSS 15,0 for windows. Diperoleh hasil koefisien korelasi dari ketiga variabel rx1,2y sebesar 0,177 dengan p sebesar 0,290 (p < 0,05) ini berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara kualitas persahabatan dan kecerdasan emosi dengan perilaku agresif pada anak, dengan demikian hipotesis mayor yang diajukan dalam penelitian ini tidak diterima.
Hasil koefisien korelasi antara variabel kualitas persahabatan dengan perilaku agresif r_x1n sebesar 0,170 dengan p sebesar 0,064 (p > 0,05) ini berarti tidak ada hubungan negatif yang signifikan antara kualitas persahabatan dengan perilaku agresif pada anak, dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini tidak diterima. Sedangkan koefisien korelasi antara variabel kecerdasan emosi dengan perilaku agresif r_x2y sebesar 0,066 dengan p sebesar 0,280 (p > 0,05) ini berarti tidak ada hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan perilaku agresif pada anak, dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini tidak diterima. Tidak adanya hubungan antara kualitas persahabatan dan kecerdasan emosi dengan perilaku agresif pada anak menandakan tidak adanya sumbangan efektif. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas persahabatan dan kecerdasan emosi tidak termasuk faktor yang mempengaruhi perilaku agresif anak
ANALISIS VARIASI KONSENTRASI TERHADAP UJI TOKSISITAS AKUT GOLONGAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) PADA LARVA UDANG (Artemia salina Leach)
مية لترقية تعليم ُّة والتعلّ يِ “الرحلات التعليمية” كإحدى الوسائل التعليم اللغة العربية
AbstrakRihlah atau bepergian itu termasuk salah satu dari media pembelajaran yang dapat mempengaruhi kehidupan pelajar. Rihlah dapat berpindah dari teknik-teknik yang sudah dirumuskan kepada penyaksian hakikat-hakikat dari tabiat rihlah. Rihlah dapat menguatkan penemuan dan menetapkan unsur-unsurnya dengan bentuk yang dianggap lemah dari pembiacaraan dan penjelasan. Berbicara dan penjelasan disampaikan oleh pengajar dari kekuatan yang sangat di dalam sifat, dan guru tidak mampu menggambarkan secara hakikat, karena kesaksian yang nyata dan konkrit itu dianggap sebagai bagian dari pembelajaran langsung yang dibilang dari unsurunsur prmbrlajaran yang tertinggi. Maka unsur pengaruh yang menyertakan rihlah itu tidak mungkin sempurna dengan bentuk yang sempurna dari sumber-seumber pengetahuan yang lain, karena hal itu yang dibahas oleh pelajar dari hakikat rihlah yang ada di depannya yang diriwayatkan dari unsurunsur sejarah dan dijelaskan pula madrasah yang bermacam dan menjelaskan keagungan ilmu Kata Kunci: Pengajaran rihlah (bepergian), bahasa Arab dan Pengaja
- …
