1,720,969 research outputs found

    The Covid-19 Pandemic and Its Implications in Islamic Religious Education Learning at Junior High School (SMP) of Ma'arif 9 Seputih Banyak Central Lampung

    Full text link
    Covid-19 has had an effect on every area of ​​Indonesian society's life, one of which is the world of education. The implication is to make the learning process into distance learning, inevitably it must be implemented considering the Ministry of Education and Culture's instructions to continue learning in the midst of the Covid-19 outbreak. Teachers at all levels of education are required to make new learning plans related to Distance Learning (PJJ), which had never been implemented before. From this explanation, the formulation of the problem is 1. How is distance learning applied during the Covid-19 period in improving the learning process of Islamic Religious Education at Ma'arif 9 Seputih Banyak Middle School, Central Lampung? 2. What are the inhibiting and supporting factors for the implementation of learning in improving the learning process of Islamic Religious Education at SMP Ma'arif 9 Seputih Banyak, Central Lampung? 3. What are the implications of the COVID-19 pandemic on Islamic Religious Education learning at SMP Ma'arif 9 as white as many, Central Lamongan. The research method used is descriptive qualitative. Meanwhile, the data sources are school principals, waka curriculum and Islamic Religious Education teachers, students. In collecting the required data, the authors use the methods of observation, interviews, and documentation. The results of the research that the author got were that the application of distance learning during the Covid-19 period in improving the learning process of Islamic Religious Education at SMP Ma'arif 9 Seputih Banyak, Central Lampung went well and could be implemented as it should &nbsp

    Implementasi Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural Di SMKN 1 Tegineneng Pesawaran

    Full text link
    Meneliti Implementasi Pendidikan Agama Islam di lingkungan sekolah menengah kejuruan (SMK) menarik dan perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam berwawasan multikultural di SMKN 1 Tegineneng. Fokus penelitian ini hendak membahas bagaimana materi Pendidikan Agama Islam multikultural yang diterapkan? Metode apa saja yang diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam multikultural? Dan bagaimana evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam multikultural di SMKN 1 Tegineneng? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-fenomenologis, dengan rancangan pendekatan studi. Untuk menggali data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya hasil dari teknik tersebut dipilih sesuai dengan fokus penelitian. Untuk melihat keabsahan data digunakan teknik trianggulasi data dan kemudian dilanjutkan dengan penarikan kesimpulan. Setelah dilakukan penelitian secara menyeluruh tentang implementasi Pendidikan Agama Islam berwawasan multikultural di SMKN 1 Tegineneng, maka dapat disimpulkan bahwa: materi, metode dan evaluasi Pendidikan Agama Islam multikultural ini tepat digunakan dengan tujuan supaya bisa hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik dapat dilihat dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam berwawasan multikultural dan dapat diukur dengan sikap keagamaan serta sikap sosial. Berbagai macam metode diskusi yang digunakan dalam pembelajaran PAI multikultural dengan tujuan agar pembelajaran menjadi menyenangkan dan menggairahkan. Sehingga mempermudah dalam proses belajar mengajar baik bagi guru maupun peserta didik. Hal ini diharapkan untuk menunjukkan tingkah laku peserta didik yang saling menghargai, toleransi, apresiasi, dan tindakan peserta didik terhadap perbedaan budaya, agama, ras, suku lainnya

    Implementasi Model Pembelajaran Inquiry Pada Pelajaran Al-Qur’an Hadits

    No full text
    Penyelenggaraan Pendidikan pada hakekatnya memiliki tujuan utama untuk menghasilkan peserta didik yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan  Yang Maha Esa, berilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Disamping itu pula mampu menghasilkan lulusan peserta didik yang bisa mengikuti perkembangan zaman sehingga mampu hidup mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Teknik/metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan jenis pendekatan yang peneliti gunakan melalaui pendekatan Studi Kasus, dalam menganalisa data yang telah diperoleh, peneliti menggunakan analisa kualitatif, yaitu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi (gabungan), analisa data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Temuan hasil penelitian di lapangan masih adanya guru yang mengajarnya monoton dan verbalistik, masih adanya prestasi belajar peserta didik yang rendah, masih adanaya peserta didik yang belum memhami baca tulis al-Qur’an dan haditsnya. Adapun simpulan dalam penelitian ini adalah diketahui bahwa Model Pembelajaran Inquiry  mampu meningkatkan prestasi belajar pelajaran Al-Qur’an Hadits pada peserta didik. Dengan kata lain prestasi belajar Al-Qur’an Hadits peserta didik menjadi lebih baik dengan proses pembelajaran Inquiry. Hal ini dapat dilihat dari data hasil observasi dan dokumentasi serta hasil wawancara peneliti, prestasi belajar mata pelajaran Al-Qur’an haditsnya tinggi

    {'en_US': 'Innovation Learning of Tahfid Al-Qur’an Through Classical Method'}

    Full text link
    Innovation learning of classical Al-Qur'an at TMI Roudhatul Qur’an was very important. Because it was an effort to maintain the al-Qur'an originality for the young generation. The aim of this study was to observe how the learning process of the Tahfidzul Qur'an in using of classical methods. The type of this research was field research. This study used a qualitative analytical descriptive approach, namely the data obtained by interview, observation, and documentation. The results showed that the classical methods in Roudhatul Qur’an of Junior High School were very suitable to be applied because the learning process becomes more efficient and improves the quality of memorization and correcting. Key words: Learning Innovation, Tahfidz Al-Qur'an, Classical Metho

    Method of Memorizing Al Qur'an In Pondok Pesantren Miftahul Jannah East Lampung

    No full text
    This study aims to describe 1) how the implementation of the Talaqi, Muroja'ah, Sima'I, and Kitabah methods in memorizing Al-Qur'an in the boarding school Tahaffudhul Qur'an. 2) what are the supporters of the implementation of the Talaqi, Muroja'ah, Sima'I, and Kitabah methods in memorizing Al-Qur'an in the boarding school Tahaffudhul Qur'an. 3) What are the obstacles to the implementation of the Talaqi, Muroja'ah, Sima'I methods and Kitabah in memorizing Al-Qur'an at the boarding school Tahaffudhul Qur'an. The design of this research includes this type of research is field research. The nature of this research is descriptive research, namely a form of research that is shown to describe existing phenomena. The results showed the implementation of the Talaqi, Muroja'ah, Sima'I, and Kitabah methods in Islamic boarding schools Tahaffudhul Qur'an Miftahul Jannah, namely using more than one learning method. In memorizing Al-Quran, of course, it must always be accompanied by a sincere intention to ask permission from parents, have a big and strong determination

    Manajemen Mutu Pendidikan Agama Islam Di SMK Cendikia Lampung

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui sejauh mana efektivitas Mutu Pendidikan Agama Islam di  . Secara lebih detail, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyususnan perencanaan peningkatan mutu, pengorganisasian, pelaksanaan program dan bentuk pengawasan yang dilaksanakan dalam Mutu Pendidikan Agama Islam. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan pemanfaatan observasi (partisipant observation), wawancara (indept interview), dan pengajian dokumen (dokumen study). Adapun langkah yang ditempuh dalam menganalisis data yaitu dengan cara menyusun data, menghubungkan data, mereduksi penyajian dan kemudian disimpulkan. Sedangkan untuk mencapai kepercayaan data penelitian yang telah dikumpulkan berikutnya di lakukan uji tingkat kepercayaan (Credibilitas) dengan cara perpanjangan keterikatan yang lama, ketekunan pengamatan, melakukan tringulasi, mendiskusikan dengan teman sejawat dan pengecekan anggota. Berdasarkan analisis penelitian, ditemukan   Kecamatan Lempuing sebagai berikut: Perencanaan dilakukan melalui pemilihan dan penetapan kegiatan. Bentuk perencanaan meliputi: Pengaturan sumber daya, pengaturan sumber dana, pengembangan kurikulum dan pembinaan personil organisasi sekolah. Pengorganisasian dilaksanakan dengan proses perincian seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan setiap personil organisasi sekolah dalam mencapai tujuan organisasi. Pelaksanaan belum sepenuhnya mengikuti tahapan pelaksanaan pedoman umum pelaksanaan. Konsep dan tujuan kebijakan Manajemen Mutu Pendidikan Agama Islam belum dipahami secara utuh oleh pelaku kebijakan sebagai akibat dari pelaksanaan sosialisasi kebijakan yang masih temporer dan kurangnya komunikasi dan koordinasi di antara pelaku kebijakan. Pengawasan meliputi tiga tahapan, yaitu: Pengawasan pendahuluan, pengawasan yang dilakukan bersama dengan pelaksanaan kegiatan dan pengawasan umpan balik untuk mengukur hasil-hasil dari suatu kegiatan yang telah diselesaikan. Proses pengawasan yang dilakukan antara lain: Penetapan standar kegiatan, penentuan pengukuran kegiatan, pengukuran pelaksanaan kegiatan nyata, membandingkan pelaksanaan kegiatan dengan standar dan penganalisaan penyimpangan-penyimpangan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Pengembangan Modul Kalkulus dengan Pemanfaatan Software Geogebra

    Full text link
    This study aims to produce a calculus module using geogebra software on limits, derivatives, and integrals. This research uses the 4D Thiagarajan development. This method is modified into 3D, thats define, design, and development. This research begins with a need’s analysis covering student analysis, material analysis, task analysis, analysis of the formulation of learning objectives. The results of the needs analysis that the calculus module using geogebra applications needs to be developed. Based on the results of the student and teacher questionnaire responses said the module developed was very good with a value of 81%

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore