71 research outputs found
PROPOSED PRODUCT STRATEGY BASED ON CONSUMER PREFERENCE FOR FASHION HIJAB BRAND (CASE STUDY: HUMAIRA LABEL)
Muslim fashion industry has emerged to develop in Indonesia and considerable potential to become the center of the world's Muslim fashion according to Muslim fashion consumption estimated at US $20 billion with growth rate of 18.2 % per year in Indonesia (Global Islamic Report, 2018/2019). Humaira Label is a local brand of self manufactured Scarf and Woman Muslim Wear that aims to create modest, smart casual, exclusivity and unique scarf design with premium quality based on Bandung, established in August 2018. The raw material of Humaira Label built by natural fabrics, such as lyocell, cotton voile, miracle voile and ultrafine voile with various of beautiful unique design. The motif/design of scarves is exclusive because Humaira Label changes the design dynamically every batch. Its inspired by the lifestyle of dynamic and active working women in style - smart casual.This research aims to propose product strategy based on consumer preference by determining the cause of instability income of Humaira Label which is indicated by no sales indicate in several months by using internal and external factors analysis to find the root problems using STP, Marketing Mix Analysis, Porters Five and PEST Analysis, customer analysis and benchmark analysis and then been concluded in SWOT analysis and TOWS matrix. To know the customer preference toward hijab product, conducted the questionnaire by 103 respondents by analyzing the descriptive analysis and conjoint analysis.From matrix TOWS analysis, author proposed several alternative product strategies that can be implemented by Humaira Label. Those alternatives product strategy based on consumer preference that had been chosen to be proposed are making variance of product, improving promotion placement in social media, empowering local brand by creating brand value, reseller and drop shipper program, collaborate with social influencer in media social, and develop customer engagement program.Keywords:Muslim Fashion industry, Hijab, Product Strategy, Consumer Preference, TOWS matri
PROPOSED PRODUCT STRATEGY BASED ON CONSUMER PREFERENCE FOR FASHION HIJAB BRAND (CASE STUDY: HUMAIRA LABEL)
Muslim fashion industry has emerged to develop in Indonesia and considerable potential to become the center of the world's Muslim fashion according to Muslim fashion consumption estimated at US $20 billion with growth rate of 18.2 % per year in Indonesia (Global Islamic Report, 2018/2019). Humaira Label is a local brand of self manufactured Scarf and Woman Muslim Wear that aims to create modest, smart casual, exclusivity and unique scarf design with premium quality based on Bandung, established in August 2018. The raw material of Humaira Label built by natural fabrics, such as lyocell, cotton voile, miracle voile and ultrafine voile with various of beautiful unique design. The motif/design of scarves is exclusive because Humaira Label changes the design dynamically every batch. Its inspired by the lifestyle of dynamic and active working women in style - smart casual.This research aims to propose product strategy based on consumer preference by determining the cause of instability income of Humaira Label which is indicated by no sales indicate in several months by using internal and external factors analysis to find the root problems using STP, Marketing Mix Analysis, Porters Five and PEST Analysis, customer analysis and benchmark analysis and then been concluded in SWOT analysis and TOWS matrix. To know the customer preference toward hijab product, conducted the questionnaire by 103 respondents by analyzing the descriptive analysis and conjoint analysis.From matrix TOWS analysis, author proposed several alternative product strategies that can be implemented by Humaira Label. Those alternatives product strategy based on consumer preference that had been chosen to be proposed are making variance of product, improving promotion placement in social media, empowering local brand by creating brand value, reseller and drop shipper program, collaborate with social influencer in media social, and develop customer engagement program.Keywords:Muslim Fashion industry, Hijab, Product Strategy, Consumer Preference, TOWS matri
Regenerasi, Keragaman dan Ketahanan Propagul Klonal Anggrek Phalaenopsis Hibrida terhadap Infeksi Dickeya dadantii
Anggrek Phalaenopsis merupakan tanaman hias yang banyak digemari
oleh masyarakat karena memiliki keragaman baik dalam warna, bentuk bunga
maupun karakteristik lainnya yang unik, oleh karena itu banyak orang yang ingin
mengusahakannya, sehingga penyediaan bibit menjadi faktor penting dalam
agribisnis anggrek. Kelemahan perbanyakan anggrek secara konvensional adalah
membutuhkan waktu yang lama. Salah satu usaha untuk meningkatkan produksi
bibit secara cepat, banyak dan seragam adalah melalui kultur jaringan. Salah satu
kelemahan propagasi klonal in vitro adalah kemungkinan adanya variasi
somaklonal. Disisi pemuliaan tanaman, variasi somaklonal berguna untuk
mendapatkan keragaman genetik baru yang belum ada sebelumnya. Secara umum
penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan protokol propagasi klonal anggrek
Phalaenopsis dan mengidentifikasi adanya variasi somaklonal pada planlet yang
dihasilkan. Penelitian ini terbagi menjadi 2 percobaan: (1) multiplikasi tunas
anggrek Phalaenopsis pada media perlakuan BAP dan analisis keragaman genetik
planlet klonal dengan marka SNAP pada Phalaenopsis „Salbellina-IPB‟ no 1102-
44 hasil multiplikasi dan (2) evaluasi respon ketahanan propagul klonal anggrek
terhadap bakteri dickeya dadantii.
Percobaan pertama bertujuan untuk mengevaluasi respon beberapa
genotipe anggrek Phalaenopsis terhadap konsentrasi BAP dalam multiplikasi
anggrek Phalaenopsis in vitro dan analisis keragaman planlet klonal anggrek
Phal. „Salbellina-IPB‟ no 1102-44 dengan marka SNAP. Terdapat satu populasi
anggrek hibrida multigenotipe yaitu, Phal. amabilis x KHM 421 dan dua genotipe
hibrida Phalaenopsis „Salbellina-IPB‟ yaitu Phalaenopsis „Salbellina-IPB‟ no
1102-38 dan Phalaenopsis „Salbellina-IPB‟ no 1102-44 yang diuji dalam
penelitian ini. Perlakuan zat pengatur tumbuh BAP yang digunakan yaitu 0 μM,
11.09 μM, 22.19 μM, 33.29 μM dan 44.39 μM. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa media terbaik untuk jumlah tunas dan jumlah daun terbanyak adalah pada
perlakuan 22.19 μM BAP pada ketiga anggrek hibrida Phalaenopsis. Media
terbaik untuk pertumbuhan akar adalah pada 0 μM BAP pada populasi Phal.
amabilis x KHM 421, sedangkan untuk pertambahan jumlah PLBs adalah pada
media dengan penambahan 11.09 μM BAP dan hanya pada populasi Phal.
amabilis x KHM 421.
Hasil analisis molekuler dengan marka SNAP berdasarkan 11 lokus Pto
pada planlet klonal Phal. „Salbellina-IPB‟ no 1102-44 menunjukkan adanya
keragaman sebesar 18.8%. Keragaman ditemukan pada planlet klonal dari
perlakuan 22.19 μM dan 44.39 μM BAP. Keragaman ini diduga berasal dari
variasi somaklonal terlihat dengan adanya penambahan BAP dengan beberapa
tingkatan. Keragaman dapat diidentifikasi karena perubahan alel pada beberapa
planlet di lokus-lokus tertentu.
Percobaan kedua bertujuan untuk mengevaluasi respon ketahanan
Phalaenopsis „Salbellina-IPB‟ no 1102-44 menggunakan metode leaf disk
v
terhadap bakteri Dickeya dadantii. Terdapat lima kriteria ketahanan yaitu tahan,
agak tahan, rentan, agak rentan dan sangat rentan berdasarkan pengamatan pada
24 jam setelah inokulasi. Terdapat tiga tanaman yang tahan, dimana dua aksesi
yang tahan berasal dari perlakuan media 22.19 μM (T2-15 dan T2-17), sementara
satu aksesi lainnya yang tahan berasal dari perlakuan media 44.39 μM (T4-23)
GAMBARAN KESEPIAN PADA LANSIA DI KOTA BANDA ACEH
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANUNIVERSITAS SYIAH KUALAFAKULTAS KEPERAWATANPROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATANSKRIPSI14 Agustus 2020XIII halaman + VI bab + 60 halaman + 4 tabel + 1 skema + 17 lampiranMIRA HUMAIRA1612101010115GAMBARAN KESEPIAN PADA LANSIA DI KOTA BANDA ACEHABSTRAKMasalah psikologis yang sering terjadi pada lansia yaitu kesepian. Kesepianmerupakan hal yang lumrah terjadi baik oleh anak-anak, remaja, dewasa, maupunlansia. Perasaan kesepian dapat terjadi apabila adanya ketidaksesuaian apa yangdiharapkan oleh seseorang. Perasaan tersebut akan menyebabkan kesedihan yangmendalam pada lansia sehingga terjadinya masalah pada fisik dan mental lansia.Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesepianpada lansia di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptifeksploratif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Jumlahsampel dalam penelitian ini sebanyak 200 responden yang dipilih dengan teknikpengambilan sampel yaitu accidental sampling. Alat ukur dalam penelitian iniyaitu menggunakan kuesioner The Ucla 3 Item Loneliness Scale. Hasil penelitianini menyebutkan bahwa sebanyak 190 responden (95,0%) lansia berada padakategori tidak kesepian hanya 10 responden lansia (5,0%) yang berada padakategori kesepian. Untuk itu direkomendasikan kepada petugas kesehatan diKecamatan Kuta Alam dapat meningkatkan lagi pelayanan kesehatan bagi lansiaseperti melakukan posyandu rutin setiap bulan dan mengajak lansia untukbersosialisasi dengan masyarakat agar lansia terhindar dari rasa kesepian sertamengajak lansia untuk meningkatkan lagi spiritualitasnya. Dengan tingginya rasaspiritualitas maka lansia akan lebih dalam lagi mengenal dirinya dengan Tuhansehingga lansia memiliki perasaan damai dan bahagia. Kata Kunci: Lansia, kesepian Daftar Bacaan: 19 buku + 2 skripsi + 14 jurnal (2000-2019
PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA DAN BUBUR PISANG PADA MEDIA MS TERHADAP PERTUMBUHAN PLANLET ANGGREK KELINCI (DENDROBIUM ANTENNATUM LINDL.) SECARA IN VITRO
Air kelapa dan bubur pisang merupakan bahan organik yang mengandung beberapa nutrisi penting bagi planlet untuk mempercepat pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh pemberian air kelapa dan buah pisang dalam kultur in vitro planlet anggrek kelinci (Dendrobium antennatum Lindl.) terhadap tinggi planlet, jumlah daun, jumlah akar dan panjang akar. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Sel dan Molekuler Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu faktor air kelapa dan bubur pisang. Media yang digunakan adalah media Murashige dan Skoog (MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan air kelapa dan bubur pisang dalam media kultur dapat meningkatkan kecepatan pertumbuhan planlet anggrek Dendrobium antennatum Lindl. Penambahan air kelapa dengan konsentrasi 150 mL/L menunjukkan hasil terbaik berdasarkan parameter panjang akar dan penambahan bubur pisang dengan konsentrasi 25 g/L menunjukkan hasil terbaik berdasarkan parameter tinggi planlet.Kata kunci: Dendrobium antennatum Lindl., media Murashige dan Skoog (MS), air kelapa, bubur pisan
PENGARUH PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY MELALUI DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN SCIENTIFIC INQUIRY LITERACY SISWA SMA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penerapan pembelajaran guided inquiry melalui discovery learning terhadap kemampuan scientific inquiry literacy siswa pada materi pencemaran lingkungan. Metode yang digunakan adalah Quassy experimental dengan menggunakan desain penelitian Pretest-Posttest Nonequivalent Multiple Groups Design. Penelitian ini menggunakan dua kelas eksperimen, kelas eksperimen pertama menggunakan pembelajaran discovery learning yang dilanjutkan dengan pembelajaran guided inquiry, sedangkan kelas eksperimen kedua hanya menggunakan pembelajaran guided inquiry. Berdasarkan hasil penghitungan statistik dengan menggunakan uji rata-rata dua pihak, diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata yang diperoleh kelas eksperimen 1 dengan kelas eksperimen 2, dimana kelas eksperimen yang melalui pembelajaran discovery learning sebelum pembelajaran guided inquiry memperoleh nilai rata-rata tes kemampuan scientific inquiry literacy yang lebih tinggi dengan kriteria peningkatan sedang dibandingkan dengan kelas eksperimen yang hanya menggunakan pembelajaran guided inquiry saja dengan kriteria peningkatan yang rendah. Faktor-faktor yang menjadi kendala dalam kegiatan pembelajaran guided inquiry pada kedua kelas eksperimen adalah faktor waktu, kesiapan serta bekal guru untuk dapat memfasilitasi pembelajaran inquiry yang mengarahkan pada scientific inquiry literacy. Berdasarkan hasil angkat diketahui bahwa hampir separuh siswa dari kedua kelas eksperimen masih merasa kesulitan dalam melaksanakan tahap pembelajaran guided inquiry secara keseluruhan. Kata kunci : inquiry, discovery learning, guided inquiry, scientific inquiry, scientific literac
Corrigendum to "Investigations into structure-property relationships of novel Ru(II) dyes with N,N'-Diethyl group in ancillary ligand for dye-sensitized solar cells" [Dyes Pigments 171(2019) 107754-107762](S0143720819314639)(10.1016/j.dyepig.2019.107754)
The authors regret the typos in the author names and affiliations. The authors would like to apologize for any inconvenience caused. Correction: The correct author names and affiliations should read as follows: Saba Ashrafa,b,d, Rui Sud, Javeed Akhtarc, Humaira M. Siddiqib, Ahmed Shujae, Khalid Al-Saadf, Siham Y. Al-Qaradawif, Ahmed El-Shafeid*[email protected] aSulaiman Bin Abdullah Aba Al-Khail - Centre for Interdisciplinary Research in Basic Science (SA-CIRBS), International Islamic University, Sector H-10, Islamabad, Pakistan bDepartment of Chemistry, Quaid-I-Azam University, Islamabad, 45320, Pakistan cMaterials Laboratory, Department of Chemistry, Mirpur University of Science and Technology (MUST), Mirpur, 10250, AK, Pakistan dPolymer and Color Chemistry Program & Fiber and Polymer Science Program, North Carolina State University, Raleigh, NC, 27606, USA eCentre for Advanced Electronics and Photovoltaic Engineering (CAEPE), International Islamic University, Sector H-10, Islamabad, Pakistan fDepartment of Chemistry and Earth Sciences, College of Arts and Sciences, Qatar University, P.O. Box 2713, Doha, QatarScopu
The Students’ Perception on Teachers' Teaching Style at SMAN 03 Banda Aceh
The study was conducted to investigate senior high school students’ perceptions of their teachers’ teaching styles and impact of teacher teaching style on students’ motivation to learn English. This research was conducted at SMAN 03 Banda Aceh. The participants of this study were six students at second grade of SMAN 03 Banda Aceh. For collecting the data I used interview. To analyze the result of the interview, I used descriptive analysis. The findings from this study led to the following conclusions: (1) facilitator teaching style is preferred by students in SMAN 03, Banda Aceh because the teachers often give supports and ideas in decision-making and encourage the students to develop suitable criteria’s in teaching and learning process. (2) there is a strong impact between teachers’ teaching style with students’ motivation in learning English
Perilaku menyimpang di kalangan remaja di Panti Sosial Marsudi Putra Handayani Bambu Apus Jakarta Timur
Peran Bimbingan Rohani Islam dalam mengatasai perilaku menyimpang di kalangan remaja, sangat penting dalam menumbuhkan nilai-nilai keagamaan terhadap remaja agar bertindak sesuai dengan petunjuk agama Islam. Di era globalisasi ini yang berperilaku menyimpang sangat marak terjadi di kalangan remaja, maka akan berdampak besar bagi kehidupan bangsa kita. Oleh karena itu perlu adanya bimbingan rohani Islam terhadap remaja yang berperilaku menyimpang agar mereka dapat mengetahui mana perkara-perkara yang diharamkan dalam agama dan mana yang diperbolehkan. Penelitian ini dilakukan di Panti Sosial Marsudi Putra Handayani Bambu Apus Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan. Dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah 2 orang pembimbing rohani Islam dan 5 orang remaja yang berperilaku menyimpang dengan kasus yang berbeda-beda diantaranya kasus pengeroyokan dan kasus penyalahgunaan narkoba. Dari hasil analisis bimbingan rohani Islam di Panti Sosial Marsudi Putra Handayani Bambu Apus Jakarta Timur diketahui bahwa peran bimbingan rohani Islam adalah proses pemberian bantuan yang diberikan kepada klien dengan menjalankan fungsi preventif, kuratif, preservatif dan developmental agar kondisi psikologis dan kondisi sosial remaja dapat tumbuh dan berkembang secara wajar di masyarakat. Selain itu, remaja dapat menjadi sumber daya manusia yang berguna, produktif dan berkualitas, berakhlak mulia, serta menghilangkan stigma negatif masyarakat terhadap remaja yang berperilaku menyimpang yang dapat menghambat tumbuh kembang mereka untuk berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat, secara langsung maupun tidak langsung
Pengaruh Media Pembelajaraan KAHOOT Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar
Media pembelajaran memiliki peran penting pada saat pembelajaran berlangsung dikelas yaitu salah satunya kahoot, media ini masih banyak belum digunakan oleh guru disekolah padahal kahoot merupakan media edukasi online berbasis kuis dengan berbagai fitur yang interaktif sehingga dapat menarik minat belajar siswa dan suasana pembelajaran dikelas menjadi menyenangkan. Terutama pada pembelajaran IPAS, sangat diperlukan media ajar yang menarik seperti media kahoot ini untuk terciptanya minat belajar sehingga siswa memahami materi yang diajarkan dengan baik. Oleh karena itu peneliti tertarik melakukan penelitian untuk mengetahui apakah ada Pengaruh Media Pembelajaran Kahoot Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Dalam Pembelajaran IPAS di SDN Ciracas 15 Pagi. Dalam penelitian ini, pendekatatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dan metode quasi eksperimen yaitu terdapat 2 kelompok sampel, kelompok pertama berlaku sebagai menerima perlakuan dan kelompok yang kedua sebagai kelompok control (tidak diberi perlakuan) dengan desain penelitian PostTest Only Control Design dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling untuk melihat pengaruh media Kahoot dikelas. Pengumpulan data dilakukan dengan mengerjakan soal kepada siswa yang terpilih sebagai sampel pada penelitian ini. Berdasarkan hasil olah data yang didapat dari penelitian ini yaitu memperoleh hasil nilai rata-rata post test sebesar 63.23 pada kelas control dan rata-rata hasil post test sebesar 68.60 pada kelas eksperimen. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh pada kelompok yang diberi perlakuan menggunakan media kahoot, dan menunjukan bahwa hasil belajar IPAS siswa kelas eksperimen dalam kategori “baik”
- …
