14 research outputs found

    Dimanakah Nilai Ekstrim Fungsi Kuadrat Ditinjau dari Lensa Commognitive?

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis konflik commognitive mahasiswa– konflik kognitif yang yang dianalisis dari komponen commognitive. Metode penelitian terdiri atas empat tahap yaitu persiapan, pengumpulan data, mentranskrip data, analisis data. Sebanyak 10 mahasiswa diberi lembar soal matematika, dikelompokkan menjadi dua kelompok, yaitu memiliki indikasi adanya konflik commognitive dan tidak. Dua mahasiswa yang dicurigai memiliki konflik commognitive dipilih sebagai subyek penelitian dan diwawancara mendalam untuk menggali informasi lebih lanjut tentang jenis konflik commognitive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik commognitive terjadi pada saat subyek menentukan nilai ekstrim fungsi berdasarkan grafik yang dibuat (visual mediators), alasan–alasan yang dikemukakan subyek dalam menentukan nilai ekstrim fungsi kuadrat (narratives), serta pengulangan langkah yang dilakukan (routines). Penggunaan istilah nilai ekstrim, nilai balik, titik potong pada sumbu koordinat (words use) tidak terdapat konflik commognitive

    Commognitive Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Soal Kontekstual Pemodelan Matematika

    No full text
    This research aims to describe students' cognitive abilities in mathematical modeling material. The methods used in this research are preparation, data collection, transcription and analysis. A total of nine students who were grouped into three groups were given mathematics problem sheets, containing contextual story problems consisting of one number regarding mathematical modeling. A student representing his group was selected as a research subject based on Polya indicators and was interviewed in a semi-structured and in-depth manner to dig up further information and then analyzed cognitively. The research results show that the research subjects can solve mathematical problems well. The subject can communicate ordinary sentences well into mathematical models. The components of words use, visual mediators, narratives, and routines show that students' cognitive ability in solving mathematical contextual problems is very good in mathematical modeling material

    Pembelajaran Statistika dengan Model Arias pada Siswa Kelas XI

    No full text
    Model pembelajaran ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assesment, Satisfaction) berperan dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi Statistika.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Ketuntasan hasil belajar siswa (2) Aktivitas guru mengelola pembelajaran (3) Aktivitas siswa selama pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan rancangan “One Shot Case Studyâ€. Subjek penelitiannya adalah seluruh siswa kelas XI-IPS-3 SMA Hang Tuah 1 Surabaya. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi untuk memperoleh data pengelolaan pembelajaran dan aktivitas siswa serta metode tes untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini adalah ketuntasan hasil belajar siswa melebihi nilai KKM yaitu ≥ 73, aktivitas guru dalam mengelola kelas dapat dikategorikan sangat baik, aktivitas siswa yang aktif lebih besar daripada aktivitas siswa yang pasif

    Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Ict Terhadap Kemandirian Dan Hasil Belajar Matematika

    No full text
    Pembelajaran menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) sangat diperlukan di sekolah saat ini. Media pembelajaran berbasis ICT dapat menumbuhkan kemandirian belajar dan meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran berbasis ICT terhadap kemandirian belajar matematika, (2) Untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran berbasis ICT terhadap hasil belajar matematika. Pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat pengaruh media pembelajaran berbasis ICT terhadap kemandirian belajar matematika dengan ð¹ð¹â„Žð‘–ð‘–ð‘–ð‘–ð‘–ð‘–ð‘–ð‘–ð‘–ð‘– >ð¹ð¹ð‘–ð‘–ð‘¡ð‘¡ð‘¡ð‘¡ð‘¡ð‘¡ð‘¡ð‘¡=46,56>4,20, (2) Terdapat pengaruh media pembelajaran berbasis ICT terhadap hasil belajar matematika dengan ð¹ð¹â„Žð‘–ð‘–ð‘–ð‘–ð‘–ð‘–ð‘–ð‘–ð‘–ð‘– >ð¹ð¹ð‘–ð‘–ð‘¡ð‘¡ð‘¡ð‘¡ð‘¡ð‘¡ð‘¡ð‘¡=112,76>4,20

    PELATIHAN PENYUSUNAN ALAT TES BERBASIS IT DENGAN QUIZZIZ DI SMA NEGERI 1 GONDANG MOJOKERTO

    No full text
    Teknologi informasi semakin berkembang pesat dan telah mengubah cara berpikir manusia. Perkembangan ini dimanfaatkan dalam penyelesaian pekerjaan khususnya guru yang dituntut mampu menguasai teknologi informasi dan mengaplikasikannya pada proses pembelajaran dan evaluasi di sekolah. Penggunaan teknologi informasi ditujukan untuk membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Berdasarkan wawancara dengan guru dan kepala sekolah di SMA Negeri 1 Gondang Mojokerto, maka pelatihan penggunaan teknologi informasi(IT) perlu dilakukan terutama dalam kegiatan evaluasi pembelajaran untuk menyusun alat tes dengan menggunakan Quizziz. Pelatihan penggunaan Quizziz ini dilakukan secara luring dan daring oleh seluruh guru SMA Negeri 1 Gondang, Mojokerto yang berjumlah 50 orang. Metode kegiatan dilakukan melalui pemaparan materi secara luring dan penugasan mandiri terbimbing secara daring. Setelah mengikuti pelatihan ini, guru menjadi semakin meningkat kemampuannya di dalam menggunakan teknologi informasi untuk melaksanakan evaluasi pembelajaran

    KESULITAN BELAJAR GARIS ISTIMEWA DALAM SEGITIGA PADA SISWA BERKEMAMPUAN RENDAH BERDASARKAN TEORI PIAGET

    No full text
    Siswa berkemampuan rendah masih menemui kesulitan ketika menggambarkan dan menentukan garis istimewa dalam segitiga seperti garis tinggi, garis bagi, dan garis berat. Meskipun guru sudah menjelaskan bagaimana cara memperoleh garis-garis tersebut sesuai definisi dan menggunakan alat bantu penggaris, busur, dan jangka, namun perbedaan dalam proses berpikir berdasarkan teori Piaget dapat menyulitkan mereka dalam menganalisis pemerolehan informasi baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar garis istimewa dalam segitiga berdasar proses berpikir tentang asimilasi dan akomodasi sesuai teori Piaget. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara berbasis tugas. Pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam pedoman wawancara berbasis tugas diajukan untuk membimbing subjek dalam mengerjakan tugas yang diberikan sebagai suatu cara untuk merekam kesulitan belajar garis tinggi, garis, bagi, dan garis berat berdasarkan teori Piaget tentang tahapan proses asimilasi dan akomodasi. Dalam penelitian ini, analisis data wawancara dilakukan dengan tiga tahapan analisis yaitu menelaah transkrip data, reduksi data, dan koding. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa siswa berkemampuan rendah merasa kesulitan dalam mengaktifkan, menyesuaikan (proses asimilasi), dan memodifikasi (proses akomodasi) skema serta sering melakukan kesalahan dalam menggambarkan garis tinggi, garis bagi, dan garis berat dalam segitiga menggunakan jangka. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar yang dihadapi siswa berkemampuan rendah adalah menyesuaikan dan memodifikasi informasi baru tentang garis istimewa dalam segitiga berdasar teori Piage

    WORKSHOP PENYUSUNAN E-BOOK DENGAN SIGIL BAGI GURU SMAN 1 GONDANG MOJOKERTO

    No full text
    Guru-guru MTs Yappi Mulusan Gunung Kidul Yogyakarta sebanyak 87,5% orang menyatakan setuju bahwa saat Menyusun e-modul untuk pembelajaran blended learning dengan mengguankan software Sigil mudah dan sederhana dalam pengoperasiannya. Pelatihan yang lain untuk guru-guru pada pengabdian yang diadakan di LabSchool UPI Purwakarta diperoleh hasil sangat baik(rerata 80%) yaitu pembuatan e-book menggunakan  sigil dengan memadukan tiga macam aplikasi membuahkan hasil buku digital yang mudah dimengerti. Langkah awal dari kegiatan ini adalah koordinasi tim pelaksana . Tahapan persiapan, tim Dosen pelaksana kegiatan pengabdian mengawali kegiatan dengan ceramah. Pada akhir kegiatan, mahasiswa membagikan sertifikat kepada para peserta pelatihan. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah para guru SMAN 1 Gondang  mendapatkan manfaat tentang pentingnya penyusunan e-book dalam pembelajaran baik bagi guru dan siswa

    Pengembangan Video Pembelajaran untuk Melatih Kompetensi Profesional Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengembangkan video pembelajaran untuk melatihkan kompetensi profesional pada mahasiswa PPG. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model empat D yang diusulkan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel. Hanya saja, penelitian ini akan dibatasi pada pada tahap define, design dan develop saja. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar validasi ahli dan lembar respon mahasiswa. Data yang diperoleh dari para ahli digunakan untuk mendeskripsikan validitas video pembelajaran yang dikembangkan menggunakan rumus indeks validitas Aiken. Selanjutnya, video pembelajaran akan diujicobakan secara terbatas kepada mahasiswa untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap video pembelajaran yang dikembangkan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan valid menurut pendapat para ahli
    corecore