108 research outputs found

    Pengaruh Penataan Produk (Display) dan Lokasi Usaha terhadap Minat Beli Konsumen di Toko SAHABAT Mejasem Tegal

    No full text
    ABSTRACT MEILANI, ANGGI. 2019. The influence of Product Setup (Display) and the location of the crusade against the interest of the consumer in the Mejasem Tegal Sahabat store to buy. Essay. Economic Education. Faculty of Teacher Training and Education. Pancasakti University Tegal. Advisor I : A. Rony Yulianto, M.Pd Advisor II : Dr. Hj. Dewi Apriani Fr.,MM Keyword : Product Setup, Display, Location Of Business, Purchasing Consumer Interest. The research aims to determine the existence of the influence of product setup (Display) against the interest of the consumer to buy; the influence of the location of the crusade against the interest of the consumer to buy; and the influence of product setup (Display) and the location of the crusade against the interest of the consumer in the Mejasem Tegal Sahabat store to buy. This study uses quantitative research which is demanded to use numbers as a source of processing until the presentation of the result. The population in this research is a member of the Mejasem Tegal Sahabat store and samples taken with the engineering samples of Isaac and Michael. Method of collecting data using the method of observation, question form and documentation. Analytical techniques descriptive analyses using data, test assumptions classic (BLUE), a simple linear regression and multiple linear regression. The results of calculations on this research indicate the product setup (Display) a positive significant effect against the interest of the consumer; location of positive influential efforts significantly to consumer buying interest ; and the product setup (Display) and the location of the venture altogether positive significant effect against the interest of the consumer in the Mejasem Tegal Sahabat store to buy. Based on the results of this research are then recommended to the Sahabat store manager's to further enhance its product be a better Setup, neat and attractive as well as paying attention to the place that became the location of the store is to be able to increase interest in the purchase of consumers

    PENGARUH PERPUTARAN AKTIVA TETAP, HUTANG JANGKA PANJANG, HUTANG JANGKA PENDEK DAN MODAL KERJA TERHADAP RETURN ON INVESTMENT PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR TRANSPORTASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DALAM PERSPEKTIF ISLAM

    No full text
    Skripsi Ini berjudul “Pengaruh Perputaran Aktiva Tetap, Hutang Jangka Panjang, Hutang Jangka Pendek Dan Modal Kerja Terhadap Return On Investment Pada Perusahaan Sub Sektor Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Masa Pandemi Covid-19 Dalam Perspektif Islam” ini ditulis oleh Anggi Meilani, NIM 12403183091, Jurusan Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Dr. Lantip Susilowati, S.Pd., M.M. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh seberapa besar peran Perusahaan Sub Sektor Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dapat dipengaruhi oleh perputaran aktiva tetap, hutang jangka Panjang, hutang jangka pendek dan modal kerja. Penelitian ini bertujuan (1) untuk menganalisis pengaruh perputaran aktiva tetap terhadap return on investment (2) untuk menganalisis pengaruh hutang jangka panjang terhadap return on investment (3) untuk menganalisis pengaruh hutang jangka pendek terhadap return on investment (4) untuk menganalisis pengaruh modal kerja terhadap return on investment (5) untuk menganalisis pengaruh perputaran aktiva tetap, hutang jangka Panjang, hutang jangka pendek dan modal kerja terhadap return on investment. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari web perusahaan dan web Bursa Efek Indonesia berupa laporan keuangan triwulan yang telah diaudit periode 2020-2021 dan dengan bantuan SPSS Versi 26.0 dan Microsoft Excel 2019. Pada penelitian ini menggunakan metode uji analisis regresi linier berganda. Adapun hasil penelitian ini adalah sebagai berikut (1) perputaran aktiva tetap berpengaruh positif dan signifikan terhadap return on investment, (2) hutang jangka panjang berpengaruh positif dan signifikan terhadap return on investment, (3) hutang jangka pendek tidak berpengaruh terhadap return on investment, (4) modal kerja berpengaruh negative dan signifikan terhadap return on investment, (5) perputaran aktiva tetap, hutang jangka Panjang, hutang jangka pendek dan modal kerja secara bersama-sama memberikan pengaruh positif signifikan terhadap return on investment Pada Perusahaan Sub Sektor Tranportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kata Kunci : Perputaran Aktiva Tetap, Hutang Jangka Panjang, Hutang Jangka Pendek, Modal Kerja, dan Return On Investmen

    EKSPLORASI PENGETAHUAN DAN RESPON ANAK BINAAN LPKA KELAS II BANDUNG TENTANG KEKERASAN SEKSUAL

    No full text
    Kekerasan seksual bisa terjadi di manapun, kapanpun dan pada siapapun sehingga isu kekerasan seksual merupakan sebuah isu global. Tidak dapat dipungkiri anak berkebutuhan khusus yang dalam hal ini adalah anak yang berkonflik dengan masalah hukum bisa menjadi korban dan atau pelaku kekerasan seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk memformulasikan pengetahuan dan respon dari anak binaan LPKA Kelas II Bandung tentang kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data yaitu focus group discussion/FGD, indepth interview/wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh anak binaan LPKA Kelas II Bandung mengetahui tentang kekerasan seksual secara secara mendasar, seperti kekerasan seksual adalah kekerasan fisik, pelaku kekerasan seksual didominasi laki-laki dan korban perempuan. Sedangkan respon anak terkait kekerasan seksual adalah respon negatif seperti marah, jijik dan tidak nyaman. Terdapat faktor pendukung dan penghambat pengetahuan dan respon anak tersebut, antara lain pengalaman, kondisi ekonomi dan kesehatan, daerah asal, keyakinan beragama, tingkat pendidikan dan perasaan serta minat baca. Dari hasil penelitian yang menunjukkan anak masih belum mengetahui tentang kekerasan seksual secara menyeluruh maka implikasi dari pengetahuan dan respon tersebut adalah pengajaran tentang konsep kekerasan seksual secara komprehensif dan berperspektif GEDSI (Gender Equality, Disability and Social Inclusion) demi mewujudkan lingkungan anti kekerasan seksual. Sexual violence can happen anywhere, anytime and to anyone or it could be said that the issue of sexual violence is a global issue. It cannot be denied that children with special needs, in this case children who are in conflict with the legal issues, can become victims and/or perpetrators of sexual violence. The aim of this study is to formulate the knowledge and responses of children assisted by LPKA Kelas II Bandung regarding sexual violence. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis methods. Data collection techniques are focus group discussion/FGD, in-depth interviews and observation. The results of the study show that all of the children assisted by LPKA Kelas II Bandung know about sexual violence in basic term, such as sexual violence is physical violence, the perpetrators of sexual violence are predominantly men and the victims are women. Meanwhile, the majority of children’s responses regarding sexual violence are negative responses like anger, disgust and discomfort. There are supporting and inhibiting factor for the child’s knowledge and response, including experiencing, economi and health conditions, region of origin, religious beliefs, level of education and feelings and interest in reading. From the research results which show that children still do not know about sexual violence as a whole, the implications of this knowledge and responeses is teaching about the concept of sexual violence comprehensively and from a GEDSI (Gender Equality, Disability and Social Inclusion) perspective in order to create an anti-sexual violence environmen

    ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN HIPERTERMI PADA PASIEN ANAK DENGAN KEJANG DEMAM

    No full text
    ABSTRAKAsuhan Keperawatan Gangguan Hipertermi Pada Pasien Anak Dengan Kejang Demam Anggi Febrianti (2021) Program Studi DIII Keperawatan Pekalongan Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang Yuniske Penyami, S. Kep., Ns., M. Kep, Mardi Hartono, S.Kep,Ns,M.Kes, Tri Anonim, SST, M.KesKata Kunci : Keperawatan Anak, Post Kejang Demam, Penatalaksanaan Demam Post Kejang Demam merupakan kondisi seseorang setelah mengalami kejang tetapi masih dalam suhu yang tinggi, jika tidak segera ditangani dengan benar akan menimbulkan terjadinya kejang berulang/masalah yang lebih serius bahkan bisa menyebabkan kematian. KTI ini bertujuan agar penulis mampu melaksanakan Asuhan Keperawatan gangguan hipertermi pada pasien anak dengan kejang demam. Metode, penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus, Peneliti menggunakan dua anak dengan kejang demam yang dirawat di RSUD Bendan Pekalongan. Pengambilan data dilakukan selama 3 hari. Hasil, pengkajian dilakukan secara Aloanamnesa pada 2 anak penderita kejang demam dengan Hipertermi. Intervensi masalah tersebut menggunakan pentalaksaan kejang demam yang dibutuhkan pasien dan implementasi dilakukan selama 3 hari dengan tujuan yang dibuat, lalu dilakukan evaluasi dengan hasil masalah teratasi. Kesimpulan, anak kejang demam dengan fokus studi hipertermi dapat diberikan asuhan keperawatan dengan penatalaksanaan demam pada anak. ABSTRACT Nursing care of hyperthermic disorders in pediatric patients with febrile seizures Anggi Febrianti (2021)DIII Nursing Study Program in PekalonganHealth Polytechnic Semarang Ministry of HealthYuniske Penyami, S. Kep., Ns., M. Kep, Mardi Hartono, S.Kep, Ns, M.Kes, Tri Anonim, SST, M.KesKeywords: Child Nursing, Post Fever Seizure, Fever Management Post Seizures Fever is a condition of a person after having a seizure but still in a high temperature, if not treated immediately will cause repeated seizures / more serious problems can even cause death. This KTI aims to enable the author to carry out nursing care for hyperthermic disorders in pediatric patients with febrile seizures. Methods, descriptive research in the form of case studies, researchers used two children with febrile seizures who were treated at the Bendan Pekalongan Hospital. Data collection was carried out for 3 days. The results, the study was carried out using an anamnesa on 2 children with febrile seizures with hyperthermia. The problem intervention uses the management of febrile seizures that the patient needs and the implementation is carried out for 3 days with the objectives made, then an evaluation is carried out with the results of the problem being resolved. In conclusion, children with febrile seizures with a focus on hyperthermia studies can be given nursing care with fever management in children

    OPTIMALISASI PEMUATAN BATU BARA DI KAPAL MV. ENERGY PROSPERITY MENGGUNAKAN FLOATING CRANE

    No full text
    ABSTRAKSI Anggi Yunanta, 2019, NIT : 52155645 N, “ Optimalisasi Pemuatan Batu Bara Di Kapal MV. Energy Prosperity Menggunakan Floating Crane ”, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Pembimbing I: Capt. Dwi Antoro, MM, M.Mar, Pembimbing II: Sri Murdiwati, S.Sos, M.Si Untuk mencapai pelaksanaan memuat batu bara yang optimal dengan menggunakan floating crane. Maka dalam penulisan skripsi ini, penulis menjabarkan teori tentang pelaksanaan persiapan dan penataan muatan batu bara. Muatan batu bara mempunyai karakter khusus dalam pemuatannya, sehingga dalam memuat batu bara harus memperhatikan bahaya yang dimiliki oleh muatan ketika kegiatan memuat dilaksanakan oleh floating crane. Metode yang digunakan oleh penulis adalah metode deskriptif kualitatif, sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi dan kepustakaan yang berhubungan dengan penanganan muatan terutama pada saat bongkar muat. Dari hasil penelitian yang dilakukan Penulis selama praktek di kapal MV. Energy Prosperity mengenai pelaksanaan memuat batu bara dengan menggunakan floating crane ditemukan kendala-kendala dalam persiapan dan pelaksanaan memuat batu bara di kapal MV. Energy Prosperity, yaitu dalam persiapan terdapat kendala seperti terbatasnya bahan untuk perawatan palka di atas kapal, sehingga palka sering tidak bisa terbuka dan tertutup. Kendala selama pemuatan adalah operator crane yang kurang terampil, tidak tersedianya loader vehicle, komunikasi yang kurang baik antara kapal dan operator crane. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa kurangnya persiapan pada saat sebelum melaksanakan pemuatan dan kurangnya pengawasan dari personil di kapal pada saat pelaksanaan memuat mengakibatkan pelaksanaan memuat batu bara tidak optimal, saran Penulis adalah agar perusahaan dapat lebih memperhatikan terhadap permintaan kapal, agar dapat meningkatkan perawatan di kapal dalam persiapan memuat, kemudian setiap crew lebih meningkatkan pengawasan terhadap kerja floating crane pada saat proses pemuatan berlangsung. ABSTRACTION Anggi Yunanta , 2019 , NIT : 52155645 N Optimization of Coal Loading In MV. Energy Prosperity by Floating Crane , Merchant Marine polytecnic Semarang. Preceptors I: Capt . Dwi Antoro, MM, M.Mar, Preceptors II: Sri Murdiwati, S.Sos, M.Si To achieve the implementation of the coal load with optimal by floating crane. Then in writing this thessis the author describes a theory about the preparation and implementation load of the coal. Coal cargo has special characters inside are loaded ,so the load should pay attention to the dangers of coal owned when the loading carried out by a floating crane. The method used by the author is descriptive qualitative method , while the data collection methods used were interviews , observation and literature relating to cargo handling especially during loading and unloading . The results of research conducted during practice at the author MV . Energy Prosperity coal load on the implementation by using a floating crane found obstacles in the preparation and implementation of the coal load in the MV . Energy Prosperity , is there are constraints such as the limited preparation of materials for maintenance hatch on the boat , hatch cover not able to open and closed. Constraints during loading is less skilled crane operator , loader vehicle unavailability , poor communication between the ship and the crane operator . In this case it can be concluded that the lack of preparation at the time before carrying out loading and lack of supervision of the personnel on board at the time of loading resulted in the implementation of the load coal can not be optimal , author advice is for the company to pay more attention to the request of the ship , in order to improve care on board in preparation to load , then each crew further improve the supervision of floating crane work during the loading procces take place

    Iklim Komunikasi Organisasi Di Bagian Master Control Room Pt. Riau Media Televisi Pekanbaru

    No full text
    Organizational Communication Climate in the Master Control Room Section PT. Riau Media Television Pekanbaru Anggi Alfando 179110164 The title of this research is the organizational communication climate in the master control room of PT. Riau Media Televisi Pekanbaru. The results of presurvey interviews with temporary researchers in the Master Control Room of PT. Riau Media Televisi Pekanbaru that the author sees a communication gap between superiors and subordinates at MCR where superiors reduce employees due to the pandemic carried out by MCR which has an impact on a lack of Human Resources (HR) in the MCR section which can consequently affect implementation. The location of this research is at PT. Riau Media Televisi Pekanbaru. The purpose of this study was to determine the organizational communication climate in the master control room of PT. Riau Pekanbaru television media. The research subjects were Ms. Ifur as the head of the RTV section, Mr. Yudi as the Manager of the MCR section, Jo as the senior master control room (MCR), Riski as the junior master control room (MCR), and Usman as the crew, staff or employees outside the MCR. Data collection techniques in this study were interviews, observation and documentation. Organizational Communication Climate Master Control Room Section PT. Riau Media Televisi Pekanbaru is measured using indicators of Support (supportiveness), Decision Making, Trust, Openness, and High Performance Goals that have not run optimally such as lack of trust and openness from superiors to subordinates and lack of support given in completing a given job

    Pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswa pada materi ekosistem

    No full text
    Keterampilan proses sains merupakan keterampilan yang harus dikuasai peserta didik pada pendidikan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model RADEC terhadap keterampilan proses sains pada materi ekosistem. Metode yang digunakan yaitu quasi experiment dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Penelitian dilakukan di salah satu SMP di Kabupaten Purwakarta dengan sampel penelitian terdiri dari 34 peserta didik pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran RADEC memperoleh nilai persentase sebesar 98,7% pada aktivitas guru dan 98% pada aktivitas siswa. Peningkatan keterampilan proses sains siswa kelas eksperimen dan kontrol memperoleh nilai N-Gain sebesar 0,51 (sedang) dan 0,39 (sedang), serta ditunjukkan dengan perolehan nilai signifikansi pada uji T sebesar 0,023 < 0,05 (H1 diterima), dan berdasarkan uji effect size memperoleh angka 0,57 (sedang). Respon siswa terhadap pembelajaran tergolong baik dengan rata-rata keseluruhan 82%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran RADEC berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswa pada materi ekosistem

    KARAKTERISTIK PENILAIAN PEMBELAJARAN MENULIS TEKS CERPEN KELAS XI IBB, XI MIA, XI IIS SMA NEGERI 1 GONDANGLEGI TAHUN AJARAN 2014/2015

    No full text
    ABSTRAK   Implementasi kurikulum 2006 yang disebut juga dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan berbeda dengan implementasi kurikulum 2013. Perbedaan tersebut secara garis besar terletak pada proses pembelaran dan penilaian. Pembelajaran menulis teks cerpen pada kurikulum KTSP terdapat pada kelas X SMA, sedangkan pada kurikulum 2013 terdapat pada kelas XI SMA/SMK. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mendeskripsikan karakteristik penilaian menulis teks cerpen di SMA Negeri 1 Gondanglegi, sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan karakteritik tugas atau soal menulis cerpen di SMA Negeri 1 Gondanglegi, (2) mendeskripsikan karakteristik rubrik penilaian menulis cerpen di SMA Negeri 1 Gondanglegi, dan (3) mendeskripsikan balikan atau koreksi dari guru terhadap cerpen karangan siswa di SMA Negeri 1 Gondanglegi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan analisis teks/dokumen. Peneliti menganalisis teks yang dijadikan bahan penelitian secara teliti, cermat, dan mendalam sehingga diperoleh hasil analisis yang menjadi tujuan penelitian. Data yang dianalisis diperoleh tanpa rekayasa atau dipaksakan. Data diperoleh dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dari guru bahasa Indonesia kelas XI, teks cerpen siswa kelas XI IBB, MIA dan IIS, serta wawancara dengan guru dan siswa SMA Negeri 1 Gondanglegi tahun ajaran 2014/2015. Berdasarkan hasil penelitian, dari tiga kelas yang menjadi objek penelitian memiliki karakteristik yang berbeda dalam penilaian pembelajaran menulis teks cerpen. Berdasarkan jenis tugas yang digunakan guru dalam pembelajaran menulis teks cerpen, kelas XI IBB menggunakan tugas menulis cerpen berbentuk perintah langsung dengan rangsang pengalaman orang lain, kelas XI MIA menggunakan tugas menulis teks cerpen berbentuk perintah langsung dengan rangsang buku, kelas XI IIS menggunakan tugas menulis teks cerpen berbentuk perintah langsung yang disertai perintah lanjutan dengan rangsang pengalaman orang lain. Berdasarkan jenis rubrik penilaian yang digunakan guru untuk menilai tugas menulis teks cerpen, kelas XI IBB menggunakan rubrik holistik dengan rentang skor 4 sebagai skor tertinggi dan 0 sebagai skor terendah, kelas XI MIA dan XI IIS menggunakan rubrik analitik, pada kelas XI MIA memiliki rentang skor 4 sampai dengan 0 dan kelas XI IIS 10 sampai dengan 0. Berdasarkan jenis balikan yang digunakan, pada kelas XI MIA dan XI IIS menggunakan balikan ataukoreksi secara langsung dan tidak langsung, sedangkan pada kelas XI IBB guru tidak memberikan balikan. Berdasarkan penyususnan penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran. Saran tersebut ditujukan bagi (1) guru bahasa Indonesia, (2) siswa, dan (3)  peneliti lanjut. Bagi guru bahasa Indonesia diharapkan guru bahasa Indonesia mampu memberikan rangsang menulis yang bervariatif agar tidak terjadi kesamaan rangsang pada setiap kelas. Selain itu, diharapkan guru bahasa Indonesia untuk benar-benar menilai teks cerpen karangan siswa secara fokus. Siswa diharapkan agar lebih belajar dan berlatih menulis menggunakan rangsang apa saja. Bukan hanya menulis teks cerpen, melainkan tes apa saja yang diperintahkan guru. Diharapkan pula ada penelitian lanjut yang membahas hal yang relevan dengan penelitian ini dengan subjek yang sama, namun dengan jenis teks yang berbeda. Dengan demikian, diharapkan hal ini akan membantu guru dan siswa dalam mengevaluasi hasil pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya dalam aspek menulis teks cerpen

    PERLAWANAN PEREMPUAN TERHADAP PENINDASAN DALAM FILM MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK DAN SERIAL NETFLIX 13 REASONS WHY SEASON 3; KAJIAN SASTRA BANDINGAN

    No full text
    Mayriska, Nadya Anggi. 2020. "Comparison of Women's Resistance To Oppression in Marlina the Killer in Four Acts Movie and 13 Reasons Why Seasons 3 Netflix Series: A Comparative Literature Study". Thesis. (S1) Faculty of Humanities Diponegoro University of Semarang. The object of research that author use is the Marlina the Killer in Four Acts Movie and 13 Reasons Why Season 3 Netflix series. The purpose of this study is to describe (1) elements of the structure of narratology in Marlina The Killer in Four Acts movie (2) elements of the stucture of narratology 13 Reasons Why Season 3 Netflix series (3) comparison of women's resistance in Marlina The Killer in Four Acts movie and 13 Reasons Why Season 3 Netflix series. The research method that used is a comparative method with a structural approach. Based on the research that has been done, it can be concluded that the structure of Marlina The Killer in Four Acts movie and 13 Reasons Why Season 3 Netflix series includes: (1) story and plot, (2) time sequence, (3) space, (4) characters and characterization, (5) objectives, (6) problems and conflicts, and (7) narrative structure patterns. There are similarities in women’s resistence, it is that two object are equally resistant because there is physical, psychological, and sexual violence experienced previously. The difference between these two objects is the support of the people around and the availability of facilities in women's resistance activities carried out. Keywords: comparison, feminism, movi

    A Short Highlight of Open Science Framework based on One Author

    No full text
    Open Science Framework is encouraged by the European Union and many other political and scientific institutions, but scientific practice is proving slow to change. We have chosen articles from one author that will provide a resource to change scientific research into open scientific research and commit to open science principles
    corecore