195 research outputs found

    Rancang bangun sistem pendukung keputusan pemilihan siswa teladan dengan Fuzzy Multi Attributte Decission Making (FMADM)

    No full text
    ABSTRAK Sistem pemilihan siswa teladan di sekolah pada umumnya hanya menggunakan kriteria nilai raport, menyebabkan meningkatnya persaingan dalam bidang akademik. Tujuan pendidikan tidak hanya pada aspek akademik saja, tetapi juga aspek non-akademik seperti sikap siswa,perlombaan,absensi dan pelanggaran. Dengan mengamati keberhasilan sistem meningkatkan persaingan akademik, maka sudah saatnya dilakukan penambahan aspek non-akademik dalam pemilihan siswa teladan agar menghasilkan siswa yang berilmu tinggi dan berakhlak mulia. Pemilihan siswa teladan dengan menggunakan multi atribut dapat menggunakan model fuzzy multi attribute decision making (Fuzzy MADM) dalam mencari alternatif terbaik (nilai maksimal). Kriteria yang digunakan terdiri dari 8, yakni nilai raport, nilai Pkn, nilai pendidikan agama, usia, absensi, point pelanggaran dan perlombaan. Pemrosesan model ini menggunakan metode simple additive weighting (saw), memerlukan pembentukan matrik keputusan yang kemudian dilanjutkan dengan proses normalisasi matrik keputusan dan proses pembobotan yang diakhiri dengan proses perangkingan. Sistem pendukung keputusan pemilihan siswa teladan berdasarkan penilaian multi atribut dengan menggunakan Fuzzy Multi Attribute Decision Making (FMADM) dapat memberikan pertimbangan kepada pendidik dalam menentukan siswa teladan dengan rata-rata tingkat kesalahan sebesar 7,26. Berdasarkan pengujian yang dilakukan dengan mengubah nilai parameter himpunan fuzzy didapatkan hasil bahwa sistem yang dibangun mempunyai rata-rata tingkat kesalahan terendah ABSTRACT Election of models student system generally uses only criterion value of report cards leading to increased competition in the academic field. The purpose of education is not only the academic aspect, but also non-academic aspects such as students' attitudes academic and non academic competition attendance and violations. By observing the success of the system increases academic competition so it is time to do the addition of non-academic aspects in the selection of an model student in order to produce knowledgeable students and noble students. Selection of students by using multi-attribute model can use the model of Fuzzy Multi-Attribute Decision Making (FMADM) in finding the best alternative (maximum value). Criteria used consists of 8, ie the value of report cards, the Civics, the value of religious education, age, attendance, point violations and academic and non academic race. Processing of this model using simple additive weighting (SAW) method, requires the establishment of a decision matrix which is then followed by the decision of matrix normalization and weighting process and ended with a ranking process. Decission support system for selection of models students based on multi attribute with Fuzzy Multi Attribute Decision Making (FMADM) can provide some for suggestion for educators in selecting model students by rating of error 7,6. From the results of testing done by changing the parameters of fuzzy membership functions and compare the results with the system prevailing in the school, it showed that giving the attribute value is carried out by the decision support system that was built to have the lowest rank mismatch

    KEMANDIRIAN, KOMPETENSI, DAN INOVASI GENERASI MILENIAL DALAM PELAKSANAAN PELAYANAN PUBLIK BERBASIS ELEKTRONIK

    Get PDF
    Fenomena yang terjadi didalam organisasi Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sidoarjo dimana adanya benturan budaya didalam organisasi yakni generasi baby boomer lebih kaku didalam birokrasi, kurang mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Generasi milenial sangat familiar dengan TIK, serba instan dan menginginkan kemudahan dalam bekerja di organisasi, kurang suka atau bosan dengan rutinitas, dan lebih suka bekerja dibalik layar. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap motif, tindakan sosial, dan konstruksi sosial kemandirian, kompetensi, inovasi generasi milenial dalam pelaksanaan pelayanan publik berbasis elektronik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Informan adalah pegawai Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sidoarjo yang berusia kurang dari 37 tahun (generasi milenial) sebanyak 8 informan. Hasil penelitian ini bahwa motif kemandirian, kompetensi, dan inovasi generasi milenial dalam pelaksanaan pelayanan publik berbasis elektronik didapatkan pegawai generasi milenial ingin bekerja sesuai dengan aturan dan sistem yang berlaku serta ingin mengembangkan kemampuan yang dimiliki agar lebih profesional dibidang pelayanan publik. Tindakan sosial dalam kemadirian, kompetensi dan inovasi generasi milenial, didapatkan bahwa dalam tindakan rasional instrumental ada semangat meningkatkan kinerja pegawai yakni generasi milenial dalam menanggapi kondisi penilaian kinerja di lingkungan kerja secara objektif. Kemandirian, kompetensi, inovasi generasi milenial dikonstruksikan untuk mencapai visi, misi dan tujuan organisasi yaitu konstruksi sosial generasi milenial yang mandiri dalam pelayanan publik berbasis elektronik menunjukkan sikap untuk tidak bergantung kepada orang lain, melayani dengan baik meskipun berbeda karakter, bekerja sesuai dengan tupoksi dan bekerjasama dalam tim. Konstruksi sosial generasi milenial yang kompeten dalam pelayanan publik berbasis elektronik menunjukkan sikap berwawasan luas dan selalu terbuka akan adanya perubahan yang ada. Konstruksi sosial generasi milenial yang inovatif menunjukkan sikap memberikan pelayanan yang prima serta adopsi inovasi terjadi karena adanya faktor pendidikan, pembelajaran serta pengalaman kerja

    KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC DAN NHT DENGAN PEMODELAN MATEMATIKA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA KELAS VIII

    No full text
    Kemampuan menyelesaikan soal cerita siswa cukup memprihatinkan sehingga diperlukan suatu model pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan NHT dengan pemodelan matematika untuk menyelesaikan soal cerita pada materi kubus dan balok serta untuk mengetahui model pembelajaran yang lebih efektif antara model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan NHT. Suatu pembelajaran dikatakan efektif apabila dapat mencapai ketuntasan belajar, ada pengaruh positif antara kemampuan proses dan kemampuan menyelesaikan soal cerita, dan apabila nilai rata-rata kemampuan menyelesaikan soal cerita pada kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Semarang yang terdiri dari delapan kelas. Dengan teknik cluster random sampling terrpilih tiga kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas VIII F sebagai kelas eksperimen I, kelas VIII G sebagai kelas eksperimen II, dan kelas VIII E sebagai kelas kontrol. Variabel dalam penelitian ini yaitu keterampilan proses sebagai variabel independen dan kemampuan menyelesaikan soal cerita sebagai variabel dependen. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, tes, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas Eksperimen I nilai rata-rata kemampuan menyelesaikan soal cerita = 82,67secara uji statistik memenuhi KKM sebesar 70 dan lebih baik daripada nilai rata-rata kemampuan menyelesaikan soal cerita kelas kontrol = 68,875. Selain itu, terdapat pengaruh positif kemampuan proses terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita sebesar 55,5%. Pada kelas Eksperimen II nilai rata-rata kemampuan menyelesaikan soal cerita = 75,267 secara uji statistik memenuhi KKM sebesar dan lebih baik daripada nilai rata-rata kemampuan menyelesaikan soal cerita kelas kontrol = 70. Selain itu, terdapat pengaruh positif kemampuan proses terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita sebesar 31,3%. Pada uji banding secara uji statistik menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan menyelesaikan soal cerita dan proporsi ketuntasan siswa dengan model pembelajaran CIRC lebih besar dari nilai rata-rata kemampuan menyelesaikan soal cerita dan proporsi ketuntasan siswa dengan model pembelajaran NHT. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan NHT dengan pemodelan matematika efektif terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita materi kubus dan balok namun model pembelajaran kooperatif tipe CIRC lebih efektif daripada model pembelajaran kooperatif tipe NHT

    ANALISIS PENGARUH ANGKATAN KERJA, INVESTASI, UPAH MINIMUM KABUPATEN (UMK), DAN INFLASI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN TUBAN

    Get PDF
    Absorption of labor is one of the goals of economic development. Economic development that is increasing and improving will increase employment so that it affects the availability of labor in an area. Therefore, this study aims to analyze the effect of the labor force, investment, minimum wage, and inflation on labor absorption in Tuban Regency in 2010 – 2020. This study is a quantitative study, the types of data used in this study are secondary data, secondary data, and secondary data. The secondary data used in this research is time series data (time series). Data were obtained from the Central Statistics Agency (BPS) of Tuban Regency in the period 2010 - 2020. In this research, the analytical method used was multiple regression analysis using the SPSS version 22 program. Multiple linear regression is a linear regression model using four independent variables. The results showed that the labor force variable had a positive and significant effect on employment, the investment variable had a negative and significant effect on employment. While the minimum wage and inflation variables have no effect on employment in Tuban Regency

    Amo Development Strategy in Improving the Performance of BUMD In East Java Province

    Get PDF
    Increasing the contribution of Regional-Owned Enterprises (BUMD) in East Java is very necessary; this is because to increase regional income from the elements of regional wealth management, which is separated by the government, must be transparent and accountable—based on good corporate governance. Expectations regarding the increase in the contribution of BUMDs in East Java to increase regional income from the separated elements of regional wealth management can be explained that BUMD has an essential role for the economy in East Java, especially concerning the contribution of Regional Original Income to the East Java Provincial Government. The purpose of this study is to understand and reveal ways of developing BUMD performance and improving the performance of BUMD employees in East Java in facing global challenges and the era of disruption by using the perspective of the AMO theory (Ability, Motivation, Opportunity). The results showed that the ability of BUMD employees to improve employee performance. BUMD employees have done this motivation in enhancing employee performance, opportunities owned by BUMD in enhancing employee performance. Seeing AMO's development in BUMD employees, BUMD's performance will increase with the AMO development system model for employees. The BUMD also conducts the periodic evaluation of financial performance, Diagnostic Good Corporate Governance (GCG), and evaluates the Company's Work Plan and Budget

    ANALISIS MENURUNNYA KERJA RELIQUEFACTION PLANT DALAM MERUBAH MUATAN GAS MENJADI CAIR DI MT GAS KOMODO DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS

    Get PDF
    Moch. Tarom, 2017, NIT : 49124578.T. “Analysis of declining employment in the Reliquefaction plant working change the gas into a liquid cargo in MT Gas Komodo”, thesis Technic Studies Program , Program Diploma IV, Semarang Merchant Marine Polytechnic, Supervisor I : Achmad Wahyudiono, M.M., Supervisor II : H. Suharso, S.H., S.P.d., S.E., M.M. LPG cargo is cargo that has special characteristics, one of them highly flamable nature. To cope with danger posed by LPG cargo evaporates, it needs Reliquefaction plant operation. Operation of this system as the efforts has made to overcome obstacles in order to maintain a fixed charge on the LPG liquid state. Thus the authors formulate the problem formulation 1) what are the factors causing the decline of Reliquefaction plant working in change the gas into a liquid cargo, 2) What efforts are made to maximize Reliquefaction plan. Fault tree analysis is a technique used to identify risks that contribute to the occurrence of a failure. This method is carried out with an approach that is top down, starting with the assumption of failure or loss of peak incidence then detailing causes a peak incidence reached a basic failure. Based on the results of research by the author to the decline in employment Reliquefaction plant in turning gas into a liquid cargo is dirty condensers, cooling of the intercooler not optimal cooling, valve positioners are not working properly.Meanwhile, efforts to maximize employment Reliquefaction plant is checking routine cleaning of the condenser appropriate working hours, checking the intercooler, valve positioner checks on a regular basis. Key word: Reliquefaction plant, fault tree analysis method, condenser, intercooler, valve positione

    PELAKSANAAN PASAL 4 HURUF A UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP KONSUMEN VULKANISIR BAN PADA PENGUSAHA SERVICE BAN DI KOTA MALANG

    No full text
    Moch. Naby Aksani Akbar, Yenni Eta Widyanti, S.H., M.Hum., Ranitya Ganindha, S.H., M.H. Fakultas Hukum Universtas Brawijaya [email protected] ABSTRAK Pelaksanaan Pasal 4 Huruf A Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen masih belum terlaksana dengan baik, hal tersebut dilatarbelakangi oleh banyaknya konsumen service ban vulkanisir di Kota Malang yang masih belum mendapatkan hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam menggunakan barang tersebut. Dalam mendapatkan hak tersebut harusnya pelaku usaha memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur terhadap konsumen. Namun ada beberapa hambatan yaitu hambatan hukum dan hambatan non hukum. Salah satu hambatan yang dialami konsumen adalah kurangnya tanggung jawab dari pengusaha, kurangnya informasi yang jelas saat melakukan service ban vulkanisir, dan sebagainya. Untuk hal tersebut maka dilakukan upaya prefentif yaitu upaya konsumen untuk menghindari kerugian dikarenakan pemasangan tapak ban tidak benar, dan upaya represif yaitu berupa permintaan tanggung jawab kepada pelaku usaha apabila ban yang diterima tidak sesuai yang diperjanjikan. ABSTRACT In this bachelor theses author lift up on the implementation of the Clause 4 Letter A Of Law Number 8 Year 1999 About Consumer Protection to retreaded tire consumer tire enterpreneurs service in the city of Malang yet to be implemented with good. the selection of the theme based on by many consumers of retreaded tire service in Malang city which has yet to get the right to comfort, security and safety in using the goods. To get the right business players should give the correct information, clear and honest to consumers. But there are some obstacles in the legal barriers and non-legal barriers. One of the obstacles experienced by consumers is the lack of responsibility of entrepreneurs, lack of clear information when you perform retreaded tire servicing, etc. For that matter, the prefentive efforts by the consumer efforts to avoid loss due tread of the tire installation not correctly, and repressive efforts are in the form of the request the responsibility to business players when the ban which is not accepted as being corporately

    Penerapan Model Pembelajaran Talking Stik Pada Mata Pelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA 1 di SMA Negeri 3 Probolinggo Tahun 2013/2014

    No full text
    ABSTRAK Ariantono, Moch Dani. Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Pada Mata Pelajaran Sejarah Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA di SMA Negeri 3 Probolinggo“. Skripsi, Jurusan Sejarah, Program Studi Pendidikan Sejarah. Universitas Negeri Malang. Pembimbing I Drs. I Wayan Legawa, M.Si, pembimbing II Drs. Mashuri, M.Hum. Kata Kunci : Talking Stick, Keaktifan Siswa dan Hasil Belajar Siswa Selama ini proses pembelajaran kita lihat masih menganut model pembeelajaran konvensional, yaitu berpusat pada guru dan selama itu juga kemampuan siswa untu aktif dalam pembelajaran dan kemandirian serta tanggung jawab siswa dalam proses pembelajaran. Pembelajaran konvensional ini menganggap guru adalah satu-satunya sumber belajar yang dianggap serba tahu. Hal tersebut diperkuat oleh hasil observasi yang telah dilakukan oleh peneliti sebelum melakukan penelitian. Terbukti saat pelajaran dimulai banyak siswa yang ngobrol sendiri dan kelihatan sekali mereka bosan dengn model konvensional yang dilakukan guru mata pelajaran sejarah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februai sampai Mei 2014, bertempat di kelas XI IPA di SMA Negeri 3 Probolinggo. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus yang terdiri dari 2 kali pertemuan dalam satu siklus, setiap siklus terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.Teknik dan alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif terhadap data berupa dokumen hasil pekerjaan siswa, daftar nilai dan lembar observasi. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : (1) Bagaimana penerapan Model Pembelajaran Talking Stick dalam pembelajaranSejarah di SMA Negeri 3 Probolinggo.(2) Apakah ada pengaruh penerapan Talking Stick dalam pembelajaran sejarah terhadap keaktifan siswa pada kelas XI IPA di SMA Negeri 3Probolinggo.(3) Apakah ada pengaruh penerapan Talking Stick dalam pembelajaran sejarah terhadap hasil belajar siswa pada kelas XI IPA di SMA Negeri 3 Probolinggo. Tujuan dari penelitian ini yaitu : (1)Mendiskripsikan Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMA Negeri 3 Probolinggo.(2) Menganalisis pengaruh penerapan Talking Stick dalam pembelajaran sejarah terhadap keaktifan siswa pada kelas XI IPA di SMA Negeri 3 Probolinggo.(3) Menganalisis pengaruh penerapan Talking Stick dalam pembelajaran sejarah terhadap hasil belajar siswa pada kelas XI IPA di SMA Negeri 3 Probolinggo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan model talking stik tejadi suasana pembelajaran yang menyenangkan sehingga hasil belajar siswa meningkat, yaitu dari hasil siklus I ke Siklus II terdapat peningkatan, pada siklus 1 jumlah siswa yang mendapat nilai tuntas adalah 65,41%, sedangkan pada  siklus 2 terjadi peningkatan nilai tuntas yaitu menjadi 97,70% terjadi peningkatan 32,29 %. Disimpulkan bahwa model talking stik dapat meningkatkan keaktifan dan  hasil belajar siswa. Saran bagi para guru sejarah untuk berusaha menerapkan metode dan model yang bervariasi supaya kegiatan belajar lebih berwarna lagi sehingga kesan bosan dan tidak menyenangkan. Salah satu model yang dapat diterapkan yaitu model Talking Stick yang mampu meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa. Hal ini sudah terbukti dari penelitian yang sudah dlakukan dalam penulisan skripsi ini. Kepada peneliti selanjutnya Mengingat adanya keterbatasan dalam penelitian ini, maka diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk membahas lebih jelas tentang efektifitas penerapan pembelajaran inovatif model talking stik dalam mata pelajaran sejarah untuk meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa.

    ANALISIS KARYA SENI GRAFIS CUKIL ANAK PUNK KAMPUNG SENI SIDOARJO PERIODE 2018-2020

    Get PDF
    Komunitas Delta Punk Art Sidoarjo adalah komunitas anak-anak punk yang tinggal di Sanggar Ruang Kita di Kampung Seni Sidoarjo. Komunitas Seni Delta Punk menghasilkan karya seperti tato, sablon, dan ukiran kayu. Saat ini yang masih dipertahankan komunitas ini adalah seni grafis cukil. Woodcut merupakan seni grafis yang masih menjadi favorit para seniman karena memiliki nilai ekonomis, estetis dan memiliki ciri khas tersendiri yang tidak dapat dimiliki oleh teknik cetak yang menggunakan teknologi canggih. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin menggali lebih dalam analisis terhadap karya seni grafis punk art kampung Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah tentang analisis elemen grafis dan elemen estetika menurut DeWitt H. Parker, kreasi yang dianalisis adalah 3 kreasi dengan periode 2018-2020.   Kata Kunci : Seni Grafis, Ukiran Kayu, Estetika, Kampung Seni Sidoarj

    PENANGANAN CLEANING TANKI MUATAN UNTUK MEMPERLANCAR BONGKAR MUAT PREMIUM KE SOLAR DI KAPAL MT. DEWI SRI

    Get PDF
    ABSTRAKSI Moch Rendi Darmawan, 2019, NIT : 51145290.N “Penanganan cleaning tanki muatan untuk memperlancar bongkar muat solar ke premium di kapal MT. Dewi Sri”, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Pembimbing : (I) Capt. Eko Murdiyanto, M.Pd, M.Mar (II) Sri Murdiwati, S.Sos, M.si, Negara indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan luas perairan yang luas berpotensi dalam mengembangkan industri maritimnya. Hal ini selaras dengan tingkat kebutuhan masyarakat, terutama kebutuhan akan BBM (Bahan Bakar Minyak) yang terus meningkat dan upaya untuk memenuhi kebutuhan terus diperbaharui dan ditingkatkan. Sehingga penulis membatasi penelitian skripsi ini dengan rumusan masalah yaitu bagaimana pengaruh kerusakan peralatan butterworth untuk cleaning tanki dan bagaimana dampak tidak bersihnya cleaning tanki muatan. Dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode deskriptif dan kualitatif. Dimana penulisn menggambarkan setiap masalah dan menjelaskan secara masalah tersebut secara rinci. Dan untuk teknik pendekatan dalam penelitian penulis menggunkan metode fault tree analysis dan fishbone analysis serta penulis mengamati kegiatan yang ada dengan interview secara langsung dengan crew kapal MT. Dewi Sri dan mencari faktor penyebabnya. Pembahasan mengenai pengaruh kerusakan perlatan butterworth untuk cleaning tanki yaitu berkurangnya daya semprot butterworth. Dampak tidak bersihnya cleaning tanki yaitu terjadi kontaminasi muatan yang diakibatkan sisa muatan yang bercampur. Kesimpulan dari pembahasan pengaruh kerusakan peralatan butterworth dan dampak tidak berishnya cleaning tanki yaitu pelaksanaan cleaning tanki terhambat dan terjadi kontaminasi. Saran yang harus dilakukan untuk mengatasinya dengan melakukan perawatan peralatan butterworth dan pelaksanaan cleaning tanki harus sesuai prosedur. ABSTRACT Moch Rendi Darmawan, 2019, NIT : 51145290.N “Handling of cleaning tank for planning the premium to solar on board vessel of MT. Dewi Sri”, Merchant marine polytechnic of Semarang. Advisor : (I) Capt. Eko Murdiyanto, M.Pd, M.Mar (II) Sri Murdiwati, S.Sos., M.si, The country of Indonesia is the largest archipelago country in the world and vast waters have the potential to develop its maritime industry. This is consistent with the level of community needs, especially the need for fuel (fuel oil) which continues to increase and efforts to meet the needs continue to be updated and improved. So the authors limit the research of this thesis with the formulation of the problem, namely how the influence of damage to butterworth equipment for tank cleaning and how the impact of cleaning tanks is not clean. In writing this thesis the author uses descriptive and qualitative methods. Where the authors describe each problem and explain the problem in detail. And for the approach techniques in the study the authors use the method of fault tree analysis and fishbone analysis and the authors observe the activities that exist with direct interviews with MT ship crews. Dewi Sri and look for factors that cause it. Discussion on the effect of damage to butterworth equipment for tank cleaning is the reduced power of butterworth spray. The impact of unclean cleaning of the tank is that there is load contamination caused by the remaining mixed charge. The conclusion from the discussion of the effect of damage to butterworth equipment and the unsuccessful effects of cleaning the tank is that the cleaning tank is hampered and contamination occurs. Suggestions that must be made to overcome them by maintaining butterworth equipment and carrying out tank cleaning must be according to the procedure
    corecore