1,720,958 research outputs found

    Implementasi Integrasi Mata Pelajaran Sains dengan PAI Dalam Upaya Peningkatan Mutu di MI An Nashriyah Lasem

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan mrnggunakan pendekatan diskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendiskripsikan implementasi integrasi mata pelajaran sains dengan PAI sebagai upaya untuk peningkatan mutu yang ada di MI An Nashriyah Lasem. Implementasi integrasi mata pelajaran sains dengan PAI merupakan kegiatan menggabungkan proses pembelajaran KD-KD yang ada kesesuaian antara mata pelajaran sains dengan PAI dalam upaya peningkatan mutu yang ada di MI An Nashriyah Lasem. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas atau guru mata pelajaran yang mengajar mapel sains atau IPA yang diintegrasikan dengan PAI siswa di kelas IV dan V MI An Nasriyah Lasem. Sedangkan obyek penelitian ini adalah implementasi integrasi pembelajaran sains (IPA) terhadap mapel PAI dikelas IV dan V MI An Nasriyah Lasem. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pelaksanaan integrasi yang diawali dari pemetaan KD-KD yang ada kesesuaian antara mata pelajaran sains dengan PAI, penyusunan rencana pembelajaran sampai dengan evaluasi hasil pembelajaran. Proses pelaksanaan integrasi berjalan dengan baik. Pelaksanaan integrasi menggunakan model pembelajaran terpadu model integrade yaitu menggunakan pendekatan antar bidang studi atau mata pelajaran sains dengan PAI. Namun juga ada kendala yang dihadapi yaitu kurangnya pengetahuan sebagian guru terhadap proses integrasi akibat kurang memahami materi pada mata pelajaran PAI. adanya pengembangan proses pembelajaran pada standar proses yaitu sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 41 tahun 2007 tentang standar proses bahkan ada pengembangan proses pembelajaran yaitu dengan cara mengintegrasikan antar mata pelajaran, sehingga waktu yang tersedia lebih efektifitas dan komprehensif dalam mempelajarai berbagai bidang ilmu sehingga dapat meningkatkan kompetensi peserta didik utamanya dalam sikap, pengetahuan dan ketrampilan

    CERAI GUGAT DENGAN ALASAN MURTAD (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kudus)

    No full text
    Perkawinan merupakan suatu ikatan antara seorang laki-laki dengan perempuan dengan tujuan untuk membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera sesuai dengan syariat Islam. Banyak -juga rumah-.tangga yang-.mengalami permasalahan atau pertengkaran-.yang berakhir-.pada-.perceraian. Perceraian merupakan alternatif terakhir yang ditempuh oleh pasangan suami isteri yang tidak mampu mencapai kebahagiaan yang mulia yang sesuai dengan tujuan awal perkawinan. Faktor murtad-.menjadi salah.-satu penyebab-.terjadinya suatu,-perceraian. Berdasarkan permasalahan diatas, penulis melakukan penelitian dengan judul Cerai Gugat Dengan Alasan Murtad (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kudus). Penelitian ini akan membahas tentang Prosedur berperkara cerai gugat dengan alasan murtad, Dasar hukum pertimbangan hakim dalam memutus perkara cerai gugat dengan alasan murtad, dan akibat hukum dari cerai gugat dengan alasan murtad di Pengadilan Agama Kudus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang hal-hal yang berkaitan dengan hukum perceraian. Metode yang digunakan penulis adalah metode yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitiannya deskriftif analitis. Metode Pengumpulan Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Metode analisa data menggunakan analisis kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Prosedur berperkara Pengadilan Agama Kudus dalam menyelesaikan perkara Nomor 1038/Pdt.G/2017/PA.Kds telah sesuai dengan Hukum Acara. (2) Dasar Hukum Pertimbangan Hakim Pengadilan Agama Kudus dalam memutus perkara cerai gugat dengan alasan murtad, maka perkawinan antara Penggugat dan Tergugat harus diputuskan dengan fasakh berdasarkan Pasal 116 huruf (h) Kompilasi Hukum Islam. Majelis Hakim juga sependapat dengan kaidah hukum islam Al-Ibadi dari madzhab Hanafi mengatakan dalam kitab Mukhtashar Al-Qaduri.(3) Akibat hukum atas Putusan Nomor : 1038/Pdt.G/2017/PA.Kds dalam perkara Cerai gugat Dengan alasan murtad, yaitu karena Tergugat telah terbukti murtad, maka perkawinan diputus dengan fasakh, sehingga tidak ada akibat hukum baik mut’ah, nafkah iddah, dan nafkah-nafkah lampau. Akibat hukum lainya, yakni : (a) istri yang diceraikan pengadilan dengan jalan fasakh, tidak dapat dirujuk oleh suaminya, (b) fasakh tidak mengurangi bilangan talak yang menjadi hak suami, (c) terkait perkara lain, seperti nafkah atau lainnya, tergantung bagaimana hakim melihat dan hakim boleh membebankan atau mewajibkan suatu hal terhadap mereka, (d) anak-anak yang lahir dari perkawinan tersebut tetap menjadi anak yang sah dan orang tua berkewajiban untuk memelihara dan memberikan perlindungan. Kata Kunci : Gugatan, Perceraian, Murta

    KAJIAN OPTIMASI UNJUK KERJA MOTOR DC SEPEDA MOTOR LISTRIK ROJO GENI DENGAN METODE REWIRING DAN RECOILING PADA KONDISI STASIONER

    No full text
    Rewiring merupakan proses penggulungan ulang dan recoiler merupakan penambahan gulungan kawat yang dilakukan pada lilitan sebuah motor listrik. Proses ini dilakukan pada sebuah motor listrik DC untuk mengetahui performance dari motor DC agar memperoleh kinerja dari motor yang lebih optimal. Metode yang digunakan dalam pengerjaan tugas akhir ini menggunakan metode control berupa simulink metode simulink digunakan dengan satu input data berupa torsi dan empat buah output berupa RPM(kecepatan),Arus dan torsi dari semua data hasil proses analisis tersebut dibandingkan dengan hasil uji tes pada saat proses eksperimen. Setelah dilakukan proses rewiring dan recoiling pada motor DC didapatkan sebuah nilai torsi,RPM dan daya yang berbeda dari nilai sebelumnya. Nilai torsi cenderung lebih tinggi dari nilai data perhitungan sebelumnya yaitu sebesar 16,53 N dan nilai daya sebesar 969,6 Watt dan RPM sebesar 560 RPM

    The Effect of Computer Assisted Learning on Student Mathematics Learning Outcomes

    No full text
    Learning is the main activity of the education process. The researcher compared the results of students' mathematics learning between students who were taught by conventional learning and used computer-assisted learning in learning. Based on the results of data analysis it is known that from dk 1 and significant level of 0.05 then the price of chi squared count> table (1538> 3.841), it can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected. In this case based on the results of the research we can say that computer-assisted learning has a significant effect on the student mathematics learning outcomes. The teacher must always give motivation to the students to be understand the material taught and cooperation and responsibility for the success of a learning process. Keyword: computer assisted learning and mathematic learning outcomes

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore