1,721,045 research outputs found

    TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERKAIT FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKTIVITAS EKONOMI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN PABRIK SAGU DI DESA PENGKAJOANG KECAMATAN MALANGKE BARAT

    Full text link
    ABSTRAK Marsanda, 2024. “Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terkait Faktor-faktor yang Mempengaruhi Aktivitas Ekonomi Masyarakat dalam Pengembangan Pabrik Sagu di Desa Pengkajoang Kecamatan Malangke Barat”. Skripsi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Mustaming dan H. Mukhtaram Ayyubi. Skripsi ini membahas tentang aktivitas ekonomi masyarakat dalam pengembangan pabrik sagu di Desa Pengkajoang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor dan kendala yang dialami pada aktivitas ekonomi masyarakat dalam pengembangan usaha pabrik sagu di Desa Pengkajoang Kecamatan Malangke Barat, untuk mengetahui bagaimana tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap proses-proses dari aktivitas ekonomi masyarakat dalam mengembangkan usaha pabrik sagu di Desa Pengkajoang Kecamatan Malangke Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat dalam pengembangan usaha pabrik sagu di Desa Pengkajoang Kecamatan Malangke Barat, diketahui faktor-faktor tersebut memiliki implikasi yang positif terhadap pengembangan usaha pabrik sagu dan ekonomi masyarakat yang berdasarkan pada peningkatan jumlah produksi, kualitas sagu yang dihasilkan, keuntungan yang diperoleh, modal usaha, pola pikir yang baik, SDM dan SDA yang memadai, dan adanya bantuan dari pemerintah setempat. Dalam proses pengembangan usaha pabrik sagu beberapa hal yang menjadi kendala yaitu terkait dengan minimnya pengetahuan tenaga kerja tentang strategi pengembangan bisnis di era digital, proses pemasaran sagu yang dilakukan pelaku usaha kurang efektif karena tidak mengandalkan teknologi, dan penentuan lokasi yang sulit dijangkau. Adapun proses-proses dari aktivitas ekonomi masyarakat dalam mengembangkan usaha pabrik sagu dengan melakukan beberapa strategi seperti melakukan pemasaran, menambah modal usaha, memanfaatkan SDA, melakukan kerjasama yang baik, dan memperluas jaringan usaha. Dalam proses menambah modal usaha yang dilakukan dengan mengambil pinjaman dana KUR pada Bank BRI tidak sesuai dengan aturan Syariah, hal tersebut diatur dalam Fatwa DSN-MUI Nomor 1 Tahun 2004 tentang Bunga (Interest/Fa’idah) dan termasuk dalam kategori riba nasi’ah karena adanya suku bunga yang diwajibkan sebagai tambahan pada angsuran setiap bulannya. Kata Kunci: Hukum Ekonomi Syariah, Tinjauan, Aktivitas Ekonomi, Pengembangan, Pabrik Sagu xxiii ABSTRACT Marsanda, 2024. "Review of Sharia Economic Law related to Factors Affecting Community Economic Activities in the Development of Sago Factory in Pengkajoang Village, West Malangke District". Thesis of Sharia Economic Law Study Program, Faculty of Sharia, Palopo State Islamic Institute. Mentored by Mustaming and H. Mukhtaram Ayyubi. This thesis discusses the economic activities of the community in the development of a sago factory in Pengkajoang Village. The aim of this research is to determine the factors and constraints experienced in the economic activities of the community in the development of sago factories in Pengkajoang Village, West Malangke District, to find out how the review of Sharia Economic Law on the processes of community economic activities in developing sago factories in Pengkajoang Village, West Malangke District. The type of research used is empirical research. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The results showed that the factors that affect the economic activity of the community in the development of the sago factory business in Pengkajoang Village, West Malangke District, are known to have positive implications for the development of the sago factory business and the community's economy based on increasing the amount of production, the quality of sago produced, the profits obtained, business capital, a good mindset, adequate human resources and natural resources, and assistance from the local government. In the process of developing a sago factory business, several things become obstacles, namely related to the lack of knowledge of the workforce about business development strategies in the digital era, the sago marketing process carried out by business actors is less effective because they do not rely on technology, and determining locations that are difficult to reach. The processes of community economic activity in developing the sago factory business by carrying out several strategies such as marketing, increasing business capital, utilizing natural resources, conducting good cooperation, and expanding business networks. In the process of increasing business capital carried out by taking KUR loan funds at Bank BRI is not in accordance with Sharia rules, it is regulated in Fatwa DSN-MUI Number 1 of 2004 concerning Interest (Interest / Fa'idah) and is included in the category of riba nasi'ah because of the interest rate required in addition to monthly installments. Keywords: Sharia Economic Law, Overview, Economic Activity, Development, Sago Factor

    HUBUNGAN PENGETAHUAN SENAM DIABETIK DENGAN KEPATUHAN SENAM DIABETIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALISE

    No full text
    ABSTRAK Hubungan Pengetahuan Senam Diabetik dengan Kepatuhan Senam Diabetik di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Marsanda Rasinu (2025) Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Ns. Windu Unggun Cahya Jalu Putra, M.Kep Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik kr onis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang, salah satunya melalui terapi non-farmakologis seperti senam diabetik. Pengetahuan pasien tentang senam diabetik berperan penting dalam menentukan tingkat kepatuhan terhadap pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan senam diabetik dengan kepatuhan senam diabetik di wilayah kerja Puskesmas Talise. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 69 responden yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi- Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (40,6%) dan tingkat kepatuhan tinggi (39,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan senam diabetik dengan kepatuhan dalam pelaksanaannya dengan nilai p = 0,001. Dapat disimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan pasien tentang senam diabetik, maka semakin tinggi pula tingkat kepatuhannya. Oleh karena itu, edukasi kesehatan kepada pasien diabetes perlu ditingkatkan untuk mendorong kepatuhan terhadap senam diabetik secara rutin. Kata Kunci: Pengetahuan, Kepatuhan, Senam Diabetik, Diabetes Melli

    IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH ROKAN HILIR NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG KETERTIBAN UMUM TERHADAP PEDAGANG KAKI LIMA DI PAJAK (PASAR) LAMA BAGAN BATU

    Full text link
    ABSTRAK IMPLEMENTAASI PERATURAN DAERAH ROKAN HILIR NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG KETERTIBAN UMUM TERHADAP PEDAGANG KAKI LIMA DI PAJAK (PASAR) LAMA BAGAN BATU OLEH : ANDRIYANI MARSANDA NIM 11970524552 Kabupaten Rokan Hilir adalah kabupaten yang sebagian besar mata pencaharian masyarakatnya adalah pedagang. Terutama di Kecamatan Bagan Sinembah banyak pedagang kaki lima liar yang berjualan di bahu jalan yang mengganggu ketertiban umum dan melanggar Peraturan Daerah Rokan Hilir Nomor 3 Tahun 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Peraturan Daerah Rokan Hilir Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Ketertiban Umum di Pasar Pajak Lama Bagan Batu dan untuk mengetahui apa saja hambatan implementasi Peraturan Daerah Rokan Hilir Nomor 3 tahun 2014 tentang Ketertiban Umum di Pasar pajak Lama Bagan Batu. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh peneliti secara langsung dari lapangan melalui wawancara di lokasi penelitian dan data sekunder yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu buku, jurnal, dan karya ilmiah yang berkaitan dengan judul penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan penjabaran deskriptif yang mana pendekatan tersebut melihat hasil pengumpulan dan penemuan data serta informasi melalui studi kepustakaan juga melihat secara langsung yang terjadi di lapangan. Penelitian ini menggunakan model implementasi Van Meter dan Van Horn dengan 6 variabel yang diambil yakni ukuran dan tujuan kebijakan, sumberdaya, karakteristik agen pelaksana, sikap/kecendrungan sikap pelaksana, komunikasi, dan kondisi lingkungan ekonomi, sosial dan politik. Hasil penelitian ini menemukan adanya hambatan yang di ukur dengan faktor hambatan implementasi menurut Peters yaitu informasi, isi keberhasilan, dukungan, dan pembagian potensi. Kata kunci : Implementasi, Peraturan Daerah, Pasar, Pedagang Kaki Lim

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    STRATEGI PARTAI GOLONGAN KARYA DALAM MENINGKATKAN PEROLEHAN SUARA PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF TAHUN 2019 DI KABUPATEN BREBES

    Full text link
    Nama: Darin Sabina Marsanda, NPM: 2120600006, Judul: Strategi Partai Golongan Karya Dalam Meningkatkan Perolehan Suara Pada Pemilu Tahun 2019 Di Kabupaten Brebes. Skripsi, Ilmu Pemerintahan Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing 1: Unggul Sugi Harto, M.Si dan Pembimbing II: Agus Setio Widodo, M,Si. Pokok permasalahan dalam penelitian ini yaitu: bagaimana strategi politik Partai Golkar dalam meningkatkan jumlah perolehan suara di Kabupaten Brebes pada tahun 2019. Sedangkan tujuan dalam pelaksanaan penelitian ini antara lain: untuk mengetahui strategi politik yang dilakukan partai Golkar di pemilu tahun 2019. Model Penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif yaitu dengan Teknik pengumpulan data dengan menggunakan dokumentasi dan wawancara dengan beberapa informan yaitu diantaranya, Ketua Partai Golkar Kabupaten Brebes, Ketua Harian Partai Golkar Kabupaten Brebes, Ketua KPU Kabupaten Brebes, Anggota BAWASLU Kabupaten Brebes, Pengamat Politik Kabupaten Brebes. Hasil penelitian ini menggunakan strategi ofensif dan strategi defensive, Strategi ofensif ini dilihat melalui beberapa program kerja yang disusun merupakan aspirasi dari Masyarakat dan lebih realistis. Sementara strategi defensif yaitu partai golongan karya dalam mempertahankan pemilih. Strategi defensif yang digunakan oleh Partai Golongan Karya pada pemilihan umum tahun 2019 dilihat dari jumlah perolehan suara yang tidak naik di daerah pemilih. Kata kunci: Strategi Partai, Golkar, Perolehan suar

    ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE COST PLUS PRICING DALAM PENENTUAN HARGA JUAL PADA RUMAH MAKAN PONDOK ROSO DI BANGKINANG PROVINSI RIAU

    Full text link
    ABSTRAK ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE COST PLUS PRICING DALAM PENENTUAN HARGA JUAL PADA RUMAH MAKAN PONDOK ROSO DI BANGKINANG PROVINSI RIAU Oleh : Marsanda Tri Asfarina NIM : 02270424225 Usaha Rumah Makan Pondok Roso merupakan usaha yang bergerak dibidang kuliner. Dari hasil penelitian ini terdapat permasalahan yaitu dalam penentuan harga pokok produksi, Rumah Makan Pondok Roso belum melakukan perhitungan harga pokok produiksi secara terperinci seperti biaya overhead pabrik. Selama ini, Usaha Rumah Makan Pondok Roso menentukan harga pokok produksinya berdasarkan intuisi atau perkiraan pemilik usaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penentuan harga pokok produksi sebelum dan sesudah dengan menggunakan metode cost plus pricing. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu metode analisis data yang didapat secara langsung kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penelitian. Teknik pengumpulan data primer dilakukan secara langsung dan data ini didapat secara langsung dari hasil observasi,wawancara kepada pemilik usaha, teknik pengumpuln data sekunder tidak dilakukan secara langsung dari objek, data ini diperoleh melalui sumber seperti internet,jurnal,peneliti terdahulu dan buku.teknik analisis data yang digunakan dalam penentuan harga pokok adalah dengan metode cost plus pricing. Berdasarkan hasil penelitian, harga jual yang berlaku saat ini lebih rendah dibandingkan harga jual dengan metode cost plus pricing. Dikarenakan harga pokokproduksinya lebih besar dari perkiraan pemilik usaha. Rumah makan pondok roso juga belum menghitung biaya overhead pabrik. Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Harga Jual, Cost Plus Pricin

    HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI IBU, POLA ASUH DAN PENYAKIT INFEKSI TERHADAP STATUS GIZI BALITA USIA 12-23 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BULILI

    No full text
    ABSTRAK ZASKIA MARSANDA. Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu, Pola Asuh Dan Penyakit Infeksi Terhadap Status Gizi Balita Usia 12 - 23 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Bulili. (Dibimbing Oleh Ummu Aiman, S.KM., M.Kes) Diketahui permasalahan status gizi balita di Kota Palu terus mengalami peningkatan dari tahun 2017 sebesar 2,52% menjadi 4,12% di tahun 2021. Dampak dari status gizi kurang dapat menyebabkan masalah pertumbuhan dan perkembangan yang tidak optimal, berkurangnya kecerdasan dan juga dapat rentan terhadap penyakit degeneratif. Permasalahan gizi pada balita dapat dipengaruhi oleh asupan energi yang tidak seimbang dan penyakit infeksi. Hal ini diakibatkan karena tingkat pendidikan, pengetahuan, pola asuh orang tua yang kurang tepat dan sanitasi lingkungan yang kurang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi ibu, pola asuh, pola asih, pola asah dan penyakit infeksi terhadap status gizi balita usia 12 - 23 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Bulili. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode cross sectional. Pengambilan sampel mengunakan teknik accidental sampling dengan responden adalah ibu dari anak balita usia 12 - 23 bulan, sejumlah 120 responden. Analisisis data menggunakan uji chi-square dengan taraf signiikan p-value (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan gizi ibu (p = 0,000), pola asuh (p = 0,000) dan penyakit infeksi diare (p = 0,019) terhadap status gizi dan tidak ada hubungan antara pola asih (p = 0,202) pola asah (p = 1,000) dan penyakit infeksi ISPA (p=0,749) terhadap status gizi. Diharapkan ibu dapat mempertahankan status gizi balita dengan selau rutin membawa balita ke posyandu atau puskesmas agar status gizi balita dapat dipantau dengan baik Kata Kunci : Pengetahuan, Pola Asuh, ISPA, Diare, Status Giz

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore