1,720,971 research outputs found

    Pengaruh Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Provinsi Jambi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, dan pendapatan asli daerah (PAD), serta pengaruh pajak daerah, retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Provinsi Jambi tahun 2003 - 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yaitu data yang diterima dari situs dinas pengelola keuangan daerah dan badan pusat statistik. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis perkembangan, dan analisis uji Pengaruh dengan menggunakan software SPSS 20.0. Penelitian ini menemukan beberapa hasil dan fakta bahwa perkembangan pajak dan retribusi daerah dan pendapatan asli daerah (PAD) sejak tahun 2003 - 2018 mengalami perkembangan antara 75%-80% dan selalu mengalami kenaikan nilai penerimaan, hanya beberapa tahun yang mengalami penurunan. Penelitian ini juga mengungkapkan hasil yang menunjukkan bahwa secara parsial pajak daerah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) pemerintah provinsi Jambi hal ini dilihat dari nilai thitung (7,320) > t tabel (2,1603), namun retribusi tidak memiliki pengaruh signifikan hal ini dilihat dari nilai thitung (- 850) > t tabel (2,1603). Akan tetapi, secara simultan pajak daerah dan retribusi daerah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD), pemerintah Provinsi Jambi hal ini dilihat dari F hitung (27,507) > F tabel (3,81)

    PENGARUH KERAGAMAN BELANJA TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR DAERAH DI PROVINSI JAMBI

    Full text link
    The purpose of this study was to determine income inequality and the effect diversity of expense toward  income inequality in the period 2005-2015. The analysis method  used quantitative analysis with Williamson Index analysis and simple regression, the date got from ten districts in jamby province. The results this study showed income inequality between regions during the period has category medium inequality,the variety of region expense has effect positive significant to income inequality level. Conclusion this study was the higher level of diversity of expense will be increase income inequality between regions. The policy implication of this research was develop the economic development center that taked to the potential of each region by utilizing resources in the region so that the level of income inequality between regions is not too high.Keywords : diversity of expense, income inequality, economic development, potential of region

    ANALISIS PENDAPATAN ASLI DAERAH, PENERIMAAN PAJAK DAERAH, DAN RETRIBUSI DAERAH PROVINSI JAMBI PERIODE 2006-2021

    Full text link
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Jambi periode 2006-2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari  situs dinas pengelola keuangan daerah dan badan pusat statistik. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS 26. Penelitian ini menemukan bahwa baik secara parsial maupun simultan pendapatan pajak daerah dan retribusi daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Jambi periode 2006-2021, dengan besarnya pengaruh tersebut yaitu 77,9%

    Analisis Persepsi Gen Z Terhadap Jasa Bank Syariah Indonesia di Kecamatan Danau Kerinci Barat

    Full text link
    This study explores Generation Z’s perception of services provided by Bank Syariah Indonesia (BSI) in Danau Kerinci Barat District, a region with a predominantly Muslim population. Although BSI promotes services based on Islamic principles, its utilization among Gen Z remains limited. A qualitative approach was employed, using in-depth interviews with 20 purposively selected informants. The findings reveal that Gen Z’s perceptions are influenced by their Islamic financial literacy, digital experience through the BSI application, and religious values embedded in Islamic banking. While most participants expressed interest in profit-sharing schemes and worship-related features within the app, challenges such as limited-service accessibility and lack of product understanding persist. This study recommends strengthening Islamic financial education and enhancing the quality of digital services as key strategies to increase BSI adoption among younger generations in a sustainable manner.Penelitian ini mengeksplorasi persepsi Generasi Z terhadap layanan Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kecamatan Danau Kerinci Barat, daerah dengan mayoritas penduduk Muslim. Meskipun BSI menawarkan layanan berbasis prinsip syariah, penggunaannya di kalangan Gen Z belum maksimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap 20 informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi Gen Z dipengaruhi oleh literasi keuangan syariah, pengalaman digital melalui aplikasi BSI, serta nilai religius yang melekat pada sistem perbankan syariah. Walau sebagian besar responden menyatakan ketertarikan terhadap konsep bagi hasil dan fitur ibadah dalam aplikasi, masih ditemukan kendala seperti keterbatasan akses dan kurangnya pemahaman produk. Penelitian ini merekomendasikan penguatan edukasi keuangan syariah dan peningkatan kualitas digitalisasi layanan sebagai strategi untuk memperluas adopsi BSI di kalangan generasi muda

    Analisis Kinerja Keuangan Pada Koperasi Tunas Muda di SMP Negeri 21 Batanghari

    Full text link
    Tujuan  penelitian ini yaitu untuk mnegetahui kinerja keuangan koperasi tunas muda SMP NEGERI 21 BATANGHARI di lihat dari aspek rasio likuiditas ,rasio solvabilitas dan rasio rentabilitas. Lokasi penelitian ini terletak di jalan jendral soedirman km III muara bulian tepatnya di SMP NEGERI 21 BATANGHARI. Hasil dari analisis likuiditas di lihat dari curent rasio pada tahun 2014 sebesar 370,2 %  , Pada tahun 2015 sebesar 361.9 %, Pada tahun 2016 sehingga di hasilkan rasio mengalami peningkatan sebanyak 382,5 %. Pada tahun 2017 sehingga hasil rasio meningkat sebesar 402,6 % , pada tahun 2018  Rp. 420,2%. Hasil dari analisis solvabilitas pada tahun 2014 sehingga di hasilkan sebesar 370,2%  dengan kriteria baik dan  koperasi tunas muda mampu memenuhi kewajibannya. Pada tahun 2015 sehingga di hasilkan rasio mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebanyak 361,9 %  tidak  memenuhi kewajibannya. Pada tahun 2016 dari tahun sebelumnya menurun dan paada tahun ini kembali meningkat sebesar 382,5 % dan memenuhi kewajiban pada tahun 2017 dengan rasio sebesar 402,6 % memenuhi kewajibannya. Sedangkan pada tahun 2018 semakin meningkat sehingga hasil rasio dari tahun sebeumnya sebesar 420,2 % Hasil analisis di atas menunjukkan bahwa kinerja koperasi Tunas Muda m memenuhi kewajibannya. Hasil dari Analisis rentabilitas ekonomi (ROI) dapat   di ketahui bahwa pada tahun 2014 rasio sebesar 6,694 % dengan kriteria cukup baik.Pada tahun 2015 rasio sebesar 7,990 % dengan kriteria cukup baik  Pada tahun 2016 rasio sebesar 8,770 % dengan kriteria cukup baik Pada tahun 2017 rasio sebesar 7,398 % dengan kriteria kurang baik Pada tahun 2018 rasio sebesar 6,699 % dengan kriteria kurang baik

    Peranan Pembantu dan Anggota Rumahtangga Lain (Extended Family) Terhadap Partisipasi Kerja dan Lapangan Usaha Ibu Rumah Tangga Di Kota Jambi

    Full text link
    The purpose of this study was to determine the role of other household members "extended family" on the work participation and business field of housewives as well as taking into account other factors that play a role in increasing work participation and business preferences of housewives, including: level of education of housewives, per capita expenditure, presence of children aged 0-6 years and 7-12 years, age group, husband's education, and husband's working status. The analytical method that will be used in this research is descriptive analysis and inferential analysis. The analysis used in this paper uses a multifactorial logit regression model to see the ratio of the tendencies of the independent variables in influencing the work participation of housewives. The results of this study indicate that the role of other household members is very helpful for housewives in work participation and business fields, both education, expenditure, and the presence of children aged 0-6 years and 7-12 years

    Analisis Kinerja Keuangan Pada Koperasi Tunas Muda di SMP Negeri 21 Batanghari

    Full text link
    Tujuan  penelitian ini yaitu untuk mnegetahui kinerja keuangan koperasi tunas muda SMP NEGERI 21 BATANGHARI di lihat dari aspek rasio likuiditas ,rasio solvabilitas dan rasio rentabilitas. Lokasi penelitian ini terletak di jalan jendral soedirman km III muara bulian tepatnya di SMP NEGERI 21 BATANGHARI. Hasil dari analisis likuiditas di lihat dari curent rasio pada tahun 2014 sebesar 370,2 %  , Pada tahun 2015 sebesar 361.9 %, Pada tahun 2016 sehingga di hasilkan rasio mengalami peningkatan sebanyak 382,5 %. Pada tahun 2017 sehingga hasil rasio meningkat sebesar 402,6 % , pada tahun 2018  Rp. 420,2%. Hasil dari analisis solvabilitas pada tahun 2014 sehingga di hasilkan sebesar 370,2%  dengan kriteria baik dan  koperasi tunas muda mampu memenuhi kewajibannya. Pada tahun 2015 sehingga di hasilkan rasio mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebanyak 361,9 %  tidak  memenuhi kewajibannya. Pada tahun 2016 dari tahun sebelumnya menurun dan paada tahun ini kembali meningkat sebesar 382,5 % dan memenuhi kewajiban pada tahun 2017 dengan rasio sebesar 402,6 % memenuhi kewajibannya. Sedangkan pada tahun 2018 semakin meningkat sehingga hasil rasio dari tahun sebeumnya sebesar 420,2 % Hasil analisis di atas menunjukkan bahwa kinerja koperasi Tunas Muda m memenuhi kewajibannya. Hasil dari Analisis rentabilitas ekonomi (ROI) dapat   di ketahui bahwa pada tahun 2014 rasio sebesar 6,694 % dengan kriteria cukup baik.Pada tahun 2015 rasio sebesar 7,990 % dengan kriteria cukup baik  Pada tahun 2016 rasio sebesar 8,770 % dengan kriteria cukup baik Pada tahun 2017 rasio sebesar 7,398 % dengan kriteria kurang baik Pada tahun 2018 rasio sebesar 6,699 % dengan kriteria kurang baik

    Tren Transaksi Perbankan di Kalangan Gen Z: Studi Perbandingan Antara Bank Konvensional dan Bank Syariah

    Full text link
    This study examines the factors influencing Generation Z’s preferences in selecting banking services and their level of understanding of Islamic banking systems. Employing a qualitative approach, in-depth interviews were conducted with 20 respondents who actively use banking services. Findings reveal that the majority of participants prefer conventional banks over Islamic banks, primarily due to easier access to digital services, a wider ATM network, and more competitive administrative costs. Nevertheless, some respondents still consider sharia principles in their banking choices. The results underscore the necessity of enhancing Islamic financial literacy and advancing technological innovation to better engage Generation Z.Gen Z yang tumbuh di tengah era digital menunjukkan kecenderungan tersendiri dalam menentukan pilihan layanan perbankan. Studi ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi Gen Z dalam memilih Lembaga perbankan serta sejauh mana pemahaman mereka terhadap sistem perbankan syariah. Metode kualitatif digunakan dengan teknik wawancara mendalam terhadap 20 responden yang aktif menggunakan layanan bank. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas responden lebih cenderung menggunakan bank konvensional dibandingkan bank syariah. Preferensi tersebut didasari pada kemudahan akses layanan digital, jaringan ATM yang lebih luas, serta biaya administrasi yang lebih bersaing. Namun, sebagian responden tetap mempertimbangkan nilai-nilai syariah dalam memilih layanan. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan literasi keuangan syariah dan inovasi teknologi untuk menjangkau Gen Z secara lebih optimal

    Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Air Minum PDAM Tirta Sakti Kerinci

    Full text link
    This research was carried out using quantitative descriptive method. to determine the factors that affect demand for drinking water PDAM Tirta Sakti Kerinci regency during the years 2003-2017 used multiple linear regression model with melogaritmakan model. From the calculation by using SPSS version 12.0 was obtained coefficient of determination (R2) of 0.984, which means that the model is able to explain the total variation in demand caused by the variable Per Capita Income, Price Water, Number of Customers and Production. From the result, known that variable-free variables Per Capita Income, Price Water, Total Customer and production significantly influence the dependent variable was the demand of drinking water. But if we see a partial, then only the per capita income variable, the variable price of water and production variables that significantly influence the dependent variable was the demand of drinking water. This was seen from test results where the t-calculated t = 3.098> 1.812 but has a negative direction for variable income per capita, t-count = 2.475> t-table value = 1.812 for the variable price of water and t-calculated value = 4.805> t -table = 1.812 for the variable production, because t count> t-table, so Ho is rejected. This means that the variable of per capita income, water price variable and the variables significantly affect the production of variable demand (consumption) of drinking water on the PDAM Tirta Sakti Kerinci district

    Transformasi Digital Perbankan: Studi Adaptasi Mahasiswa Se-Kota Sungai Penuh dalam Migrasi dari BSI Mobile ke Byond by BSI

    Full text link
    The Islamic banking sector requires digital transformation to align with technological advances and consumer preferences. Bank Syariah Indonesia launched Byond by BSI to replace BSI Mobile, offering modern, secure features integrated with Islamic values. This study examines students’ adaptation in migration process, focusing on digital transformation,  driving factors, and barriers. A descriptive qualitative method was applied through observation, in-depth interviews, and documentation involving twenty KIP-K recipients students in Sungai Penuh City based on  Technology Acceptance Model (TAM) and Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Results reveal all respondents responded positively due to superior design, comprehensive features, and enhanced security. Migration was driven by system pressure, institutional support, and perceived benefits. Barriers included technical issues and adaptation challenges. The findings confirm that successful digital banking migration requires clear policy, institutional support, and effective benefit communication.Sektor perbankan syariah memerlukan transformasi digital untuk mengikuti perkembangan teknologi dan preferensi konsumen. Bank Syariah Indonesia meluncurkan Byond by BSI sebagai pengganti BSI Mobile dengan fitur modern, aman, dan terintegrasi nilai Islami. Penelitian ini mengkaji adaptasi mahasiswa dalam proses migrasi dengan fokus pada transformasi digital, faktor pendorong, dan hambatan. Metode kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap dua puluh mahasiswa penerima KIP-K di Kota Sungai Penuh berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM) dan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Hasil menunjukkan seluruh responden merespons positif karena desain unggul, fitur komprehensif, dan keamanan berlapis. Migrasi didorong oleh tekanan sistem, dukungan institusional, dan persepsi manfaat. Hambatan meliputi gangguan teknis dan adaptasi. Temuan menegaskan bahwa migrasi digital perbankan berhasil memerlukan kebijakan jelas, dukungan institusional, dan komunikasi manfaat yang efektif
    corecore