79 research outputs found

    Mayim Tehorim-Mahdar

    No full text

    UPAYA MAJELIS TAKLIM AT TAWAKAL DALAM MENCEGAH MASALAH SOSIAL DI PERUMAHAN GRIYA MANUNGGAL INDAH KELURAHAN TUAH MADANI PEKANBARU

    No full text
    ABSTRAK Mahdar Syaisa Siregar (2023) :Upaya Majelis Taklim At Tawakal Dalam Mencegah Masalah Sosial Di Perumahan Griya Manunggal Indah Kelurahan Tuah Madani Pekanbaru Majlis Ta‟lim memiliki peranan yang sangat penting khususnya melalui kegiatan pengajian dalam mencegah masalah sosial, menumbuhkan kesadaran beragama, membentuk kepribadian muslim, meningkatkan kemampuan ilmu tulis baca Al-Qur‟an serta pemahamannya, dan membimbing ke arah pandangan hidup yang Islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Majelis Taklim At Tawakal dalam Mencegah Masalah Sosial di Perumahan Griya Manunggal Indah Kelurahan Tuah Madani Pekanbaru. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data primer adalah ketua majelis ta‟lim masjid At Tawakal, dan sumber data sekunder nya melalui dokumen berupa buku-buku, laporan, foto dan lain sebagainya. Subjek dalam penelitian ini adalah anggota Majlis Ta‟lim At Tawakal. Observasi, wawancara dan dokumentasi adalah teknikpengumpulan data yang digunakan oleh peneliti untuk menyelesaikan penelitian ini, dengan teknik analisis data yaitu reduksi data, palaran data serta penarikan kesimpulan hingga hasil penelitian di peroleh. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut; Upaya majelis taklim masjid At Tawakal dalam mencegah masalah sosial di Griya Manunggal Indah Kelurahan Tuah Madani Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru adalah mengundang da‟I yang professional dengan melakukan pengajian yang dilaksanakan setiap 1 bulan sekali, membaca surat Yasin, kunjungan sosial, melihat orang sakit, membantu orang miskin, memperingati hari besar agama Islam. Majelis taklim At Tawakal juga melakukan kegiatan sosial seperti menjenguk orang sakit, santunan anak yatim, takziah agar mencegah masalah sosial di Griya Manunggal Indah Kelurahan Tuah Madani Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru. Kata Kunci : Upaya Majelis Taklim, Masalah Sosia

    Karakteristik Fisik Berondong Jagung Unggul Nasional (Zea mays, L) Diolah Dengan Teknik Puffing Pemanasan Konveksi Suhu Tinggi dan Teknologi Oven Gelombang Mikro

    No full text
    Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang penting, selain gandum dan padi. Jagung berasal dari Amerika Tengah (Meksiko bagian selatan). Jagung dapat tumbuh hampir di seluruh dunia dan tergolong spesies dengan variabilitas genetik yang besar. Pemanfaatan jagung sebagai pangan favorit masa kini dapat berbentuk sebagai makanan ringan yang lebih dikenal dengan sebutan popcorn. Umumnya popcorn yang dijual di pasaran berasal dari varietas impor dimana susunan gennya telah dimodifikasi sehingga menghasilkan popcorn dengan bentuk yang bagus, tekstur yang renyah, dan rendemen yang tinggi. Dalam rangka swasembada pangan dan meningkatkan kualitas sumber daya dalam negeri maka melalui penelitian ini ingin diteliti kemungkinan varietas jagung unggul nasional untuk dibuat menjadi popcorn. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode pengkondisian awal yang paling optimum, menganalisis teknik puffing dengan metode pemanasan konveksi suhu tinggi dan metode gelombang mikro, serta menentukan varietas jagung unggul nasional terbaik untuk popcorn yang diolah dengan teknik puffing yang paling optimal. Harapannya melalui penelitian ini varietas jagung unggul nasional dapat menggantikan peranan varietas jagung impor yang digunakan dalam pembuatan popcorn sehingga tujuan dari swasembada pangan dan peningkatan kualitas sumber daya dalam negeri pun tercapai. Proses pengkondisian awal biji jagung meliputi metode menurunkan kadar air yang dilakukan dengan mengangin - anginkan tumpukkan biji jagung dan metode menaikkan kadar air yang dilakukan dengan menutupi tumpukkan biji jagung dengan kain yang telah dibasahi. Proses pengkondisian alat puffing flavorite dilakukan dengan mengoperasikan alat selama 4,5 menit hingga suhu udara di sekitar wajan mencapai suhu maksimal. Sedangkan pengkondisian microwave oven dilakukan dengan menghangatkan 100 ml air dalam gelas selama 4 menit. Pada awal proses puffing, suhu udara awal di sekitar wajan flavo-rite dikondisikan pada suhu 35oC dan suhu awal tadah putar dikondisikan antara 35oC sampai dengan 40oC. Teknik puffing dengan metode pemanasan konveksi suhu tinggi tidak memberikan hasil yang sesuai dengan harapan bahwa semakin lama waktu penjemuran maka waktu puffing akan lebih singkat dan suhu puffing akan menurun sehingga semakin besar persentase rendemen popcorn kualitas A yang dihasilkan. Sedangkan teknik puffing dengan metode gelombang mikro memberikan hasil yang sesuai dengan harapan. Perbandingan persentase rendemen popcorn kualitas A pada varietas jagung unggul nasional antara metode pemanasan konveksi suhu tinggi dan metode gelombang mikro memberikan hasil yang berbeda nyata. Metode gelombang mikro memiliki persentase rata - rata rendemen popcorn kualitas A lebih dari 50%. Sedangkan pada metode pemanasan konveksi suhu tinggi kurang iv dari 15%. Pada varietas Popcorn, baik pada metode gelombang mikro maupun pada metode pemanasan konveksi suhu tinggi menghasilkan persentase rata-rata rendemen popcorn kualitas A lebih dari 80%. Varietas jagung unggul nasional terbaik ditentukan dengan nilai indeks sifat berbobot. Berdasarkan tabel indeks sifat berbobot, dapat diketahui nilai indeks terbesar dimiliki oleh varietas Srikandi dengan metode gelombang mikro, waktu penjemuran selama 1 jam dan rendemen popcorn kualitas A sebesar 64%

    Karakteristik Pemanasan Pada Proses Pengalengan Manisan Pala Basah (Myristica fragrans Houtt)

    No full text
    Nutmeg plant is a native plant of Indonesia, which is already well known as spice crop since the 18th century. One of the technology applications that utilize nutmeg meat is to alter them into canned sweet nutmeg. The purpose of this research is to determine the optimum heating period to study the heat penetration parameters during sterilization process and to determine the cold point of canned sweet nutmeg. The determination of distribution and heat penetration conducted using thermocouples that put at the vertical axis of the can with a distance of 1/3, 5/12, and 1/2 of the height that measured from the base of can. Tthe data show that posision at 5/12 is the coldest point, with the optimum heating period is 14.71 minutes. Thermal process of sweet nutmeg caused decrease of hardness and total dissolved solid and increase of pH and weight. However with the thermal process that being applied, the total microbe on the sweet nutmeg meat will be dropped to the safe to be consume

    ANALISIS PESAN TERKAIT RENDAHNYA KESADARAN BERLALU LINTAS PADA KANAL YOUTUBE LAEKU

    No full text
    Penggunaan internet yang masif serta semakin majunya penggunaan teknologi informasi mendorong terbentuknya media baru. Penyebaran informasi serta edukasi menjadi sangat cepat dengan media baru. Youtube adalah salah satu media baru tersebut di era saat ini. Penelitian ini berupaya menganalisis dari salah satu konten di youtube @Laku terkait edukasi untuk tertib berlalu lintas dengan kajian semiotika Charles Sanders Pierce. Topik terkait rendahnya budaya kesadaran berlalu lintas di masyarakat menarik diangkat karena budaya disiplin berlalu lintas adalah cerminan perilaku masyarakat suatu bangsa di jalan umum. Hal ini menjadi kekhawatiran bahwa pelanggaran lalu lintas sudah dianggap hal yang biasa dan seakan menjadi budaya masyarakat Indonesia. Representasi terkait masih rendahnya kesadaran tertib berlalu lintas menggunakan metode kualitatif dan analisis semiotic sebagai  pendekatannya.. Hasil penelitian menemukan bahwa masih rendahnya kesadaran untuk tertib berlalu lintas oleh banyak pengguna jasa lalu lintas dengan berbagai alasan seperti melanggar tata tertib dan melawan arah ini sudah menjadi kebiasaan yang sudah ada,  melawan arah membuat jalur yang ditempuh menjadi lebih pendek dan cepat dan berbagai alasan lain yang cenderung membenarkan pelanggaran terhadap tata tertib berlalu lintas

    (Penggunaan Tepung Ubi Kayu untuk Pembuatan Roti)

    No full text
    Tepung gaplek dapat dipergunakan untuk substitusi terigu pada pembuatan roti. Penambahan 25% tepung gaplek dapat menghasilkan roti yang mempunyai penampakan, warna, bau, rasa, dan tekstur yang masih dapat diterima konsumen. Peningkatan kandungan protein dengan penambahan gluten kering tidak memberikan pengaruh yang berarti terhadap penambahan volume roti yang dihasilkan. Tingkat substitusi 50% menghasilkan volume roti yang lebih kecil dibandingkan dengan substitusi 25%.Hal yang sama juga diperoleh dengan penambahan bahan penolong

    Kajian Penyimpanan Rajangan Bengkuang Dalam Kemasan Atmosfir Termodifikasi Aktif

    No full text
    Bengkuang merupakan salah satu umbi yang cukup digemari oleh masyarakat, karena rasanya yang segar, harganya murah dan dalam bentuk mentah dapat dikonsumsi langsung. Di Indonesia sendiri ada 24 jenis bengkuang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu bengkuang masih sangat potensial untuk dikembangkan, baik sebagai bahan pangan maupum obat-obatan. Umbi bengkuang selain mengandung karbohidrat juga cukup kaya akan mineral, terutama kalsium dan fosfor. Kandungan vitamin C-nya juga cukup tinggi bila dibandingkan dengan umbi jenis lain, yaitu sebanyak 20 mg dalam 100 g bahan yang dapat dimakan. Disamping itu tanaman ini memiliki beberapa kelebihan dari tanaman sejenis lainnya yaitu dapat hidup di sembarang tanah baik tanah kering maupun tanah basah, tahan dengan air hujan, mampu menghambat pertumbuhan alang-alang, dapat menyuburkan tanah seperti suku Leguninosae lainnya, dan umbinya dapat diambil sepanjang tahun Namun demikian, banyak petani yang enggan untuk mengembangkannya, hal ini disebabkan oleh karena rendahnya harga jual terutama pemanfaatan yang belum banyak dikembangkan menjadi produk olahan yang lebih menarik. Pada saat ini pemanfaatan umbi bengkuang masih terbatas sebagai bahan pencampur yang tidak bersifat memperpanjang daya simpan seperti rujak, asinan, atau dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Sedangkan pengolahan dalam bentuk tahan lama, seperti dikalengkan, dibuat manisan, tepung, kripik, sari umbi dan lain-lain belum dilakukan. Dalam penelitian ini, dipelajari pengaruh perlakuan atmosfer termodifikasi terhadap penyimpanan rajangan bengkuang dalam kemasan atmosfer termodifikasi aktif. Pada penelitian awal dilakukan pengamatan terhadap laju respirasi rajangan bengkuang pada tiga kondisi yang berbeda yaitu suhu 5 OC, 10 OC, dan suhu ruang. Laju repirasinya untuk O2 berturut-turut adalah 8.85 ml/kg.jam, 21.66 ml/kg.jam dan 136.17 ml/kg.jam. Sedangkan hasil pengukuran laju respirasi untuk CO2 pada suhu 5 OC, 10 OC dan suhu ruang berturut-turut sebagai berikut 6.77 ml/kg.jam, 26.40 ml/kg.jam dan 160.11 ml/kg.jam. Dari data laju respirasi ditentukan suhu 5 OC sebagai suhu penyimpanan

    Asas I’tikad Baik Dalam Penyelesaian Pembayaran Atas Peralihan Hak Atas Tanah (Ppjb-Hat) Dengan Cara Dicicil (Studi Terhadap Akta Pengikatan Perjanjian Jual Beli Oleh Notaris di Kabupaten Lamongan)

    No full text
    Lahirnya akta PPJB-HAT yang dibuat oleh PPAT merupakan bukti mengenai telah dilakukannya perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah atau Satuan Rumah Susun. Perbuatan hukum dimaksud yaitu: jual beli, dengan Adanya pencantuman syarat batal dalam PPJB-HAT. maka calon pembeli berhak membatalkanya dan menerima kembali uang muka. Syarat batal yang kedua berbunyi apabila pembangunan telah selesai sesuai waktunya tapi calon pembeli membatalkannya secara sepihak, maka calon pembeli akan kehilangan uang mukanya. Hal ini terdapat ketidakpastian hukum antara pihak. Untuk menelusuri dan meneliti dalam problematika tersebut maka difokuskan permasalahan. Apakah penyelesaian pembayaran atas peralihan hak atas tanah dengan cara dicicil sebagaimana kasus di atas sudah didasarkan asas i’tikad baik dan upaya dalam penyelesaian pembayaran atas peralihan hak atas tanah dengan cara dicicil sebagaimana kasus di atas didasarkan asas i’tikad baik. Penelitian ini yaitu yuridis empiris. Lokasi penelitian ini yaitu di Lamongan. Jenis Dan Sumber Data yaitu primer, sekunder dan tersier. Analisis data pada penelitian ini dilakukan secara kualitatif, yaitu semua data yang diperoleh kemudian disusun secara sistematis dan dianalisis secara deskriftip kualitatif. Hasil dari penelitian ini ditemukan pembayaran atas peralihan hak atas tanah dengan cara dicicil sebagaimana kasus di atas sudah didasarkan asas i’tikad baik. Bahwa berdasarkan temuan Perjanjian pengikatan jual beli (PPJB-HAT) berfungsi sebagai perjanjian awal atau perjanjian pendahuluan yang memberikan penegasan untuk melakukan perjanjian pokoknya, serta menyelesaikan suatu hubungan hukum apabila hal-hal yang telah disepakati dalam perjanjian pengikatan jual beli telah dilaksanakan seutuhnya dan wanprestasi terjadi apabila seseorang (pembeli) lalai melaksanakan kewajibannya, sebagaimana kesepakatan yang telah diatur dalam perjanjian pengikatan jual beli antara penjual dan pembeli. Dengan adanya Wanprestasi tersebut maka akibat hukum yang timbul adalah perjanjian yang dibuat oleh para pihak dapat dibatalkan atau batal dengan sendirinya
    corecore