1,721,167 research outputs found
STRATEGI PENGURUS MASJID DALAM MEMAKMURKAN MASJID TAUHID KELURAHAN SIALANGMUNGGU KOTA PEKANBARU
ABSTRAK
Nama : Muhammad Ramadhan Pasaribu
NIM : 12140412149
Prodi : Manajemen Dakwah
Judul : Strategi Pengurus Masjid Dalam Memakmurkan Masjid Tauhid Kelurahan SialangMunggu Kota Pekanbaru
Penelitian ini dilatarbelakangi kondisi masjid yang dimana setiap waktu sholat dan di setiap kegiatan peringatan hari besar islam jamaah yang datang terhitung jumlahnya padahal jika dilihat fasilitas masjid lengkap dan lokasi Masjid tersebut juga sangat strategis ditengah komplek perumahan warga. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang betujuan untuk memahami apa yang terjadi di objek penelitian dan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian yang ditemukan berlandaskan dengan teori strategi memakmurkan masji menggunakan 3 indikator yang pertama dari segi perencanaan strategi. Pengurus Masjid Menetapkan tujuan, merumuskan keadaan saat ini serta mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan. yang kedua dari segi implementasi strategi, Pengurus Masjid melakukan penerapan dari program program yang sudah direncanakan (dirumuskan) ketiga dari segi Evaluasi strategi,Pengurus Masjid Tauhid melakukan beberapa model Evaluasi yaitu Evaluasi Input,evaluasi Proses dan evaluasi hasil.
Kata kunci : Strategi, Pengurus Masjid, Memakmurka
SISTEM PENGELOLAAN ZAKAT PRODUKTIF USAHA MIKRO PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA PEKANBARU
Nama : Muhammad Ramadhan Munthe
Jurusan : Manajemen Dakwah
Judul : Sistem Pengelolaan Zakat Produktif Usaha Mikro Pada
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekanbaru
Zakat produktif adalah zakat yang diberikan kepada mustahiq sebagai modal
menjalankan kegiatan suatu ekonomi yaitu untuk menumbuh kembangkan tingkat
ekonomi dan potensi produktifitas mustahiq.Pengelolaan zakat produktif
sesungguhnya mempunyai konsep perencanaan dan pelaksanaa yang cermat
seperti mengkaji penyebab kemiskinan, ketidakdaan modal kerja, dan kekurangan
lapangan kerja, dengan adanya masalah tersebut maka perlu adanya perencanaan
yang dapat mengembangkan zakat bersifat produktif dengan dana zakat tersebut
fakir miskin akan mendapat penghasilan tetap, meningkatkan usaha serta mereka
dapat mengyisihkan penghasilannya untuk menabung. Permasalaham dalam
penelitian ini adalah bagaimana sistem pengelolaan zakat produktif usaha mikro
pada BAZNAS Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif,
informan penelitian berjumlah 6 orang, pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian hasil data tersebut
dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa
sistem pengelolaan zakat produktif usaha mikro yang dilakukan oleh BAZNAS
Kota Pekanbaru merupakan fungsi manajemen yaitu proses perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan, dalam perencanaan pengurus
melakukan studi kelayakan dengan memaksimalkan pengurus zakat menetapkan
jenis usaha produktif dan menciptakan produktif atau usaha masyarakat,
kemudian tersusunnya pengorganisasian yang sesuai dengan tugas nya, dan
pelaksanaan yang memaksimalkan bimbingan dan penyuluhan kepada mustahiq
dengan pengawasan yang dilakukan secara langsung kepada mustahiq.
Kata Kunci : Sitem, Pengelolaan, Zakat Produktif, Usaha Mikr
STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITSI NOMOR 56/PUU XIII/2015 DALAM PENGUJIAN UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2002 TENTANG GRASI SEBAGAIMANA TELAH DIUBAH DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 2010 TENTANG GRASI YANG DIBERIKAN OLEH PRESIDEN
MUHAMMAD RAMADHAN :NASUTION,2016.ABSTRAKSTUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAHKONSTITUSI NOMOR 56/PUUXIII/2015DALAM PENGUJIANUNDANG-UNDANG NOMOR 22TAHUN 2002 TENTANG GRASISEBAGAIMANA TELAH DIUBAHDENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR5 TAHUN 2010 TENTANG GRASIYANG DIBERIKAN OLEH PRESIDEN.Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala(V,53) PP., bibl., app.(Prof. Dr. Husni Jalil., S.H., M.Hum)Unsur Pasal 11 ayat (1) dan (2) tidak mencerminkan kepastian hukumsehingga bertentangan dengan ketentuan Pasal 28D ayat (1) Undang-UndangDasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi: setiap orangberhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adilserta perlakuan yang sama di hadapan hukum.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengujian Undang-Undang 22Tahun 2002 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun2010 tentang grasi. Pasal 11 ayat (1) dan (2) bertentangan dengan beberapa pasalyang terdapat di Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.Untuk memperoleh data dalam skripsi ini, metode penelitian yangdigunakan adalah metode penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yangdilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan pustaka atau data sekunder. Bahanbahantersebutkemudian disusun sistematis, dikaji, kemudian ditarik kesimpulandalam hubungannya dengan masalah yang akan dikaji.Berdasarkan hasil analisis mengenai pengujian Undang-Undang Grasi,prinsip negara hukum tidak boleh ditegakkan dengan mengabaikan prinsip-prinsipdemokrasi yang diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945. Oleh karena itu, perlu ditegaskan pula bahwa kedaulatan beradaditangan rakyat yang dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar NegaraRepublik Indonesia Tahun 1945 (constitutional democracy) yang diimbangidengan penegasan bahwa Negara Indonesia adalah Negara hukum yangberkedaulatan rakyat atau demokratis (democratische rechtstaat).Disarankan masalah pemberian grasi dalam Undang-Undang Grasi diatursecara tegas pengaturannya. Karena pemberian grasi selalu dibayangiketidakjelasan ukuran objektif bagi penerima grasi
IMPLEMENTASI USAHA BUMKep TUAH SERANTAU DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA DITINJAU MENURUT EKONOMI SYARIAH DI KEPENGHULUAN RANTAU BAIS KECAMATAN TANAH PUTIH KABUPATEN ROKAN HILIR
ABSTRAK
Muhammad Ramadhan, (2021): Implementasi Usaha BUMKep Tuah
Serantau Dalam Meningkatkan
Pendapatan Asli Desa Ditinjau Menurut
Ekonomi Syariah di Kepenghuluan
Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih
Kabupaten Rokan Hilir.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pengamatan penulis mengenai
implementasi usaha BUMKep di Kepenghuluan Rantau Bais yang belum
memberikan sumbangsih maksimal terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa
sehingga tidak dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Rumusan
masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana implementasi usaha BUMKep
dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Kepenghuluan Rantau Bais
Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir. Apakah kendala dalam
implementasi usaha BUMKep dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa di
Kepenghuluan Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir.
Bagaimana tinjauan Ekonomi Syariah terhadap implementasi usaha BUMKep
dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Kepenghuluan Rantau Bais
Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang berlokasi di
Kepenghuluan Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir.
Penelitian ini bersifat penelitian kualitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini
berjumlah 8 orang pengurus BUMKep, 17 orang perangkat Desa dan 4.963 orang
masyarakat Desa. Total populasi berjumlah 4.988 orang. Teknik pengambilan
sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan
sampel berjumlah 16 orang. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara,
observasi, studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Metode analisa yang
digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, analisis data dilakukan
melalui beberapa tahapan yakni reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan
penarikan kesimpulan.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa:
Implementasi usaha BUMKep Tuah Serantau belum memberikan hasil yang
maksimal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa sehingga tidak dapat
dirasakan langsung oleh masyarakat. Kendala pelaksanaannya adalah kapasitas
manajerial, sumber daya manusia (SDM), sikap dan kecenderungan pengurus,
komunikasi antarorganisasi. Menurut tinjauan Ekonomi Syariah sikap dan
kecenderungan (perilaku) pengurus dalam mengelola merupakan hal yang
bertolak belakang dengan konsep ekonomi Islam.
Kata Kunci: BUMDes, Pendapatan Asli Desa, Konsep Ekonomi Islam
Chemical constituents and biological activities of scaph/ummacropodum (miq.) beumee and sap/umbaccatum (roxb.) / Laode Muhammad Ramadhan Al Muqarrabun
The stem barks of Scaphium macropodum, known as Kembang Semangkuk Jantung (Malay), and Sapium baccatum, known as Ludai (Malay), have been investigated for their phytochemical and pharmacological properties. Several chromatographic techniques were used to separate the chemical compounds including Vacuum Liquid Chromatography (VLC), Radial Chromatography (Rf') and Column Chromatography (CC). A new sesquiterpene named malayscaphiol (8M4) along with two lupane triterpenes, lupeol (8Ml) and lupenone (8M2) and stigmasterol (SM3), were successfully isolated from the stem bark of S. macropodum, while a new triterp ene, malaytaraxcrate (8B3), along with two oleanane triterpenes, taraxerol (SBl) and taraxerone (882), docosyl trans-isoferulate (8B4) and docosanoic acid-2',3'dihydroxypropyl
ester (8B5) were identified from the stem bark of S. baccatum. The structures of the compounds were determined using several spectroscopic methods, i.e. mass spectrometry (MS), UV-Vis, FT-IR, 10 and 2D NMR including HMQC, HMBC, COSY and NOESY. Several isolated compounds were subjected to cytotoxicity and anti-cholinesterase (anti- AChE) assays to identify their biological
properties. Six compounds i.e. 8Ml, 8M2, 8M3, 8B2, 8B4 and SB5 were subjected to cytotoxicity assay. All the tested compounds demonstrated weak anti-cancer activity against HT-29 and MDA-MB cell lines, with SMI and 8M2 exhibited the strongest cytotoxicity among the tested compounds against HT-29 and MDA-MB, respectively. Only 8Ml showed toxic effect towards normal cell line (3T3) with ICso of 38.92 ug/ml., For anti-AChE assay, three compounds were tested i.e. SMl, SM2 and SB2. All the tested compounds exhibited insignificant anti-AChE activity at
concentration of 1000 ug/ml., The ICso of the tested compounds could not be determined, because there was only one data point available in this test. Their antiAChE activity were significantly lower than the standard tacrine (ICso== 25 ug/ml.)
Pengaruh kompetensi, kinerja,independensi dan pengalaman auditor internal terhadap kualitas audit pada perusahaan swasta dan BUMN di Jakarta/Muhammad Ramadhan Arif
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh antara kompetensi, kinerja, independensi, dan pengalaman auditor internal terhadap kualitas internal audit. Untuk mencapai tujuan tersebut, kuesioner adalah alat penelitian yang dirancang dan didistribusikan kepada 100 (seratus) internal audit yang bekerja diperusahaan swasta dan BUMN di Jakarta. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, kinerja, independensi, dan pengalaman auditor internal berpengaruh positif terhadap kualitas audi
PERAN BANK SYARIAH INDONESIA TERHADAP PERKEMBANGAN SEKTOR UMKM (Studi kasus BSI KCP Sisingamangaraja Cirebon)
Eep Muhammad Ramadhan. NIM. 1908203176. “Peran
Bank Syariah Indonesia Terhadap Perkembangan Sektor UMKM
di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP. Sisingamangaraja Cirebon”.
1444 H/ 2023 M.
Pembiayaan pada UMKM memberikan kontribusi yang besar
terhadap peningkatan kinerja bank bank syariah. Peran pembiayaan
UMKM sudah sesuai dengan peran utama bank syariah sebagai lembaga
perantara keuangan, menghimpun dana dari masyarakat dan
menyalurkan dalam bentuk pembiayaan. Seperti halnya di BSI KCP
Sisingamangaraja Cirebon sudah menjalankan tugasnya sebagai
penghimpun dana masyarakat dan penyalur dana yang tentunya akan
disalurkan kembali kepada masyarakat. Bisa dalam bentuk KPR, Mitra
Guna, Cicilan Emas atau pembiayaan lainnya seperti KUR dan Non
KUR.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana
peranan Bank Syariah Indonesia KCP Sisingamangaraja Cirebon dalam
memberikan kontribusi mengembangkan sektor UMKM dengan
membantu menyediakan modal kepada nasabah yang ingin
mengembangkan usahanya di sektor UMKM, serta bagaimana bentuk
edukasi dan motivasi yang telah disediakan oleh pihak BSI KCP
Sisingamangaraja Cirebon untuk para nasabah UMKM mendapatkan
dukungan agar mampu mengembangkan usahanya dengan maksimal.
Jenis penelitian yang dilakukan penulis merupakan penelitian
lapangan yang menggunakan metode kualitatif, sedangkan tekhnik
pengumpulan data penelitian dikumpulkan melalui wawancara,
observasi, dokumentasi, buku, artikel jurnal dan kemudian dianalisis
dengan metode deskriptif.
Hasil analisis penelitian yang dilakukan sesuai dengan rumusan
masalah yaitu: (1) Peranan BSI KCP Sisingamangaraja terkait dengan
bantuan permodalan memiliki beberapa tahapan, yaitu: Tahap
mengumpulkan dokumen, validasi, proses pembiayaan, survey lapangan,
komite, akad, pencairan, maintenance dan pelunasan. (2) Peranan BSI
KCP Sisingamangaraja Cirebon terkait dengan edukasi dan motivasi
terhadap UMKM belum berjalan dengan maksimal. BSI KCP
Sisingamangaraja Cirebon sejauh ini belum mengadakan program
pembinaan UMKM untuk mengedukasi seberapa besar penting dan
potensi untuk mengembangkan UMKM. Kemudian, BSI KCP
Sisingamangaraja Cirebon sejauh ini juga belum mengadakan pelatihan
dan digitalisasi ke pelaku UMKM sebagai bentuk motivasi yang
disediakan oleh pihak BSI.
Kata kunci: BSI, Pembiayaan, UMKM
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
