8 research outputs found
NILAI PROFETIK DALAM NOVEL MUHAMMAD: LELAKI PENGGENGGAM HUJAN KARYA TASARO GK (STRUKTURAL SEMIOTIK)
NILAI PROFETIK DALAM NOVEL MUHAMMAD: LELAKI PENGGENGGAM HUJAN KARYA TASARO GK
(Struktural Semiotik)
Muhammad Jalalludin
Universitas Negeri Jakarta
[email protected]
ABSTRAK
Novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan karya Tasaro GK menceritakan dua kisah, yakni kisah Nabi Muhammad saw. dan kisah seorang lelaki Persia bernama Kashva. Dikisahkah bahwa Kashva pergi mencari lelaki yang kelahirannya telah dijanjikan oleh banyak kitab suci sebagai nabi baru yang akan membawa rahmat manusia dan semesta alam. Di tengah-tengah kisah pencarian itulah terselip kisah Nabi Muhammad saw. Dari kisah-kisah tersebutlah tersimpan pesan profetik berupa nilai humanisasi (amar ma’ruf), nilai liberasi (nahi munkar), dan transendensi (tu’minu billah). Penelitian ini membahas ketiga nilai profetik tersebut dengan tinjauan struktural semiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai profetik dalam novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan karya Tasaro GK ditinjau dari struktur novel dan semiotik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi model Philipp Mayring kategori deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya nilai profetik yang terdapat dalam novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan karya Tasaro GK yang peneliti temukan sebanyak 52 kutipan. Kutipan itu tersebar dalam beberapa nilai profetik, yakni nilai humanisasi sebanyak 24 kutipan, nilai liberasi sebanyak 12 kutipan, dan nilai transendensi sebanyak 17 kutipan. Ketiga nilai tersebut kemudian dikaji kembali berdasarkan tinjauan struktural semiotik. Adapun rincian secara tinjauan struktural ditemukan 7 kutipan pada alur, 15 kutipan pada latar, dan 30 kutipan pada penokohan. Sedangkan untuk tinjauan semiotik ditemukan 18 kutipan pada ikon, 15 kutipan pada simbol, dan 18 kutipan pada indeks.
Kata kunci: novel Muhammad, nilai profetik, struktural, semiotik
************
THE PROPHETIC VALUE IN THE NOVEL MUHAMMAD: LELAKI PENGGENGGAM HUJAN BY TASARO GK
(Structural Semiotic)
Muhammad Jalalludin
Universitas Negeri Jakarta
[email protected]
ABSTRACT
The novel of Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan by Tasaro GK tells two stories, namely the story of the Prophet Muhammad and the story of a Persian man named Kashva. It is said that Kashva went to find a man whose birth was promised by many scriptures as a new prophet who would bring grace to mankind and all the universe. In the middle of the search story, the story of the Prophet Muhammad was tucked. From these stories, prophetic messages are stored in the form of the value of humanization (amar ma'ruf), the value of liberation (nahi munkar), and transcendence (tu'minu billah). This study discusses the three prophetic values with a semiotic structural review. This study aims to determine the prophetic value in the novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan by Tasaro GK in terms of the novel and semiotic structure. This study used a qualitative approach with the content analysis method of the deductive Philipp Mayring model. The results of this study indicate that there is a prophetic value contained in the novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan by Tasaro GK, which the researcher found as many as 52 citations. The quotations are spread over several prophetic values, namely the humanization value of 24 quotations, 12 quotations of liberation value, and 17 transcendent values. The three values are then reviewed based on a semiotic structural review. As for the structural review details, there were 7 quotes in the flow, 15 quotes in the background, and 30 quotes on characterizations. Meanwhile, for the semiotic review, it was found 18 quotes on icons, 15 quotes on symbols, and 18 quotes on the index.
Keywords: novel of Muhammad, prophetic value, structural, semiotic
KEBIJAKAN PEMERINTAHAN JALALLUDIN MUHAMMAD AKBAR DI INDIA TAHUN 1556-1605 M
Kedatangan bangsa Mughal di India membawa perubahan sistem
pemerintahan yang berjalan di India dengan adanya akulturasi dari budaya Hindu
dan Islam, pengaruh kepemimpinanya terlihat ditahun 1556-1605 M. Tahun 1556-
1605 M merupakan masa keemasan Mughal dibawah Jalallaludin Muhammad
Akbar. Kebijakan pemerintahan Mughal di India dibawah Akbar dapat dikatakan
berhasil baik dari segi politik, sosial-ekonomi, agama dan seni. Mughal
merupakan kerajaan bercorak agama Islam, hal ini merupakan suatu prestasi yang
besar dimana negara Islam Mughal dapat berdiri dan menjadi penguasa terbesar di
negara berdominasi agama Hindu dan menyatukan antara dua budaya kedalam
satu wadah pemerintahan.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah latar belakang dari kebijakan
kepemimpinan Jalalludin Muhammad Akbar, kebijakan yang dijalankan di India
dan dampak dari kebijakan pemerintahan Akbar pada tahun 1556-1605 M. Tujuan
dari penelitian ini mengkaji secara mendalam kepemerintahan Jallaludin
Muhammad Akbar yang dilihat dari kebijakan yang dijalankan dari berbagai
bidang yaitu bidang politik, sosial, ekonomi, agama, seni-budaya serta dampak
kebijakan yang dijalankan di India. Manfaat penelitian ini digunakan sebagai
referensi bacaan guna menambah wawasan kesejarahan tentang kebijakan
pemerintahan Jalalludin Muhammad Akbar di India tahun 1556-1605 M dan bagi
peneliti memberi pengalaman serta mengasah kemampuan dalam menulis karya
Ilmiah.
Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah, yang terdapat
empat langkah yaitu Heuristik, Kritik, Interpretasi, dan Historiografi. Penulis
menggunakan pendekatan sosiologi politik serta teori struktural fungsional dalam
mengkaji penelitian in
Effect of difference salinity on growth quality, survivality and flesh diameter of Red Tilapia (Oreochromis sp)
Oreochromus .sp or also known as Red Tilapia is freshwater fish that always been cultured in world. A one month’s research was conducted in glass tanks with Ninety fish of tilapia (Oreochromus .sp) same size were selected for analysis of the effect of difference salinity on growth quality, survivality and flesh quality in Red Tilapia. Each fish was measured growth quality, survivality and flesh quality in Red Tilapia (Oreochromis sp) in different salinity which is 0 ppt, 15 ppt and 32 ppt. The fish were put directly into the three different salinity of water. Each fish was weight for every week to observe the weight increase, the number of mortality and diameter of flesh also recorded. Result for survivality shows that most high survivality rate is fish in tank 15 ppt with survival rate is 75% and the lowest is at 32 ppt with 0% survival rate. This result was same with the growth rate and diameter of flesh. The relative growth rate was for 0 ppt and in 15 ppt shows the highest with . Both treatments show the almost same flesh diameter but treatment with 15 ppt shows the highest diameter 1.8 cm compared to 0 ppt is 1.7 cm. This shows that 15 ppt is best growth factor in this experiment. The experiment were conducted with the same dissolved oxygen, pH of the water, volume and also the temperature because any difference of this will cause the mortality and also the growth rate of the fish been effected. Obstacles or obstacles during or during the study can also be minimized by using the right steps
INTENSIFIKASI PENGGUNAAN ENERGI TERBARUKAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI BERKELANJUTAN DI INDONESIA
ABSTRAK
Energi terbarukan lebih banyak dimanfaatkan untuk menghasilkanlistrik mengingat listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting baik sebagai penerangan dirumah-rumah maupun untuk menggerakkan industri. Hal ini menjadi tantangan besar bagi Indonesia ketika dihadapkan pada kondisi dimana sebagian besar penyediaannya masih bergantung pada energi fosil dan pengembangan sumber–sumber energi terbarukan masih sangat terbatas. Pada tugas akhir ini akan dirancang Desain Dan Implementasi Thermoelektrik Modul Pada Sistem Hybrid Kendaraan Bermotor. Pada prinsipnya perancangan ini merupakan inspirasi dari pemanfaatan energi terbarukan, knalpot sebagai sumber panas yang ada, merupakan daya yang bisa di manfaatkan sekaligus untuk mengembangkan kebutuhan energi terutama energi terbarukan Energi listrik yang dihasilkan merupakan tegangan searah sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tegangan untuk mengisi ulang aki. Rata- rata daya yang dihasilkan oleh spull motor pada saat motor hidup adalah sebesar 6.770 watt dan Rata- rata daya yang dihasilkan oleh thermoelectric adalah sebesar 2.536 watt. Waktu yang dibutuhkan untuk mencharger aki 12V 3.5Ah dengan sumber tegangan yang berasal dari spull motor dibutuhkan selama 6.20 jam mulai dari kosong hingga penuh, dengan penambahan thermoelectric waktu pengisian aki mulai dari kosong hingga penuh dibutuhkan waktu selama 4.51 jam
Implementasi Teknik Distraksi Guided Imagery Terhadap Tingkat Ansietas pada Pasien Pre Operasi Apendisitis di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Sulawesi Tengah: Implementation of Guided Imagery Distraction Techniques on the Level of Anxiety In Pre-Patients Appendicitis Operation in A General Hospital Undata Region, Central Sulawesi
Apendisitis merupakan peradangan pada apendiks vermiformis. Apendisitis menyebabkan nyeri abdomen akut dan memerlukan tindakan bedah segera untuk mencegah komplikasi. Penyumbatan akan menyebabkan lumen usus buntu terhambat, sehingga bakteri menumpuk di usus buntu dan menyebabkan peradangan akut dengan perforasi dan pembentukan abses. Jenis penelitian studi kasus ini yang digunakan merupakan penelitian studi kasus deskriptif dengan pendekatan desain wawancara, observasi, dan pengambilan data sekunder. Diharapkan hasil yang didapatkan oleh peneliti adalah dapat mengetahui hasil implementasi teknik destruksi guided imagery terhadap tingkat ansietas pada pasien pre operasi apendisitis. Hasil penelitian yang dilakukan pada Ny.F ditemukan hasil klien mengatakan rasa khawatir yang iya rasakan mulai berkurang dengan data objektif yaitu wajah klien nampak cemas, tanda tanda vital: TD: 120/80 mmHg, N: 70x/ menit, S:36.5 C, R:20x/menit, SpO2 : 99%. dan implementasi hari ke dua Hasil : klien mengatakan suda merasa legah dan nyaman data objektif yaitu wajah klien nampak cemas, tanda tanda vital: TD: 110/80 mmHg, N:75x/ menit, S: 36.2 C, R: 20x/menit, SpO2 : 99%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa adanya penurunan tingkat ansietas setelah di lakukan implementasi teknik distraksi guided imagery. Pada hari pertama klien mengatakan rasa khawatir yang iya rasakan suda berkurang. dan pada hari kedua di lakukan implementasi klien mengatakan suda merasa legah dan nyaman
Analysis of Economic Policy During the Time of Sultan Jalaludin Akbar in the Mughal Empire
Based on the background and scope as stated above, the researchers identified the problems to be studied in this paper, including the following: What is the background of the policies of the government of Jalalludin Muhammad Akbar in India in 1556-1605 AD and What is the economic policy strategy of Jallaludin Muhammad Akbar in India in 1556-1605 AD, Based on the formulation of the problem above, the objectives to be achieved by researchers in writing this paper are: 1) Assess the role of Jallaludin Muhammd Akbar in carrying out the economic policies of the government of the Mughal Empire in India in 1556-1605 AD In this study the authors used historical research methods. The historical method is the process of examining and critically analyzing past records and legacies (Gottschalk, 1985:32). The historical method has four steps in conducting historical research, namely (1) Heuristics, (2) Historiography. (3) critic, (4) Interpretation Agriculture and Trade Sector the Mughal economic system was based on agriculture and trade. communication between farmers regulated by the government in a good way. Taxation Council (1) high taxes given to high officials of the Mughal Empire, (2) Taxeslow for farmers. Tax collection is usually in the form of land tax and property tax (Ownership of goods) The conclusion in my paper is that regarding King Jalalludin Akbar, his economic policies are closely related to being based on the political and social policies that existed in the Mughal dynasty. poor people do not object to economic policies, but object to other policies, high tolerance with normal taxes makes economic policies run smoothly even though removing the jizyah policy but jalaludin agung can still reach its peak of glory with agriculture and its export trade to various region
Analysis of Economic Policy During the Time of Sultan Jalaludin Akbar in the Mughal Empire
Based on the background and scope as stated above, the researchers identified the problems to be studied in this paper, including the following: What is the background of the policies of the government of Jalalludin Muhammad Akbar in India in 1556-1605 AD and What is the economic policy strategy of Jallaludin Muhammad Akbar in India in 1556-1605 AD, Based on the formulation of the problem above, the objectives to be achieved by researchers in writing this paper are: 1) Assess the role of Jallaludin Muhammd Akbar in carrying out the economic policies of the government of the Mughal Empire in India in 1556-1605 AD In this study the authors used historical research methods. The historical method is the process of examining and critically analyzing past records and legacies (Gottschalk, 1985:32). The historical method has four steps in conducting historical research, namely (1) Heuristics, (2) Historiography. (3) critic, (4) Interpretation Agriculture and Trade Sector the Mughal economic system was based on agriculture and trade. communication between farmers regulated by the government in a good way. Taxation Council (1) high taxes given to high officials of the Mughal Empire, (2) Taxeslow for farmers. Tax collection is usually in the form of land tax and property tax (Ownership of goods) The conclusion in my paper is that regarding King Jalalludin Akbar, his economic policies are closely related to being based on the political and social policies that existed in the Mughal dynasty. poor people do not object to economic policies, but object to other policies, high tolerance with normal taxes makes economic policies run smoothly even though removing the jizyah policy but jalaludin agung can still reach its peak of glory with agriculture and its export trade to various region
Perhitungan Rating Circuit Breaker Menggunakan Software ETAP Pada Gardu Induk 150/20 KV
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya arus hubung singkat antara simulasi pembangkit listrik ETAP 12.6 dan kesesuaian rating pemutus arus 150/20 kV gardu induk Mataram. Subjek penelitian ini adalah gangguan hubung singkat pada GI Mataram 150/20 kV. Penelitian ini menggunakan simulasi software ETAP Power Station 12.6. Berdasarkan hasil penelitian, hasil simulasi arus hubung singkat pembangkit listrik ETAP 12.6 pada tiga kondisi antara lain kondisi gangguan arus hubung singkat tertinggi sebesar 11,451 kA dari salah satu fasa ke ground, 9,125 kA antar fasa dan terakhir 10,466 kA untuk arus gangguan hubung singkat tiga fasa. Hasil perhitungan arus hubung singkat selanjutnya dijadikan indikator untuk mengetahui sinkronisasi kapasitas pemutus arus hubung singkat (Gardu Induk Mataram 150/20 kV). Ternyata selisih rating pemutus arus yang terpasang (existing) lebih besar, yaitu sebesar 40 kA untuk yang terpasang dibandingkan hasil pemilihan rating pemutus arus berdasarkan hasil simulasi dikalikan faktor keamanan 1,2, sehingga diperoleh hasil sebesar 13.741 kA. Dapat disimpulkan bahwa Gardu Induk Mataram 150/20kV telah terpasang kapasitas sinkron sesuai kebutuhan proses operasional.
Kata Kunci: kapasitas pemutus tenaga, arus hubung singkat, simulasi ETAP 12.6, kuantitati
