1,720,981 research outputs found

    PERENCANAAN PEMBUATAN APLIKASI MOBILE BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MATERI ELEKTRONIKA DIGITAL KELAS X PROGRAM STUDI KEAHLIAN ELEKTRONIKA INDUSTRI DI SMK

    Get PDF
    Muhammad Afifudin, Perencanaan Pembuatan Aplikasi Mobile Berbasis Android Sebagai Media Pembelajaraan Interaktif Untuk Materi Elektronika Digital Kelas X Program Studi Keahlian Elektronika Industri di SMK Komprehensif, Jakarta, Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Karya Komprehensif ini memiliki tujuan untuk merancang Aplikasi Mobile Berbasis Android Sebagai Media Pembelajaraan Interaktif yang mempermudah siswa untuk belajar melalui android pintar tanpa harus bertemu tatap muka dengan guru. Media ajar ini menjadi salah satu bentuk media belajar yang mempermudah siswa dalam mengakses materi ajar. Berbagai kelebihan dari media ajar ini yakni peningkatan hasil belajar serta retensi, mengakomodasi banyak gaya belajar yang variatif yang disukai siswa, efektif pada berbagai taksonomi tujuan pembelajaran, membangkitkan motivasi, memfasilitasi interaktif dan individualisasi, keajegan, serta mengendalikan proses pembelajaran. Penggunaan media software mobile learning pada pembelajaran dapat menunjang pemahaman siswa dan memupuk sikap serta budaya yang positif bagi siswa terhadap konten pembelajaran. ***** Muhammad Afifudin, Manufacturing Planing an Android-Based Mobile Application as an Interactive Learning Media for Class X Digital Electronics Material, Industrial Electronics Skills Study Program at Comprehensive Vocational School, Jakarta, Electronics Engineering Education Study Program, Faculty of Engineering, Jakarta State University. This Comprehensive Paper is to design and build an Android-Based Mobile Application as an Interactive Learning Media that makes it easier for students to learn through smart androids without having to meet face-to-face with teachers. This learning media is a form of learning media that makes it easier for students to access teaching materials. The various advantages of this teaching medium are improving learning outcomes and retention, accommodating many varied learning styles that students like, being effective in various taxonomy of learning objectives, generating motivation, facilitating interaction and individualization, persistence, and controlling the learning process. The use of mobile learning software media in learning can support student understanding and foster a positive attitude and culture for students towards learning content

    PENGARUH PERGESERAN MATAHARI TERHADAP WAKTU SHALAT

    Get PDF
    MUHAMMAD AFIFUDIN (O7310022) : Pengaruh Pergeseran Matahari terhadap Waktu Shalat Matahari merupakan benda angkasa yang mempunyai cahaya sendiri.Oleh karena itu, matahari mempunyai peranan sangat penting, antara lain sebagai sumber cahaya dan panas bagi planet-planet di sekitarnya termasuk planet bumi, sehingga kehidupan manusia, tumbuhan dan hewan di planet bumi dapat berlangsung. Selain sebagai sumber panas dan cahaya, matahari mempunyai peranan penting lainnya, yaitu sebagai pengatur variasi iklim dan cuaca di muka bumi, sehingga memungkinkan terjadinya variasi kehidupan di muka bumi termasuk dalam permasalahan ibadah shalat. Dari latar belakang masalah diatas menimbulkan rumusan masalah: 1).Bagaimana sejarah perkembangan ilmu astronomi dalam ibadah shalat?; 2).Bagaimana peran astronomi dan korelasinya terhadap penentuan waktu shalat menurut nash?; 3).Bagaimana pengaruh pergeseran posisi matahari dalam penentuan waktu shalat?. Adapun tujuan penelitian dari skripsi ini adalah sebagai berikut: 1).Untuk mengetahui sejarah perkembangan ilmu astronomi dalam ibadah shalat; 2).Untuk mengetahui peran astronomi dan korelasinya terhadap penentuan waktu shalat menurut nash; 3).Untuk nmengetahui pengaruh pergeseran posisi matahari dalam penentuan waktu shalat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan studi kepustakaan (library research) yang berkaitan dengan permasalahan diatas. Dari hasil penelitian tersebut dapat penulis simpulkan bahwa sejarah perkembangan ilmu astronomi akan membantu manusia untuk memahami benda-benda langit dan juga untuk mengetahui posisi matahari kemudian bisa dijadikan alat untuk menentukan waktu shalat, Ilmu astronomi juga memiliki peran yang sangat signifikan dalam penentuan waktu shalat, Akibat pergerakan semu matahari 23,5° ke Utara dan 23,5° ke Selatan selama periode 1 tahun, waktu-waktu tersebut bergesar dari harikehari. Akibatnya saat waktu shalat juga mengalami perubahan. Oleh sebab itulah jadwal waktu shalat disusun untuk kurun waktu selama 1 tahun dan dapat dipergunakan lagi pada tahun berikutnya.Selain itu posisi atau letak geografis serta ketinggian tempat juga mempengaruhi kondisi-kondisi tersebut di atas

    MANAJEMEN MASJID NURUL HUDA DI DALAM KEGIATAN KEAGAMAAN DESA BANJAR AGUNG KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

    Get PDF
    Abstrak MANAJEMEN MASJID NURUL HUDA DI DALAM KEGIATAN KEAGAMAAN DI DESA BANJAR AGUNG KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Oleh : MUHAMMAD AFIFUDIN Bagi umat Islam, Masjid sebenarnya merupakan pusat segala kegiatan ibadah. Kegiatan ibadah ini mempunyai arti luas, tidak semata-mata tempat shalat dan mengaji, tapi untuk segala kegiatan yang bisa membawa kemaslahatan dunia dan akhirat. Ceramah, diskusi, kajian, dan pelatihan agama, sosial dan budaya serta iptek bisa di lakukan di masjid, sedemikian pentingnya arti dan peranan masjid bagi umat islam, maka sudah sewajarnya pengelolaan atau manajemen masjid harus di perhatikan dan di tingkatkan lagi.Mengelola masjid pada zaman sekarang ini membutuhkan ilmu dan keterampilan manajemen, pengurus Masjid harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Masjid yang di kelola secara baik akan membuahkan hasil yang baik, perlunya manajamen program kegiatan agar mampu mencapai tujuan yang di inginkan oleh takmir, sehingga dalam memakmurkan masjid sangat di perlukan yakni suatu ilmu dan seni bagaimana mengelola suatu masjid dengan menerapkan Ilmu Manajemen yang tepat guna untuk membantu pengurus dalam meningkatkan Masjid menjadi lebih baik dan berkualitas.Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana manajemen Masjid Nurul Huda di desa Banjar Agung dalam melaksanakan kegiatan keagamaan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan latar alamiah dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan telah dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode yang ada dan menggunakan metode observasi, interview, dan dokumentasi sebagai pelangkap. Sedangkan penelitian ini menggunakan populasi dan sampel, populasi berjumlah 9 orang, dan pengambilan sampel di lakukan tentang persamaan akan judul ini yaitu 4 orang ketua takmir Masjid, dan pengurus bidang pendidikan dakwah serta pengurus bidang peringatan Hari Besar Islam (PHBI).Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen Masjid Nurul Huda di Desa Banjar Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan sudah cukup efektif dan efisien, hanya saja masyaraktnya belum masksimal untuk mendukung kegiatan keagamaan yang ada di Masjid Nurul Huda, disebaabkan karena mayoritas masyarkat bekerja dari pagi hingga sore hari, sehingga mereka lebih mementingkan bekerja untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari dibandingkan datang untuk memakmurkan Masjid. . Kata Kunci : Manajemen, Masjid, Kegiatan Keagama

    MUHAMMAD AFIFUDIN DIMYATHI’S CONTRIBUTION IN THE DEVELOPMENT OF AL-QUR’AN SCIENCE AND TAFSIR IN INDONESIA

    Get PDF
    Discussions about the history of Qur’an knowledge and tafsir development in Indonesia have not been prevalent recently. It is less lively than discussing Western ideas from Indonesian students studying in the West. However, at the same time, Middle Eastern alumni are now emerging who do not directly offset the spread of Western thought in this country. For this reason, this research discusses the analysis of the role and contribution of Muhammad Afifudin Dimyathi (Gus Awis) in the science of the Qur’an and Tafsir in Indonesia. Thus, this research aims to show and explain some of Gus Awis contributions to the history of the development of Qur’an science and Indonesian exegesis in modern times. This research uses descriptive qualitative methods with primary and secondary data sources. Primary sources were taken from books by Gus Awis, and secondary sources were taken from books, journal articles, and manuscripts related to the theme of this research. The results of this research state that Gus Awis contribution to the history of the development of the science of the Qur’an and tafsir in Indonesia, including (1) the conception of us}ūl al-tafsīr, (2) the collection of tafsir books from the 1st to the 15th centuries H, and ( 3) New colors in the interpretation of the Qur’a

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK NEGERI 2 WONOSARI Jl. KH. AgusSalim No. 17, Ledoksari, Kepek,Yogyakarta 55813Telp (0274) 391019, 392454

    No full text
    Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu mata kuliah yang wajib ditempuh oleh setiap mahasiswa S1, dengan program studi kependidikan. Pelaksanaan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini memiliki misi untuk menyiapkan dan menghasilkan tenaga kependidikan (calon guru) yang memiliki nilai, sikap, pengetahuan dan ketrampilan pedagogik yang profesional. Tempat yang menjadi lokasi pelaksanaan PPL UNY 2015 adalah SMK Negeri 2 Wonosari, yang beralamat di Jln. K.H. Agus Salim No.17, Ledoksari, Kepek, Wonosari, Gunungkidul. Kegiatan PPL yang dilakukan meliputi tahap persiapan dan pelaksanaan. Kegiatan persiapan dimulai dengan observasi pembelajaran, konsultasi guru pembimbing dan mempersiapkan perangkat pembelajaran berupa RPP, silabus, modul, buku kerja guru dan media pembelajaran. Dalam pelaksanaan PPL, penulis diberikan tugas oleh guru pembimbing lapangan memberikan materi kompetensi kejuruan “Teknik Pengujian Bahan”. Praktik mengajar dimulai pada tanggal 10 Agustus 2015 sampai dengan 12 September 2015, dengan menerapkan Kurikulum 2013 dan jumlah total 6 jam pelajaran tiap minggu. Dari kegiatan PPL ini mahasiswa mendapat pengalaman nyata dalam belajar bertindak sebagai seorang guru dimulai dari persiapan sampai dengan pengelolaan kelas. Penulis menghimbau SMK N 2 Wonosari untuk menambah sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan proses belajar mengajar, khususnya dalam praktik pengujian bahan alat yang digunakan kurang standarisasi. Selain itu, penulis juga menyarankan pada guru pembimbing untuk meningkatkan kualitas bimbingannya terhadap mahasiswa PPL sehingga setelah melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan mahasiswa benar-benar siap menjadi tenaga pendidik

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore