1,725,036 research outputs found

    Analisa semantik pada kata mawaddah dan derivasinya dalam Alquran

    No full text
    Skripsi ini membahas kata mawaddah dan derivasinya dalam Alquran dengan pendekatan semantik. Kata mawaddah dan derivasinya menjadi kata yang menarik untuk dikaji dengan menggunakan studi semantik. Karena makna kata mawaddah dan derivasinya yang terdapat dalam Alquran belum sepenuhnya terungkap secara jelas. Tidak sedikit orang yang mengartikan kata mawaddah hanya sebatas saling mencintai atau saling menyayangi yang cakupannya hanya pada pasangan suami-istri. Akan tetapi, setelah dieksplorasi, kata mawaddah dan derivasinya memiliki makna yang beragam, berkaitan dengan banyak hal dan memberi petunjuk dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan analisis semantik terhadap kata mawaddah dan derivasinya, mengetahui konsep mawaddah dalam Alquran dan implikasinya dalam kehidupan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif analisis. Maksudnya, memaparkan makna dan mengelompokan ayat-ayat tentang mawaddah dan derivasinya serta mengungkapkan berbagai pendapat ulama/mufassir tentang arti kata mawaddah dan derivasinya dalam Alquran. Sedangkan yang dimaksud analisis dalam hal ini yaitu menggunakan pendekatan semantik untuk menganalisis bentuk-bentuk kata mawaddah dan derivasinya dalam Alquran. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, yang berbentuk library research (penelitian kepustakaan) yang merujuk pada dua sumber, yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primernya ialah Alquran sedangkan sumber sekundernya yaitu apa yang didapat dari data-data atau referensi yang berhubungan dengan penelitian ini dan dianggap perlu. Hasil penelitian ini ialah bahwa berdasarkan analisis semantik, kata mawaddah dan derivasinya memiliki makna dasar mah{abbah (مَحَبَّة) dan tamanniy (تَمَنِّي). Berdasarkan analisis medan semantik, kata mawaddah menempati posisi sentral (focus word). Kata rah{ma>n, rah{i@m dan rah{mah berposisi sebagai kata medium. Sedangkan kata mah{abbah dan ruh{ama> berposisi sebagai kata pheriperal. Analisis medan semantik pada kata mawaddah dan derivasinya dalam Alquran adalah penguraian kata tersebut sebagai posisi sentral dalam Alquran yang maknanya saling berhubungan dan membentuk pola jaringan tertentu. Adapun dari segi makna relasionalnya, terdapat 4 aspek mawaddah yaitu: Pertama, mengenai pelaku atau pemilik mawaddah yakni Allah Swt., orang Mukmin, orang Kafir dan orang Munafik. Kedua, dasar-dasar mawaddah yaitu keimanan, kekufuran, pertemanan, pernikahan, kekerabatan dan kepentingan yang sama. Ketiga, obyek mawaddah yaitu Allah Swt. (Kha@liq), hamba (Makhlu@q), keluarga, teman atau sahabat, dan musuh. Dan keempat, bentuk-bentuk mawaddah yaitu kesetiaan, ketulusan, dan kedermawanan, serta licik (kecurangan), kedengkian, dan pengkhianatan sebagai kebalikannya. Alquran menghendaki manusia untuk menjalin hubungan yang terbingkai mawaddah atas dasar keimanan bukan kekufuran. Sehingga Allah akan melimpahkan mawaddah-Nya kepada mereka berupa kebahagiaan di dunia dan akhirat. akan tetapi jika manusia menjalin hubungan yang terbingkai mawaddah atas dasar kekufuran maka yang akan mereka dapatkan adalah kebahagiaan yang semu dan adzab dari Allah Swt

    UMP lancar Kolej Kediaman Mawaddah berkonsepkan wakaf

    No full text
    PEKAN, 28 April 2023 – Universiti Malaysia Pahang (UMP) kini memiliki penginapan mahasiswa berkonsepkan wakaf yang pertama di Malaysia apabila Kolej Kediaman Mawaddah yang terletak di UMP Pekan siap sepenuhnya dan dilancar hari ini

    Ulfatul Mawaddah Yahya(1910526040) - Review Jurnal.pdf

    No full text
    Review Jurnal oleh Ulfatul Mawaddah Yahya dibuat sebagai tugas mata kuliah Manajemen Pemasaran I

    Kolej Kediaman Mawaddah penginapan pelajar UMP berkonsepkan wakaf

    No full text
    PEKAN, 11 Mac 2021 - Universiti Malaysia Pahang (UMP) bakal memiliki penginapan pelajar berkonsepkan wakaf apabila Kolej Kediaman Mawaddah yang diwujudkan untuk memberi perkhidmatan perlindungan kepada pelajar dalam kalangan anak yatim atau asnaf siap sepenuhnya pada awal tahun depan

    Peranan Badan Penasihat Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Dalam Membentuk Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah Pada Masyarakat Kecamatan Panyabungan Selatan

    No full text
    Penelitian ini mengkaji tentang peranan badan penasihat pembinaan dan pelestarian perkawinan dalam membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Setiap pernikahan pada dasarnya memiliki keinginan dan keinginan itu lebih banyak menjadi pernikahan yang sakinah mawaddah dan warahmah (samawa). Bp4 Panyabungan selatan menyeleggarkan bimbingan nikah bekal pengetahuan buat para calon pengantin agar terbentuknya keluaraga yang harmonis dan keluarga yang samawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Mengetahui peran Bp4 dalam membimbing calon pengantin untuk mewujudkan keluarga yang sakinah mawaddah dan warahmah. 2). Cara atau metode yang dilakukan Bp4 dalam membangun keluarga sakinah mawaddah dan warahmah di Kua desa Tanobato Kecamatan Panyabungan Selatan. Dalam penelitian ini Bp4 sangat berperan penting dalam mewujudkan keluarga yang samawa terutama di desa Tanobato dan sekitarnya termasuk juga desa Lumban Dolok. Dampak dari bimbingan di Kua ini yaitu para calon pasangan dapat memahami dan mengetahui materi bagaimana cata membina keluarga yang baik sesuai agama islam dan dapat meningkatkan kualitas perkawinan dan juga dapat mengurangi angkat perceraian di daerah tersebu

    Mawaddah Residential College for UMP students with the concept of waqf

    No full text
    PEKAN, 11 March 2021 - Universiti Malaysia Pahang (UMP) will have student accommodation with a waqf concept when the Mawaddah Residential College, which is established to provide accommodation to students among the orphans or zakat beneficiaries (asnaf), is fully completed early next year

    RIMAU Virtual Challenge 2021 raises funds of RM28,036 for the development of Mawaddah Residential College UMP

    No full text
    PEKAN, 11 October 2021 – RIMAU Virtual Challenge 2021 organised by Yayasan UMP managed to raise funds amounting to RM28,036 for the development of Mawaddah Residential College in Universiti Malaysia Pahang (UMP) campus in Pekan

    RIMAU Virtual Challenge 2021 kumpul dana RM28,036 untuk pembangunan Kolej Kediaman Mawaddah UMP

    No full text
    PEKAN, 11 Oktober 2021 – RIMAU Virtual Challenge 2021 yang dianjurkan oleh Yayasan UMP berjaya mengumpul dana berjumlah RM28,036 bagi pembangunan Kolej Kediaman Mawaddah di dalam kampus Universiti Malaysia Pahang (UMP) di Pekan

    Al Mawaddah In The Quran (A Thematic Interpretation Perspective)

    No full text
    This writing discusses the interpretation of al-mawaddah from the perspective of the Qur'an. The aim of this research is to understand how al-mawaddah is interpreted from the perspective of the Qur'an. To obtain data, the author conducted data collection through a literature study to understand the concepts of interpreting the term from the perspective of the Qur'an. From the data analysis conducted, the author found that al-mawaddah can be interpreted as "love expressed through attitudes and behaviors similar to obedience as a result of admiration for someone." The interpretation of the word mawaddah is not only associated with the context of marriage. However, after further research, it was found that the word mawaddah also speaks in the context of peace or friendship and even war. From the analysis of the verse on al-mawaddah, we can draw several important conclusions: compassion as the foundation of relationships, emotional involvement in relationships, mutual understanding and self-respect, relationships that understand and respect each party's uniqueness have the potential to develop well, compassion as an expression of love, emphasis on "signs for those who reflect" indicates that loving human relationships are one of the manifestations of Allah's greatness, and humans are invited to reflect and appreciate this blessing. The verse on al-mawaddah teaches that relationships based on love, mutual understanding, and compassion are not only desirable but also a religious mandate. This serves as a guideline for building a society characterized by love and tolerance, creating a peaceful and blessed environment. With this article, the author hopes to present a comprehensive understanding of the meaning of al-mawadda

    The rebranding of Spritzer Pop / Mawaddah Mohamad

    No full text
    Spritzer Pop has long been in the market and for it to be produced and manufactured by a recognized local water producer; it should have been well known throughout the country. Unfortunately, some people do not remember or even known its existence. Although it has been displayed on the shelves along the drinking aisle in the supermarket or in the fridge of a 24-hour mini mart, people seem to ignore the product. According to the observation that has been made, it gives the impression that Spritzer Pop does not have its interest point. Customers do not get attracted to the product. Even the children who are supposed to be the main target audience of Spritzer Pop prefer to have another type of carbonated fruity flavored drinks.This research is made to figure out the reason behind the issue of lack of acknowledgement among customers as well as to gather the needs of this customer in order to increase the market sale of Spritzer Pop. According to “Market Smart: The Best in Age- and Lifestyle-Specific Design”, marketers as well as designers need to follow a few simple rules when marketing to children age 3-8 and teenagers and based on the survey that has been conducted by the researcher, these children and teenagers are the major consumers of Spritzer Pop. The author of the book highlighted among the rules are to understand the specific targets and how they are having a grasp of their cognitive, emotional and social attributes and capabilities; understand how young consumers process information; and how to communicate through visuals
    corecore