1,720,964 research outputs found
PENINGKATAN KINERJA SDM DITREKTORAT RESERSE KRIMINAL KHUSUS MELALUI KUALITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN TEAMWORK SKILL, DALAM KONTEKS PENGALAMAN PENGGUNAAN ICT
Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh kualitas komunikasi interpersonal
dan teamwork skill terhadap peningkatan kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) di
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng, serta peran pengalaman
penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) sebagai moderator dalam
hubungan tersebut. Sebanyak 92 responden dari SDM Direktorat ini dipilih
menggunakan teknik proportionate stratified random sampling untuk mendapatkan
data yang representatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner, yang menilai
persepsi responden terhadap variabel penelitian menggunakan skala interval 1
sampai 5. Analisis data dilakukan dengan menggunakan permodelan persamaan
struktural melalui pendekatan Partial Least Square (PLS) versi 4.0.
Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kualitas komunikasi interpersonal
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan teamwork skill serta
kinerja SDM. Selain itu, teamwork skill juga memberikan kontribusi positif
terhadap kinerja SDM. Lebih lanjut, peningkatan pengalaman menggunakan ICT
ternyata memperkuat pengaruh kualitas komunikasi interpersonal dan teamwork
skill terhadap kinerja SDM. Temuan ini menunjukkan pentingnya memperkuat
kompetensi komunikasi interpersonal dan kolaborasi tim dalam konteks
peningkatan pemanfaatan ICT untuk mengoptimalkan kinerja di unit-unit
kepolisian spesialis. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengelola SDM di
sektor kepolisian untuk mengembangkan strategi peningkatan kinerja yang
integratif, memanfaatkan teknologi informasi, serta memfokuskan pada
pengembangan keahlian interpersonal dan kolaborasi tim.
Kata kunci : kualitas komunikasi interpersonal; teamwork skill; kinerja SDM;
peningkatan pengalaman menggunakan IC
PAGELARAN KARYA TUGAS AKHIR S1 JURUSAN TARI FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA " TARI ANOMAN CAKIL "
Improving The Performance of Human Research Research Directorate Specially Through The Quality of Interpersonal Communication And teamwork Skill, in The Context of Ict Use Experience
Abstract. This study explores the influence of interpersonal communication quality and teamwork skills on improving the performance of Human Resources (HR) in the Directorate of Special Criminal Investigation of the Central Java Regional Police, as well as the role of experience in using Information and Communication Technology (ICT) as a moderator in this relationship. A total of 92 respondents from the HR Directorate were selected using the proportionate stratified random sampling technique to obtain representative data. Primary data were collected through a questionnaire, which assessed respondents' perceptions of the research variables using an interval scale of 1 to 5. Data analysis was carried out using structural equation modeling through the Partial Least Square (PLS) version 4.0 approach. The results of the study indicate that the quality of interpersonal communication has a positive and significant influence on improving teamwork skills and HR performance. In addition, teamwork skills also make a positive contribution to HR performance. Furthermore, increasing experience in using ICT apparently strengthens the influence of interpersonal communication quality and teamwork skills on HR performance. These findings indicate the importance of strengthening interpersonal communication competencies and team collaboration in the context of increasing the use of ICT to optimize performance in specialist police units. This study provides insights for HR managers in the police sector to develop integrative performance improvement strategies, utilizing information technology, and focusing on developing interpersonal skills and team collaboration
Peningkatan hasil belajar matematika melalui pembelajaran Kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) materi Bangun Ruang Kubus dan Balok di kelas V A SD negeri 002 Rantau Pulung
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang
bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui
Model Pembelajaran Kooperatif tipe TGT (Teams Games
Tournaments) pada pelajaran Matematika materi bangun
ruang kubus dan balok tahun pembelajaran 2013/2014.
Usaha yang dilakukan tersebut adalah dengan menerapkan
Model Pembelajaran Kooperatif tipe TGT (Teams Games
Tournament) yang merupakan salah satu bentuk penelitian
tindakan kelas yang menuntut siswa untuk mampu
mengembangkan potensi diri siswa terutama dalam
bekerjasama dalam kelompok. Tujuan penelitian ini adalah
untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Subyek dari
penelitian ini adalah siswa kelas V A SDN 002 Rantau
Pulung yang berjumlah 20 siswa dengan materi yang
diajarkan adalah Volume bangun ruang kubus dan balok.
Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap
siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Nilai hasil belajar
diperoleh dengan menganalisis data berupa nilai tugas
kelompok dan nilai tes hasil belajar tiap siklus. Dari siklus
I sampai dengan siklus II mengalami kenaikan nilai ratarata kelas 32,92 %, dengan ketuntansan belajar 100 %. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
melalui pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games
Tournament), hasil belajar siswa matematika materi bangun ruang kubus dan balok di kelas V A SD Negeri 002 Rantau Pulung mengalami peningkata
PENGARUH FAKTOR PERSONALITY TERHADAP KEAHLIAN END USER COMPUTING (Survey pada Karyawan dan Mahasiswa STMIK Sinar Nusantara Surakarta)
Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui apakah faktor personality
berpengaruh terhadap keahlian End User Computing (EUC) pada karyawan dan
mahasiswa STMIK Sinar Nusantara Surakarta.
Jenis penelitian ini adalah penelitian empiris untuk membuktikan hipotesis.
Populasi yang diambil adalah seluruh karyawan dan mahasiswa STMIk Sinar Nusantara
Surakarta, sebanyak 50 orang karyawan dan 250 mahasiswa. Untuk kepentingan
penelitian semua populasi tidak diambil semuanya sehingga muncul sampel penelitian
sebanyak 20% dari keseluruhan populasi yaitu sebanyak 70 responden terdiri dari 20
orang karyawan yang aktif menggunakan komputer dan 50 orang mahasiswa. Teknik
pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan
data menggunakan metode dokumentasi dan kuesioner atau angket. Data yang diambil
meliputi data tentang faktor-faktor personality yang terdiri dari computer anxiety
(computer fear dan computer anticipation), computer attitudes (pessimism, optimism,
intimidation) dan math anxiety serta keahlian penggunaan komputer (EUC). Analisis
yang digunakan adalah uji coba kuesioner, uji asumsi klasik, metode regresi berganda,
uji t, uji F dan koefisien determinasi (R2
).
Dari hasil analisis diperoleh hasil bahwa: 1) faktor- faktor personality
(computer anxiety, computer attitudes dan math anxiety) berpengaruh signifikan
(positif) terhadap keahlian responden dalam menggunakan komputer (keahlian End
User Computing) terbukti dari hasil uji t (secara parsial) maupun uji F (secara bersama-
sama) semua nilai p -value < 0,05. dan 2) Dari hasil analisis diketahui bahwa variabel
independen ketakutan terhadap komputer (Fear), kesenangan terhadap komputer
(Anticipation), sikap pesimis terhadap komputer ( Pessimism), sikap optimis terhadap
komputer (Optimism), anggapan komputer itu menakutkan ( Intimidation), dan math
anxiety memberikan konstribusi sebesar 58,9% terhadap keahlian komputer (keahlian
End User Computing). Sedangkan sisanya sebesar 41,1% dipengaruhi oleh faktor lain di
luar penelitian
Pengembangan Instrumen Pengukuran Sikap Gotong Royong Siswa Sekolah Dasar
Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui penilaian sikap gotong royongsiswa yang dilakukan guru, Mengetahui pengembangan instrumen pengukuransikap gotong royong antara lain; (a) untuk menentukan indikator apa saja yangtepat untuk menunjukkan nilai gotong royong siswa sekolah dasar, (b) melakukanpembakuan instrument yang valid dan reliabel, hingga pada akhirnya mengetahuikecenderungan sikap gotong royong yang dilakukan dengan instrument yangtelah disusun. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan. Subjekdalam penelitian ini adalah siswa-siswa kelas lima Sekolah Dasar se-Gugus DewiSartika Tegalrejo yang berjumlah dua ratus orang. Analisis data yang digunakanmeliputi analisis Exploratory Factor Anaysis, analisis reliabilitas menggunakanCronbach’s Alpha dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1)penilaian sikap gotong royong yang dilakukan guru belum menggunakaninstrument yang valid dan reliabel. (2) Hasil pengembangan instrument diperolehindikator sikap gotong royong yang dibagi menjadi 6 yaitu; terlibat aktif dalambekerja bakti membersihkan kelas atau sekolah, bersedia melakukan tugas terkaitmata pelajaran tertentu, bersedia membantu teman tanpa mengharap imbalam,aktif dalam kerja kelompok di sekolah, dan menghargai teman di sekolah. Ujivaliditas konstruk terhadap 48 butir dinyatakan valid dan terbagi dalam 18 faktor.(3) Kecenderunagn sikap gotong royong siswa kelas V SD Negeri se-Gugus dewisartika berada pada kategori sedang
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MENGENAL LEMBAGA LEMBAGA NEGARA TINGKAT PUSAT MELALUI METODE DISKUSI KELOMPOK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IV Sekolah Dasar negeri Sewukan dalam memahami lembaga-lembaga negara dalam susunan pemerintah tingkat pusat di Indonesia,yang masih rendah (46% )nilai siswa masih dibawah KKM (7,5)  Permasalahannya pembelajaran yang dilakukan masih bersifat abstrak karena dalam memberikan penjelasan dilakukan secara singkat dan hanya menggunakan satu buku sumber.Hasil diskusi antara pengajar dan teman sejawat dan refleksi terhadap masalah tersebut disepakati bahwa pemecahan masalah akan dilakukan dengan menggunakan metode diskusi kelompok. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Pada masing- masing siklus dilakukan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, dan refleksi. Subyek penelitian menggunakan siswa Kelas IV,Sekolah Dasar Negeri Sewukan semester 2, tahun pelajaran 2015/2016. Hasil penelitian dengan menggunakan metode diskusi kelompok dapat melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran, siswa dapat belajar mengajukan pertanyaan, menghargai pendapat teman, dan belajar bekerjasama dengan teman, hal ini akan berpenagruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa menjadi lebih bai
PENGARUH VARIABEL KEUANGAN PERUSAHAAN (RETURN ON ASSET, EARNING PER SHARE, CURRENT RATIO, DAN FINANCIAL LEVERAGE) TERHADAP UNDERPRICING
This research wa carried out on companies that do the Initial Public Offering (IPO) in the period 2008-2009. With a population of 31 companies and get a sample of 27 companies with the technique of sampling using purposive sampling. In this study tested the hypothesis by using multiple regression and t test. After doing an analysis of 27 companies in initial public offering in 2008 until 2009 are listed in Indonesia Stock Exchange, obtained the results of the calculation of the coefficient of determination (R2) obtained a value 0f 0.170 is in a position of positive mean return on assets (ROA), earning per share (EPS), current ratio (CR), and financial leverage (FL) 1.7% to explain underpricing. Thus 98.3% underpricing is explained by other variables not examined in this study. By using the t test for variable return on assets (ROA), earnings per share (EPS), current ratio (CR), and financial leverage (FL) had no significant influence on underpricing with the test results significantly greater value than the alpha (5%)
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
