1,721,102 research outputs found

    Akibat Hukum terhadap Perceraian yang dilakukan di Luar Pengadilan Agama Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat

    Full text link
    Divorce is not the end of a household life but divorce is the beginning of new problems in domestic life, for couples who live it, this is an obligation for the parties of the couple who live a life full of problems that will be held accountable, one of which is divorce that What happened in Merlung village is a problem that will be discussed here with regard to divorce which is carried out outside the court, this has an impact on the lives of each party, where here it is demanded the rights and obligations of the husband who decides the divorce, will be responsible for his children and wife , as well as joint property. If the divorce is carried out outside this court, it is feared that all of these rights cannot be carried out properly and perfectly, where the rights that are obligations are difficult to implement, because they do not have legal force that binds them, so that these rights cannot be implemented properly. with other rights

    Hubungan Lingkar Lengan Atas (LiLA) dan IMT Sebelum Hamil dengan Pertambahan Berat Badan Selama Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Semarang 2006

    Full text link
    Pertambahan berat badan selama hamil merupakan petunjuk yang penting yang harus diawasi dengan ketat oleh tenaga kesehatan dan ibu yang sedang hamil. berat bayi yang dilahirkan dapat dipengaruhi oleh status gizi baik sebelum ataupun selama hamil. di Puskesmas Bandarharjo Semarang jumlah kunjungan (K4) sebanyak 104 ibu hamil. ibu hamil dengan LiLA =23,5 cm. rata-rata sampel mempunyai IMT 19,75 (standar deviasi 3,03). hasil uji Korelasi Spearman Rank didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara LiLA dengan pertambahan berat badan selama kehamilan (p=0,032) dan hasil uji Korelasi PPM menunjukkan tidak ada hubungan antara IMT sebelum hamil dengan pertambahan berat badan selama kehamilan (p=0,069). disarankan bagi peneliti lain agar melakukan penelitian lanjutan untuk menggali lebih dalam variabel-variabel yang berhubungan dengan pertambahan berat badan selama kehamilan. Kata Kunci: LiLA, IMT, pertambahan berat badan MUAC, BMI Correlation between mid up arm circumference (MUAC) and body mass index (BMI) before pregnancy with weight gain during pregnancy at Puskesmas Bandarharjo Semarang 2006 Weight gain during pregnancy is the important clue which have to be monitored strickly by medician and pregnant woman. the weight of newborn baby can be influenced by nutrition status before or during pregnancy. at Puskesmas Bandarharjo Semarang, the total of visitations (K4) is 104 pregnant women. pregnant women with MUAC = 23,5 cm (57,1%). samplle has BMI 19,75 (sd=3,03) at average. result of Spearman Rank correlation test shows that there is significant correlation between MUAC with weight gain during pregnancy (p=0,032) and result of PPM correlation test shows no correlation between BMI before pregnancy with weight gain during pregnancy (p=0,069). suggested to another researcher to have follow up research for knowing much deeper the variables that have correlation with weight gain during pregnancy. Keyword: weight gai

    Pengaruh pemberdayaan kelompok tani terhadap keberhasilan usaha tani telaga batak di Desa Telaga Pulang Kabupaten Seruyan

    Full text link
    Pemberdayan kelompok tani merupakan suatu hal yang yang penting ditegah permasalahan pertanian serta ketidak berdayaan petani dalam pembangunan usaha taninya. Adanya pemberdayaan diharapkan mamapu meningkatkan potensi yang di miliki oleh kelompok tani, terutama dalam mengatasi permasalahan seperti daya tawar yang cenderung lemah, akses permodalan yang masih terbatas serta tingkat pendidikan petani yang masih rendah. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui berapa besar pemberdayaan kelompok tani terhadap keberhasilan usaha tani telaga batak di desa telaga pulang kabupaten seruyan. Maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalahbagaimana pengaruh pemberdayaan kelompok tani terhadap keberhasilan usaha tani telaga batak di desa telaga pulang kabupaten seruyan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Metode pengumpulan data penulis menggunakan observasi dan angket. Dari hasil uji coba instrument yang dilakukan pada 30 responden dengan jumlah 22 item pernyataan dinyatakan sebagian valid dan dapat digunakan untuk mengumpulkan data pada sampel penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok tani telaga batak di Desa Telaga Pulang, sedangkan sampel penelitian berjumlah 30 responden kelompok tani Telaga Batak di Desa Telaga Pulang dan dari jumlah responden tersebut diberikan angket untuk dijawab. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi pearson product moment menggunakan SPSS 22.0 dan teknik analisis Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian teknik korelasi pearson product moment (r) menunjukkan bahwa korelasi antara pemberdayaan kelompok tani dengan keberhasilan usaha sebesar 0,387. Berdasarkan interprestasi koefisien korelasi nilai r, maka 0,387 termasuk tingkat hubungan “kuat”. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang kuat antara pemberdayaan kelompok tani dengan keberhasilan usaha. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai R Square sebesar 0,150 yang dapat diartikan bahwa variabel pemberdayaan kelompok tani mempunyai pengaruh terhadap keberhasilan usaha 15,0% sedangkan 85,0% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain. Selain itu, signifikansi antara variabel pemberdayaan kelompok tani (X) dan variabel keberhasilan usaha (Y) adalah sebesar 0,035. Berdasarkan kaidah keputusan dari hipotesis, nilai probabilitas 0,05 lebih besar atau sama dengan nilai probabilitas Sig. atau ( 0,05 > 0,035 ), maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya signifikan. ABSTRACT Empowerment of farmer groups is an important matter to be upheld by agricultural problems and the helplessness of farmers in the development of their farms. Empowerment is expected to be able to increase the potential possessed by farmer groups, especially in overcoming problems such as bargaining power that tends to be weak, access to capital that is still limited and the level of education of farmers is still low. The purpose of this research is to find out how much empowerment of farmer groups to the success of the Batak lake farm in the lake village of Seruyan regency. So the formulation of the problem in this study is how the influence of farmer group empowerment on the success of the Batak lake farm in the lake village of Seruyan regency. This research is a quantitative descriptive research with ex post facto research type. The data collection method of the writer uses observation and questionnaire. From the results of the instrument testing conducted on 30 respondents with a number of 22 statement items stated partially valid and can be used to collect data in the research sample. The population in this study were all batak lake farmer groups in Telaga Pulang Village, while the research sample consisted of 30 respondents of the Telaga Batak farmer group in Telaga Pulang Village and from the number of respondents were given a questionnaire to answer. While the data analysis technique used is the analysis of Pearson product moment correlation using SPSS 22.0 and Simple Linear Regression analysis techniques. The results of Pearson product moment correlation techniques (r) shows that the correlation between empowerment of farmer with business success is 0.703. Based on the interpretation of the correlation coefficient r value, then 0.703, is "strong" level of relations. This shows that there is a strong association between empowerment of farmer with business success. The results also showed that the value of R Square is 0.494 which means that the variable empowerment of farmer has an influence on business success is 49.4%, while 50.6% are influenced by other factors. Moreover, the significance of the empowerment of farmer groups variable (X) and work business success variable (Y) is 0.000. Based on the rules decision of the hypothesis, the probability value is 0.05 greater than or equal to the probability value Sig. or (0.05> 0.000), then Ho refused and Ha accepted, significant meaning

    Penggunaan Film Dokumenter sebagai Media Pembelajaran Sejarah ( Studi Kasusu Kelas XII SMA Negeri Gondagrejo Karanganyar Tahun Ajaran 2015/2016

    Full text link
    ABSTRAK Maryati. PENGGUNAAN FILM DOKUMENTER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH (Studi Kasus Kelas XII SMA Negeri Gondangrejo Karanganyar Tahun Ajaran 2015/2016). Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Mei 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Perencanaan pembelajaran sejarah dengan menggunakan film dokumenter sebagai media pembelajaran; (2) Pelaksanaan pembelajaran sejarah dengan menggunakan film dokumenter sebagai media pembelajaran; (3) Evaluasi pembelajaran sejarah dengan menggunakan film dokumenter sebagai media pembelajaran; dan (4) Kendala pembelajaran sejarah dengan menggunakan film dokumenter sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menekankan proses dan makna dari kegiatan ataupun informasi keadaan yang sedang berlangsung. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Pengujian data dilakukan melalui triangulasi data dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaan pembelajaran sejarah dengan menggunakan film dokumenter sebagai media pembelajaran dengan membuat RPP yang meliputi: merumuskan tujuan pembelajaran, menpersiapkan alat-alat evaluasi, merancang dan menetapkan kegiatan mengajar, merencanakan program kegiatan; (2) Pelaksanaan pembelajaran sejarah dengan menggunakan film dokumenter sebagai media pembelajaran dengan diputarkan film dokumenter sejarah berjudul “Apocalypse eps 6” dibagian inti pembelajaran sejarah setelah apersepsi; setelah pemutaran film, guru akan sedikit memberi penjelasan tentang film tersebut; (3) Evaluasi pembelajaran dilakukan dengan pengambilan nilai tes dan non tes; dan (4) Kendala dalam pembelajaran sejarah dengan menggunakan film dokumenter yaitu kesulitan mendapat film yang tepat sesuai dengan kompetensi dasar dan indikator dan kemampuan guru dalam bidang teknologi yang masih terbatas. Kata kunci: Film Dokumenter, Media Pembelajaran, Pembelajaran Sejarah Sistem Upload Eprints Logou

    Perancangan Marker Media Promosi Batik Paoman Art Indramayu

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pemanfaatan teknologi augmented reality dengan metode marker based tracking sebagai media promosi untuk membantu para pengunjung dalam mengetahui motif-motif batik khas Indramayu yang berlokasi di Paoman Jalan Siliwangi No.315 Indramayu, Jawa Barat. Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data kuesioner, wawancara, observasi dan studi literatur yang mendukung teori penyelesaian masalah. Masalah yang ada di paoman Art salah satunya yaitu media promosi batik Indramayu kurang menarik. Salah satu solusi untuk membantu dalam mempromosikan yaitu dengan cara menerapkan teknologi Augmented Reality dengan menggunakan metode marker tracking berdasarkan qrcode. Pengujian terhadap jarak letak kamera terhadap penanda atau marker untuk mendapatkan pendeteksian penanda atau marker yang baik penguji meletakan posisi kamera pada ketinggian 5 cm, 20 cm, 30 cm, 40 cm, 50 cm dan 200 cm pada sudut pengambilan 900. Berdasarkan hasil pengujian aplikasi, dapat ditarik kesimpulan bahwa aplikasi yang dibangun sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna seperti contoh pengaplikasian ini dapat membantu pengunjung dalam mencari motif yang cocok untuk diapliksian pada pakaian

    Biochemical analysis of the nuclease module of the human Ccr4-Not deadenylase complex

    Full text link
    In eukaryotic cells, the shortening and removal of the poly(A) tail (deadenylation) of cytoplasmic mRNA is a key step in mRNA degradation. The Ccr4-Not complex is well-characterised as a major deadenylase enzyme involved in mRNA deadenylation. The complex contains two catalytic subunits: Ccr4 and Caf1. Currently, it is unclear whether the Ccr4 and Caf1 catalytic subunits work cooperatively, or whether the nuclease components have unique roles in deadenylation. To facilitate the biochemical analysis of deadenylase enzymes, we have developed a fluorescence-based deadenylase assay, which is sensitive, quantitative and suitable for micro-well plate formats. We demonstrate the utility of the new assay for the discovery of small molecule inhibitors of the human Caf1/CNOT7 deadenylase enzyme. These compounds may become useful tools to investigate the contribution of the Caf1/CNOT7 in deadenylation. Furthermore, to understand the requirement and relative contributions of the ccr4 and Caf1 catalytic subunits, we therefore developed a method to express and purify a minimal human BTG2•Caf1•Ccr4 nuclease sub-complex from bacterial cells. By using chemical inhibition and well-characterised inactivating amino acid substitutions, we demonstrate that the enzyme activities of Caf1 and Ccr4 are both required for deadenylation. We propose a mechanism, in which the Caf1 and Ccr4 subunits cooperatively participate in mRNA deadenylation by the Ccr4-Not complex

    Penerapan Pembelajaran Tematik Kelas Rendah SD Negeri 7 Wonogiri

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk penerapan pembelajaran tematik kelas rendah serta upaya guru dalam mengatasi kendala yang dihadapi dalam penerapan pembelajaran tematik di SDN 7 Wonogiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 7 Wonogiri. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga guru kelas rendah di SDN 7 Wnogiri. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan analisis dokumen. Proses analisis data dimulai dari menelaah seluruh data hasil wawancara dengan perangkat pembelajaran tematik. Setelah itu dilanjutkan dengan mengadakan reduksi data ke dalam tabel dan verifikasi untuk mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan pembelajaran tematik Kendala yang dialami oleh guru saat membuat rencana pelaksanaan pembelajaran yakni guru kesulitan dalam memadukan mata pelajaran kompetensi dasar yang tidak berkaitan dengan kompetensi dasar lain. Upaya guru dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah guru tetap menerapkan pembelajaran tematik kepada peserta didik walaupun mata pelajarannya masih terlihat. &nbsp

    Respon Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) Terhadap Lebah (Aphis cerana) dan Populasi Tanaman

    No full text
    Response of Sunflower (Helianthus annuus L.) Pollination to Honey Bees (Aphis cerana) and Crop PopulationABSTRACT. High percentage of empty seed most problem sunflower cultivation in Indonesian, less native pollinators may be caused. Grown sunflower in the beekeepers state can be raising sum of fully seeds per head, in the other hand sunflower crops was source of nectar and pollen. The objective of this research was study response of sunflower with expression of percentage of empty seeds and seeds yield to be present honey-bees. The research was conducted in Buanasakti village, Batanghari sub-district, West Lampung district from December 2007 to March 2008. The treatment was distance between beekeepers state (in the stable: 0, 2, and 4 km) and number of plant population per ha (40,000, 60,000, and 80,000 plants). The conclusion was: (1) in the beekeepers state was produce number of branch was higher 124% and 32% than 4 km and 2 km from beekeepers state, respectively: percentage of empty seeds, dry seed per plot and harvest index in the beekeepers state was increasing 199%, 215,47% and 32.36% than 4 km from beekeepers state, (2) The population of 80,000 plant per ha was increasing dry weight of seeds per plot was higher than 60,000 and 40,000 plant per ha, and (3) in each state was difference number of population caused number of flowering date and head diameter prominent was significantly

    PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA RAKYAT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V MI ISLAMIYAH AL ARQAM PALEMBANG

    Full text link
    Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berjudul “Peningkatan Keterampilan Menyimak Cerita Rakyat dengan Menggunakan Media Audio pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V MI Islamiyah Al Arqam Palembang”. Penelitian ini berangkat dari latar belakang perlunya peningkatan pembelajaran menyimak yang selama ini masih bersifat konvensional dengan metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan. Peneliti tertarik untuk menggunakan media audio dalam pembelajaran menyimak agar menjadi menarik dan menyenangkan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan media audio dapat meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V MI Islamiyah Al Arqam Palembang? Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat dengan menggunakan media audio pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V MI Islamiyah Al Arqam Palembang. Penelitian ini dilaksanakan secara bersiklus, dengan menggunakan empat prosedur, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V MI Islamiyah Al Arqam Palembang yang berjumlah 36 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan alat pengumpul data berupa instrumen tes dan nontes. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa penggunaan media audio dapat meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V MI Islamiyah Al Arqam Palembang. Hal ini dapat dilihat dengan adanya peningkatan keterampilan menyimak siswa mulai dari prasiklus, siklus 1, dan siklus II. Ketuntasan siswa dalam prasiklus adalah 27,78%, siklus 1 naik menjadi 66,67%, dan siklus II meningkat menjadi 88,89%. Sementara itu, nilai rata-rata siswa dalam prasiklus adalah 57,36; siklus 1 naik menjadi 70,97; dan siklus II meningkat menjadi 85,14. Kata Kunci: Keterampilan menyimak, cerita rakyat, media audi

    PENERAPAN AUDIT INTERNAL PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan dalam penerapan audit di BAZNAS Provinsi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana penerapan audit intenal yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan, dan apakah pelaksanaan audit internal pada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan sudah efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan audit internal pada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan dan mengetahui apakah audit internal pada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan sudah efektif. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi di Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan. Teknik pengolahan data yang dapakai pada penelitian ini ada dua, yang pertama editing dan yang kedua klasifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan pertama penerapan audit internal pada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan belum maksimal, belum berjalan sesuai dengan peran dan fungsinya dan juga kuantitas audit yang tidak terpenuhi. Kedua, audit internal pada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan belum efektif, Efektivitas dapat diukur dengan melihat kelengkapan atau keberhasilan dalam menyelesaikan seluruh rencana audit tahunan, serta beberapa sasaran lainnya seperti respon terhadap permintaan manajemen atas bantuan saran-saran perbaikan dari audit internal
    corecore