1,721,228 research outputs found

    Telaah konsep pendidikan akhlak prespektif Miftahul Luthfi Muhammad

    Full text link
    Masalah yang diteliti dalam Skripsi ini adalah: (I) konsep pendidikan akhlak prespektif Miftahul Luthfi Muhammad. (2) implementasi konsep pendidikan akhlak prespektif Miftahul luthfi Muhammad dalam masyarakat. (3) faktor pendukung clan faktor penghambat implementasi pendidikan akhlak dalam masyarakat. Penelitian ini adalah riset perpustakaan yakni pengumpulan data dengan cara menelaah dan menganalisis somber data dari referensi yang terkait dan dari telaah dan analisis data itu yang menghasilkan kesimpulan. Hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa: 1. Inti dari konsep pendidikan akhlak menurut Miftahul Luthfi Muhammad adalah berpangkal pada pendidikan akhlak rabbani berdasarkan dinul isl pcndidikan akhlak rabbani berdasarkan keimanan, serta pendidikan akhlak berdasarkan adab Islam. Yakni berdasarkan dinul islam terdiri dari wahyu Al­ Qur'an Dan sunnah Rosululloh. Berdasarkan keimananan, ada beberapa tingkatan dalam iman antara Antara lain, dholimul /inafsih, muqtashid serta sahiquni bilkhoirot. Adanya sinkronisasi dalam hubungan antara keimanan dengan hakekat manusia Yang Pendidikan akhlak berdasarkan adab Islam bisa terwujud jika terdapat neraca kehidupan, yang didalamnya terdapat neraca syariat, neraca mental serta neraca kepribadian. Sedangkan selanjutnya adalah adanya Transmiter Energi Rosulullaah SAW dalam mewujudkan ini (Mi'rojul Yaqin) maka perlu motivator, Five be, bangunkan diri dengan ISI, Sedangkan selanjutnya adalah Terbentuknya Out put akhlak islam yang Rahmatan Lil Alamin. 2.lmplementasi pendidikan akhlak ini, telah dilakukan clan di kembangkan melalui syiar dakwah secara lisan maupun tulisan, secara lisan diadakan pengajian yang diletakkan di Ma'had Tee Bee(Center of Transformation). Secara tulisan telah banyak dilakukan penerbitan buku-buku mengenai keislaman, akhlak, kebangsaan serta dakwah dan diselenggarakan pelatihan jurnalistik dan lain sebagainya demi terciptanya bangsa yang mandiri dan bermartabat.3. Faktor-faktor yang mendukung maupun yang menghambat proses implementasi pendidikan akhlak di masyarakat, kurangnya kesadacan masyarakat dalam pentingnya sebagai manusia yang berakhlak mulia sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW

    Konsep Kecerdasan Intuisi Menurut Miftahul Luthfi Muhammad

    Full text link
    This research has several objectives arranged on the basis of answering the problems that are the subject of discussion. Among them: 1) Concept of Intuitive Intelligence Perspective of Miftahul Lutfi Muhammad; 2) The Role of Sufism as a Means of Sharpening Intuitive Intelligence. This type of research is a subjective exploration by applying a literature study. He initiated the Triangle of Force theory as a form of implementing Sufism on its correlation to the concept of Intuition intelligence. The contents of the theory of "The Triangle of Force" version of Miftahul Luthfi Muhammad are 1) Indonesian Muslim people who behave mentally and behave to put God first (human mauhid); 2) Indonesian Muslim people who behave mentally and behave honestly (khuluqush-shidqi); 3) Indonesian Muslim people who behave mentally and behave sincerely (khuluqul-ikhlash)

    Implementasi ATLAS dalam Prosedur Penilaian Risiko Audit (Studi Kasus pada KAP Luthfi Muhammad & Rekan)

    Full text link
    This study aims to determine the implementation of ATLAS in audit risk assessment at the Public Accounting Firm Luthfi Muhammad & Partners. The research method used is descriptive qualitative including theoretical studies, previous research, and interview results. Then the results of the theoretical review, previous research and interviews will be analyzed, and conclusions drawn. Until now ATLAS has become a tool used by auditors in carrying out audit procedures. This is because ATLAS has been systematically arranged to make it easier for auditors to carry out their work. In addition, ATLAS will also speed up the audit implementation process and improve audit quality. Based on the results of the interviews conducted, the implementation carried out by the Public Accounting Firm Luthfi Muhammad & Partners is in accordance with auditing standards. The auditing standard in question is Auditing Standard 315 regarding the identification and assessment of the risks of material misstatement through an understanding of the entity and its environment. The renewal of this research is to present the implementation of ATLAS, especially the risk assessment stage, whereas previous research only discussed the implementation of ATLAS in general

    ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN AQIDAH DAN AKHLAK MENURUT MIFTAHUL LUTHFI MUHAMMAD DALAM BUKU FILSAFAT MANUSIA

    Full text link
    Miftahul Luthfi Muhammad adalah seorang guru, kyai, motivator dan dai yang mendedikasikan hidupnya untuk umat. Sosoknya lebih banyak dikenal sebagai kyai lingkungan karena sering mendakwahkan hablum minal alam dan juga melakukan bakti sosial untuk kesejahteraan alam dan umat. Selain itu ia juga aktif menghasilkan karya tulis buah dari pemikiran-pemikirannya. Salah satunya buku yang berjudul filsafat manusia upaya memanusiakan manusia, yang di dalamnya terkandung pendidikan aqidah dan akhlak. Adapun fokus penelitian ini pada nilai pendidikan aqidah dan akhlak dalam buku filsafat manusia karya Miftahul Luthfi Muhammad.Rumusan masalah yang menjadi fokus peneliti adalah mencari; 1) Konsep nilai pendidikan aqidah, 2) Pola pendidikan akhlak dan 3) Konsep memanusiakan manusia menurut Miftahul Luthfi Muhammad dalam buku Filsafat Manusia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan konsep nilai-nilai pendidikan aqidah dan pola pengajaran akhlak. Serta cara memanusiakan manusia dalam pendidikan islam yang terkandung pada buku filsafat manusia. Yang kemudian di relevansikan dengan pendidikan agama islam dan budi pekerti. Adapun jenis penelitian berupa penelitian kualitatif dengan pendekatan konten analisis yang secara sederhana dapat diartikan sebagai kegiatan mengumpulkan dan menganalisis muatan sebuah teks kemudian diberi interpretasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat yaitu pembacaan yang berulang-ulang dan dilanjutkan dengan pencatatan yang sesuai dengan rumusan masalah. Sedangkan analisis data terdiri dari; pengolahan data, pengorganisasian data dan penarikan kesimpulan. Nilai-nilai pendidikan aqidah dan akhlak yang terkandung dalam buku filsafat manusia yaitu; 1) Konsep pendidikan aqidah berupa Triple I yang melahirkan pendidikan rabbani. Yaitu pendidikan yang orisinil para nabi-nabi terdahulu, dimulai dengan tazkiyatun nafs dan islahul qalbi 2) Pola pendidikan akhlak berupa adabiyah dalam ta’lim dan muta’alim dan bermajlis ilmu menuju masyarakat berperadaban dengan berilmu 3) Konsep memanusiakan manusia yaitu mendalami eksistensi manusia berupa hakekat manusia dan jiwanya, serta mengolah kecerdasan intuisional disamping tiga kecerdasan yang lain. Terakhir, relevansi pendidikan islam dalam buku filsafat manusia terhadap pendidikan agama islam dan budi pekerti

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Analisis Harga Pokok Produksi Dengan Metode Full Costing Dan Menentukan Harga Jual Pada PT. Anugrah Permata Indah Perkasa

    No full text
    Perusahaan Pada umumnya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang optimum. Untuk memperoleh keuntungan atau laba yang optimum, khususnya untuk perusahaan manufaktur. Akuntansi Biaya dalam perhitungan harga pokok produksi ber[eran menetapkan, menganalisa, dan melaporakan pos-pos biaya yang mendukung laporan keuangan sehingga dapat menunjukan data yang wajar. Akuntansi biaya menyediakan data-data biaya untuk berbagai tujuan maka biaya-biaya yang terjadi dalam perusahaan harus digolongkan dan dicatat dengan sebenarnya, sehingga memungkinkan perhitungan harga pokok produksi secara teliti. Perhitungan harga pokok produksi yang benar dari suatu produk akan dapat mengurangi ketidak pastian dalam penentuan harga jual. Harga pokok produksi terdiri dari dua jenis biaya yaitu biaya produksi dan biaya non produksi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu metode yang berusaha menggambarkan suatu fenomena yang terjadi dalam keadaan yang nyata pada waktu penelitian. Dan teknik pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi yaitu dengan memperoleh data-data yang berisifat teoritis yang diambil dari dokumen beerupa laporan harga pokok produksi pada PT.Anugrah Permata Indah Perkasa Medan. Hasil penelitian dan analisa harga pokok produksi dalam menenttukan harga jual dengan menggunakan metode full costing dan juga factor-faktor penurunan harga jual pada PT.Anugrah Permata Indah Perkasa Medan khususnay pada tahun 2013 – 2016. PT.Anugrah Permata Indah Pekasa Medan masih melakukan perhitungan dengan metode sederhana. Boiaya yang dihitung oleh pabrik ini belum mencakup semua biaya yang dikeluarkan. Dalam perhitungannya, biaya produksi yang dihitung hanya biaya bahan baku berupa biaya pemakaian kayu, biaya solar, biaya listrik, biaya tenaga kerja langsung,. Perbedaan antar perhitungan metode full costing dengan metode perusahaan terletak pda perhitungan biaya overhead pabrik, biaya penyusutan dan pemeliharaan

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore