669 research outputs found
Analisis Penentuan Harga Jual Berdasarkan Metode Cost PLus Pricing di Toko Lutfiyah Jaya dan di Toko Kak Ros Badung Bali
The decision to determine the selling price and calculate the cost of goods sold is very important in increasing a small business because in addition to affecting the profit income that small businesses want to achieve, it can also affect survival. Determining the selling price to determine the price that will be set in the sales that will be marketed. Determining the selling price must be able to cover product costs, marketing costs and administrative costs that arise, and the desired profit. This study aims and focuses on finding out (1) The method of determining the selling price at Lutfiyah\u27s shop and Kak Ros\u27s shop in Badung Bali, (2) Analysis of determining the selling price at Lutfiyah Jaya and at Kak Ros\u27s shop in Badung Bali based on the cost plus pricing method. This study uses a qualitative approach and this study uses producers as the object of research. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation. Data analysis uses synergy starting from data collection, data reduction, and data presentation. The results of the study show (1) The method of determining the selling price at Lutfiyah Jaya and Kak Ros\u27s shop in Badung Bali is only by adding 10% to the purchase price. (2) Analysis of determining the selling price at Lutfiyah Jaya and Kak Ros\u27s shop in Badung Bali shows that the calculation of the company\u27s production cost is lower than the calculation of the production cost using the full costing method by calculating the costs that have been and will be incurred by the company, then added with a profit mark-up. Meanwhile, by using the cost plus pricing method with a mark-up, the selling price becomes greater than according to the company.ABSTRAK
Keputusan untuk penentuan harga jual dan perhitungan harga pokok penjualan sangat penting dalam peningkatan sebuah usaha kecil karena selain mempengaruhi pendapatan laba yang ingin dicapai usaha kecil juga bisa mempengaruhi kelangsungan hidup. Penentuan harga jual untuk menentukan harga yang akan di tetapkan dalam penjualan yang akan di pasarkan. Penentuan harga jual harus mampu menutup biaya produk, biaya pemasaran dan biaya administrasi yang timbul, dan keuntungan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan dan fokus untuk mengetahui (1) Metode penentuan harga jual pada toko Lutfiyah Jaya dan toko Kak Ros Badung Bali, (2) Analisis penentuan harga jual di Toko Lutfiyah Jaya dan di toko Kak Ros Badung Bali berdasarkan metode cost plus pricing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan penelitian ini produsen diobjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan sinteraksi yang dimulai dari pemgumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan (1) Metode penentuan harga jual pada Toko Lutfiyah Jaya dan toko Kak Ros Badung Bali hanya dengan cara menambah 10% dari harga beli. (2) Analisi penentuan harga jual di toko Lutfiyah Jaya dan Toko Kak Ros Badung Bali menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi perusahaan lebih rendah dibandingkan dengan perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing dengan menghitung biaya yang sudah dan akan dikeluarkan perusahaan, kemudian ditambah dengan mark-up laba. Sedangkan dengan menggunakan metode cost plus pricing dengan mark-up, harga jual menjadi lebih besar dibandingkan menurut perusahaan.
Kata Kunci: Harga Jual, Cost Plus Pricin
Improving Reading Comprehension By Using Scaffolding Strategy For The Eight Grade Students At SMP ISLAM Duduksampeyan Gresik
This study was conducted based on the preliminary study in SMP ISLAM Duduksampeyan Gresik which showed that the students had difficulty in reading comprehension. In fact, the student’s score was low. The average score obtained from pre test was 57,9 and the passing grade (KKM) for English lesson was 70. It means that the students could not achieve the standard minimum of the school. This study was conducted in SMP ISLAM Duduksampeyan Gresik. This study aimed to improving Reading comprehension in Narrative text by using Scaffolding Strategy at eight grade. The design of the study was Classroom Action Research. The researcher was accompanied by a teacher partner. This research was conducted in one cycle which was divided in four main stages, planning, acting, observing and reflecting. The research finding showed that this method was effective to teach reading comprehension for eight grade at SMP ISLAM Duduksampeyan Gresik. The student’s average score in pre test was 57,9. The score improved in post test. The student’s average score in post test was 81,8. Based on the research findings, it could be concluded that Scaffolding could improve student’s reading comprehension, because this strategy made students were enjoy in reading, so that the students could understand the text and they could answer the questions well. It was proved by the result of the test that the researcher did in this study which showed that the student’s score increased until reaching the passing grade. It meant that the strategy could solve classroom problems. Based on the research findings, two suggestions are provided. The first, the English teacher is recommended to use Scaffolding as an effective strategy in teaching reading narrative text. The second, the next researcher who wants to conduct a research using Scaffolding are recommended to conduct this research in different areas and levels
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM TENTANG TEKNIK MENYUSUI DI BPS HANIK LUTFIYAH SURABAYA
Ketidaktahuan tentang teknik menyusui yang benar bisa menyebabkan bayi tidak menghisap payudara dengan benar, sehingga bisa menyebabkan puting lecet. Dari 5 ibu menyusui yang berkunjung ke BPS Hanik Lutfiyah ditemukan 3 (60%) mengalami puting lecet. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu post partum tentang teknik menyusui.
Desain penelitian adalah deskriptif. Populasi semua ibu post partum yang ada di BPS Hanik Lutfiyah sebanyak 29 orang. Jumlah sampel sebanyak 27 responden, pengambilan secara purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan ibu post partum tentang teknik menyusui. Pengumpulan data secara langsung dengan menggunakan kuesioner. Setelah ditabulasi data yang ada diklasifikasikan dan di distribusi frekuensi dalam bentuk persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu post partum tentang teknik menyusui hampir setengah responden (48,1%) memiliki pengetahuan cukup, hampir setengah responden (37,0%) memiliki pengetahuan kurang, dan sebagian kecil responden (14,8%) memiliki pengetahuan baik.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ibu post partum di BPS Hanik Lutfiyah Surabaya hampir setengah responden memiliki pengetahuan cukup. Dalam hal ini petugas kesehatan khusunya bidan untuk lebih meningkatkan penyuluhan tentang teknik menyusui dan perlunya mengidentifikasi keterampilan dan pemahaman tentang teknik menyusui yang benar, serta mengevaluasi semua kegiatan yang telah dilakukan
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RUPTUR PERINEUM SPONTAN PADA PERSALINAN NORMAL DI BPS NY. HANIK LUTFIYAH
Penyebab kematian ibu di Indonesia didominasi oleh perdarahan. Salah satu penyebab paling sering adalah robekan perineum. Berdasarkan data awal terdapat 68 wanita yang mengalami ruptur dari 87 persalinan. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor penyebab ruptur perineum spontan pada persalinan normal di BPS Ny Hanik Lutfiyah Rungkut Surabaya.
Desain penelitian secara deskriptif. Populasi dan sampelnya adalah semua ibu
yang mengalami ruptur perineum spontan pada persalinan normal di BPS Ny Hanik Lutfiyah sebesar 22 ibu. Teknik pengambilan sampel secara non probability sampling dengan total sampling. Variabelnya adalah faktor penyebab ruptur perineum spontan pada persalinan normal. Pengumpulan data secara tidak langsung dengan alat ukur melalui lembar partograf, kemudian dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan dari 22 ibu yang mengalami ruptur hampir
seluruhnya (86,4%) berusia 20-35 tahun, sebagian besar (54,6%) pada primipara, sebagian kecil (4,5%) terdapat perineum kaku, sebagian kecil (13,6%) terdapat jaringan parut, seluruhnya (100%) waktu persalinan > 3 jam, hampir seluruhnya (86,4%) berat badannya 2500-4000 gr, seluruhnya (100 %) presentasi kepala dan sebagian kecil (4,5%) mengalami distosia bahu.
Faktor yang menjadi penyebab terjadinya ruptur yang ada di BPS Ny Hanik
Lutfiyah adalah paling banyak pada usia 20-35 th, berat badan 2500-4000 gr, paritasnya pada primipara, adanya jaringan parut, perineum kaku, distosia bahu dan presentasi kepala. Konseling ibu mengenai persiapan persalinan dan pertolongan sesuai standar APN adalah upaya untuk mencegah terjadinya ruptur perineum spontan
PERENCANAAN JADWAL INDUK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE LINEAR PROGRAMMING GUNA MEMINIMALISASI BIAYA PRUKSI DI PT. GANGSAR SNACKS AND FOODS TULUNGAGUNG
Pada umumnya setiap perusahaan ingin meningkatkan produknya dengan memperkecil biaya produksi yang dikeluarkan serta ingin memenuhi semua permintaan konsumen, karena itu diperlukan perencanaan dan penjadwalan produksi yang baik. Masalah yang dihadapi oleh PT. Gangsar Snacks and Foods Tulung Agung adalah kekurangan atau penumpukan barang pada bulan-bulan tertentu dan kurang optimalnya tenaga kerja. Hal ini dikarenakan perencanaan dan penjadwalan produksi bersifat subyektif, artinya berdasarkan perkiraan dan pengalaman masa lalu. Untuk hal ini perlu diterapkan penjadwalan Induk Produksi pada masing-masing produk untuk tiap periodenya. Untuk dapat menyusun Jadwal Induk Produksi dalam perencanaan produksi dengan menggunakan metode Linear Programming langkah pertama adalah meramalkan permintaan yang bertujuan untuk memperkirakan jumlah permintaan untuk periode yang akan datang dengan menggunakan metode Moving Avarage, Double Exponential Smoothing, Single Exponential Smoothing dan Linear Regression. Setelah itu mencari nilai MAPE yang terkecil diantara keempat metode peramalan tersebut dengan bantuan program minitab. Langkah selanjudnya membuat formulsi manual dengan metode Linear Programming yang terdiri dari Fungsi Tujuan, Variabel Keputusan dan Variabel Pembatas. Langkah terakhir yaitu masuk kedalam program QS dan nantinya akan diketahui perencanaan produksi untuk masing-masing produk baik secara reguler maupun over time sehingga nantinya akan menghasilkan Jadwal Induk Produksi. Dari perhitungan data diketahui minimasi biaya sebesar 24,4 % atau sebesar Rp 74.288.354.- dari target perusahaan yaitu sebesar Rp 304.980.000,- Karena tujuan tersebut sudah sesuai dengan target, maka jadwal Induk Produksi dalam perencanaan produksi menerjemahkan tujuan formulasi dalam kendala model. Hasil analisa menunjukkan bahwa Jadwal Induk Produksi yang dihasilkan mampu memenuhi permintaan pada batasan-batasan yang ditentukan
PENGARUHKOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN ORANG TUA TERHADAP ORIENTASI MASA DEPAN REMAJA DISABILITASDI
INTISARI PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN ORANG TUA TERHADAP ORIENTASI MASA DEPAN REMAJA DISABILITAS DI PASURUAN RAYA Lutfiyah Magfiroh Azis Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan Latar belakang penelitian ini yaitu sebanyak 30,7% remaja disabilitas di Indonesia tidak bersekolah dan sebanyak 26,7% penyandang disabilitas tidak bekerja yang merupakan persentase tertinggi dibandingkan presentase penyandang disabilitas yang bekerja. Remaja disabilitas mengalami keterbatasan fisik, mental, intelektual yang dapat menghalangi partisipasi dalam kehidupan bermasyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal dengan orang tua terhadap orientasi masa depan remaja disabilitas di Pasuruan Raya. Metode penelitian dengan menggunakan skala psikologi kepada 39 remaja disabilitas fisik. Hasil Perhitungan yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai Fhitung(52,942) > Ftabel(4,10), dengan nilai probabilitas sebesar 0,000 kurang dari 0,005 yang mengandung pengertian bahwa komunikasi interpersonal dengan orang tua (X) mempengaruhi orientasi masa depan remaja disabilitas di Pasuruan Raya (Y) sebesar 58,9% sedangkan 41,1% lainnya dipengaruhi oleh faktor lai
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN STATUS SOSIAL EKONOMI KELUARGA TERHADAP MINAT MELANJUTKAN STUDI KE PERGURUAN TINGGI PADA SISWA KELAS XI DI SMA AL JIHAD JAKARTA
Sayyidatu Lutfiyah. 8105133142. “The Influence of Learning Motivation and
Family Socioeconomic Status on Interest to Continue Study to Collage in
Student of Grade XI at SMA Al Jihad Jakarta”. Skripsi. Jakarta: Study
Program of Economic Education, Faculty of Economic, State University of
Jakarta, February 2020.
This study aims to determine whether there is an influence of learning motivation
and family socioeconomic status on the interst to continue study to collage in
student of grade XI at SMA Al Jihad Jakarta. This research was conduct for 6
months from March to August 2019. The research method is survey with
correlation approach. The population affordability is all student from grade XI at
SMA Al Jihad Jakarta, which amounted to 105 students. The sample used in this
research was 84 students using simple random sampling technique. Data variable
Y (interst to continue study to collage) and X2 (learning motivation) are primary
data, while variable X1 (family socioeconomic status) is secondary data. The data
were analyzed using SPSS 20.0 version. The result of F test in ANOVA table
produces Farithmetic (4,625) > Ftabel (3,11), this means learning motivation and and
family socioeconomic status simultaneously positively influence the the interst to
continue study to collage. Then t test produces tarithmetic X1 (2,183)> ttable (1,989)
and tarithmetic X2 (2,654) > ttable (1,989). Then regression equation obtained was Ŷ =
32,318 + 0,226 X1 + 0,313 X2. The dependent variable depends on the value of
determination coefficient (R square) which is 53,7% while the rest is 46,3% is
influenced by other independent variables that are not researched. The conclusion
of this research is there is a positive and significant influence between learning
motivation and family socioeconomic status on the interst to continue study to
collage in student of grade XI at SMA Al Jihad Jakarta
Keyword: Learning Motivation, Family Socioeconomic Status, Interest to
Continue Study to Collag
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA PERBINCANGAN PODCAST DI CHANNEL YOUTUBE DEDDY CORBUZIER
LUTFIYAH. 2024. Alih Kode dan Campur Kode pada Perbincangan Podcast di Channel
Youtube Deddy Corbuzier. Skripsi. Jurusan Tadris Bahasa Indonesia. Fakultas Ilmu
Tarbiyah dan Keguruan. IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Pembimbing (1) Prof. Dr. Indya
Mulyaningsih, M.Pd., Pembimbing (2) H. Udin Kamiluddin, M.A.
Adanya alih kode dan campur kode mempunyai peranan yang penting dalam
menggambarkan masyarakat Indonesia yang multilingual. Hal ini terdapat pada konten youtube
yang sedang digemari, seperti podcast. Dalam konten podcast seringkali melakukan alih kode
dan campur kode pada percakapan yang dilakukan di dalamnya. Adapun tujuan pada penelitian
ini yaitu untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode serta faktor apasajakah yang
memengaruhinya pada podcast Deddy Corbuzier.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan
sosiolinguistik. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik simak
dan teknik catat. Subjek pada penelitian ini berupa video podcast pada channel youtube Deddy
Corbuzier yang berjudul “Di Belakang JRX dan Rapid Test!? Dr Tirta Bongkar semua”.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kartu data. Keabsahan data pada
penelitian ini diperoleh melalui triangulasi teori dan sumber data.
Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, terdapat bentuk alih kode dan campur kode
beserta faktor apasaja yang memengaruhi terjadinya dalam video podcast pada channel youtube
Deddy Corbuzier yang berjudul “Di Belakang JRX dan Rapid Test!? Dr Tirta Bongkar semua”.
Hasil penelitian ini diperoleh 37 data yaitu data alih kode sebanyak 6 data dan data campur kode
sebanyak 31 data. Dalam hal ini terdapat beberapa penggunaan bahasa diantaranya yaitu bahasa
Indonesia, bahasa inggris dan bahasa Jawa.
Kata Kunci: Alih Kode, Campur Kode, Video Podca
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH DENGAN PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS PELET KOMPOS PUPUK KANDANG AYAM
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH DENGAN PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS PELET KOMPOS
PUPUK KANDANG AYAM
Lutfiyah Salsabila (12080222468)
Di bawah bimbingan Mokhamad Irfan dan Aulia Rani Annisava
INTISARI
Pupuk berperan penting dalam pertumbuhan tanaman, untuk itu harus tepat dalam penggunaannya. Pelet kompos yang ditambahkan NPK 2% akan menghasilkan pupuk yang mengandung unsur hara yang lengkap. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman yang optimal dan efisien, pemberian dosisnya perlu dilakukan secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pelet kompos pupuk kandang ayam yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2024 di lahan penelitian UARDS dan Laboratorium Patologi, Entomologi, Mikrobiologi, dan Ilmu Tanah (PEMTA) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 8 ulangan. Perlakuan terdiri dari 250 g pelet kompos tanpa NPK, 50 g, 100 g, 150 g, 200 g pelet kompos, dan 10 g NPK tanpa pelet kompos. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun, diameter umbi, jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun, berat kering angin umbi per rumpun, dan warna daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pelet kompos 150 g/polibag memberikan pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun, dan berat kering angin umbi per rumpun. Disarankan menggunakan dosis pelet kompos 150 g/polibag karena dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah.
Kata kunci: bahan organik, dosis, NPK, respon, unsur har
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DEMAM THYPOID DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERTERMI DI RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO
ABSTRAK
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DEMAM THYPOID DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERTEMI
(Studi Kasus Di RSU Muhammadiyah Ponorogo)
Oleh: Lutfiyah Hidayati NIM 21613464
Keluhan paling umum yang dirasakan oleh pasien Demam Thypoid yaitu panas, panas bisa terjadi karena adanya bakteri salmonella thypi yang penderita terinfeksi oleh bakteri tersebut.Salah satu faktor pencetus hipertermi disebabkan adanya infeksi didalam tubuh pasien. Tujuan dari studi kasus ini yaitu untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien Demam Thypoid dengan masalah keperawatan hipertermi.
Asuhan keperawatan pada pasien Demam Thypoid dengan hipertermi dilakukan di Ruang K.H. Ahmad Dahlan RSU Muhammadiyah Ponorogo selama 2 hari pada bulan Juli 2024. Metode yang digunakan adalah proses keperawatan.
Hasil dari pengkajian didapatkan Ny. R mengeluh demam. Hasil pengkajian suhu tubuh pasien 37,9 °C. Pasien tampak pucat dan kulit terasa hangat. Tindakan keperawatan yang dilakukan antara lain dengan memonitor suhu tubuh, menyediakan lingkungan yang dingin, melonggarkan atau melepaskan pakaian, membahasai dan kipasi permukaan tubuh, mengganti linen setiap hari atau sering jika mengalami keringat berlebih, melakukan pendinginan eksternal(misal selimut hipertermia atau kompres dingin pada dahi, leher, dada, abdomen, aksila).
Hasil evaluasi tindakan keperawatan yang didapatkan pada Ny.R dengan hipertermi masalah teratasi karena keadaan pasien sudah mulai membaik. Sesuai dengan kriteria hasil yaitu demam menurun, kulit kemerahan menurun, pucat menurun.
Kata Kunci: Demam Thypoid, Hiperterm
- …
