14 research outputs found
Proses Pertumbuhan Pemahaman Menurut Teori Pirie-Kieren pada Konsep Deret Aritmetika Siswa SMA
Teori Pirie-Kieren memandang pemahaman sebagai sebuah proses pertumbuhan yang utuh, dinamis, berlapis tetapi tidak linear dan tidak pernah berakhir. Proses pertumbuhannya melalui gerakan bolak-balik dalam 8 lapisan, yaitu Primitive Knowing (PK), Image Making (IM), Image Having (IH), Property Noticing (PN), Formalising (F), Observing (O), Structuring (S), dan Inventising (I). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pertumbuhan pemahaman menurut teori Pirie-Kieren mengenai konsep deret aritmetika siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa berkemampuan matematika tinggi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tugas pemahaman konsep dan wawancara berbasis tugas. Berdasarkan data hasil penelitian, maka kesimpulan penelitian yaitu proses pertumbuhan pemahaman subjek sampai pada lapisan Formalising
Problematika Guru Dalam Pembelajaran Daring Pada Mapel Matematika TA 2020/2021 DI SMK YPKP Sentani
Tujuan penelitian yang dilakukan yaitu untuk mengetahui problematika guru dalam pembelajaran daring pada mata pelajaran matematika, serta upaya guru mengatasi problematika pembelajaran daring pada mata pelajaran matematika tahun ajaran 2020/2021 di SMK YPKP Sentani. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek pada penelitian ini yaitu guru matematika, Waka Kurikulum, Guru Komputer, dan peserta didik SMK YPKP Sentani. Instrumen yang yang digunakan dalam penelitian yaitu pedoman wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama proses pembelajaran daring tahun ajaran 2020/2021 guru matematika di SMK YPKP Sentani menghadapi beberapa problematika. Adapun problematika tersebut yaitu 1)Motivasi mengajar yang menurun, 2)Tidak dapat mengawasi peserta didik secara langsung, 3)Keterbatasan melakukan penilaian terhadap peserta didik, 4)Keterbatasan dalam penyampaian materi, 5)Kurang menguasai aplikasi pembelajaran daring, 6)Kurangnya respon dan tanggung jawab peserta didik, serta 7)Kuota internet peserta didik yang terbatas. Beberapa upaya yang telah dilakukan guru untuk menghadapi problematika yaitu 1)Mengingatkan peserta didik untuk tetap mengumpulkan tugas, 2)Menyiapkan materi dalam bentuk hard file di sekolah, 3)Memberi tugas yang tidak begitu banyak, 4)Pemberian kuota internet secara gratis dan penyediaan wifi sekolah, 5)Meningkatkan motivasi diri dan peserta didik, 6)Sosialisasi dari sekolah terkait penggunaan google classroom, serta 7)Memberi penilaian seadany
Implementation of Discovery Learning Learning Strategies in View of Prior Knowledge on Mathematics Learning Outcomes of Junior High School Students
The purposes of study to describe and analyze: (1) the effect of Discovery Learning strategy of Numbered Heads Together (NHT) and Teams Games Tournament (TGT) direct learning in mathematics learning outcomes, (2) the effectsof prior knowledge direct learning in mathematics learning outcomes, (3) interaction Discovery Learning strategy of Numbered Heads Together (NHT) and Teams Games Tournament (TGT) in terms of prior knowledge direct learning in mathematics learning outcomes. The research was conducted students of VII Grade of SMP N 4 Mojosongo, Boyolali with the population all students of VII a number of 144 students, 2 classes were taken as samples, each consisting of 24 students. Type of the research is experiment with quasi experimental design. Methods of data collection use documentation and test. Data analyzed by analysis of variance with two different cell lines. The results of data analysis with a significance level of 5% was obtained: (1) there is effect Discovery Learning strategy of Numbered Heads Together (NHT) and Teams Games Tournament (TGT) direct learning in mathematics learning outcomes, (2) there is effects prior knowledge direct learning in mathematics learning outcomes, (3) there is no interaction Discovery Learning strategy of Numbered Heads Together (NHT) and Teams Games Tournament (TGT) in terms of prior knowledge direct learning in mathematics learning outcome
Analisis Kesalahan Peserta Didik Dalam Penyelesaian Soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan Kriteria Watson Di SMP Negeri 3 Kaureh Kabupaten Jayapura
Dalam pengerjaan soal matematika, peserta didik mengalami kesulitan sehingga melakukan kesalahan secara matematis. Rumusan masalah penelitian yaitu bagaimana jenis kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan kriteria Watson di SMPN 3 Kaureh Kabupaten Jayapura. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan keilmuan pedagogik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, wawancara, dan dokumentasi, dimana lembar tes dan wawancara telah divalidasi terlebih dahulu. Analisis data pada penelitian menggunakan model Miles dan Huberman dan teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teknik. Hasil analisis data menunjukkan kesalahan terbanyak terjadi pada kriteria masalah hierarki keterampilan (shp). Hal ini dikarenakan konsep dasar berhitung peserta didik masih rendah, kurangnya latihan mengerjakan soal matematika, ketidaksiapan peserta didik secara fisik dan mental untuk mengerjakan soal SPLDV yang diberikan ketika pandemi corona, dan materi yang dijadikan tes telah lama mereka terima
Perbandingan Prestasi Belajar Mahasiswa Penerima Beasiswa Bidikmisi dan Non Beasiswa Bidikmisi
Biaya pendidikan yang semakin tinggi merupakan salah satu faktor permasalahan yang dihadapi oleh seseorang yang ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi, ditambah lagi seseorang tersebut tergolong dari keluarga yang kurang mampu. Pemerintah memberikan kemudahan berupa beasiswa Bidikmisi kepada seseorang yang keadaan ekonominya kurang mampu, untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan prestasi belajar mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi Kuliah dan non beasiswa Bidikmisi di Fakultas Tarbiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian non eksperimen dan analisis data komparasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Fattahul Muluk Papua yang berjumlah 443 orang. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling yang berasal dari mahasiswa Fakultas Tarbiyah yang berjumlah 111 orang yang terdiri dari 56 mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi dan 55 orang mahasiswa non beasiswa Bidikmisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh nilai sebesar 2,052 dan sebesar 1,65. Oleh karena nilai lebih dari maka ditolak dan diterima yang artinya terdapat perbedaan prestasi belajar mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi-KIP Kuliah dan non beasiswa Bidikmisi dengan besar tingkat perbedaan sebesar 2,9%
Pengaruh Dosis Pupuk NPK dan Konsentrasi ZPT Giberelin Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.)
Cucumber (Cucumis sativus L.) is a vegetable from the Curcubitaceae family or gourds that originated in India and has spread throughout the world including Indonesia. In Indonesia, cucumber is one of the vegetables that is much favored by all levels of society because it can be consumed and used as a cosmetic and medicinal ingredient. This study aims to determine the effect of gibberellin concentration and NPK fertilizer dosage on the growth and yield of cucumber plants. The research was conducted in Dasri Village, Tegalsari District, Banyuwangi Regency, East Java, from August to November 2024. This research was conducted using the method of Divided Plots Design (RPT) with two treatment factors. The treatments used were concentration of gibberellin as main plot and dosage of NPK fertilizer as sub plot. The concentration of gibberellin consisted of four levels, namely: 0 ppm/plant, 100 ppm/plant, 200 ppm/plant and 300 ppm/plant. The second factor is the dose of NPK fertilizer including: 100 kg/ha, 400 kg/ha, 500 kg/ha and 600 kg/ha. The results showed that the treatment combination of gibberellin concentration of 300 ppm/plant with NPK fertilizer dosage of 600 kg/ha affected to length of plant and total of leaves.Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan sayuran dari famili Curcubitaceae atau labu-labuan yang berasal dari India dan telah menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia mentimun salah satu sayuran yang banyak digemari oleh semua lapisan masyarakat karena dapat dikonsumsi dan dijadikan sebagai bahan kosmetik serta bahan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi giberelin dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian dilakukan di Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada bulan Agustus – November 2024. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan dua faktor perlakuan. Perlakuan yang digunakan yaitu konsentrasi giberelin sebagai petak utama (main plot) dan dosis pupuk NPK sebagai anak petak (sub plot). Konsentrasi ZPT giberelin terdiri dari empat taraf, yaitu: 0 ppm/tanaman, 100 ppm/tanaman, 200 ppm/tanaman dan 300 ppm/tanaman. Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK, yaitu: 100 kg/ha, 400 kg/ha, 500 kg/ha dan 600 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan konsentrasi giberelin 300 ppm/tanaman dengan dosis pupuk NPK 600 kg/ha berpengaruh terhadap panjang tanaman dan jumlah daun
PENGARUH MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VII DI MTS AL-MUTTAQIN BUPER JAYAPURA
Ada beberapa faktor yang memengaruhi hasil belajar diantaranya motivasi belajar dan minat belajar. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pengaruh motivasi belajar dan minat belajar terhadap hasil belajar peserta didik serta tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh motivasi belajar dan minat belajar terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII MTs Al-Muttaqin Buper Jayapura. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis data regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik MTs Al-Muttaqin Buper Jayapura yang berjumlah 82 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII yang berjumlah 42 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar angket motivasi dan minat serta tes hasil belajar peserta didik yang telah divalidasi oleh validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar dengan hasil penelitian diperoleh ; (2) ada pengaruh yang signifikan antara minat belajar terhadap hasil belajar dengan hasil penelitian diperoleh ; (3) ada pengaruh yang signifikan antara motivasi dan minat belajar terhadap hasil belajar dengan hasil penelitian diperoleh > . Besar sumbangan motivasi dan minat belajar terhadap hasil belajar peserta didik sebesar
Analisis Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa berdasarkan Taksonomi SOLO
One of the abilities that must be possessed and mastered by a student in the 21st century is problem solving ability. Mathematical skills are expected to be able to meet the needs of students today and in the future. The purpose of this study was to describe the results of student problem solving analysis based on the SOLO Taxonomy. This study used a qualitative descriptive approach to analyze the data. Based on the results of data analysis, it was found that students with different SOLO levels had differences and similarities at each stage of problem solving. At the stage of understanding the problem, the three subjects can identify what is known and what is asked in the problem, only the extended abstract subject adds to make a mathematical model on what is known. At the stage of planning the completion of the three subjects, they were able to mention several concepts, principles and procedures on the problem to solve the problem. At the stage of implementing the plan, the three subjects had already completed the questions based on the plans that had been made, but in the multistructural subject the answers given were not appropriate/relevant to what was asked for in the questions. At the re-examination stage, the three subjects re-examined by re-checking the formula, re-examining the work and recalculation of the results, but only the extended abstract subject could provide several different solutions
Analisis Kesalahan Peserta Didik dalam Operasi Hitung Pembagian Berdasarkan Teori Kastolan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan peserta didik kelas VI dalam menyelesaikan operasi hitung pembagian di MI Yaa Bunayya Kota Jayapura berdasarkan Teori Kastolan serta faktor-faktor penyebab kesalahan. Ditemukan peserta didik yang mengalami kesulitan dan melakukan kesalahan dalam operasi hitung pembagian. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui tes tertulis,dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan persentase jenis kesalahan yang dilakukan peserta didik yaitu kesalahan konsep sebesar 39%, kesalahan prosedural sebesar 26% dan kesalahan teknik 35%. Kesalahan konsep terjadi karena peserta didik kurang paham maksud dari soal dan tidak mengerti bilangan yang harus dibagi dan bilangan pembagi. Pada kesalahan prosedural peserta didik tidak mampu memanipulasi langkah dan mencari solusi untuk menyelesaikan soal. Sedangkan untuk kesalahan teknik, peserta didik kurang teliti dalam menghitung. Adapun faktor penyebab peserta didik melakukan kesalahan yaiu faktor internal (minat, motivasi dan kemampuan) dan faktor eksternal (perhatian orang tua, ruangan yang tidak nyaman, dan cara mengajar guru)
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP KELILING DAN LUAS SEGITIGA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP IT NURUL HUDA KEEROM BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM
Berdasarkan hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP IT Nurul Huda Keerom pada materi segitiga sebagian besar kurang memuaskan. Hal ini membuktikan bahwa pemahaman konsep keliling dan luas segitiga masih rendah dan pemahaman setiap peserta didik berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pemahaman konsep keliling dan luas segitiga peserta didik kelas VIII SMP IT Nurul Huda Keerom dan (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman konsep peserta didik kelas VIII SMP IT Nurul Huda Keerom. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan pedagogi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penyajian keabsahan datanya yaitu kepercayaan, keteralihan, kebergantungan, dan kepastian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Subjek kemampuan matematika tinggi berada pada tahapan mengaplikasikan, subjek kemampuan matematika sedang berada pada tahapan mengaplikasikan, subjek kemampuan matematika rendah hanya berada pada level tahapan mengingat berdasarkan Taksonomi Bloom. (2) Faktor internal yang mempengaruhi berkemampuan matematika tinggi memiliki kesiapan dalam belajar dan memiliki sedikit minat dalam belajar. Subjek berkemampuan matematika sedang memiliki kesiapan dalam belajar dan memiliki minat untuk belajar. Subjek berkemampuan matematika rendah selalu memiliki kesiapan dalam belajar dan memiliki motivasi dari dalam diri untuk belajar. Sedangkan faktor eksternalnya semua subjek mendapatkan motivasi dari orang tua, guru, dan sekolah
