1,720,963 research outputs found
PENERAPAN KONSELING EKSISTENSIAL HUMANISTIK UNTUK MENANGANI SIKAP PERCAYA DIRI RENDAH PADA SISWA KELAS X SMA 2 KUDUS TAHUN AJARAN 2012/2013
Latar belakang dalam penelitian ini adalah berdasarkan hasil PPL selama 3 bulan di SMA 2 Kudus ditemukannya 3 siswa kelas X SMA 2 Kudus yang tingkat kepercayaan dirinya rendah, dengan tanda-tandanya siswa mengalami kesulitan mengutarakan pendapat di kelas, ragu-ragu jika bertanya kepada guru, mengalami kesulitan berbicara dalam melakukan presentasi di depan kelas, ragu-ragu jika ingin menjawab pertanyaan dari guru, dan sulit bergaul dengan teman sekelompoknya.Rumusan masalah penelitian ini adalah; Apakah Penerapan Konseling Eksistensial Humanistik dapat membantu Menangani Sikap Percaya Diri RendahPada Siswa Kelas X SMA 2 Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013? Tujuan penelitian ini adalah menggali fakta-fakta yang menyebabkan kepercayaan diri siswa rendah, dan teratasinya sikap percaya diri siswa yang rendah melalui layanan konseling eksistensial humanistik pada siswa kelas X SMA 2 Kudus TahunPelajaran 2012/2013.
Kegunaan penelitian ini secara teoritis dapat memperluas dan memperdalam pengetahuan, menerapkan model konseling eksistensial humanistik yang digunakan dan sekaligus sebagai acuan guna penelitian lebih luas lagi. Sedangkan secara praktis, Bagi Kepala Sekolah: Memberikan masukan tentang pentingnya bersikap percaya diri pada siswa. Bagi Konselor: Menambah wawasan dalam layanan bimbingan dan konseling khususnya yang berkaitan dengan penerapan model konseling eksistensial humanistik menangani siswa yang bersikap percaya diri rendah, Bagi Siswa: Membantu menumbuhkan kepercayaan diri yang lebih baik dan bersikap percaya diri lebih baik pula.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data induktif system bacoon, yaitu peneliti mengumpulkan faktor-faktor tentang kondisi konseli, kemudian baru dapat ditarik kesimpulan tertentu atau pemecahan masalah.Subjek penelitian siswa klas XSMAN 2 Kudus Tahun Ajaran 2012/2013. Terdapat tiga siswa yang mengalamisikap tidak percaya diri yaitu SMN, MNA dan FW yang ditentukan berdasarkan data penelitian yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian: Pelaksanaan Penerapan Model Konseling Eksistensian Humanistik untuk menangani sikap tidak percaya diri siswa kelas X SMAN 2 Kudus Tahun Pelajaran 2012/2013 telah dilaksanakan dengan hasil sebagai berikut: Klien I (SMN) mengalami kurang percaya diri karena kondisi perekonomian orang tua kurang mampu sehingga klien merasa rendah diri tidak memiliki semangat belajar dan menutup diri dari pergaulan dengan teman sekelompoknya. Setelah dilaksanakan konseling eksistensial humanistik SMN menyadari kesalahannya, SMN membuka diri untuk bergaul dengan teman sekelompoknya, klien juga menerima keadaan perekonomian orang tua.Klien II (MNA) mengalami kurang percaya diri karena perceraian orang tua dan pola asuh over protective sehingga merasa tertekan, semangat belajar menurun, dan menutup dari dari pergaulan dengan teman sekelompoknya.Setelah dilaksanakan konseling eksistensial humanistik MNA menyadari kesalahanya, MNA membuka diri untuk bergaul dengan teman sekelompoknya, dan tumbuhnya motivasi belajar. Klien III (FW) mengalami kurang percaya diri karena kondisi fisiknya warna kulit yang hitam dan berkacamata minus.Sehingga klien merasa malu dengan penampilannya untuk bergaul dengan teman sekelompoknya, semangat belajar FW menurun.Setelah dilaksanakan konseling eksistensial humanistik klien menyadari bahwa perbuatanya kurang benar. FW membuka diri dan bergaul dengan teman-temannya untuk menutupi kekurangannya FW menggunakan soflens semangat belajar FW juga membaik.
Kesimpulan dari penelitian adalah: Klien I (SMN) mengalami kurang percaya diri karena faktor ekonomi keluarga yang kurang mampu, namun setelah diberikan konseling eksistensial humanistik SMN menyadari kesalahannya dan mau memperbaikinya sehingga FW menjadi lebih percaya diri. Klien II (MNA) mengalami kurang percaya diri karena perceraian orang tua dan pola asuh yang over protective.Setelah diberikan konseling eksistensial humanistik MNA mau memperbaiki kesalahan sikapnya sehingga MNA menjadi lebih peraya diri.Klien III (FW) mengalami kurang percaya diri karena kondisi fisiknya, setelah diberikan konseling eksistensial humanistik FW menyadai kekeliruannya dan mau memperbaiki sikapnya tersebut sehingga sekarang FW menjadi lebih percaya diri.Adapun saran ditujukan kepada, Sekolah:Perlu adanya monitoring dan evaluasi terhadap perilaku siswa, sehingga kemungkinan untuk melihat seberapa besar perubahan tingkah laku siswa terhadap hasil belajar.Konselor:memberikanpendampingan dan lebih memperhatikan kepercayaan diri siswa, salah satu caranya dengan mengadakan layanan konseling eksistensial humanistik. Siswa yang memiliki sikap tidak percaya diri, hendaknya bersikap terbuka dan kooperatif terhadap permasalahan yang dihadapi untuk dicarikan pemecahan masalahnya melalui konseling eksistensial humanistik. Orang tua: Memberikan dorongan dan bimbingan agar siswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat untuk menumbuhkan rasa percaya diri secara positif
Pembatalan putusan Arbitrase Nasional dihubungkan dengan Pasal 70 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa (Studi Kasus No: 325/PDT.G/ARB/2012/PN.JKT.PST
Arbitrase adalah cara penyelesaian suatu sengketa bisnis yang dibuat berdasarkan perjanjian arbitrase. Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili sengketa para pihak yang terikat dalam perjanjian arbitrase dan wajib menolak dan tidak ikut campur tangan didalam penyelesaian sengketa yang telah ditetapkan melalui arbitrase. Putusan arbitrase bersifat final, mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) dan mengikat para pihak (binding). Ketentuan tersebut diatur sebagaimana diuraikan dalam Pasal 3 dan 60 UU No. 30 Tahun 1999. Terhadap putusan arbitrase, para pihak dapat mengajukan pembatalan ke Pengadilan Negeri apabila putusan tersebut mengandung unsur-unsur Pasal 70 sub a, b, dan c UU No. 30 Tahun 1999. Sehingga hal tersebut adalah bertentangan dengan prinsip putusan final (inkracht van gewijsde) dan binding. Hal inilah yang menjadi kajian bagaimana kepastian hukum atas ketentuan-ketentuan tersebut diatas. Bagaimana akibat hukum apabila terjadi pembatalan atas putusan arbitrase tersebut yang menimbulkan terjadinya ketidakpastian hukum.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kasus posisi (posita) dalam putusan No. 325/PDT.G/ARB/2012/PN.JKT.PST yang membatalkan putusan BANI No. 420/VIII/ARB-BANI/20111), Mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam putusan No. 325/PDT.G/ARB/2012/PN.JKT.PST serta menganalisis dampak hukum pembatalan putusan arbitrase menurut Pasal 70 UU No. 30 Tahun 1999.
Metode penelitian ini bersifat deskriptif analisis, yaitu penelitian yang menggambarkan situasi atau peristiwa yang sedang diteliti dan kemudian dianalisis berdasarkan fakta-fakta yang ada. Metode pedekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah yurisdis normatif, yaitu metode yang mempergunakan sumber data sekunder, yaitu asas-asas dan norma-norma hukum yang berlaku juga untuk menjadi penunjang penelitian ini adalah data primer yaitu data yang diperoleh dari penelitian lapangan. Analisis data yang dilakukan adalah yuridis kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pembatalan putusan arbitrase pada Pasal 70 UU No. 30 Tahun 1999 dimungkinkan karena beberapa hal, Antara lain (alasan-alasan sebagaimana disebutkan di dalam Pasal 70) juga menunjukan bahwa alasan-alasan permohonan pembatalan putusan arbitrase sebagaimana disebutkan di dalam Pasal 70 bukan merupakan satu-satunya alasan untuk membatalkan suatu putusan arbitrase menurut UU No. 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa
Aplikasi Perpustakaan Di Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkalis
The Central Statistics Agency or BPS Library in Bengkalis Regency is all still done manually, whether it's the process of recording borrowing, returning, and collecting data. books that have just arrived will be counted and separated according to the title of the book and then register each other's books, When visitors want to find borrowed books, they have to check and search manually, and if they want to borrow books, this final goal is to create a website-based library application to become a well-organized and systematic library. The purpose of this final project research is to create a website-based library application to become a well-organized and systematic library. The way this application system works inputs library data such as book data and member data and has a feature of borrowing and returning books. From the results of the trials that have been carried out, it shows that this system is successfully run well and is easy to use for officers in managing data, while for library members, it is easier to borrow books and find out the status of book loans.
Keywords: Bengkalis Regency BPS Library, Web, Laravel, MySq
KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DITINJAU DARI RASA INGIN TAHU SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-TALK-WRITE (TTW) PADA MATERI STATISTIKA KELAS VIII MTsN 4 BALANGAN TAHUN AJARAN 2020/2021
Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan koneksi matematis
siswa dan rasa ingin tahu siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe
Think-Talk-Write (TTW) pada materi statistika di kelas VIII MTsN 4 Balangan,
serta kemampuan koneksi matematis yang ditinjau dari rasa ingin tahu siswa pada
materi statistika yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif
tipe Think-Talk-Write (TTW) kelas VIII MTsN 4 Balangan tahun ajaran
2020/2021.
Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis
penelitian Pre-Experimental Designs dalam bentuk One-Shot Case Study.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 4 Balangan
yang berjumlah 142 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A
MTsN 4 Balangan yang berjumlah 31 orang. Untuk pengambilan sampel peneliti
menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data meliputi:
Tes, instrumen angket, dokumentasi, observasi, dan wawancara. Analisis data
yang digunakan meliputi: Analisis data deskriptif menggunakan rumus persentasi
dan analisis data statistik inferensial menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis
(uji-t).
Berdasarkan hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa
kemampuan koneksi matematis siswa pada materi statistika menggunakan model
pembelajaran kooperatif tipe Think-Talk-Write (TTW) kelas VIII MTsN 4
Balangan sudah termasuk dalam kategori baik yaitu 58,63% dan rasa ingin tahu
pada materi statistika termasuk dalam kualifikasi sudah berkembang sebanyak
61,30%. Kemampuan koneksi matematis yang memiliki rasa ingin tahu tinggi,
sedang, dan rendah dalam pembelajaran matematika menggunakan model
pembelajaran kooperatif tipe Think-Talk-Write (TTW) berada pada kategori tinggi
sebesar 79,99 dengan rata-ratanya 73,81 tidak sama dengan nilai KKM
Komposisi Jenis dan Indeks Keanekaragaman Ikan Kerapu (Serranidae) yang di Daratkan Pada Tempat Pelelangan Ikan Lewoleba
Lembata Regency marine waters have a high level of biota diversity. The purpose of the study was to determine the species composition and diversity index of grouper (Serranidae). Data analysis was carried out by calculating the index value of species diversity, species evenness and species dominance. The results showed that the species composition landed at Lewoleba Fish Auction Site (TPI) was dominated by Cephalopholis boenak species at 10%, followed by Variola louti, Epinephelus ongus, Epinephelus fasciatus, and Cephalopholis miniata at 9%, then followed by Plectropomus leopardus, Epinephelus coeruleopunctatus, and Anyperodun leucogrammicus at 8%, followed by Plectropomus oligacanthus, Plectropomus areolatus, and Epinephelus macrospilos at 7%, followed by Cephalopholis sonnerati at 6%, and the last was Epinephelus undulosus at 3%. The diversity index (H') varied from 2.452 to 2.548. Based on the index value, the diversity index category is moderate (1 < H' < 3). The diversity index (E) varied from 0.956 to 0.993. Based on the index value, the evenness index category is high or evenly distributed. The dominance index (E) varies from 0.080 to 0.093. Based on the index value, the dominance index category is low or almost no dominance.Perairan laut Kabupaten Lembata memiliki tingkat keanekaragaman biota yang tinggi. Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui komposisi jenis dan indeks keanekaragaman ikan kerapu (Serranidae). Analisis data dilakukan dengan menghitung nilai indeks keanekaragaman jenis, kemerataan jenis dan dominansi jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi spesies yang didaratkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lewoleba didominasi oleh spesies Cephalopholis boenak sebesar 10%, diikuti oleh Variola louti, Epinephelus ongus, Epinephelus fasciatus, dan Cephalopholis miniata sebesar 9%, kemudian disusul oleh Plectropomus leopardus, Epinephelus coeruleopunctatus, dan Anyperodun leucogrammicus sebesar 8%, diikuti oleh Plectropomus oligacanthus, Plectropomus areolatus, dan Epinephelus macrospilos sebesar 7%, disusul oleh Cephalopholis sonnerati sebesar 6%, dan yang terakhir adalah Epinephelus undulosus sebesar 3%. Indeks keanekaragaman (H’) bervariasi dari 2,452 sampai 2,548. Berdasarkan nilai indeks tersebut maka kategori indeks keanekaragaman sedang (1 < H’ <3). Indeks kemerartaan/keseragaman (E) bervariasi dari 0,956 sampai 0,993. Berdasarkan nilai indeks tersebut maka kategori indeks kemerataan tinggi atau merata. Indeks dominansi (E) bervariasi dari 0,080 sampai 0,093. Berdasarkan nilai indeks tersebut maka kategori indeks dominansi rendah atau hampir tidak ada yang mendominans
The Use Of Twitter In Teaching Vocabulary To Thee Tenth Grade of SMAN 1 Ongka Malino
Based on the problems identified the research questions are formulated as follows, how does the process of the media twitter in improving students’ vocabulary mastery of students at the tenth grade of SMAN 1 Ongka? And what
are the obstacles that the teachers face in implementing twitter at the tenth grade of SMAN 1 Ongka? This research used qualitative research with a descriptive qualitative research approach. This research aims to understand the phenomena that occur holistically and by means of descriptions in the form of words and language, in a specific natural context and by utilizing various natural methods In the classroom, process of implementing twitter to improve students vocabulary mastery done by ask students’ to use twitter as a learning media and as an information source.
IDENTIFICATION OF THE TYPE OF GROUPER (Serranidae) RESULTS FROM THE CATCH OF LEWOLEBA FISHERMEN LANDED AT THE TPI LEWOLEBA MARKET
Grouper is an important economic commodity whose existence continues to be sought after by fishermen. Knowing the types of fish landed and marketed at TPI Lewoleba will be very helpful as a basis for sustainable fisheries management that is appropriate for improving the quality of fish on the market, starting from the fishing management process, handling fishery products, processing, marketing and so on, so that it can also improve the welfare of the fishing community. This research was carried out at TPI Lewoleba in September 2024 – December 2024. The aim of this research was to determine the type of grouper (Serranidae) caught by fishermen landed at the TPI Lewoleba market. The method used in this research is descriptive research method. The results of the research are the types of grouper fish (Serranidae) landed at the TPI Lewoleba market, namely the species Cephalopholis boenak, Variola louti, Epinephelus ongus, Epinephelus fasciatus, and Cephalopholis miniata, Plectropomus leopardus, Epinephelus coeruleopunctatus, and Anyperodon leucogrammicus, Plectropomus oligacanthus, Plectropomus areolatus, and Epinephelus macrospilos, Cephalopholis sonnerati and Epinephelus undulosus. Based on the identification results of grouper fish (Serranidae) landed at the Lewoleba Fish Auction Place (TPI), 13 species were recorded.Grouper is an important economic commodity whose existence continues to be sought after by fishermen. Knowing the types of fish landed and marketed at TPI Lewoleba will be very helpful as a basis for sustainable fisheries management that is appropriate for improving the quality of fish on the market, starting from the fishing management process, handling fishery products, processing, marketing and so on, so that it can also improve the welfare of the fishing community. This research was carried out at TPI Lewoleba in September 2024 – December 2024. The aim of this research was to determine the type of grouper (Serranidae) caught by fishermen landed at the TPI Lewoleba market. The method used in this research is descriptive research method. The results of the research are the types of grouper fish (Serranidae) landed at the TPI Lewoleba market, namely the species Cephalopholis boenak, Variola louti, Epinephelus ongus, Epinephelus fasciatus, and Cephalopholis miniata, Plectropomus leopardus, Epinephelus coeruleopunctatus, and Anyperodon leucogrammicus, Plectropomus oligacanthus, Plectropomus areolatus, and Epinephelus macrospilos, Cephalopholis sonnerati and Epinephelus undulosus. Based on the identification results of grouper fish (Serranidae) landed at the Lewoleba Fish Auction Place (TPI), 13 species were recorded
Live Streaming Tiktok bagi Pengunjung Wisata Pemandian Lubuk Napa dalam Meningkatkan Promosi Pariwisata di Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuk Alung
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi live streaming tiktok yang dilakukan oleh pengunjung dalam meningkatkan popularitas dan daya tarik wisata Pemandian Lubuk Napa di Nagari Salibutan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan cara mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dari pengunjung, pengelola wisata, serta masyarakat di sekitar. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis tematik untuk menemukan pola-pola promosi digital yang muncul secara alami dari para pengunjung. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa siaran langsung TikTok secara signifikan membantu menarik perhatian wisatawan baru, terutama dari kalangan generasi muda. Konten yang dihasilkan oleh pengunjung dianggap lebih asli dan meyakinkan daripada promosi resmi dari pengelola
- …
