1,721,006 research outputs found

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    KONSEP KEPALA KELUARGA ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM SURAT AN NISA (4) AYAT 34

    Full text link
    Husband's role in the family is affected by the role of the wife. Harmonious domestic life is the desire of every couple who fostered by the head of the family both men and women. But in practice conditions many families are affected by the threat of hurricanes and the current inequality of a leadership role. The relationship between husband and wife at a given time can suffer shocks worrying. Tali marriage in Islam is a strong bond that is formed couples in order to reach the fabric of household. In al-Qur'an Allah characterization of his marriage with the term mitsaqan ghalizhan (rope solid agreement). This article attempts to explain the relationship between the holy book the Koran and the community, both of which are factors that have a dependency memenculkan different interpretations, particularly of the concept of "head of household". In other words, changes in the condition and development is a means to understand the scope of the meaning of al-Qur'an. &nbsp

    Studi Komparatif Konsep Pendidikan Alam Perspektif Islam dalam Pendidikan Agama Islam di SMP Islam Sultan Agung Sukolilo dan Perspektif (IAIN) Kudus 2019

    No full text
    Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui bagaimana konsep pendidikan alam perspektif Islam dalam pendidikan agama Islam di SMP Islam Sultan Agung Sukolilo (2) Untuk mengetahui bagaimana konsep pendidikan alam perspektif Sedulur Sukolilo, (3) Untuk mengetahuai persamaan konsep pendidikan alam Perspektif Islam dalam pendidikan agama Islam di SMP Islam Sultan Agung Sukolilo dan Perspektif Sedulur Sikep Sukolilo Penyusunan skripsi ini merupakan jenis penelitian field research atau lapangan pendekatan deskriptif komparatif yaitu data yang terkumpul berbentuk kata-kata, gambar, bukan angkaangka yang kemudian dikomparasikan. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman antara Islam dalam pendidikan agama Islam di SMP Islam Sultan Agung dan Sedulur Sikep Sukolilo terdapat kesamaan dan perbedaan secara esensial. Kesamaan itu mengajarkan tentang Alam yang diciptakan oleh Tuhan untuk kesejahteraan manusia. Kedua, pelestarian alam Perspektif Islam dalam pendidikan agama islam di SMP Islam Sultan Agung merupakan representasi manusia sebagai wakil Allah di bumi dengan sifat-sifat Allah kedalam kehidupan sehari-hari sebagai pemelihara alam atau penjaga alam, sedangkan persepsi Sedulur Sikep pelestarian alam merupakan wujud rasa hormat dan menghargai alam seperti menghargai seorang biyung atau ibu. Sementara perbedaan kedua konsep pendidikan alam dalam obyek penelitian memberikan pemahaman bahwa perspektif Islam dalam pendidikan agama Islam di SMP Islam Sultan Agung mengajarkan tentang alam yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan manusia namun tetap dalam konteks islah atau perbaikan. Sementara dalam perspektif Sedulur Sikep Sukolilo alam atau tidak diperkenakan untuk diubah apalagi sampai dijual, dikarenakan menjadi kehancuran tradisi leluhur Samin Soerosentiko

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    PENGARUH FRAKSI VOLUME SERAT SERABUT KELAPA (COCOFIBER) TERHADAP KEKUATAN IMPAK FIBER REINFORCED ACRYLIC RESIN (FRAR)

    No full text
    Resin akrilik adalah material bahan kedokteran gigi yang banyak digunakan sebagai basis gigi tiruan karena sifatnya yang fleksibel, mudah diperoleh, memiliki harga yang terjangkau dan yang paling penting adalah biokompatibel. Resin akrilik sendiri memiliki kekurangan yaitu getas dan mudah fraktur. Salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan tersebut adalah dengan menambahkan serat serabut kelapa pada resin akrilik yang dikenal dengan Fiber Reinforced Acrylic Resin (FRAR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi volume serat serabut kelapa terhadap kekuatan impak resin akrilik dengan konsentrasi serat sisal 5%,10%, 15%, 20%. Metode yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan rancangan penelitian posttest-only group design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 plat resin akrilik hot cured dengan ukuran 55 mm x 10 mm x 10 mm dibagi dalam 4 kelompok yaitu RA +SSK 5% (K1), RA+SSK 10% (K2), RA+SSK 15% (K3)¸ RA+SSK 20% (K4). Data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dan uji lanjut Mann-Whitney. Hasil rerata jumlah kekuatan impak K1=0,016 J/mm2, K2=0,031 J/mm2, K3=0,048 J/mm2, K4=0,060 J/mm2. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukan nilai p=0,000. Hasil uji lanjut Mann-Whitney menunjukkan pada K1 dengan K2 p=0,005, K1 dengan K3 p=0,006, K1 dengan K4 p=0,007, K2 dengan K3 p=0,006, K2 dengan K4 p=0,007, dan K3 dengan K4 p=0,008. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh fraksi volume serat serabut kelapa terhadap kekuatan impak resin akrilik. Kekuatan impak RA+SSK 20% memiliki kekuatan impak lebih tinggi dibandingkan RA+SSK 5%, 10% dan 15% sehingga dapat dijadikan alternatif pilihan dalam penggunaan serat alami sebagai bahan restorasi bidang kedokteran gigi. Kata Kunci : resin akrilik, Fiber Reinforced Acrylic Resin (FRAR), serat serabut kelapa, kekuatan impa

    Karakterisasi Xilanase Streptomyces sp. BO 3.2 dan Produksi Xilooligosakarida dari Xilan Tangkai Tembakau

    No full text
    Xilooligosakarida (XOS) merupakan oligosakarida yang terdiri atas unit xilosa, diproduksi dari xilan yang merupakan komponen utama hemiselulosa. XOS merupakan dietary fiber yang memiliki aktivitas prebiotik, memiliki kemampuan dalam meningkatkan fungsi usus besar, imunitas serta memiliki aktivitas antimikroba dan manfaat kesehatan lainnya. XOS dapat diproduksi menggunakan bahan lignoselulosa kaya akan xilan seperti tangkai tembakau. Tangkai tembakau merupakan salah satu limbah agroindustri lignoselulosa yang belum termanfaatkan serta keberadaannnya melimpah. Tangkai tembakau memiliki kandungan xilan sebesar 21.9% sehingga memiliki potensi biokonversi menjadi bahan lain dengan nilai ekonomi yang tinggi seperti substrat untuk produksi xilooligosakarida. Produksi XOS dapat dilakukan secara enzimatik dengan menggunakan mikroba yang mampu menghasilkan xilanase, hal ini mampu meminimalkan produk hidrolisis berupa monomer bila dibandingkan dengan oligomernya. Produksi XOS secara enzimatik dapat dilakukan dengan menggunakan mikroba yang memiliki aktivitas xilanolitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi xilanase Streptomyces sp. BO 3.2 serta memproduksi XOS dari xilan tangkai tembakau. Ekstraksi xilan tangkai tembakau diawali dengan proses delignifikasi dengan menggunakan larutan NaOCl 1% menunjukkan adanya penurunan kandungan lignin 5.33% dan kandungan selulosa sebesar 13.28%. Ekstraksi xilan tangkai tembakau dilakukan dengan menggunakan NaOH 15% menghasilkan rendemen xilan sebesar 15.53%. Hasil ekstraksi xilan tangkai tembakau digunakan sebagai media produksi xilanase oleh Streptomyces sp. BO 3.2 serta substrat untuk produksi xilooligosakarida. Produksi xilanase oleh Streptomyces sp. BO 3.2 pada media xilan tangkai tembakau 0.5% memiliki aktivitas tertinggi pada hari ke-5 sebesar 5.92 U/mL, waktu ini digunakan sebagai dasar untuk produksi xilanase selanjutnya. Karakterisasi xilanase Streptomyces sp. BO 3.2 memiliki kondisi optimum pada pH 5.5 serta suhu 60 °C serta memiliki stabil pada suhu ruang selama 120 jam. Streptomyces sp. BO 3.2 mampu menghasilkan xilanase yang bekerja pada pH 5.5 dan 8 yang berukuran antara 55 kDa dan 72 kDa Nilai derajat polimerasi (DP) pada produk hidrolisis menunjukkan nilai 2 dan 4, hal ini menunjukkan bahwa produk hidrolisis berupa xilooligosakarida. Analisis thin layer chromatography (TLC) dan high performance liquid chromatography (HPLC) menunjukkan bahwa produk gula yang didapatkan dari hidrolisis enzimatik xilan tangkai tembakau berupa tujuh jenis xilooligosakarida berdasarkan pada peak dan waktu retensi pada kromatogram

    Efektivitas Siswa Dalam Pembelajaran Pendidkan PJOK Dimasa Pandemi Covid-19 Di SMP Negeri 3 Tapung

    No full text
    Student Effectiveness in PJOK Education Learning During the Covid-19 Pandemic The purpose of this study was to see the effectiveness of students in corner education learning during the covid-19 pandemic. Based on the results of observations that have been made to students at SMP Negeri 3 Tapung, it was found that the level of learning of children independently in the new normal era was unknown, the effectiveness of PJOK learning in the new normal period was not known, there were many obstacles that occurred during PJOK learning because the time was so short. In short, the optimization of learning in the new normal is not yet known. The test used in this study using a questionnaire test or questionnaire test. The sample in this study was 25 people who responded to the questionnaire. From the results of tests conducted on students of SMP Negeri 3 Tapung using a questionnaire in accordance with the existing indicators, the results were in the "Very High" category, with an average percentage of 78.35% which lies in the percentage between the values of 75%-100% said "Very high"

    PERANCANGAN APLIKASI PEMASARAN PRODUK UMKM DI DESA KENDURUAN UNTUK MENINGKATKAN JANGKAUAN PASAR DAN DAYA SAING BISNIS LOKAL

    Full text link
    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran sentral dalam perekonomian Indonesia, namun pemasaran dan pelayanan konsumen tetap menjadi tantangan. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), khususnya sistem berbasis web dan mobile, dianggap sebagai solusi yang potensial. Penelitian ini bertujuan dan mengembangkan sistem ini untuk pemasaran produk UMKM di Desa Kenduruan Kecamatan Sukorejo.Pendekatan kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Analisis kebutuhan pengguna dan metode K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan produk berdasarkan kategori. Hasil penelitian menunjukkan potensi pengembangan bisnis UMKM melalui sistem berbasis web dan mobile di Desa Kenduruan. Rata-rata persentase sebesar 79,75% menunjukkan respon positif pengguna terhadap aplikasi pemasaran produk UMKM, dianggap meringankan transaksi pembelian dan penjualan. Hal ini menampilkan kebutuhan untuk terus meningkatkan layanan ini.Implikasi penelitian ini adalah sistem berbasis web dan mobile dapat mendukung UMKM Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo dalam memperluas pasar dan meningkatkan pelayanan konsumen secara efektif. Metode K-Means Clustering juga memberikan kemudahan dalam pengelompokan produk. Penelitian ini menjadi referensi bagi UMKM lain dalam mengembangkan sistem serupa serta memberikan kontribusi positif dalam pengembangan sektor UMKM di Indonesi

    PENGARUH FRAKSI VOLUME SERAT SERABUT KELAPA (COCOFIBER) TERHADAP KEKUATAN IMPAK FIBER REINFORCED ACRYLIC RESIN (FRAR)

    Full text link
    Resin akrilik adalah material bahan kedokteran gigi yang banyak digunakan sebagai basis gigi tiruan karena sifatnya yang fleksibel, mudah diperoleh, memiliki harga yang terjangkau dan yang paling penting adalah biokompatibel. Resin akrilik sendiri memiliki kekurangan yaitu getas dan mudah fraktur. Salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan tersebut adalah dengan menambahkan serat serabut kelapa pada resin akrilik yang dikenal dengan Fiber Reinforced Acrylic Resin (FRAR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi volume serat serabut kelapa terhadap kekuatan impak resin akrilik dengan konsentrasi serat sisal 5%,10%, 15%, 20%. Metode yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan rancangan penelitian posttest-only group design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 plat resin akrilik hot cured dengan ukuran 55 mm x 10 mm x 10 mm dibagi dalam 4 kelompok yaitu RA +SSK 5% (K1), RA+SSK 10% (K2), RA+SSK 15% (K3)¸ RA+SSK 20% (K4). Data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dan uji lanjut Mann-Whitney. Hasil rerata jumlah kekuatan impak K1=0,016 J/mm2, K2=0,031 J/mm2, K3=0,048 J/mm2, K4=0,060 J/mm2. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukan nilai p=0,000. Hasil uji lanjut Mann-Whitney menunjukkan pada K1 dengan K2 p=0,005, K1 dengan K3 p=0,006, K1 dengan K4 p=0,007, K2 dengan K3 p=0,006, K2 dengan K4 p=0,007, dan K3 dengan K4 p=0,008. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh fraksi volume serat serabut kelapa terhadap kekuatan impak resin akrilik. Kekuatan impak RA+SSK 20% memiliki kekuatan impak lebih tinggi dibandingkan RA+SSK 5%, 10% dan 15% sehingga dapat dijadikan alternatif pilihan dalam penggunaan serat alami sebagai bahan restorasi bidang kedokteran gigi. Kata Kunci : resin akrilik, Fiber Reinforced Acrylic Resin (FRAR), serat serabut kelapa, kekuatan impa
    corecore