1,721,527 research outputs found

    Sistem hisab arah kiblat Dr. Ing. Khafid dalam program Mawăqit

    Get PDF
    Seiring dengan berkembangnya teknologi, perhitungan arah kiblat dapat dihitung dengan mudah dan praktis oleh masyarakat. Banyaknya metode dari yang tradisional sampai pada adanya alat perhitungan yang dapat dikemas, dimodifikasi dalam bentuk software-software yang memudahkan pengguna, seperti Qibla direction, Qibla locator, Google earth, dan Google maps. Itu pula yang ada pada program Mawāqit versi 2001.06. yang dibuat oleh Dr. Ing. Khafid yang memiliki background keilmuan di bidang Geodesi. Sampai saat ini banyaknya metode instan yang dapat digunakan oleh users tentunya tidak terlihat dari bentuk fisik semata. Konsep dan teori apa yang digunakan menjadi sebuah pembahasan yang patut untuk dikaji. Pemikiran seorang ahli Geodesi, Dr. Ing. Khafid dalam program Mawāqit inilah yang tentunya menjadi hal menarik pula ketika konsep perhitungan kiblat dalam sebuah program ini dibahas lebih dalam. Dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif (descriptive research) dan studi komparatif penulis ingin mengetahui pemikiran hisab arah kiblat Dr. Ing. Khafid yang tertuang dalam program Mawāqitnya yaitu dengan mengetahui bagaimana sistem hisab arah kiblat Dr. Ing. Khafid dalam program Mawāqit, corak fiqh hisab arah kiblat Dr. Ing. Khafid, dan bagaimana keakuratan teori penentuan arah kiblat Dr. Ing. Khafid dalam program tersebut. Dengan mendapatkan sumber data primer dari program Mawāqit dan pemilik program yaitu Dr. Ing. Khafid, juga dilengkapi data sekunder dari beberapa buku-buku, makalah, dan tulisan lainnya mengenai arah kiblat, konsep pemikiran Dr. Ing. Khafid dalam halnya penentuan arah kiblat akan terlihat jelas. Sistem hisab arah kiblat Dr. Ing. Khafid yang ada dalam program Mawāqit versi 2001.06. adalah menggunakan perhitungan trigonometri bola (Spherical Trigonometry). Ini terlihat pada perhitungan yang ia pakai dalam menentukan arah kiblat. Sudut yang diperhitungkan merupakan jarak terdekat dari sebuah lingkaran besar (Great circle) tanpa adanya pertimbangan konsep ellipsoida bumi. Melihat corak fiqh arah kiblatnya, ia berusaha menerjemahkan dalil syar’i yang ada dalam bahasa ilmu pengetahuan senada dengan pendapat Imam Syafii’, “wajib menghadap Ka’bah, baik bagi orang yang dekat maupun orang yang jauh”. Keakuratan perhitungan programnya pun sebenarnya memiliki perbedaan/selisih dengan beberapa sumber atau program yang lain. Keakuratan perhitungan kiblat dalam program ini memiliki ketelitian setidak-tidaknya masih menghadap kota Mekah, karena berdasarkan perhitungan yang ada mencapai 5 menit busur yaitu 12.062 km dari Ka’bah

    Fiqh Hisab Arah Kiblat: Kajian Pemikiran Dr. Ing Khafid dalam Software Mawāqit

    No full text
    This study analyzes the software determining the direction of Qibla by Dr. Ing. Khafid,geodesy experts in BIG (Goespasial Information Agency) in Mawāqit version 2001.06. Theanalysis was conducted using qualitative methods. These results indicate that the system ofreckoning Qibla direction of Dr. Ing. Khafid is in Mawāqit program version 2001.06. usingcalculations spherical trigonometry. In addition, see the pattern fiqh qibla direction, he soughtto translate the arguments Shar'ie existing in the language of science in line with the opinion ofImam Syafi‟i, although there are differences

    Sistem hisab awal bulan Qamariah Dr. Ing. Khafid dalam program Mawaaqit

    Get PDF
    Di antara program-program komputer berbasis astronomi modern yang mendukung penentuan awal bulan Qamariah adalah Jean Meeus, New Comb, Almanac Nautica, Ephemeris, Mawaaqit, Starrynight dan software falak lainnya. Di antara kesekian pemrograman tersebut, penulis tertarik untuk mengkaji Program Mawaaqit hasil karya Dr. Ing. Khafid (ahli geodesi). Menurut ilmu astronomi bentuk bumi itu bulat sehingga rumus yang digunakan dalam perhitungan awal bulan Qamariahnya adalah segitiga bola (spherical trigonometri), sedangkan menurut ilmu geodesi bentuk bumi itu bukan bulat tetapi ellipsoid (geodetic). Dengan background keilmuan Dr. Ing. Khafid sebagai ahli geodesi, penulis ingin menelusuri sistem hisab awal bulan Qamariah Dr. Ing. Khafid dalam program Mawaaqit. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif evaluatif dimana data primernya berupa hasil wawancara dengan Dr. Ing. Khafid selaku pemilik Program Mawaaqit, sedangkan data sekundernya adalah seluruh dokumentasi berupa buku-buku yang membahas tentang hisab rukyat, sumber dari arsip, kamus, ensiklopedi dan buku yang berkaitan dengan penelitian. Data-data tersebut kemudian dianalisa dengan menggunakan metode deskriptif analitis dan komparatif. Hasil penelitian ini adalah metode yang digunakan dalam penentuan awal bulan Qamariah program Mawaaqit adalah metode hisab hakiki kontemporer. Dimana sistem hisab ini menggunakan hasil penelitian terakhir dan menggunakan matematika yang telah dikembangkan. Kriteria penentuan awal bulan Qamariah yang dipakai oleh Dr. Ing. Khafid dalam Program Mawaaqit adalah kriteria MABIMS yakni ketinggian hilal minimum dua derajat dan umur bulan saat matahari terbenam minimum delapan jam. Tingkat akurasi Program Mawaaqit dalam penentuan awal bulan Qamariah dapat dikatakan cukup akurat. Karena teori dan algoritma yang digunakan Mawaaqit adalah VSOP87 yang tingkat akurasinya lebih baik dari 0.01”. Di samping itu bukti keakurasiannya dapat dilihat dari hasil hisab Program Mawaaqit ketika dibandingkan dengan hasil hisab Ephemeris yang termasuk ke dalam High Accuracy Algorithm yang selama ini sering dijadikan pedoman pelaksanaan rukyat dalam penentuan awal bulan Qamariah yang hanya berbeda pada hitungan detik

    MOTIVASI MENJAGA DAYA TAHAN TUBUH PADA MASA PANDEMI COVID-19 DAN KONDISI DAYA TAHAN ATLET RENANG KHAFID SWIMMING CLUB

    Get PDF
    Sejak akhir 2019 hingga sekarang, seluruh dunia menghadapi wabah Covid-19. Pelatih dan atlet menghadapi kekhawatiran serius terkait latihan bahwa pelatih harus terus mengembangkan program latihan dan atlet tetap menyelesaikan program latihan yang diberikan pelatih. Namun terkendala oleh pandemi, sehingga membuat atlet tidak dapat melakukan latihan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar motivasi menjaga daya tahan tubuh pada masa pandemi Covid-19 dan kondisi daya tahan atlet renang Khafid Swimming Club. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sebanyak 30 atlet di perkumpulan renang Khafid Swimming Club yang telah berpartisipasi pada penelitian ini. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner dan MFT (multistage fitness test). Pengumpulan data menggunakan angket dan disebar kepada responden secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi atlet renang Khafid Swimming Club dalam menjaga daya tahan tubuh pada masa pandemi Covid-19 yang masuk kategori sangat tinggi sebanyak 7%, kategori tinggi 37%, kategori sedang 40%, kategori rendah 13%, dan kategori sangat rendah 3%. Sedangkan pada analisis tes daya tahan menunjukkan hasil yang cukup bagus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi dapat mempengaruhi kondisi daya tahan / VO2Max atlet yang nantinya akan berdampak pada peforma atlet dalam melakukan aktivitas fisik

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    DETEKSI OUTLIER PADA DATA AUTHOR SCIENCE AND TECHNOLOGY INDEX (SINTA) MENGGUNAKAN METODE REGRESI LINEAR

    Get PDF
    Publikasi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh para peneliti, tidak sedikit karya ilmiah yang dipublikasikan digunakan sebagai rujukan dalam banyak hal, baik untuk dalam hal akademis seperti menyelesaikan tugas akhir atau dalam pengembangan penelitian yang sudah ada. SINTA (Science and Technology Index) adalah merupakan portal yang berisi tentang pengukuran kinerja ilmu pengetahuan dan teknologi yang meliputi antara lain kinerja peneliti, penulis, author, kinerja jurnal dan kinerja institusi Iptek. Beberapa peneliti diportal sinta memiliki jumlah score yang cukup tinggi dalam kurun waktu yang singkat, peneliti yang mendapat score dengan cepat dicurigai melakukan tindakan anomaly. Oleh sebab itu dibuat sebuah system yang dapat mendeteksi data dari setiap peneliti berdasarkan jumlah score yang dimiliki menggunakan regresi linear. System akan ditampilkan berupa grafik scatter yang memiliki garis gradient, dari 500 data sampel didapatkan data peneliti bersih 496 dengan nilai regresi terendah 24,55 dan nilai tertinggi 111.23, untuk mengetahui peneliti melakukan tindakan anomaly atau tidak dengan nilai deviasi yaitu 8,94 ditambah nilai average yaitu 30,15. jika hasil nilai peneliti lebih besar dari nilai deviasi maka peneliti dicurigai melakukan tindakan anomaly, jika kurang atau sama dengan deviasi maka peneliti dianggap normal. Hasil akhir dari penelitian jumlah data yang dianggap anomaly sejumlah 4 author, sedangkan yang normal sejumlah 491 author. Kata kunci : Deteksi kecurangan, penetuan tindakan anomaly menggunakan regresi linear, standar deviasi

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore