8,005 research outputs found

    Simulasi runway untuk mengoptimalkan kapasitas runway di Juanda International Airport dengan metode time space

    No full text
    Transportasi saat ini merupakan bagian yang sangat fundamental dalam kehidupan untuk melakukan perpindahan. Salah satu moda transportasi yang sering digunakan adalah pesawat terbang yang memiliki keuntungan secara ekonomis dibandingkan jenis transportasi lain. Teknologi pada pesawat terbang memungkinkan terjadinya peningkatan demand dari tahun ke tahun. Padatnya demand dari penumpang di Bandara Internasional Juanda Surabaya membuat antrian pesawat pada runway, salah satunya runway 10. Runway tersebut adalah ujung dari landasan pacu yang digunakan untuk take off dan landing. Runway capacity dari bandara Internasional Juanda Surabaya mempunyai kapasitas yang terbatas. Mengkaji perubahan jadwal pesawat dengan menggunakan simulasi di Bandara diharapkan dapat mengoptimalkan antrian pesawat pada single runway Bandara Internasional Juanda Surabaya. Selain itu, penelitian ini dapat meminimasi waktu tunggu pesawat di runway sebelum keberangkatan dan sebelum landing di udara. Metode yang digunakan Time Space Diagram. Untuk menguji metode tersebut dikembangkan program berbasis Microsoft Excel. Dengan melakukan penelitian menggunakan program dan metode tersebut diharapkan mendapatkan hasil yang optimal dan harapannya menjadi masukan terhadap pihak Air Navigation, sehingga lebih memudahkan pihak perusahaan untuk mengambil keputusan

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Full text link
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Stasiun Kereta Api Layang Juanda

    Full text link
    Juanda adalah bandara tersibuk kedua di Indonesia. Bandara ini diperkirakan mampu menampung 6 juta hingga 8 juta penumpang per tahun dan 120.000 ton kargo/tahun. Terminal 1 Bandara Juanda dibuka pada tahun 2006. Terminal ini terletak di sebelah utara landasan pacu. Kapasitas sebenarnya hanya 6 juta penumpang/tahun. Namun pada tahun 2013, jumlah penumpang yang berangkat dan datang menjadi 17 juta penumpang/tahun. Terminal 2 mulai dibangun sejak tahun 2011. Terletak di terminal lama bandara Juanda. Seharusnya setiap bandara yang angka penumpangnya mencapai 10 ribu setiap harinya harus diimbangi dengan infrastruktur yang memadai. Sedangkan satu – satunya akses masuk ke bandara Juanda ini adalah melalui jalan kendaraan bermotor. Kendaraan yang dimaksud adalah melalui bus, taxi, sepeda motor, dan kendaraan pribadi. Ada dua jalur utama yang menuju bandara ini yaitu jalan tol Waru – Juanda dan jalan raya dari bundaran Aloha ke Sedati sampai ke Juanda. Tidak ada penghubung lain selain jalur kendaraan bermotor tersebut. Mengutip data dari pengelola bandara Juanda, naiknya pergerakkan penumpang pada tahun 2008 – 2012 tidak sebanding dengan banyaknya angka pergerakkan pesawat. Sehingga terjadi overload pada pesawat. Oleh karena itu objek infrastruktur baru sangat dibutuhkan untuk menampung penumpang yang akan menggunakan jasa bandara Juanda yang sangat sibuk ==========================================================================================Juanda is the second busiest airport in Indonesia. The airport is expected to accommodate 6 million to 8 million passengers per year and 120.000 tons of cargo per year. First Terminal of Juanda Airport, called Terminal 1 is opened in 2006. The terminal is located in the north of the runway. The actual capacity of only 6 million passengers per year. But in 2013, the number of departing and arriving passengers increased to 17 million passengers / year . Second Terminal of Juanda Airport, Terminal 2 was built since 2011. Located in the old terminal Juanda airport. Supposedly every airport that has 10 thousand passengers per day must be balanced with adequate infrastructure. While the only way to the Juanda airport are via motorways . The vehicle in question is by bus , taxi, motorcycle , and private vehicles . There are two main paths towards this airport is by use Waru - Juanda highway and road from the Aloha to Sedati then Juanda . There is no other way but the motorways. Citing data from Juanda airport management, the increase in passenger movements in the year 2008 - 2012 is not comparable with the large number of aircraft. Resulting in overload on the aircraft . Therefore the object of new infrastructure is needed to accommodate passengers who will use the services of Juanda airpor

    The Complete Muhammad Ali

    No full text
    Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries

    PENERAPAN REKAYASA NILAI PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI ENGINEERINGPROCUREMENTAND CONSTRUCTION (EPC) JARINGAN PIPA AVTUR DI JUANDA INTERNASIONAL AIRPORT

    Full text link
    Muhammad Irfan, Program Studi Teknik Sipil, Program Pascasarjana, Institut Teknologi Nasional Malang, Agustus 2019. Rekayasa Nilai Pada Pekerjaan Konstruksi Engineering, Procurement and Construction (EPC) Jaringan Pipa Avtur di Juanda Internasional Airport. Tesis, Pembimbing: (1) Dr. Ir. Kustamar, MT, (2) Maranatha Wijayaningtiyas, ST. MT. PhD Rekayasa nilai (value engineering) adalah salah satu cara pendekatan yang kreatif dan terencana dengan tujuan untuk mengefisienkan biaya-biaya yang diperlukan oleh proyek. Rekayasa nilai digunakan untuk mencari suatu alternatifalternatif yang bertujuan untuk menghasilkan biaya yang lebih sesuai dari harga yang telah direncanakan sebelumnya dengan batasan fungsional, kekuatan strukturnya dan mutu pekerjaan. Dalam rekayasa nilai digunakan suatu metode evaluasi yang menganalisis teknik dan nilai suatu proyek, dimana dalam hal ini dicari suatu alternatif-alternatif baru dengan tujuan menghasilkan biaya yang lebih efisien dengan batasan fungsional dan tahapan rencana tugas yang dapat mengidentifikasi dan mengoptimalkan biaya-biaya serta usaha yang tidak perlu. Tujuan penelitian ini adalah: mendapatkan alternatif jenis pekerjaan yang paling efektif dan efisien setelah dilakukan rekayasa nilai pada proyek konstruksi Engineering, Procurement and Construction jaringan pipa avtur di Juanda Internasional Airport; menghitung besarnya penghematan biaya dan prosentase pada proyek konstruksi Engineering, Procurement and Construction jaringan pipa avtur di Juanda Internasional Airport. Metode penelitian ini menggunakan metode survai deskriptif, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa data-data teknis dari proyek, seperti gambar bestek, Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan Rencana Kerja dan Syarat (RKS); data sekunder yaitu data-data pendukung yang dapat dijadikan input dan referensi dalam melakukan analisis rekayasa nilai, mengenai daftar harga satuan dan analisa pekerja, data bahan atau material yang digunakan, data alat-alat berat, data tenaga kerja, peraturan-peraturan dan datadata lainnya yang dapat dijadikan referensi dalam menganalisis rekayasa nilai. Berdasarkan dari hasil analisa di atas dapat disimpulkan bahwa material dan metode yang efektif dan efisien setelah dilakukan rekayasa nilai pada proyek konstruksi Engineering, Procurement and Construction jaringan pipa avtur di juanda internasional airport adalah pengeboran dengan menggunakan HDD; dibandingkan dengan desain aslinya biaya pemasangan pipa avtur di bandara juanda dengan menggunakan turap besi diperlukan biaya 20% lebih besar jika dibandingkan tanpa menggunakan turap besi. Sedangkan jika dibandingkan dengan pengoboran HDD biaya yang diperlukan jauh lebih murah 40%. Dengan pengeboran HDD biaya jauh lebih Hemat; Pengunaan jaringan dengan pengeboran HDD menghasilkan penghematan sebesar 40% dari siklus hidup yang dihitung dengan asumsi pengunaan selama10 tahun. Kata kunci: rekayasa nilai, Saving Cost, Saving Time

    Strategi nominalisasi pengeluaran yang direpresentasikan dalam headlines the jakarta post dalam kasus perseteruan kpk vs polri jilid II :sebuah kajian awk

    No full text
    KPK dan Polri adalah dua lembaga yang memiliki otoritas untuk menangani pelaku kejahatan tindak korupsi di Indonesia. Hadirnya kembali perseteruan jilid dua antara dua lembaga ini kembali menyedot perhatian bangsa Indonesia. Perseteruan yang banyak diberitakan oleh media massa ini, menarik minat peneliti untuk menganalisis headlines yang terbit di harian The Jakarta Post selama bulan Agustus hingga Oktober 2012. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan strategi pengeluaran (exclusion) dalam merepresentasikan aktor sosial yang muncul di headline The Jakarta Post. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis wacana kritis dari Theo van Leeuwen yang menampilkan bagaimana pihak-pihak dan aktor (bisa seseorang atau kelompok) ditampilkan dalam pemberitaan, terutama yang berkaitan dengan strategi pengeluaran nominalisasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa proses eksklusi banyak terjadi pada polisi. Pengeluaran Polisi dari pemberitaan dilakukan agar perhatian pembaca lebih ditujukan kepada aktor lainnya (korban), yaitu KPK

    Dampak Dana Otonomi Khusus terhadap Kinerja Pembangunan Ekonomi di Provinsi Aceh.

    No full text
    Pemerintah Aceh memperoleh kebijakan desentralisasi yang disebut dengan desentralisasi asimetris (asymmetric decentralization). Pelaksanaan kebijakan desentralisasi fiskal di Indonesia secara masif dilakukan sejak tahun 2004 seperti diatur dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 yang direvisi melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang otonomi daerah. Undang-Undang tersebut berlaku bagi semua pemerintah daerah di Indonesia. Selain itu terdapat juga Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) bagi daerah yang memiliki hak istimewa, salah satunya Undang-Undang Otonomi Khusus adalah Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh. Undang-undang tersebut memberikan suatu kekhususan terhadap Aceh, kekhususan bagi pemerintah dijelaskan dalam pasal 179 ayat (1) yang menyatakan bahwa Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota memiliki sumber pendapatan daerah salah satunya bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Dana Otsus). Otonomi khusus merupakan kewenangan khusus yang diakui dan diberikan kepada provinsi untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan: 1) Menganalisis dampak penerimaan Dana Otsus terhadap pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Gini rasio dan pengangguran di Provinsi Aceh. 2) Mengkaji implementasi sistem perencanaan penganggaran Dana Otsus di Provinsi Aceh serta 3) Merumuskan implikasi kebijakan dalam rangka meningkatkan kinerja pembangunan daerah dalam mengalokasikan belanja dana otonomi khusus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Analisis kuantitatif menggunakan regresi linier berganda data panel dengan Fixed Effect Model (FEM) dari tahun 2000-2016 di 23 kabupaten/kota Provinsi Aceh yang diolah dengan Eviews9. Analisis dekriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis perencanaan dan penganggran Dana Otsus kabupaten/kota di Provinsi Aceh melalui data PDRB per kapita, kemiskinan, IPM, Gini ratio dan pengangguran. Hasil penelitian ini menunjukkan sebelum Dana Otsus, variabel Dana Alokasi Khsus (DAK), dana Alokasi Umum (DAU), dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), berperan dalam mempengaruhi alokasi belanja modal dengan arah yang positif. Setelah adanya Dana Otsus, hanya DAK yang dapat meningkatkan pengaruh yang signifikan terhadap belanja modal, sementara variabel DAU, DBH dan PAD serta Dana Otsus belum menunjukkan peranannya dalam mempengaruhi alokasi anggaran belanja modal. Pengaruh terhadap alokasi belanja barang dan jasa sebelum adanya Dana Otsus, hanya variabel DAU berperan dalam mempengaruhi alokasi anggaran belanja barang dan jasa ke arah yang positif. Sementara variabel DAK, DBH dan DBH tidak dapat menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap belanja barang dan jasa. Setelah adanya Dana Otsus variabel DAK, DAU serta PAD dapat menunujukkan pengaruh yang positif terhadap belanja barang dan jasa. Pengaruh terhadap kinerja pembangunan ekonomi sebelum adanya dana otonomi khusus, variabel DAK, DAU, serta PAD memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan, meningkatkan IPM dan menurangi Gini rasio melalui belanja modal dan hanya DAU yang memiliki pengaruh signifikan melalui belanja barang dan jasa. Sebaliknya, setelah adanya dana otonomi khusus, DAK dan DAU dan PAD mampu meningkatkan pengaruh signifikan yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan, meningkatkan IPM, menurunkan Gini rasio serta menurunkan pengangguran melalui belanja modal dan belanja barang dan jasa. Hasil tersebut menujukkan bahwa Dana Otsus dapat menunjang kegiatan dana lain sehinga menunjukkan pengaruh signifikan dan semakin besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan, peningkatan IPM, menurunkan pengangguran, baik melalui belanja modal maupun melalui belanja barang dan jasa. Dengan kata lain setelah adanya dana otonomi khusus DAK, DAU dan PAD menunjakkan peningkatan pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan, meningkatkan IPM, menurunkan Gini rasio serta menurunkan pengangguran melalui belanja Modal serta belanja barang dan jasa. Pemerintah Aceh telah melakukan bebagai macam cara untuk mencari solusi metode penggunaan Dana Otsus antara perencanaan dan penganggaran Dana Otsus sudah 3 metode yang dilakukan sehingga diharapkan dapat menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap kinerja pembangunan ekonomi di Provinsi Aceh. Kedepan diharapkan pemerintah dapat melakukan kebijakan antara lain 1). Porsi Alokasi belanja modal yang lebih besar, 2). Penentuan antara kewenangan kabupaten/kota dengan Provinsi harus lebih rill dan 3). Perlu adanya sistem Aplikasi Terintegrasi Perencanaan, Penganggaran dan Informasi Kinerja sehingga dapat mensinergikan proses perencanaan antara sumber pendapatan, kegiatan, output, outcome, antar SKPA dan SKPD serta tujuan pembangunan yang berkelanjutan

    Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Washaya Al-Aba’ Li Al-Abna Karya Muhammad Syakir Al-Iskandari

    Full text link
    This research aims to identify the character education values ​​contained in the book Washaya al-Aba' li al-Abna Muhammad Syakir and the role of his opinion on the richness of character education values. It is hoped that this research can be used as a source or reference in efforts to develop education and character as a whole, especially character education according to Islam. It can also be used as a reference to facilitate understanding of character education and as a reference for relevant research in the future. This research method is qualitative and uses a narrative biography method. By using a descriptive presentation approach, this autobiography of the character's thoughts combines the ideas of character education from his work. Library research, or library research, is a research method that involves books, articles, notes and electronic media. with primary sources from the book Washaya al Aba Li al-Abna and secondary sources from study books. In this research, data collection was carried out through the documentation method, which includes searching for data through variables such as notes, books, and articles, among others. The author used a content analysis study to analyze the data; they analyzed the data textually based on the contents of the book. The research results show that the book Washaya al Aba Li al-Abna contains 17 educational character values, divided into two categories: 10 character values ​​fall into the moral category and 7 character values ​​fall into the performance category. Faith and piety, love and obedience to the Messenger of Allah, respect for parents, respect for teachers, truth or honesty, nobility or self-respect, patience, sincerity and a simple life are moral characters. Performance characteristics also include trust, discipline, hard work, never giving up, love of the country, interest in reading or literacy knowledge, and concern for the environment

    Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pembangunan Wilayah di Provinsi Jambi.

    No full text
    Pembangunan merupakan suatu proses multidimensional yang mencakup berbagai perubahan mendasar atas struktur sosial, sikap-sikap masyarakat dan institusi-institusi nasional, disamping tetap mengejar akselerasi pertumbuhan ekonomi, penanganan ketimpangan pendapatan, serta pengentasan kemiskinan. Pembangunan tidak hanya berorientasi kenaikan pendapatan, namun juga memperhitungkan masalah lain seperti tingkat pendidikan yang lebih baik, peningkatan standar kesehatan dan nutrisi, pemberantasan kemiskinan, perbaikan kondisi lingkungan hidup, pemerataan kesempatan, peningkatan kebebasan individual dan pelestarian ragam kehidupan budaya. Hal ini bermakna bahwa keberhasilan pembangunan juga dapat dilihat dari semakin kecilnya ketimpangan pendapatan antar penduduk, antar daerah dan antar sektor (World Development Report 1991). Tingginya PDRB per kapita beberapa wilayah kabupaten di Provinsi Jambi juga diiringi dengan tingginya tingkat kemiskinan. Kegiatan investasi dan sumberdaya terkonsentrasi di perkotaan dan pusat-pusat pertumbuhan, sementara wilayah-wilayah yang jauh dari perkotaan (hinterland) mengalami eksploitasi sumberdaya yang berlebihan. Tujuan dari penelitian ini yang pertama adalah memetakan perkembangan ekonomi wilayah di Provinsi Jambi, kedua adalah menganalisis ketimpangan pembangunan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi wilayah di Provinsi Jambi dan ketiga adalah merumuskan kebijakan dalam pemerataan pembangunan wilayah kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Metode analisis yang di gunakan adalah: tipologi Klassen, analisis klaster, indeks Williamson, regresi linear berganda data panel dan Analytical Hierarchy Process (AHP) Tipologi Klassen menunjukkan tren membaik dari tahun 2008 hingga 2017. Alokasi dana transfer baik DAU maupun DAK mendukung pencapaian kinerja ini. Indeks Williamson di Provinsi Jambi tahun 2008-2017 menunjukan tingkat ketimpangan sedang. Wilayah timur Provinsi Jambi lebih timpang dibanding wilayah barat. Belanja modal, belanja barang dan jasa serta jumlah penduduk menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi wilayah di Provinsi Jambi. Kemajuan ekonomi yaitu PDRB bersama-sama dengan jumlah penduduk memengaruhi tingkat kemiskinan, pengangguran dan IPM. Prioritas kebijakan pembangunan wilayah di Jambi adalah untuk mengurangi ketimpangan antar daerah. Untuk mencapai ini, strategi adalah mengoptimalkan sumberdaya manusia

    Symbolism and Allegory in English Romantic Poetry Songs of Innocence and of Experience by William Blake

    Full text link
    William Blake\u27s Songs of Innocence and of Experience is an important work in English Romantic poetry, known for its use of symbolism and allegory. This study looks at how Blake uses symbols and allegories to show the differences between innocence and experience and how these themes criticize the society and religion of 18th-century England. The goal of this research is to identify important symbols and allegories in Blake\u27s poems and explain their meanings. Using close reading of selected poems like The Lamb, The Tyger, and London, the study examines how these symbols work. The analysis also includes insights from other studies, such as Juanda\u27s work on understanding hidden meanings in modern media (Putri & Juanda, 2021). The findings show that Blake’s symbols, such as the contrast between innocence and experience or nature and industrialization, reflect Romantic ideals and criticize power structures in society. For example, the contrast between The Lamb and The Tyger shows the mix of gentleness and violence in the world. The study concludes that Blake’s use of symbols and allegory adds depth to his poetry, allowing readers to find multiple meanings in his work. This research helps us better understand Blake’s poems and the value of symbolic interpretation in literature. Keywords: William Blake, Symbolism, Allegor
    corecore