1,722,809 research outputs found
Joki rakafa (Joki is dead)
The 'Bakumba' is a form of the Shangara dance. Joki, it seems, got married but his wife left him. So he went and asked his father-in-law to return the lobola but the father-in-law refused, so Joki went and killed himself by cutting his own throat. Bakumba party dance, with 2 drums and rattle
Lede joki cilik
Lede adalah seorang joki cilik yang hebat.
Ia selalu menjadi juara dalam pacuan kuda.
Karena terlalu asyik menjadi joki, Lede enggan bersekolah
Esther Ruth Joki, May 11, 1928 - October 4, 2023
Esther Ruth Lepke was born to Wilhelm Lepke and Ida Draeger Chole. After marrying her husband George Joki in 1951, they settled in Palo Alto and raised their four children there. A Celebration of Life will be held for Esther at Foothill Park in Palo Alto
Talonpoika ja joki
Le paysan et la rivière (Talonpoika ja joki?:) Illustrée par Kano Tomo-nobou. (s. 14.
Joki is dead
A bakum ba party dance song about the death of Joki accompanied by rattle and drums
POLITIK HUKUM LARANGAN JOKI SKRIPSI SEBAGAI BENTUK PELANGGARAN INTEGRITAS AKADEMIK GUNA MENGATASI MARAKNYA FENOMENA TINDAKAN JOKI SKRIPSI
Penelitian ini secara mendalam mengkaji maraknya fenomena joki skripsi di lingkungan perguruan tinggi. Melalui pendekatan normatif dengan fokus pada kajian hukum, penelitian ini mengungkap bahwa tindakan joki skripsi merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip-psinrip integritas akademik. Kurangnya peraturan yang spesifik dan lemahnya penegakan etika di lingkungan akademik menjadi faktor pendorong utama maraknya fenomena ini. Joki skripsi tidak hanya merugikan individu yang terlibat, akan tetapi merusak reputasi institusi pendidikan dan merendahkan kualitas lulusan. Hasil penelitian ini menunjukkan urgensi untuk merumuskan politik hukum yang komprehensif dalam mengatasi problematika joki skripsi. Peraturan perundang-undangan saat ini belum memadai dalam menindak tindakan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan peraturan baru yang secara tegas melarang dan memberikan sanksi yang tegas bagi pelaku joki skripsi, baik mahasiswa, penyedia jasa, maupun institusi pendidikan yang terlibat. Selain itu, perlu upaya peningkatan kesadaran akan pentingnya integritas akademik di kalangan civitas akademik. Dengan demikian, diharapkan tindakan joki skripsi dapat ditekan dan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dapat terus ditingkatkan
FENOMENA JOKI THREE IN ONE SEBAGAI ALTERNATIF PEKERJAAN INFORMAL PADA MASYARAKAT MIGRAN : (Studi Pada Joki Three In One di Jalan Pintu Satu, Senayan, Jakarta Pusat)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana masyarakat
migran memilih bekerja sebagai joki three in one. Pada bagian ini penulis ingin
mencari informasi seputar alasan mereka menjadi joki three in one di Jalan Pintu Satu
Senayan, padahal kota telah menawarkan berbagai macam jenis pekerjaan. Tujuan
kedua, untuk mengetahui bagaimana strategi para joki three in one tersebut untuk
dapat bertahan sebagai upaya mempertahankan peluang bisnis yang menjanjikan
tersebut.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif. Penelitian ini dilakukan di jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung dan wawancara kepada
beberapa informan. Informan dalam penelitian ini berjumlah sepuluh informan yang
terdiri dari enam orang joki three in one sebagai informan utama dan empat orang
sebagai informan kunci. Wawancara yang dilakukan adalah wawancara mendalam
dan sambil lalu dan pengamatan yang dilakukan adalah pengamatan terlibat.
Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa bekerja sebagai joki three in one
merupakan suatu pilihan rasional bagi masyarakat migran. Hal ini sesuai dengan teori
pilihan rasional oleh James S. Coleman yaitu tindakan seseorang yang mengarah pada
tujuan, dimana tujuan itu ditentukan oleh nilai. Oleh karena itu, para joki melakukan
pekerjaan tersebut walaupun melanggar peraturan tetapi menghasilkan pendapatan.
Adapun yang dimaksud dengan nilai adalah kebebasan dalam bekerja dan peluang
bisnis. Mereka menyiasati peraturan tersebut yaitu sebagai joki three in one untuk
dapat memenuhi kebutuhan hidup. Memilih bekerja sebagai joki tentunya
berdasarkan pertimbangan yaitu tingkat pendidikan, akses lapangan pekerjaan
terbatas, tidak ada target, tidak ada yang mengatur dan hal yang paling menarik yaitu
pendapatan joki three in one yang menjanjikan. Salah satu strategi para joki agar
tetap bertahan yaitu dengan menjalin kerjasama yang baik sehingga akan tercipta
kepercayaan pengguna jasa terhadap joki tersebut. Kerjasama yang dibangun baik
antar sesama joki maupun pengguna jasa. Kerjasama itu menyebabkan seorang joki
mempunyai pelanggan tetap dan pendapatan tetap pula setiap harinya
TINJAUAN AKAD IJARAH DAN ETIKA BISNIS ISLAM TERHADAP PENGUPAHAN JASA JOKI TUGAS DI KALANGAN MAHASISWA (Studi Kasus di Jasa Joki Tugas Otw.Jokii)
Ana Nurul Hidayatur Rohmah, 126101211011, Tinjauan Akad Ijarah dan Etika
Bisnis Islam Terhadap Pengupahan Jasa Joki Tugas di Kalangan Mahasiswa
(Studi Kasus di Jasa Joki Tugas Otw.Jokii), Program Studi Hukum Ekonomi
Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri
Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2024, Dosen Pembimbing:
Muflihatul Bariroh, S.H.I., M.S.I.
Kata Kunci: Ijarah, Etika Bisnis Islam, Pengupahan, Jasa Joki Tugas.
Latar belakang penelitian ini meneliti keterkaitan sistem pembayaran perihal jasa joki tugas, apakah sesuai atau tidak terkait pengupahannya yang akan ditinjau melalui akad ijarah dan etika bisnis Islam, karena terdapat sistem perjanjian antara pihak yang membutuhkan jasa atau mahasiswa dan pihak penjoki tugas.
Rumusan masalah dalam penelitian ini (1) Bagaimana sistem praktik jasa joki tugas di kalangan mahasiswa pada jasa joki tugas di otw.jokii? (2) Bagaimana tinjauan akad ijarah terhadap pengupahan jasa joki tugas di kalangan mahasiswa pada jasa joki tugas di otw.jokii? (3) Bagaimana tinjauan etika bisnis Islam terhadap pengupahan jasa joki tugas di kalangan mahasiswa pada jasa joki tugas di otw.jokii?
Metode penelitian pendekatan kualitatif, jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di jasa joki tugas otw.jokii. Sumber data penelitian data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam (indepth interview) dan dokumentasi. Teknik analisis data kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display) dan penarikan simpulan dan verifikasi.
Pengecekan keabsahan kredibiltas (credibility) (memperpanjang keikutsertaan,melakukan observasi secara terus menerus, melakukan trianggulasi dan menggunakan bahan refrensi), tranferbilitas (transferbility) dan konfirmabilitas (konfirmability).
Hasil penelitian (1) Pelaksanaan jasa joki tugas di otw.jokii, bagi customer dapat melakukan pemesanan melalui instagram dan whatsapp, kemudian setelah pemesaanan selesai akan dilanjut ke proses pengerjaan dengan sesuai urutan antrian pemesanan. Kemudian untuk upah ditentukan dengan tingkat kesulitan,upah akan dibayarkan melalui e-monney seperti shopepay, DANA, dan transfer via bank. (2) Dalam tinjauan akad ijarah praktik jasa joki tugas termasuk dalam ijarah sewa menyewa jasa, di mana praktik nya sesuai dengan rukun dan syaratnya ijarah karena terdapat kedua belah pihak yang bertransaksi yaitu pemilik jasa dan customer. Hukum asal jasa joki tugas adalah haram atau tidak diperbolehkan,karena wasail nya sendiri itu disamakan dengan hukum maqasid nya yaitu diharamkan (penipuan), kemudian diampuni perkara yang ada didalam wasail apa yang tidak diampuni sesuatu dalam maqasid, tetapi dapat diperbolehkan dengan syarat ketika terdapat suatu hajat atau kebutuhan yang membuat seseorang harus menggunakan jasa joki tugas, dengan melihat wasilah atau perantara yang dijadikan sebagai tujuan. Kemudian terkait untuk ujrah atau pengupahan jasa joki tugas dihukumi syubhat. (3) Dalam tinjauan etika bisnis Islam pelaksanaan jasa joki tugas di otw.jokii sesuai dengan prinsip-prinsip etika bisnis Islam yaitu keadilan,kebebasan, tanggung jawab, dan kebajikan, kecuali di dalam prinsip tauhid kurangsesuai, karena jasa joki tugas termasuk perbuatan yang melanggar kegiatan pembelajaran akademik. Kemudian mengenai pengupahan jasa joki tugas sesuai dengan prinsip keadilan karena besaran harga upah yang harus di bayarkan sebelumnya akan disampaikan terlebih dahulu kepada customer yang nantinya upah yang harus dibayarkan disepakati oleh kedua belah pihak, agar tidak merugikan salah satu pihak
FENOMENA JOKI TUGAS (STUDI KASUS PADA MAHASISWA UPI)
ABSTRAK
Pemberian tugas dalam dunia pendidikan merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap kemampuan belajar mahasiswa. Namun, merebaknya fenomena joki tugas di kalangan mahasiswa. Ketika diberlakukannya perkuliahan daring karena pandemi Covid-19 fenomena joki tugas semakin merebak di kalangan mahasiswa . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam terkait fenomena joki tugas. Metode yang digunakan menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, studi dokumentasi dan studi literatur. Penelitian ini menggunakan sebanyak tujuh narasumber yaitu tiga diantaranya merupakan penyedia jasa joki tugas,tiga orang juga mahasiswa UPI yang memiliki pengalaman menggunakan joki tugas, dan satu dosen ahli UPI. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya latar belakang dari penyedia dan pengguna jasa joki tugas dalam menyediakan dan menggunakan jasa joki tugas. Selanjutnya, dampak dari fenomena joki tugas yakni: (1) menurunnya motivasi belajar dan moralitas mahasiswa. (2) kecanduan menggunakan joki tugas. (3) ketidaksesuaian antara hasil belajar dengan pemahaman mahasiswa. Solusi yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu: (a) Pengontrolan diri. (b) pembaharuan Peraturan Senat Akademik UPI yang belum mengatur secara jelas bahwa joki tugas merupakan kecurangan akademik. (c) memberikan sanksi atau hukuman.
Kata kunci : Joki Tugas, Kecurangan Akademik, Mahasiswa
ABSTRACT
Giving assignments in the world of education is an effort to increase students' understanding of student learning abilities. However, the phenomenon of task jockeys is widespread among students. When the implementation of online lectures due to the Covid-19 pandemic, the phenomenon of task jockeys spread among students. This study aims to find out more about the phenomenon of the task jockey. The method used is a qualitative method using a case study approach. Using data collection techniques in the form of interviews, observations, documentation studies and literature studies. This study used seven resource persons, three of whom were task jockey service providers, three UPI students who had experience using task jockeys, and one UPI expert lecturer. The results of the study indicate that there is a background of the providers and users of task jockey services in providing and using task jockey services. Furthermore, the impact of the task jockey phenomenon, namely: (1) decreased learning motivation and student morality. (2) addiction to using task jockeys. (3) discrepancy between learning outcomes and student understanding. The solutions found in this study are: (a) Self-control. (b) the renewal of the UPI Academic Senate Regulation which does not clearly stipulate that the task jockey is an academic fraud. (c) impose sanctions or penalties.
Keywords: Academic fraud, jockey assignment, studen
- …
