1,722,253 research outputs found
Naxa Agrotech / Muhamad Nurazan Mohd Jayadi
My company name is Naxa Agrotech . I use this name of company because it is the founder which Muhamad Nurazan bin Mohd Jayadi. I am select this business because I can expect that the number of modern farmer user is increase and encourage Malaysian to keep farming and gardening. This business is founded by myself and I hope that, my business can attract more customers and can open another branch on the future. There are four main product that provided by my company. Firstly is NFT60UVR, Second is HY Growpot, Third is HY Growpot LinkTech and lastly HY Cute Triple XY. For target market, our target is modern farmer. This is because various services provided by our company such as we provideing an agent to help our customer to install the product. In competitve, 0ur company is less compatitive with other company because our surrounding area did not have any hydroponic kit premises. From that, my company is the first Naxa Agrotech company. The profitability for my company is based on demand from our customer. The highest profit in my business in RM 45,000 per month. All of my business progress will not success without my management team. The profit is lowest at the starting of the business because lack of experience and higher cost for the opening.
Team management is the ability of an individual or an organization to administer and coordinate a group of individuals to perform a task. Team management involves teamwork, communication, objective setting and performance appraisals. In Naxa Agrotech, every person should be contribute their full effort to increase Naxa Agrotech ability to provide product and give services to every person. There are 5 managers including me as general manager and other agent to run my hydroponic kit business. In addition, all worker are participate in giving services to the customer
Pemuatan surat pembaca yang diduga merupakan tindak pidana pencemaran nama baik / oleh Eka Prasetia Jayadi
abstrak (A) Nama: Eka Prasetia Jayadi (B) Judul Skripsi: Pemuatan Surat Pembaca yang Diduga Merupakan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik (C) Halaman: x + 70 + 145 + 2008 (D) Kata Kunci: Pencemaran Nama Baik, Pengaduan, Permohonan Pengujian, Hukum Pidana (E) Isi: Surat pembaca dalam surat kabar harian merupakan salah satu media pelaksanaan fungsi kontrol sosial. Namun, sebagai fungsi kontrol surat pembaca kini justru menghadapi dilema baru, yakni gugatan dan proses pidana terhadap penulis surat pembaca. Salah satu kasus yang saat ini berkembang adalah kasus pemuatan surat pembaca yang diduga merupakan tindak pidana pencemaran nama baik terhadap P.T. Duta Pertiwi. Hal ini menimbulkan kebingungan sehingga perlu diteliti, masalah bagaimanakah dampak hukum dari adanya pengaduan terhadap tindak pidana pencemaran nama baik oleh P.T. Duta Pertiwi terhadap Nyonya Kwee Meng Luan. Untuk meneliti lebih lanjut masalah tersebut penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif. Hasilnya ternyata pasal-pasal pencemaran nama baik tetap berlaku sedangkan P.T. Duta Pertiwi yang menggugat Nyonya Kwee Meng Luan melakukan kekeliruan. Simpulannya, penulis surat pembaca tidak boleh digugat secara perdata apalagi diproses secara pidana. Oleh karena itu, Pejabat Kepolisian Republik Indonesia salah satunya harus menyosialisasikan Kitab Undang-undang Hukum Pidana. (F) Acuan: 25 (1945-2008). (G) Pembimbing: Soetan Budhi S. Syamsuddin (H) Penulis: Eka Prasetia Jayad
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN JAYADI MOTOR SURABAYA
Proses bisnis yang terdapat pada Jayadi Motor membutuhkan sebuah sistem informasi yang dapat mendukung pengerjaan tugas para staff agar dapat meminimalkan kemungkinan kesalahan perhitungan data serta mendukung dalam proses pembelian barang, pelayanan pelanggan, serta penggajian pegawai. Pada permasalahan tersebut sehingga dibuat sebuah Sistem Informasi Manajemen Keuangan Jayadi Motor yang meliputi proses penjualan, pembelian, proses pendukung manajemen dan pembuatan laporan.
Tahapan yang dilakukan untuk membuat aplikasi Sistem Informasi Manajemen Keuangan Jayadi Motor ada 4 tahap yaitu, analisa kebutuhan sistem, desain sistem dan database, desain I/O, dan implementasi. Pada tahap mendesain sistem, dimulai dengan membuat Diagram Jenjang kemudian membuat Data Flow Diagram (DFD) yang terdiri dari context diagram, DFD level 0, DFD level 1, dan DFD level 2 dengan 30 data store dan 5 external entity, kemudian mendesain database dengan membuat Conceptual Data Model (CDM) sebanyak 30 entitas, dan Physical Data Model (PDM) sehingga menghasilkan 30 tabel. Dilanjutkan dengan mentransformasikan PDM ke dalam database yang sebenarnya. Kemudian mendesain form input dan output. Terakhir yaitu mengimplementasikan algoritma program yang telah disusun dan database yang telah dirancang ke program berbasis web .
Sistem informasi manajemen keunangan Jayadi Motor Surabaya dapat menghasilkan suatu sistem yang informatif dalam memberikan informasi stok barang, servis kepada pelanggan, serta penggajian pegawai sehingga meminimalkan terjadinya kesalahan dalam pemasukan data. Penyajian laporan pada sistem telah dibuat seoptimal mungkin sehingga dapat memberikan data dengan cepat, mudah, dan akurat
ANALISIS KELAYAKAN PEMBUKAAN CABANG CV CITRA JAYADI DI TANGERANG
ANALISIS KELAYAKAN PEMBUKAAN CABANG CV CITRA JAYADI DI TANGERANG
Moulding characteristics of Goriali and Jayadi moulding sands
Two sand samples designated Goriali and Jayadi moulding sands were sent by M/s Associated Cement Cos., Ltd., Bombay to determine their physical properties and their suitability for moulding purposes. The deposits of these two sands occur in Goriali and Jayadi, localities near Dwarka Town in the district of Amreli of Bombay State
Efektivitas Pasal 15 ayat (2) huruf F Undang-undang Nomor 30 tahun 2004 / oleh Anton Jayadi
abstrak (A) Nama : Anton Jayadi (B) Judul Skripsi : Efektivitas Pasal 15 Ayat (2) Huruf F Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004. (C) Halaman : viii + 104 + 31+2006 (D) Kata Kunci : Efektivitas, Pasal 15 ayat (2) Huruf F (E) Isi : Dinamika kehidupan bermasyarakat terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Perubahan tersebut juga mempengaruhi hukum. Kehidupan masyarakat tidak terlepas dari hukum. Salah satunya adalah hukum perdata yang berkaitan dengan Notaris, seperti perikatan, jual beli, waris, pendirian Perseroan Terbatas, dan sebagainya. Notaris di dalam menjalankan profesinya harus mematuhi peraturan mengenai Jabatan Notaris yang ada. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris (selanjutnya disebut dengan Undang-Undang Jabatan Notaris / UUJN) mengatur mengenai kewenangan Notaris untuk membuat akta pertanahan. Hal ini menimbulkan kontradiksi dari berbagai pihak. Dari kontradiksi tersebut timbul permasalahan bagaimana efektivitas dari Pasal 15 Ayat (2) huruf f UUJN dalam praktek? Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas dari Pasal 15 Ayat (2) Huruf f UUJN dalam praktek. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu menggunakan metode penelitian Hukum Normatif yaitu dengan mencari data dari bahan-bahan pustaka dan metode penelitian empiris yaitu dengan melakukan wawancara dengan pihak yang terkait. Apabila kita kembali berdasarkan asas hukum yang ada yaitu Undang-Undang yang lebih tinggi meniadakan yang lebih rendah (Lex superior Derogat Lex Inferior). Perumusan UUJN sangat dipengaruhi dengan adanya benturan kepentingan (conflict of interest) dimana para pihak yang terlibat di dalamnya mengutamakan kepentingannya masing-masing. Berdasarkan UUJN maka Notaris yang bukan Pejabat Pembuat Akta Tanah (selanjutnya disebut dengan PPAT) sudah bisa membuat akta pertanahan yang selama ini merupakan kewenangan dengan PPAT hal ini mengingat asas hukum yang ada. UUJN ini sudah seharusnya dapat diberlakukan karena bagaimanapun sudah menjadi Undang-Undang. Tidak efektifnya Undang-Undang tersebut karena sampai saat ini tidak ada Notaris yang bukan PPAT berani membuat akta pertanahan dan didaftarkan di Badan Pertanahan Nasional. Seharusnya pada saat perumusan redaksional dari UUJN harus diundang para pihak yang terkait. Selain itu juga harus disosialisasikan agar semua pihak mengetahui serta perlu adanya sanksi apabila terjadi pelanggaran pelaksanaan dari UUJN tersebut. (F) Acuan : 31 Acuan (G) Pembimbing : Dr. Gunawan Djajaputra, S.H., S.S., M.H. (H) Penulis : Anton Jayad
HIJAU, MASIH TERSISA
Pameran Bersama Seni Lukis 1st Anniversary Mimemis 2009
Teknik : Cat air, media kertas
Ukuran : 30 x 45 c
WARISAN UNTUK JOKOWI
Pameran Internasional Seni Lukis Warisan Nusantara 2012 Semarang Indonesia
Teknik : Cat Air, Media Kertas
Ukuran : 40 x 60 c
MENATAP HARI DEPAN
Pameran Bersama Pensil Warna "The Expression Day"
Teknik : Cat air, Media Cetak
Ukuran : 30 x 45 c
Problematika Pembelajaran Luring pada Masa Pandemi Covid-19 di Pondok Pesantren Al-Jayadi Tahun Ajaran 2021-2022
ABSTRAK
Naddhiroh, Hidayatun. 2022. Problematika Pembelajaran Luring pada Masa Pandemi Covid-19 di Pondok Pesantren Al-Jayadi Tahun Ajaran 2021-2022. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Arif Wibowo M.Pd.I.
Kata Kunci : Problematika, Pembelajaran Luring, Masa Pandemi Covid-19.
Di era pandemi Covid-19 saat ini dunia pendidikan memiliki tugas yang tidak ringan dalam proses pembelajaran. Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini melumpuhkan beberapa sektor kehidupan baik sosial, ekonomi dan tidak terkecuali kegiatan pembelajaran dalam lingkup pendidikan baik pendidikan formal, informal dan nonformal seperti pondok pesantren. Dalam pelaksanaan proses pembelajaran diera pandemi Covid-19 saat ini pemerintah memberikan kebijakan tentang proses pembelajaran jarak jauh yang terbagi menjadi dua yakni pembelajaran daring dan pembelajaran luring. Dalam pelaksaan pembelajaran tentu terdapat problematika pembelajaran terlebih diera pembaruan pembelajaran pandemi saat ini. Oleh karena itu, dalam penelitian ini peneliti tertarik untuk mengambil tema problematika pembelajaran masa pandemi khususnya pembelajaran luring di Pondok Pesantren Al-Jayadi.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui bagaimana problematika pembelajaran luring yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Jayadi, (2) Mengetahui solusi terhadap problematika pembelajaran luring era pandemi yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Jayadi.
Peneliti melakukan penelitian di Pondok Pesantren Al-Jayadi menggunakan jenis pendekatan penelitian kualitatif, dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Dari penelitian yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa problematika pembelajaran diera pandemi Covid-19 di Lingkungan Pondok Pesantren Al-Jayadi diantaranya: a) Lingkungan pembelajaran terdampak Covid-19 yang dikhawatirkan menjadi salah satu tempat penyebaran Covid-19. b) Dampak dari penularan Covid-19 mengakibatkan beberapa Pendidik mengalami sakit sehingga tenaga Pendidik semakin sedikit sedangkan jumlah santri yang mencapai ratusan., dan c) Terbatasnya fasilitas pembelajaran seperti kurangnya ruangan kelas yang digunakan untuk proses pembelajaran. Solusi untuk problematika diatas diantaranya: a) Pengurus Pondok Pesantren Al-Jayadi menjalin kerja sama dengan puskesmas setempat ataupun posko Kesehatan setempat serta menyediakan ruang isolasi sebagai antisipasi adanya santri maupun pengurus pondok pesnatren yang terkonfirmasi gejala Covid-19, b) Keterbatasan guru/ustadz sehingga pengurus Pondok Pesantren Al-Jayadi membuat kelas berdasarkan tingakatan para santri dan menjadikan alumni santri untuk mengabdi sebagai tenga Pendidik, dan c) Pondok Pesantren tetap melaksanakan proses pembelajaran dengan menggunakan masjid At-Taqwa dengan izin masyarakat setempat sebagai pengganti kelas sementara dalam melaksanakan pembelajaran, memanfaatkan fasilitas yang ada serta selalu berbenah untuk melengkapi kekurangan dan keterbatasan Pondok Pesantren Al-Jayadi
- …
