1,720,957 research outputs found

    HUBUNGAN HEALTH LOCUS OF CONTROL DENGAN KEPATUHAN DIET DAN KONTROL KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS

    Get PDF
    Kepatuhan diet yang tidak baik dan kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai komplikasi diabetes, sehingga penderita diabetes membutuhkan kepercayaan diri dalam mengendalikan penyakit yang diderita. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan health locus of control dengan kepatuhnn diet dan kontrol kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus di wilayah Puskesmas Siwalankerto Surabaya. Desain penelitian ini bersifat analitik, dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi seluruh penderita diabetes mellitus di Wilayah Puskesmas Siwalankerto Surabaya 120 penderita dan jumlah sampel 92 responden. Pengambilan sampel dengan Teknik Simple Random Sampling. Variabel independent adalah Health locus of control sedangkan variabel dependen adalah kepatuhan diet dan kontrol kadar gula darah. Penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi serta menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukan 92 responden sebagian besar (60.9%) memiliki health locus of control kategori sedang, hampir seluruhnya (83.7%) kepatuhan diet kategori cukup, dan sebagian besar (58.7%) kontrol gula darah tidak terkontrol. Hasil uji Spearman Rank health locus of control dengan kepatuhan diet dan kontrol kadar gula darah p (0.000) < α (0.05) sehingga Ho ditolak atau ada hubungan antara health locus of control (HLOC) dengan Kepatuhan diet dan kontrol kadar gula darah di Wilayah Puskesmas Siwalankerto Surabaya. Semakin tinggi health locus of control (HLOC) maka semakin tinggi kepatuhan diet dan kontrol kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus Penderita diharapkan lebih percaya diri dalam memanajemen kesehatan sehingga dapat mengurangi dampak komplikasi dari penyakit yang diderita

    Penerapan strategi pembelajaran peer lesson untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak: Penelitian tindakan Kelas di kelas IV MI Muhammadiyah Babakanloa

    Get PDF
    INDONESIA : Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak karena penggunaan metode ajar yang konvensional dapat menimbulkan rasa jenuh dan bosan pada proses pembelajaran. Karena pembelajaran akidah akhlak adalah satu diantara mata pelajaran yang proses penyampaiannya lebih mudah dengan menggunakan metode ajar karena bahan ajar yang abstrak seakan-akan bisa terlihat nyata. Strategi pembelajaran peer lesson merupakan strategi pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak. Pembelajaran dengan menggunakan strategi peer lesson diharuskan siswa untuk bertukar pengetahuan dengan siswa lain dan setelah itu siswa mampu mendiskusikan hasil diskusinya di depan teman-temannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) aktivitas belajar siswa sebelum menggunakan strategi pembelajaran peer lesson pada mata pelajaran akidah akhlak, (2) proses pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran peer lesson pada mata pelajaran akidah akhlak, dan (3) aktivitas belajar siswa setelah menggunakan strategi pembelajaran peer lesson. Pembelajaran akidah akhlak dengan penerapan strategi pembelajaran peer lesson diharapkan bisa membuat aktivitas belajar siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran. Strategi pembelajaran peer lesson diawali dengan guru membagi siswa dengan berkelompok, setelah itu guru membagikan materi terhadap masing-masing kelompok, lalu setiap masing-masing anggota kelompok harus mampu bertukar pengetahuan dengan anggota kelompok lain. Metode yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Dalam setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru, dan tes. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI MI Muhammadiyah Babakanloa yang terdiri dari 11 orang perempuan dan 15 orang laki-laki. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum menggunakan strategi pembelajaran peer lesson diperoleh rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada angka 41,15% berada pada kategori kurang aktif. Sedangkan pada siklus I diperoleh rata-rata persentase aktivitas belajar siswa sebesar 55,19% termasuk kategori cukup, sedangkan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada siklus II sebesar 81,92% berada pada kategori baik sekali. Dengan demikian pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran peer lesson dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV MI Muhammadiyah Babakanloa pada mata pelajaran akidah akhlak. ENGLISH : This research is motivated by the low learning activities of students in moral akidah subjects because the use of conventional teaching methods can cause boredom and boredom in the learning process. Because moral akidah learning is one of the subjects whose process of delivery is easier by using teaching methods because the teaching material is abstract as if it can be seen real. The peer learning strategy lesson is a learning strategy that is used to improve student learning activities in moral akidah subjects. Learning using the peer lesson strategy is required by students to exchange knowledge with other students and after that students are able to discuss the results of their discussions in front of their friends. The purpose of this study was to find out: (1) student learning activities before using peer lesson learning strategies in moral akidah subjects, (2) learning process using peer lesson learning strategies in moral akidah subjects, and (3) student learning activities after using peer learning strategy lesson. Moral akidah learning with the application of peer lesson learning strategies is expected to make student learning activities more active in the learning process. The peer lesson learning strategy begins with the teacher dividing students in groups, after which the teacher distributes the material to each group, then each group member must be able to exchange knowledge with other group members. The method used is the Classroom Action Research (CAR) method which is carried out in two cycles. In each cycle consists of planning, implementation, observation and reflection. The technique of collecting data uses the observation sheet of student activity, teacher activity observation sheets, and tests. The research subjects were the sixth grade students of MI Muhammadiyah Babakanloa which consisted of 11 women and 15 men. The results showed that before using the peer lesson learning strategy, the average percentage of student learning activities in the 41.15% was in the less active category. While in the first cycle the average percentage of student learning activities was 55.19%, including enough categories, while the average percentage of student learning activities in the second cycle was 81.92% and was in the excellent category. Thus learning using the peer lesson learning strategy can improve the learning activities of fourth grade students of MI Muhammadiyah Babakanloa in moral akidah subjects

    Persepsi santri pondok pesantren mahasiswa Al-Jihad Surabaya terhadap program dakwah di TV9 Dan JTV

    Get PDF
    Masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah: (1) Bagaimana persepsi santri PPM. Al-Jihad Surabaya terhadap program dakwah Yuk Kita Sholawatan di TV9 dan Padange Ati di JTV. (2) Bagaimana komparasi antara program dakwah “Yuk Kita Sholawatan (YKS)” di TV9 dan “Padange Ati (PA) di JTV” dari hasil persepsi santri PPM. Al-Jihad Surabaya. Untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan jenis Induktif. Serta teknik Analisis Komparatif Konstan (Constant Comparative Analysis). Menganalisis serta membandingkan program dakwah Yuk Kita Sholawatan dan Padange Ati dengan model teori Uses and Gratifications. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa persepsi santri PPM. Al-Jihad Surabaya terhadap program dakwah Yuk Kita Sholawatan (YKS) di TV9 dan Padange Ati (PA) di JTV ada dua persepsi yaitu persepsi positif dan persepsi negatif (1) persepsi positif: mayoritas santri PPM. Al-Jihad Surabaya cenderung menyetujui dan mendukung dengan adanya kedua program dakwah tersebut karena selain bermanfaat kedua tayangan tersebut menarik untuk diikuti, kreatif, unik dan inovatif, acaranya santai, dan dapat diaplikasan dalam kehidupan sehari-hari. Jika dilihat dari persepsi ini santri PPM. Al-Jihad Surabaya merasa puas terhadap apa yang dilihat dan didengar (gratifiction) juga mengandung manfaat atau adanya hikmah yang dipetik (uses) (2) persepsi negatif: santri PPM. Al-Jihad Surabaya kurang puas terhadap program YKS karena terlalu banyak guyonan sehingga timbul rasa bosan. Sedangkan untuk acara Padange Ati selain kurang puas dengan sesi tanya jawab yang model settingan karena bagi audiens lain yang ingin bertanya tidak bisa tersampaikan juga kurang puas dengan jam tayangnya, karena waktunya menjelang maghrib hingga ba’da maghrib sehingga untuk pemirsa yang melaksanakan ibadah sholat maghrib tidak dapat mengikuti acara secara keseluruhan karena waktunya terpotong oleh sholat magrib. Komparasi dari kedua program dakwah Yuk Kita Sholawatan (YKS) di TV9 dan Padange Ati (PA) di JTV. Persamaan, kedua program tersebut sama-sama program dakwah dalam bentuk talkshow majelisan dan menarik untuk diikuti, santai, penuh humor serta mengandung pesan dakwah dan sholawat. Perbedaan, YKS acara sholawatan yang diselingi tausiyah sedangkan PA merupakan acara tausiyah tapi diselingi sholawat. Rekomendasi untuk peneliti berikutnya agar dapat mengembangkan dan menyempurnakan penelitian ini dengan membahas tentang studi komparatif program religi di TV9 dan JTV edisi Ramadhan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Pengaruh Latihan Overhead Tricep Extension Resistance Band dan Overhead Tricep Extension Dumbell Terhadap Power Lengan

    No full text
    ABSTRAK Power merupakan salah satu komponen kondisi fisik yang sangat penting untuk menunjang kekuatan dan kecepatan dalam cabang olahraga karena power merupakan kemampuan otot untuk mengeluaran kekuatan maksimal dalam waktu yang sangat singkat. Ketika seseorang memiliki kekuatan dan kecepatan yang baik maka kemungkinan besar akan memiliki power yang baik pula. Untuk mendapatkan power yang lebih baik dapat ditingkatkan dengan cara latihan yang terstruktur, terprogram dan disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban dari rumusan masalah, yaitu berapa persentase pengaruh latihan overhead tricep extension resistance band terhadap power lengan, berapa persentase latihan overhead tricep extension dumbell terhdap power lengan, latihan manakah yang lebih baik antara latihan overhead tricep extension resistance band dan latihan overhead tricep extension dumbell terhadap power lengan. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Pendekatan dalam penelitian ini adalah none equivalent (pretest and post-test) control group design. Sasaran penelitian sebanyak 30 siswa SMK YAPALIS Krian yang dibagi menjadi 2 kelompok dengan menggunakan teknik ordinal pairing dalam pembagian kelompoknya. Teknik pengumpulan data menggunakan two hand medicine ball put untuk mengetahui power lengan dari setiap masing-masing siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok latihan overhead tricep extension resistance band terdapat peningkatan yang dapat dilihat pada persentase peningkatan sebesar 27,4% dan kelompok latihan overhead tricep extension dumbell juga terdapat peningkatan 10,9%. Dari uji t didapatkan nilai signifikansi 0,016 yang artinya terdapat perbedaan pengaruh latihan overhead tricep extension resistance band dan latihan overhead tricep extension dumbel. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa latihan overhead tricep extension resistance band lebih baik dibandingkan latihan overhead tricep extension dumbell terhadap power lengan. Kata kunci : pengaruh, latihan overhead tricep extension resistance band, latihan overhead tricep extension dumbell, power lenga

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore