1,721,037 research outputs found
Pengembangan Kurikulum Matematika dan Model Pembelajaran Kreatif Berbasis Nilai Bagi Pendidikan Anak Usia Dini
Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan kurikulum dan model pembelajaran matematika yang kreatif bagi anak-anak usia dini. Target penelitian ini adalah sebuah model model pendidikan yang dapat mengembangkan berpikir kritis anak-anak usia dini secara optimal melalui pembelajaran matematika kreatif. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah pendidikan anak usia dini PAUD Gemilang di Pontianak. Hasil penelitian adalah sebuah produk kreatif berdasarkan gagasan model kurikulum dan pembelajaran matematika yang mengembangkan kemampuan kognitif secara optimal dalam bentuk kemampuan berpikir logis, simbolis, dan kreatif pada anak-anak usia dini. Hasil penelitian juga dapat digunakan untuk merancang pengembangan konsep pembelajaran kreatif dalam bentuk matriks yang menyatakan keterkaitan antara materi ajar matematika dengan pembelajaran.Kata kunci: kurikulum yang kreatif, pembelajaran, anak usia din
PENINGKATAN KUALITAS HASIL DAN PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ARIAS (ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESMENT, DAN SATISFACTION) PADA MAHASISWA S-1 PGSD FKIP UNTAN PONTIANAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil dan proses pembelajaran mahasiswa tentang materi Bilangan dan Lambang Bilangan melalui penerapan Model Pembelajaran ARIAS Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan dengan subyek penelitiannya mahasiswa semester tiga S-1 PGSD FKIP Untan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar maupun kuliatas proses pembelajarannya, dan tanggapan/respon mahasiswa melalui angket meunjukkan bahwa model pemebelajaran ARIAS, dapat menanamkan percaya diri, membangkitkan semangat/ minat dalam belajar, menumbuhkan rasa dihargai/bangga untuk menyajikan atau mempresen-tasikan materi dalam rangka untuk menguasai konsep-konsep pada materi yang dipelajari.Kata Kunci: Kualitas hasil, Kualitas proses, Pembelajaran ARIA
KELUARGA HARMONIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK USIA DINI
Keharmonisan keluarga merupakan persepsi terhadap situasi dan kondisi dalam keluarga dimana di dalamnya tercipta kehidupan beragama yang kuat, suasana yang hangat, saling menghargai, saling pengertian, saling terbuka, saling menjaga dan diwarnai kasih sayang dan rasa saling percaya sehingga memungkinkan anak untuk tumbuh dan berkembang secara seimbang. Kepribadian merupakan suatu mekanisme yang mengendalikan dan mengarahkan sikap dan perilaku anak, sementara pembentukan kepribadian anak sangat erat kaitannya dengan pembinaan iman dan akhlak. Kata Kunci: Keluarga Harmonis, Pembentukan Kepribadia
Globalisasi Ditinjau Melalui Perspektif Pendidikan Nilai
Globalisasi merupakan suatu proses penyebaran hasil karya dan pemikiran suatu budaya sehingga melembaga dalam kebudayaan di seluruh dunia. Era globalisasi membawa berbagai perubahan yang menyentuh sampai pada dasar kehidupan manusia. Perubahan tersebut disebabkan oleh peningkatan kualitas hidup, pelestarian lingkungan hidup serta perjuangan hak asasi manusia. Pendidikan nilai hendaknya membantu manusia untuk berkembang menjadi manusia yang berpribadi yang lebih manusiawi, berguna, berpengaruh di dalam masyarakat, yang bertanggungjawab dan bersifat produktif dan kooperatif.Globalisasi merupakan suatu proses penyebaran hasil karya dan pemikiran suatu budaya sehingga melembaga dalam kebudayaan di seluruh dunia. Era globalisasi membawa berbagai perubahan yang menyentuh sampai pada dasar kehidupan manusia. Perubahan tersebut disebabkan oleh peningkatan kualitas hidup, pelestarian lingkungan hidup serta perjuangan hak asasi manusia. Pendidikan nilai hendaknya membantu manusia untuk berkembang menjadi manusia yang berpribadi yang lebih manusiawi, berguna, berpengaruh di dalam masyarakat, yang bertanggungjawab dan bersifat produktif dan kooperatif.Kata Kunci: Globalisasi, Pendidikan Nilai
DISPOSISI MATEMATIS DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA HUMANIS BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA
ABSTRAKThis research purposed to obtain the overview of mathematical disposition of student mathematics education, especially the students who took number theory subject. In obtaining these overview will be applied by humanis mathematics learning model. The specific purpose of this research are: 1) describe mathematics disposition of the students; 2) describe the process of application model to increase mathematic dispositions of the student; 3) describe the effectiveness of application model. The purposes are achieved through several stages, including: 1) analyze the theoretical; 2) explore the characteristics of a mathematical disposition; (3) identify and analyze problems; (4) reviewing the learning model; (5) applying model to increase mathematic dispositions that based on observation; 6) gives a questionnaire about mathematical disposition; and 7) analyzing the data. The method used in this research is descriptive method. Based on the purpose that disclosed, the results of research: 1) mathematical disposition of the students after the application model, shows 74% very positive attitude; 24% positive attitude; and 2% doubtful attitude; 2) the process of application model that facilitates appearance of a mathematical disposition of the students based on ability cognitive domain, affective domain, and domain skills, showing the criteria very well and good; and 3) the application of humanis mathematics learning model effective to increase mathematics disposition of the students in Number theory subject. Keywords: Humanis Mathematics Learning Model, Mathematical Disposition
INTERNALISASI NILAI SOSIAL DAN BUDAYA BAGI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA KREATIF
Nilai budaya merupakan nilai yang melekat di masyarakat yang berguna untuk mengatur keserasian, keselarasan atau keharmonisan, serta keseimbangan. Komponen nilai budaya yang ditelaah melalui kesadaran diri manusia, diklasifikasikan menjadi beberapa komponen, yaitu: kesadaran hidup; kesadaran kerja; kesadaran ruang-waktu; kesadaran hubungan manusia dengan alam sekitar atau dengan alam lingkungan; dan kesadaran hubungan sosial. Untuk menginternalisasikan nilai-nilai tersebut pada PAUD dapat diaktualisasaikan melalui pembelajaran matematika kreatif. Pembelajaran matematika mempunyai karakteristik, yakni a) pembelajaran berjenjang /bertahap; b) pembelajaran mengikuti metode spiral; c) pembelajaran menekankan pola pikir deduktif; dan d) pembelajaran menganut kebenaran kosistensi. Kata Kunci: Nilai Sosial dan Budaya, Pembelajaran Matematika Kreati
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN ALTERNATIVE SOLUTIONS WORKSHEET UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA
Abstrak: Penelitian bertujuan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi segi empat di kelas VII MTs. Darul Amin Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan penelitian Control Group Only Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 44 siswa. Hasil uji t diperoleh nilai Sig. (2-tailed) = 0.006 < 0.05, yang artinya terdapat perbedaan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang diberi pembelajaran kooperatif berbantuan alternative solutions worksheet (ASW) dan pembelajaran langsung berbantuan ASW. Hasil perhitungan normalized gain, diperoleh nilai sebesar 0,59 yang artinya terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sesudah diterapkan pembelajaran kooperatif berbantuan ASW tergolong sedang. Hasil perhitungan Effect Size, diperoleh nilai sebesar 2,89 yang artinya menggunakan pembelajaran kooperatif berbantuan ASW memberikan kontribusi tinggi terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Kata kunci : Pembelajaran kooperatif, ASW, pemecahan masalah Abstract: This study aims to increase mathematical problem solving ability of students in rectangular of matter in class VII MTs. Darul Amin Pontianak. The method used is Quasi-Experimental Design with the study design Posttest Only Control Group Design. The study sample is 44 students. The result of the t test obtained value the Sig. (2-tailed) = 0.006 <α = 0.05 which means that on average there is a difference between the mathematical problem solving ability of students who were given a cooperative learning aided alternative solutions worksheet (ASW) and students who were given a direct learning aided ASW. The result of normalized gain calculations, obtained a value of 0,59, which means there is an increased problem solving ability of student after application cooperative learning aided ASW . The result of Size Effect calculations, obtained a value of 2,89, which means using the cooperative learning aided ASW provide the highest contribution to the mathematical problem solving ability of student. Keywords: Kooperative learning, ASW, problem solvin
PENGGUNAAN TUGAS MIND MIND SEBAGAI INSTRUMEN PENILAIAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PADA MATERI FUNGSI KUADRAT
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diberikan tugas mind map pada materi fungsi kuadrat kelas X SMA Negeri 1 Sungai Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian survei. Subjek penelitian ini adalah 29 orang siswa kelas XD SMA Negeri 1 Sungai Raya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran melalui tes tertulis yang disajikan dalam bentuk soal tes komunikasi matematis, teknik komunikasi tidak langsung yaitu tugas membuat mind map tentang materi fungsi kuadrat, dan komunikasi langsung melalui wawancara tidak terstuktur. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diberikan tugas mind map pada materi fungsi kuadrat di kelas X SMA Negeri 1 Sungai Raya berdasarkan pencapaian indikator berada pada kategori rendah yaitu 40,22 %. Kata kunci: Mind Map, Kemampuan Komunikasi Matematis Abstract: This study aims to determinethe student's mathematical communication skill in quadratic function problem of the students class X SMAN 1 Sungai Raya by using learning method mind mapping. The research method have been used in descriptive method with survey approach. This study used 29 students in class XD for the subject research. Data collection method for this study used three approachs, there are written test that disclosed within problemsof mathematical communication, indirect communication that is the task of creating a mind map of the problems quadratic functions, and direct communication through structured interviews. Based on the data analysis, the result of this study showed that the students' mathematical communication skills by using learning method mind mapping ona quadratic function problemsin class X SMA Negeri 1 Sungai Raya are in the low category(40.22%). Keywords: Mind Mapping, Mathematical Communication skil
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
