2,357 research outputs found
MAHAD AL-JAMIAH DAN KESALEHAN SOSIAL, STUDI KASUS MAHAD AL-JAMIAH IAIN BUKITTINGGI
This Study discusses Mahad al-Jamiah IAIN Bukittinggi and the social piety of the students in Mahad al-Jamiah IAIN Bukittinggi. The object of study is the programs implementted by Mahad al-Jamiah IAIN Bukittinggi. This study was analyzed using the theory of social piety that was initiated by Wasisto Raharjo about the concept Ideal of social piety. The results of this study are the implications of the Mahad al-Jamiah IAIN Bukittinggi program for social piety is the practice of religion and habituation of worship, the moderation of understanding Mahasantri religion as well as the religious and social piety of Mahasantri Mahad al-Jamiah IAIN Bukittinggi
Ma’had Al-Jamiah laboratorium alami moderasi beragam
Ma’had Al-Jamiah sebagai laboratorium alami memainkan peran strategis dalam membangun moderasi beragama di lingkungan UIN Malang. Sebagai asrama khusus mahasiswa berprestasi yang mengintegrasikan pengkajian keislaman, pengembangan akhlak, dan keterlibatan sosial, Ma’had Al-Jamiah menjadi ruang formatif bagi tumbuhnya sikap moderat, toleran, dan inklusif. Melalui program harian seperti talaqqi, diskusi keislaman, dan aksi sosial, mahasiswa dibentuk tidak hanya secara intelektual, tetapi juga spiritual dan sosial. Pendekatan holistik ini menciptakan ekosistem religius yang seimbang antara tradisi dan modernitas, antara identitas Islam dan kebangsaan. Naskah ini mengungkap bagaimana Ma’had Al-Jamiah berfungsi sebagai laboratorium alami - tempat nilai-nilai moderasi diinternalisasi melalui praktik harian, interaksi lintas budaya, dan kepemimpinan berbasis rahmah. Dengan demikian, Ma’had Al-Jamiah tidak hanya menjadi wadah pembentukan pribadi unggul, tetapi juga agen transformasi nilai moderasi yang relevan bagi masyarakat plural
Guitar Greats Starring Jamiah Rogers
Promotional material for the January 28, 2017 performance of Guitar Greats Starring Jamiah Rogers.https://opus.govst.edu/cpa_memorabilia/1295/thumbnail.jp
TOLERANSI MAHASANTRI DI MA’HAD AL-JAMIAH UIN ANTASARI BANJARMASIN
Penelitian ini di latar belakangi oleh adanya pemondokan intensif yang
wajib di ikuti oleh mahasiswa UIN Antasari banjarmasin yaitu Ma’had Al-Jamiah.
Fokus penelitian yaitu Sikap toleransi mahasantri di Ma’had Al-Jamiah UIN
AntasariBanjarmasin, Faktor yang mempengaruhi sikap toleransi mahasantri di
Ma’had Al-Jamiah UIN Antasari Banjarmasin, Serta Peran Murobbi dan
Musyrif/Musyrifah dalam menumbuhkan sikap toleransi mahasantri di Ma’had
Al-Jamiah UIN Antasari Banjarmasin yang bertujuan untuk mengetahui
bagaimana toleransi mahasantri di Ma’had Al-Jamiah UIN Antasari Banjarmasin.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode
deskriptif kualitatif.
Subjek penelitian disini adalah 30 Mahasantri yang pernah melakukan
pemondokan intensif di Ma’had Al-Jamiah UIN Antasari Banjarmasin, yang
terdiri dari Suku Banjar, Jawa, Bugis, Dayak Sunda, Berau, Sasak, Melayu,
Padang dan Madura , dimana setiap suku di ambil masing-masing 3 orang
mahasantri, sedangkan objek penelitiannya disini yaitu Tolelansi antara
mahasantri dengan mahasantri lain dari Suku, Bangsa, Budaya dan juga Asal
Daerah yang berbeda. Data dalam penelitian ini meliputi data pokok dan data
penunjang. Sedangkan sumber data disini yaitu murobbi/murobbiah dari ke empat
asrama Ma’had Al-Jamiah UIN Antasari Banjarmasin. Teknik pengumpulan data
disini yaitu menggunakan teknik wawancara, angket dan juga dokumentasi.
Adapun Teknik Pengolahan data yang digunakan adalah editing, klasifikasi,
display data serta interpretasi kemudian dianalisis menggunakan analisis
deskriptif kualitatif dan dalam penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan simpulan bahwa dari data hasil
angket terhadap Mahasantri, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa toleransi
antar sesama mahasantri di Ma’had Al-Jamiah UIN Antasari Banjarmasin
tergolong “tinggi”hal ini dilihat dari jumlah rata-rata keseluruhan 85% yang
terdiri dari tingkat toleransi suku 86,5% yang berada pada rentang 85%-89% dan
interaksi sosial 83,75% yang berada pada rentang 83%-85%. Maka dari itu agar
lebih meningkatkan toleransi antar sesama mahasantri maka perlu diperhatikan
kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan interaksi antar sesama mahasantri
agar bisa menumbuhkan rasa toleransi antar sesama mahasantri kedepannya
Analisis penentuan awal bulan Kamariah menurut Jamiah Asy-Syahadatain di daerah Rembang dan sekitarnya
Jamiah Asy-Syahadatain merupakan salah satu jamiah yang sebagiannya
bertempat di daerah Rembang. Jamiah mengamalkan beberapa kegitan rutinan
bersama, salah satunya tawasulan yang menggunakan jubah dan pakaian serba putih
serta melantunkan do‟a-do‟a dengan nada keras. Inilah salah satu penyebab jamiah ini
cukup dikenal oleh masyarakat setempat. Tidak hanya itu, jamiah Asy-syahadaatain
daerah setempat juga dikenal dalam mengaawali puasa Ramadhan sering berbeda
lebih cepat dari pada hasil sidang Isbat Kementrian Agama Republik Indonesia,
begitupula dengan lebaran „Idul Fitri juga lebih awal. Maka dari itu, penulis tertarik
untuk meneliti metode penentuan awal bulan Kamariah jamiah Asy-syahadatain di
daerah Rembang dan sekitarnya beserta penerapannya.
Penelitian ini dirumuskan dalam dua rumusan masalah, yaitu: 1) Apa dasar
penetapan awal bulan Kamariah yang digunakan jamiah Asy-Syahadatain di
Rembang?. 2) Bagaimana relasi mursyid dengan jamiah Asy-Syahadatain di daerah
Rembang dan sekitarnya?
Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan (field research) yang
berupaya mengungkap permasalahan penetapan awal dan akhir bulan Kamariah
jamiah Asy-Syahadatain di daerah Rembang dan sekitarnya, sehingga penelitian ini
dapat dikategorikan dalam jenis penelitian kualitatif. Data primer diperoleh dari
wawancara kepada mbah Dasar selaku yang dituakan (guru) oleh jamiah Asy-
Syahadatain didaerah setempat. Sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, kitab,
jurnal dan lain-lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Teknis analisis yang
digunakan adalah metode content analysis dan melakukan analisis verifikatif dengan
metode kontemporer.
Berdasarkan hasil penilitian yang dilakukan penulis, ditemukan bahwasanya:
Pertama, Dasar penetapan awal bulan Kamariah jamiah Asy-Syahadatain di daerah
Rembang dan sekitarnya terdapat pada kitab Nuzhah al-Majalis karangan Syaikh
Abdur Rahman As-Shufuri As-Syafi‟I yaitu mengunakan metode ’urfi khomasi.
Dimana penentuan awal bulan tersebut hanya terfokus pada penentuan awal bulan
Ramadhan dan Syawal. Kedua, Relasi antara mursyid dan jamiah sangatlah kuat.
Mursyid memiliki jiwa karisma yang sangat baik dalam memimpin jamiahnya dan
menginginkan dukungan dari jamiah, sedangkan jamiah mengharapkan doa
keberkahan dari mursyid dengan cara sami’na wa atha’na. Pertukaran nilai ini
menghasilkan hubungan timbal balik yang sangat kuat antara pemimpin agama dan
jamiahny
MANAJEMEN MEDIA E-LEARNING DI MAHAD AL�JAMIAH UIN RADEN INTAN LAMPUNG
ABSTRAK
Penggunaan manfaat perubahan metode belajar dengan
melalui teknologi dan komunikasi sangat berkembang pesat termasuk
perencanaan proses melalui manajemen pembelajaran yang berbasis
teknologi juga berubah mencapai proses yang lebih baik. Manajemen
pembelajaran yang sedang berkembang di bicarakan adalah
manajemen e-learning, manajemen e-learning tersebut di terapkan
pada lembaga – lembaga pendidikan termasuk Ma’had Al-jamiah Uin
Raden Intan Lampung . Di tinjau dari latar belakang tersebut ,maka
muncul permasalahan umum “ Bagaimana manajemen e-learning di
Ma’had Al-jamiah dapat meningkatkan mutu hasil pembelajaran
mahasantri,Pelaksanaan manajemen e-learning di Ma’had Al-jamiah
dapat meningkatkan mutu hasil pembelajaran mahasantri, Evaluasi
dan model e-learning yang dipergunakan di Ma’had Al-jamiah dalam
hasil pembelajaran mahasantri. Tujuan penelitian ini secara umum
mengetahui efektivitas dan efisien manajemen e-learning di Ma’had
Al-jamiah Uin Raden Intan Lampung.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
menggunakan metode observasi, wawancara, pengumpulan data.
Subject penelitian ini adalah pimpinan/mudir,tutor pengajar
,pengembang media ,mahasantri,personalia,penggunaan yang
langsung mengawasi manajemen e-learning di Ma’had Al-jamiah UIN
raden intan lampung. Sampling dalam penelitian adalah pilihan
peneliti terhadap aspek , peristiwa , dan siapa yang di jadikan fokus
pada saat tertentu. Instrument penelitian sendiri .
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa efektivitas dan efisien
manajemen e-learning di ma’had al-jamiah uin raden intan lampung
dapat di ukur dari beberapa unsur sebagai berikut ; 1) kebijakan proses
penerapan e-learning , 2) pemahaman teknologi e-learning ,3)
pemahaman mahasantri dan tutor ma’had al-jamiah uin raden intan
lampung,4) kesiapan infrastruktur sistem,5) sistem pembinaan SDM
pendukung e-learning,6) proses pembelajaran menggunakan sistem e�learning,7) pembiyaan dan dampak proses manajemen e-learning di
ma’had al-jamiah uin raden intan lampung. Temuan hasil penelitian
ini adalah manajemen e-learning di Ma’had Al-jamiah Uin Raden
iv
Intan Lampung sistem e-learning sudah efektif dengan skala kecil dan
sederhana dalam proses pembelajaran, kemudian belum efektif karena
ada unsur-unsur yang belum optimal yaitu ; 1) kesiapan tutor pengajar
dan pengawasan sistem e-learning di ma’had al-jamiah, 2) kesiapan
mahasantri dalam proses belajar,3) penerapan proses model e-learning
yang digunakan,4) sistem pembiyaan yang meningkat di Ma’had Al�jamiah Uin raden intan lampung .
Berdasarkan temuan dan kesimpulan hasil penelitian,maka
rekomendasi yang di ajukan adalah optimalisasi kesiapan,pemahaman
pemanfaatan, model e-learning yang efektif dan efisien dalam rencana
proses pembelajaran sebagai pemajuan mutu dengan proses
pembelajaran mahasantri di ma’had al-jamiah uin raden intan lampung
.
Kata Kunci :Manajemen E-learnin
ANALISIS PERBANDINGAN ETIKA SOSIAL MAHASISWA DALAM MA’HAD AL-JAMIAH DENGAN MAHASISWA LUAR MA’HAD AL-JAMIAH DI FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN RADEN INTAN LAMPUNG
ABSTRAK
Berdasarkan kegiatan pra penelitian yang telah dilakukan
permasalahan yang melatar belakangi penelitian ini yaitu banyaknya
mahasiswa di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang terindikasi
melakukan pelanggaran etika sosial di lingkungan kampus yang terlihat
dari hasil data angket yang menunjukkan 85% pernah melakukan
pelanggaran etika dan 15% tidak pernah melakukan pelanggaran etika.
Penelitian ini dilakukan pada Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan
Keguruan UIN Raden Intan Lampung dalam Ma’had Al-Jamiah dan
mahasiswa luar Ma’had Al-Jamiah pada periode akademik 2024/2025.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan etika sosial
mahasiswa dalam Ma’had Al-Jamiah dengan mahasiswa luar Ma’had
Al-Jamiah di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan
Lampung.
Penelitian ini adalah jenis penelitian mix method dengan desain
Eksplanatoris Sekuensial. Sampel yang digunakan berjumlah 100
mahasiswa, terdiri dari 50 mahasiswa Ma’had Al-Jamiah dan 50
mahasiswa luar Ma’had Al-Jamiah. Pengambilan sampel menggunakan
teknik simple random sampling. Instrumen penelitian terdiri dari
angket, wawancara dan observasi. Data penelitian ini dianalisis
menggunakan uji independent sample t-test pada aplikasi SPSS ver 27.
Hasil dari perhitungan uji hipotesis independent sample t-test
diperoleh nilai thitung = 3,078 > ttabel = 1,660 dan sig. (2-tailed) 0,003 <
0,005 (⍺) dengan kesimpulan bahwa terdapat perbedaan etika sosial
yang signifikan antara mahasiswa dalam Ma’had Al-Jamiah dengan
mahasiswa luar Ma’had Al-Jamiah. Mean total skor etika sosial
mahasiswa Ma’had yaitu 92,14 dan mean total skor etika sosial
mahasiswa luar Ma’had yaitu 83,66. Artinya, hipotesis nol (H0) ditolak
dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Data yang telah diperoleh
diperjelas dengan wawancara bersama Mudir dan pengurus Ma’had Al
Jamiah serta mahasiswa yang mengungkapkan bahwa etika sosial baik
pada mahasantri bukan hanya sekedar kesadaran individu semata,
melainkan juga hasil dari pembiasaan dan pembinaan rutin dan intensif
dalam Ma’had Al-Jamiah. Data observasi, memperoleh hasil 87% pada
mahasiswa Ma’had yang tergolong dalam kategori baik sekali dan 73%
pada mahasiswa luar Ma’had yang tergolong dalam kategori baik.
Kata Kunci: Perbandingan, Etika Sosial, Mix Method, Eksplanatoris
Sekuensial
iii
ABSTRACT
Based on preliminary research, the problem underlying this study
is the large number of students at the Faculty of Tarbiyah and Teacher
Training who are indicated to have committed social ethics violations
on campus, as seen from the questionnaire data showing that 85% have
committed ethical violations and 15% have never committed ethical
violations. This research was conducted on students of the Faculty of
Tarbiyah and Teacher Training at UIN Raden Intan Lampung in Ma'had
Al-Jamiah and students outside Ma'had Al-Jamiah in the 2024/2025
academic period. This study aims to determine the comparison of social
ethics among students in Ma'had Al-Jamiah and students outside
Ma'had Al-Jamiah at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training,
UIN Raden Intan Lampung.
This study is a mixed-method research with a sequential
explanatory design. The sample consisted of 100 students, comprising
50 students from Ma'had Al-Jamiah and 50 students from outside
Ma'had Al-Jamiah. The sample was taken using simple random
sampling. The research instruments consisted of questionnaires,
interviews, and observations. The research data were analyzed using
the independent sample t-test in SPSS ver 27.
The results of the independent sample t-test hypothesis
calculation obtained a t-count value = 3.078 > t-table = 1.660 and sig.
(2-tailed) 0.003 < 0.005 (⍺), with the conclusion that there is a
significant difference in social ethics between students within Ma'had
Al-Jamiah and students outside Ma'had Al-Jamiah. The mean total
social ethics score for Ma'had students was 92.14, and the mean total
social ethics score for students outside Ma'had was 83.66. This means
that the null hypothesis (H0) is rejected and the alternative hypothesis
(Ha) is accepted. The data obtained was clarified through interviews
with the Mudir and administrators of Ma'had Al-Jamiah as well as
students who revealed that good social ethics among students is not
only a matter of individual awareness, but also the result of routine and
intensive training and guidance at Ma'had Al-Jamiah. The observation
data obtained results of 87% for Ma'had students classified as very
good and 73% for non-Ma'had students classified as good.
Keyword: Comparison, Sosial Ethics, Mixed-Method, Sequential
Exsplanator
Persepsi mahasiswa terhadap kegiatan pembinaan keagamaan di Ma’had Al-Jamiah STAIN Palangka Raya (Studi terhadap Mahasiswa di Ma’had Al-Jamiah STAIN Palangka Raya)
Ma’had Al-Jamiah didirikan bukan hanya menjadi tempat tinggal bagi mahasiswa, karena sewaktu tinggal di sana mahasiswa diharuskan mengikuti kegiatan yang sifatnya menunjang pendidikan akademik dan keagamaan. Kegiatan pembinaan keagamaan bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih luas bagi mahasiswa selain ilmu yang didapatkan di bangku perkuliahan, agar lulusan dari STAIN Palangka Raya diharapkan menjadi sarjana yang berkualitas. Suatu program yang dijalankan tentunya tidak semua bisa diterima dan diikuti dengan baik, walaupun tujuannya sudah jelas,karena persepsi mahasiswa tentang kegiatan pembinaan keagamaan yang dilakukan tidak semuanya sama. Rumusan masalah: 1) Bagaimana potret pelaksanaan kegiatan pembinaan keagamaan di Ma’had Al-Jamiah STAIN Palangka Raya? 2) Bagaimana persepsi mahasiswa tentang kegiatan pembinaan keagamaan di Ma’had Al-Jamiah STAIN Palangka Raya? Tujuan penelitian Untuk mendeskripsikan: a) Potret pelaksanaan kegiatan pembinaan keagamaan di Ma’had Al-Jamiah STAIN Palangka Raya; b) Persepsi mahasiswa terhadap kegiatan pembinaan keagamaan di Ma’had AlJamiah STAIN Palangka Raya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Pemilihan subjek dengan teknik snowball sampling berjumlah 15 orang mahasiswa yang dianggap aktif dalam mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan di Ma’had Al-Jamiah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian diabsahkan dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian: (1) Potret pelaksanaan kegiatan pembinaan keagamaan di Ma’had Al-Jamiah sudah berjalan cukup lancar, seperti kajian tafsir, kajian hadits, muhadaroh, dan kultum. Kegiatan ini sudah terjadwal dan terkoordinir sehingga memudahkan bagi mahasiswa untuk mengikutinya, namun tidak semua kegiatan diikuti oleh mahasiswa karena sebagian mahasiswa mempunyai kesibukan masing-masing di antaranya mengerjakan tugas kuliah. (2 Persepsi mahasiswa terhadap kegiatan pembinaan keagamaan yang dilakukan di Ma’had Al-Jamiah itu beragam persepsi yang disampaikan, ada yang mengatakan lancar, cukup lancar, bagus sekali, dan ada yang mengatakan masih harus dilakukan perbaikan, serta kendala yang dihadapi oleh mahasiswa, seperti padatnya jadwal kegiatan yang dilakukan pada malam hari sehingga terkadang mengganggu aktivitas mahasiswa dalam mengerjakan tugas kuliah, serta peran musrif, musrifah dan pembina dirasa masih kurang efektif dan masih kurang tegas, meskipun ada kendala tersebut, banyak manfaat yang diperoleh di antaranya bertambahnya pengetahuan mahasiswa terhadap ilmu tafsir dan hadits, bertambahnya pengetahuan terhadap pelajaran serta kosa kata bahasa Arab dan bahasa Inggris, bertambahnya keberanian diri untuk berbicara setelah mengikuti kegaiatan kultum dan terjalinnya tali silaturrahim sesama penghuni Ma’had.
English
Ma’had Al-Jamiah is not only founded for staying because they students should follow activities which support academic and religion education. The activities of religion nurture are intended to give broad outlooks for the students instead of knowledge obtained in the class so that STAIN graduates can be qualified. One program cannot be accepted and folloed although the objectives are clear. Therefore, the perception of the students toward the activities of the nurture of religion which are done at Ma’had Al-Jamiah STAIN Palangka Raya is important to be explored. The problems of the study : 1) How the portrait of the implemention of the nurture of religion at Ma’had Al-Jamiah STAIN Palangka Raya? 2) how the perceptions of the students toward the activities of the nurture of religion at Ma’had Al-Jamiah STAIN Palangka Raya? The objectives of the study are: 1) to describe the portrait of the implementation of the nurture of religion at Ma’had Al-Jamiah STAIN Palangka Raya, 2) to describe the perceptions of the students toward the activities of the nurture of religion at Ma’had Al-Jamiah STAIN Palangka Raya. The study uses qualitative approach. The choice of the subject is done through snowball sampling. There are 15 students which are considered to be active in following the activities of the nurture of religion at Ma’had Al-Jamiah STAIN Palangka Raya. The techniques of data collection include observation, interview and documentation and then it validated through triangulation. The results of the study can be explained as follows. (1) In general, the portrait of the implementation of the nurture of religion at Ma’had Al-Jamiah STAIN Palangka Raya run effectively, tafsir study, hadits study, muhadaroh. And lecturing and general activities such learning together, public speaking, developing vocabulary and work together. These activities are already scheduled and coordinated so that the students are easy to follow the activities. However, not all students can follow activities because they have their own business to do the assingments. (2) the perceptions of the students toward the activities of the nurture of religion at Ma’had Al-Jamiah STAIN Palangka Raya are varied: Some students say that the activities run well, Some students say that the activities should be revised. The obstacles to be faced by the students are: the activities are done at night so that the activities disturb the students to do their assingments, the roles of musrif, musrifah and the nurture are not effective and firmed. Althugh there many obstacles, they are many advantages to be taken such as the increases of the knowledge of the students toward tafsir sciences, knowledge of the students toward the subjects, the English and Arabic vocabulary, the increases of selfconfidence to speak, after following 7 minutes lecturing, the relitionships among the students living in the dormitory are strongly tied.
Kepemimpinan Bisnis
Sinopsis Buku Kepemimpinan Bisnis Buku Kepemimpinan Bisnis Bisnis berjudul Buku Kepemimpinan Bisnis merupakan karya Jamiah. Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk memengaruhi, mengarahkan, dan memotivasi individu atau kelompok guna mencapai tujuan bersama. Konsep ini mencakup berbagai aspek, termasuk visi strategis, pengambilan keputusan, dan kemampuan interpersonal. Kepemimpinan dalam bisnis adalah kemampuan seseorang atau sekelompok individu untuk mempengaruhi, mengarahkan, dan memotivasi anggota organisasi guna mencapai tujuan bersama. Peran ini mencakup penetapan visi dan misi, pengambilan keputusan strategis, serta pengelolaan sumber daya secara efektif. Kepemimpinan yang efektif menjadi kunci dalam menentukan arah dan kesuksesan suatu perusahaan. Di tengah perkembangan dunia yang semakin terintegrasi, pemimpin bisnis menghadapi beragam tantangan, seperti perubahan teknologi, dinamika sosial budaya, globalisasi, dan kebutuhan akan keberlanjutan. Buku ini berupaya memberikan wawasan tentang bagaimana pemimpin dapat beradaptasi, mengelola, dan menciptakan strategi yang relevan untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Buku ini juga menyajikan berbagai gaya kepemimpinan, kasus nyata dari perusahaan ternama, serta strategi-strategi inovatif dalam manajemen sumber daya manusia, transformasi digital, dan keberlanjuta
ANALISIS PENGARUH PERSEPSI DAN PERILAKU JAMIAH PONDOK PESULUKAN TAREKAT AGUNG TULUNGAGUNG TERHADAP MINAT MENABUNG DI PERBANKAN SYARIAH DENGAN SIKAP SEBAGAI VARIABEL MODERATING
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Analisis Pengaruh Persepsi dan Perilaku Jamiah
Pondok Pesulukan Tarekat Agung Tulungagung Terhadap Minat Menabung di
Perbankan Syariah Dengan Sikap Sebagai Variabel Moderating” ini ditulis oleh
Akhmad Rifa’i, NIM. 17401153174, yang dibimbing oleh Lantip Susilowati,
S.Pd., M.M.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya asumsi banyakmya jumlah
jamiah pesulukan tarekat agung yang jumlahnya sekitar 28.200 yang mayoritas
jamiahnya masih bingung dalam hal menyalurkan uangya untuk kebutuhan yang
akan datang khususnya menabung di Bank Syariah. Oleh karena, itu ada alasan
tersendiri bagi jamiah PETA untuk memberikan pendapat serta pandangannya
terkait keadaan dan kondisi perbankan syariah saat ini.
Adapun tujuan penelitian skripsi ini adalah: (1) Untuk Menguji pengaruh
persepsi secara parsial terhadap minat jamiah pondok PETA untuk menabung di
Perbankan syariah. (2) Untuk Menguji pengaruh perilaku secara parsial terhadap
minat jamiah pondok PETA untuk menabung di Perbankan syariah. (3) Untuk
Menguji pengaruh sikap secara parsial terhadap minat jamiah pondok PETA
untuk menabung di Perbankan syariah. (4) Untuk Menguji pengaruh persepsi,
perilaku dan sikap secara simultan terhadap minat jamiah pondok PETA untuk
menabung di Perbankan syariah. (5) Untuk Menguji pengaruh sikap
memperlemah atau memperkuat persepsi jamiah pondok PETA terhadap minat
menabaung di Perbankan syariah. (6) Untuk Menguji pengaruh sikap
memperlemah atau memperkuat perilaku jamiah pondok PETA terhadap minat
menabung di Perbankan syariah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis penelitian asosiatif.
Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari Jamiah Pondok
Pesulukan Tarekat Agung Tulungagung dengan metode angket dengan jumlah
sampel 100 responden.
Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial (1) Persepsi memberikan
pengaruh positif dan signifikan terhadap minat jamiah pondok PETA menabung
di perbankan syariah; (2) Perilaku memberikan pengaruh negatif dan signifikan
terhadap minat jamiah pondok PETA menabung di perbankan syariah; (3) Sikap
memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat jamiah pondok PETA
menabung di perbankan syariah, semakin tinggi sikap jamiah pondok PETA
terhadap perbankan syariah ; (4) Secara simultan bersama-sama persepsi perilaku
dan sikap mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat
menabung jamiah pondok PETA untuk menabung di perbankan syariah; serta dari
hasil uji variabel moderasi (MRA) (5) Persepsi terhadap minat menabung di
perbankan syariah di uji dengan variabel moderasi sikap bersifat memperlemah
minat menabung jamiah PETA di perbakan syariah; (6) Perilaku terhadap minat
meanbung di perbankan syariah di uji dengan variabel moderasi sikap bersifat
memperkuat minat perilaku jamiah PETA menabung di perbankan syariah.
Kata Kunci: Persepsi, Perilaku, Minat Menabung di Perbankan Syariah, Sikap
sebagai Variabel Moderating
- …
