1,721,362 research outputs found
Interview with Jamhari
Jamhari is an Indonesian who studied at the Australian National University (ANU) in 1993-1999. He studied on an Australian Development Scholarship (ADS) and completed a Masters and PhD, both in Anthropology. The interview was conducted in English on 14 January 2015 by Dr. Ahmad Suaedy of the Abdurrahman Wahid Centre for Inter-faith Dialogue and Peace at Universitas Indonesia. This set comprises: an interview recording, a timed summary, and a photograph
Strategi pengembangan UD tahu jamhari di kecamatan patrang kabupaten jember dengan metode analisis swot
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan yang efektif bagi UD Jamhari, sebuah pabrik tahu yang telah beroperasi selama lebih dari 20 tahun. Dalam menghadapi dinamika pasar dan persaingan yang semakin ketat, analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kinerja dan keberlanjutan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik, karyawan, dan beberapa konsumen utama UD Jamhari, serta melalui observasi langsung dan analisis dokumen perusahaan. Analisis SWOT dilakukan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal, serta peluang dan ancaman eksternal. Berdasarkan hasil analisis SWOT, matriks SWOT digunakan untuk menentukan prioritas strategi yang paling efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UD Jamhari memiliki beberapa kekuatan utama, seperti kualitas produk yang konsisten, tim produksi yang terlatih dengan baik, dan loyalitas konsumen. Namun, perusahaan juga menghadapi beberapa kelemahan, termasuk keterbatasan inovasi produk dan ketergantungan pada pasokan bahan baku yang fluktuatif. Di sisi lain, terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan, seperti meningkatnya tren diet vegetarian dan ketersediaan bahan baku yang mudah didapat dari satu produsen. Ancaman utama yang dihadapi adalah persaingan industri yang ketat dan perubahan preferensi konsumen. Strategi pengembangan yang diusulkan mencakup diversifikasi produk dengan varian rasa baru, pengembangan produk organik, peningkatan promosi melalui media digital, serta pemanfaatan teknologi modern dalam proses produksi. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UD Jamhari dan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan di pasar tahu
Fundamentals of Entrepreneurship ENT300 Spotless house cleaning / Azwan Jamhari... [et al.]
The name of our company is Spotless House Cleaning. This business is in form of partnership which consists of four partners. Each partner contributes the same amount of capital as agreed in agreement. The main business activity is house cleaning which our concepts are to go to the customer house and do the cleaning for them. We do provide the customer the option to choose when they want to receive their service. These concepts are established due to the modern contemporary style of living, which the people in this global era become busier with their work and may not be able to do some house cleaning on their own.
Our concept is also accurate and suitable with the campus way of life in which the student's time nowadays becomes more compact. Besides that, it is also suitable for the working people that do not have the time in doing their house cleaning due to the busyness of working environment. Our business operation is from Monday to Saturday on 10.00 A.M. until 6.00 P.M. except for Sunday where we decide to make it as a day off for our workers.
There will be no sleeping partners and all are entitled to participate in the business management. We agreed that Azwan Bin Haji Jamhari is the General and Administration Manager, Falhaind Rubin as the Marketing Manager, Stephen James Gregory as the Operation Manager, and Clinton Jemut Anak Asvester as the Financial Manager. The selection of General Manager is based on consensus among all the partners and selected based on experience,
skills and ability. The management team will be led by the General Manager and assisted by the other managers. The General Manager is responsible in planning, leading, controlling and organizing the business, as well as taking the responsibility of Administration Manager for the job that related to administration such as planning and arranging the remuneration schedule of salary and wages. The Marketing Manager will be responsible to create the marketing plan, identifying the customer's need and demand, identifying the competitors, target market, market size and forecast the future market. The Operation Manager is responsible to the entire job related to the operation and will supervise and coordinate the operation of the business. Lastly, the Financial Manager will be handling the financial matters such as preparing the budget and financial statement for expenses of each departments and control the flow of money in and out of the organization
STUDI KOMPARASI ANTARA GURU YANG TELAH MENGIKUTI SERTIFIKASI DAN YANG BELUM TERHADAP KUALITAS PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SELURUH SMK NEGERI DI WILAYAH KABUPATEN OKUT (OGAN KOMERING ULU TIMUR) SUMATERA SELATAN
STUDI KOMPARASI ANTARA GURU YANG TELAH MENGIKUTI
SERTIFIKASI DAN YANG BELUM TERHADAP KUALITAS PROSES
BELAJAR MENGAJAR DI SELURUH SMK NEGERI DI WILAYAH
KABUPATEN OKUT (OGAN KOMERING ULU TIMUR)
SUMATERA SELATAN
Oleh :
Jamhari
NIM 06502241015
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan
penguasaan materi, pelaksanaan proses belajar mengajar, kepribadian dan
kemampuan penilaian kelas yang merupakan sub variabel dari proses belajar
mengajar antara guru yang telah mengikuti sertifikasi dengan guru yang belum
mengikuti sertifikasi di seluruh SMK Negeri Kabupaten Okut (Ogan Komering
Ulu Timur) Sumatera Selatan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan merupakan jenis
penelitian komparasi. Subjek penelitian ini adalah semua guru di seluruh SMK
Negeri Kabupaten Okut (Ogan Komering Ulu Timur) Sumatera Selatan, dengan
jumlah guru yang telah mengikuti sertifikasi sebanyak 13 orang dan guru yang
belum mengikuti sertifikasi sebanyak 64 orang. Pengumpulan data menggunakan
angket dan analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji t sampel
independen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan penguasaan
materi antara guru yang telah mengikuti sertifikasi dengan guru yang belum
mengikuti sertifikasi, (2) Terdapat perbedaan pelaksanaan proses belajar mengajar
antara guru yang telah mengikuti sertifikasi dengan guru yang belum mengikuti
sertifikasi, (3) Terdapat perbedaan kepribadian antara guru yang telah mengikuti
sertifikasi dengan guru yang belum mengikuti sertifikasi, (4) Terdapat perbedaan
kemampuan penilaian kelas antara guru yang telah mengikuti sertifikasi dengan
guru yang belum mengikuti sertifikasi.
Kata kunci: sertifikasi guru, kualitas proses belajar mengajar
Citra perempuan dalam islam : pandangan ormas keagamaan/ Penyun. : Jamhari
x, 175 hal.; 21 cm
MENINGKATKAN KREATIVITAS MENGGAMBAR PADA ANAK USIA DINI MELALUI METODE KARYAWISATA : Penelitian Tindakan Kelas pada Kelompok B TK Al Jamhari Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung
Berdasarkan hasil pengamatan di TK Al Jamhari Kelompok B Kecamatan Banjaran kreativitas anak dalam menggambar masih rendah, anak kurang diberi kebebasan dalam berimajinasi membuat sesuatu, karena selama ini setiap ada kegiatan pembelajaran menggambar selalu dilaksanakan di dalam kelas sehingga anak menjadi jenuh dan bosan. Adapun tujuan dari penelitian ini secara umum.
Untuk memperoleh gambaran tentang upaya meningkatkan kreativitas menggambar pada anak usia dini di Kelompok B TK Al Jamhari Kecamatan Banjaran. Sedangkan secara khusus (1) Untuk mengetahui kondisi objektif kreativitas menggambar pada anak usia dini di Kelompok B TK Al Jamhari Kecamatan Banjaran. (2) Untuk mengetahui langkah pelaksanaan metode karyawisata dalam meningkatkan kreativitas menggambar anak melalui metode karyawisata. (3) Untuk mengetahui peningkatan kreativitas menggambar pada anak usia dini di Kelompok B TK Al Jamhari Kecamatan Banjaran setelah dilaksanakan metode karyawisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan pada hasil penelitian dilapangan, dapat disimpulkan bahwa : Pertama, Kondisi objektif kreativitas menggambar anak di TK Al Jamhari setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I kodisi anak yang berkembang sesuai harapan terjadi peningkatan, namun kurang mencapai target ketuntasan. Pada siklus II kodisi anak yang berkembang sesuai harapan terjadi peningkatan yang sangat baik sehingga proses tindakan dicukupkan pada siklus II. Kedua, Siklus I dan siklus II dengan sub indikator yang sama dan dilaksanakan adalah anak mampu menciptakan gambar yang berbeda tanpa meniru gambar anak lain, anak mampu membuat gambar dari media yang telah disediakan oleh guru, dan Ketiga, Kreativitas menggambar anak di TK Al Jamhari setelah diterapkan metode karya wisata menunjukan hasil bahwa secara umum kreativitas menggambar anak mengalami perkembangan yang sangat baik, hal ini sesuai dengan target keberhasilan yang telah ditentukan yaitu, paling sedikitnya keberhasilan anak berkembang sesuai harapan adalah 70% sedangkan setelah dilaksanakan tindakan keberhasilan anak yang berkembang sesuai harapan adalah 81,25%. Rekomendasi yang diharapkan bagi pihak sekolah dimana penyediaan alat dan sumber belajar yang lebih ditingkatkan lagi, Pihak sekolah mengadakan kerjasama dengan orang tua serta masyarakat, bagi guru hendaknya menggunakan metode pembelajaran, media yang lebih bervariatif yang dapat menstimulasi kreativitas anak, guru hendaknya lebih memahami potensi dari masing-masing anak, sedangkan untuk peneliti berikutnya dapat dikembangkan lebih lanjut oleh mahasiswa lain, karena masih banyak metode yang mampu meningkatkan kreativitas menggambar anak usia dini
Based on observations at Al Jamhari Kindergarten, Banjaran subdistrict, a child’s creativity in drawing still low, the child given the lack of freedom in imatination to create something, as long as there is any lesson to draw is always carried out activities in the classroom so that children become bored and tired.
As for the purpose of this study in general. To gain an overview of efforts to enhance the creativity of drawing in early childhood in Group B Al Jamhari kindergarten Banjaran subdistrict. While specifically, (1) to determine the objective conditions of creativity drawing in early childhood in Group B Al Jamhari Kindergarten Banjaran subdistrict; (2) to determine the steps to implement the field trip method in improving children’s creativity drawing through the field trip method; (3) to determine the increase creativity drawing in early childhood in Group B Al Jamhari Kindegarten Banjaran subdistrict having implemented the field trip method.
The method used in this study is classroom action research (CAR). Based on the results of research it can be concluded that : first, the objective conditions in the child’s creativity drawing at Al Jamhari Kindegarten after execution of action in cycle I. The condition of children who develop according to expectation of an increase, but less reach the target of completeness. In cycle II the condition of children who develop according te expectations of an increase is very good so the action paid back on cycle II. Secon, cycle I and cycle II with the same sub-indicators and implemented is the child able to create different images withaut images mimic other children. Children are able to an image to the media who have provided teachers, and; Third, creativity drawing of children in Al Jamhari Kindegarten after the implementation of a field trip method showed result that generally children’s creativity drawing has develop very well. This is in accodance with predetermined targets success. i.e., the least successful children are developing as expected 70% while, after the implemented classroom action, the success of growing children up to expectation is 81.25%. Recommendation is expected for the school where the provision a collaboration with parents and the community, the teachers should use the method of learning, the more varied media that can be stimulate the creativity of children, teachers, should better understand the potential of each child, where as for next researchs can be further developed by other students, because the are many methods that can be improve creativity of drawing in early childhoo
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
PENERAPAN ACTIVITY BASED COSTING UNTUK MENENTUKAN HARGA PRODUKSI PADA UD. MEUBEL JAMHARI
Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan Activity Baced Costing pada UD. Meubel Jamhari tahun 2015.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu menggambarkan data dan menganalisis data yang ada. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis “ Penerepan Activity Baced Costing pada UD. Meubel Jamhari” tahun 2015.
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapat diketahui bahwa secara keseluruhan Activity Based Costing System memberikan hasil yang lebih besar untuk produk Kursi Sofa Gajah dan Kursi Sofa Maribet. Biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi satu unit Kursi Sofa Gajah dengan metode sistem tradisional adalah sebesar Rp 619.034,25, sedangkan jika melalui sistem Activity Based Costing dibutuhkan biaya yang lebih besar yaitu sebesar Rp 628.387. Begitu juga dengan biaya produksi untuk satu unit Kursi Sofa Maribet menggunakan sistem tradisional sebesar Rp 595.225,76, sedangkan jika menggunakan sistem Activity Based Costing membutuhkan biaya sebesar Rp 603.208.Ini dikarenakan sistem tradisional menggunakan satu cost driver sedangkan sistem Activity Based costing menggunakan lebih dari satu cost driver. Keterbatasan penelitian ini adalah penelitian ini masih menggunakan variabel-variabel yang tidak jauh berbeda dari penelitian-penelitian sebelumnya. bagi penelitian berikutnya diharapkan untuk lebih memvariasikan variabel-variabel yang dapat dihubungkan dengan penerapan metode Activity Based Costin
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
