1,724,243 research outputs found

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Full text link
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Aksara jiwa : puisi-puisi sufistik jalaluddin rumi tahun 2017

    No full text
    Jalaluddin Rumi adalah seorang sufi persia yang sangat dikenal, baik di timur maupun di barat. la mempunyai pengaruh besar hampir di seluruh dunia timur. Sementara di barat, karyanya telah banyak di- terjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Perancis, Jerman, Swedia, Italia, dan lain-lain Puisi-puisinya sarat dengan pesan cinta universal, cinta kepada Tuhan. Ketika cinta sudah memehuhi hati seseorang, sebutan apapun tidaklah penting baginya. Demikian pula jika dikaitkan dengan identitas agama, sebutan sebagai seorang muslim atau non muslim tidaklah penting bagi seorang yang hatinya penuh oleh cinta kepada Tuhan. Bahkan baginya untuk beramal dan menyembah Tuhan tidak tergantung pada ada atau tidaknya surga. la beramal bukan karena takut pada neraka dan keinginannya mendapat surga.iv, 148 hlm, 20,3 x 14,2 c

    Aksara jiwa : puisi-puisi sufistik jalaluddin rumi tahun 2017

    No full text
    Jalaluddin Rumi adalah seorang sufi persia yang sangat dikenal, baik di timur maupun di barat. la mempunyai pengaruh besar hampir di seluruh dunia timur. Sementara di barat, karyanya telah banyak di- terjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Perancis, Jerman, Swedia, Italia, dan lain-lain Puisi-puisinya sarat dengan pesan cinta universal, cinta kepada Tuhan. Ketika cinta sudah memehuhi hati seseorang, sebutan apapun tidaklah penting baginya. Demikian pula jika dikaitkan dengan identitas agama, sebutan sebagai seorang muslim atau non muslim tidaklah penting bagi seorang yang hatinya penuh oleh cinta kepada Tuhan. Bahkan baginya untuk beramal dan menyembah Tuhan tidak tergantung pada ada atau tidaknya surga. la beramal bukan karena takut pada neraka dan keinginannya mendapat surga.iv, 148 hlm, 20,3 x 14,2 c

    Mistik Jalaluddin Rumi : Analisis Struktural Dalam Puisi Jalaluddin Ar-Rumi

    Full text link
    Jalaluddin Rumi, salah satu dari sekian penyair yang mampu menciptakan gelombang kata-katanya menjadi sunami kehidupan, ia mampu menghanyutkan jutaan manusia dari masa kemasa untuk menuju sebuah hakekat ketuhanan, kebebasan, kemulian dan tujuan hidup yang hakiki. Puisi-puisi Jalaluddin Rumi dipenuhi dengan mistik, yang tidak semua orang mampu menungkap nilai-nilai yang terkandung dalam puisi-puisinya, serta karakteristik kemistikan yang masih dipenuhi kemisteriusan. Karya-karya mistik yang ditulis oleh penyair atau para sufi tidak terhitung jumlahnya, namun dari sekian karya mistik itu, sangat sedikit sekali yang memberikan corak kemistikannya. Inilah yang menjadi alasan peneliti untuk melakukan penelitian terhadap puisi-puisi Jalaluddin Rumi untuk mengungkapkan karaktersitik mistiknya. Maka penelitian ini mengambil judul “Mistik Jalaluddin Rumi, Analisis Struktural dalam puisi-puisi Jalaluddin Rumi”, dengan pendekatan Strukturalisme. Penelitian ini menganalisa secara diskriptif kualitatif tentang nilai-nilai mistik dan karakteristik dengan menggaji struktur luar dan struktur dalam puisi-puisi Jalaluddin Rumi. Analisa inilah yang digunakan oleh peneliti untuk mengungkapkan corak mistik Jalaluddin Rumi. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah peneliti melihat nilai-nilai mistik yang terdapat dalam puisi Jalaluddin Rumi adalah : Sabar, tawakal, syukur, redha, al-haya, al-faqir, mahabbah (kecintaan), al-khawf (takut), taubat, raja’, al-hazn, al-iffah, al-muraqabah, al-izzah, adil, al-afw, as-sidq, al-aisar , tawaduk , mutmainnah, sabat, istiqamah, khusyuk, taqwa, al-birr, al-musari’ah ilal khair, al-inabah, ihsan , ikhlas, zuhud, riyadah, mujahadah. Karakteristik mistik dalam puisi Jalaluddin Rumi baik dalam struktur batin atau struktur luar terdapat dalam lima ciri yang bersifat psikis, moral, dan epistermologis, yang sesuai dengan mistisme tersebut. Kelima ciri tersebut adalah: [a] Tarqiyatul Akhlaq, [b] Pemenuhan fana, [c] Pengetahuan intutif langsung, [d] farah wa surur, [e] Penggunaan simbol dalam ungkapan-ungkapan. Rumi memiliki karakter sendiri dalam penulisan puisinya. Walau terkadang Rumi menggunakan qowafi Persia yang kebanyakan berbentuk ridf yaitu pengulangan kata pada akhir setiap baris. Adapun bentuk-bentuk qowafi pada puisi Rumi juga beragam. Antara lain berbentuk ruba’iyat atau biasa disebut dengan berbait-bait. Dalam segi struktur formal puisi Rumi memiliki corak karakteristik; Rumbaiyyat Karya puisi Rumi yang disampaikan dalam bentuk Kuatrin (sajak 4 baris), bahasa puisi yang kreatif melalui apologi, anekdot dan legenda, maktubat (korespondensi). Ciri khas lain yang membedakan puisi Rumi dengan karya sufi penyair lain adalah seringnya ia memulai puisinya dengan menggunakan kisah-kisah. Tapi hal ini bukan dimaksud ia ingin menulis puisi naratif. Kisah-kisah ini digunakan sebagai alat pernyataan pikiran dan ide

    Entre o camelo e o leão a dialética do giro Dervixe: uma etnografia do Sama - a dançaa girante dos Dervixes da ordem Sufi Mevlevi

    Full text link
    Dissertação (mestrado) - Universidade Federal de Santa Catarina, Centro de Filosofia e Ciências Humanas. Programa de Pós-Graduação em História.Esta dissertação é uma pesquisa etnográfica do Sama, a dança girante inspirada pelo poeta persa Jalaluddin Rumi, em Konya (Turquia), no século XIII. É uma "descrição densa" do ritual, com suas pertinências etno-coreo-musicológicas. Tomando como ponto de partida a Antropologia e a História optei por uma abordagem interdisciplinar, dialogando com a Filosofia, a Poesia, a Dança e a Etnomusicologia. A interpretação envolvida consistiu em salvar o "dito" sob formas pesquisáveis, fixando-o, assim, no quadro geral de práticas místico-filosóficas, tanto orientais quanto ocidentais

    Konsep dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat

    Full text link
    Latar belakang masalah dalam skripsi ini dalam hemat penulis adalah Jalaluddin Rakhmat berhasil mendiagnosis hampir secara komprehensif persoalan masyarakat modern dan memberikan rekomendasi kepada para da’i apa yang mesti dilakukannya. Jalaluddin Rakhmat sebagai seorang yang bisa dikatakan aktif dalam bidang kegiatan dakwah mempunyai kelebihan tersendiri dibandingkan dengan tokoh-tokoh lain. Selain aktif di bidang dakwah beliau juga aktif dibidang ilmu komunikasi, oleh karena itu Jalaluddin Rakhmat senantiasa menjelaskan perlunya menjadikan teknologi komunikasi sebagai bagian dari instrument dakwah Islam. Adapun rumusan masalah ini adalah bagaimanakah konsep dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah, untuk mengetahui konsep dakwah Jalaluddin Rakhmat. Metodologi penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif, Studi Tokoh. Sumber data penelitian terbagi dua yaitu primer: data pokok penelitian yaitu buku- buku dari karangan sang tokoh, antara lain, Islam Aktual, Psikologi Sebuah Pengantar, Renungan-renungan Sufistik, Reformasi Sufistik. Sedangkan Data skundernya yaitu, Catatan Kang Jalal, Dakwah Sufistik Kang Jalal, Dan Zaman Baru Islam. Teknik Pengumpulan datanya menggunakan media Email, dikarenakan keterbatasan peneliti untuk menemui secara langsung sang Tokoh, adapun emailnya [email protected] dan blog www.majulah_ijabi.org Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jalaludddin Rakmat adalah sosok seorang pemikir dan sekaligus seorang praktisi dakwah. Dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat yaitu setiap panggilan atau ajakan yang membawa orang kejalan kebenaran, yaitu jalan yang diridhoi Allah. Tujuan dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat adalah dakwah haruslah merubah sikap,dari sikap yang buruk kepada sikap yang lebih baik, pengetahuan dan prilaku mad’unya. Metode yang digunakan Jalaluddin Rakhmat dalam berdakwah tidak jauh berbeda dengan para da’i yang lain yaitu berpedoman kepada Surah An- Nahl ayat 125. Sedangkan corak pendekatan dakwah Jalaluddin Rakhmat adalah Tasauf. Kemudian Jalaluddin Rakhmat lebih memeilih berdakwah melalui media tulisan dikarenakan beberapa alasan yaitu: pertama, karena dakwah yang ditulis lebih dapat dipertanggung Jawabkan. Kedua, karena tulisan khususnya buku, melintasi ruang dan waktu bagi siapa yang membacanya

    Konsep Kebahagiaan Menurut Jalaluddin Rakhmat

    No full text
    Aspek materi seringkali menjadi tolok ukur kebahagiaan seseorang. Hal ini yang menyebabkan masyarakat saat ini mengalami dysthymia,yaitu perasaan sedih yang kronis dan kehilangan energi kehidupan, ditengah kesuksesan yang tampak bahagia. Salah satu tokoh yang membahas kebahagiaan adalah Jalaluddin Rakhmat. Jalaluddin Rakhmat melihat kebahagiaan dari berbagai sudut pandang terlebih dari sudut pandang Islam dan psikologi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep kebahagiaan menurut Jalaluddin Rakhmat?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep kebahagiaan menurut Jalaluddin Rakhmat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research). Sumber data dari penelitian ini adalah karya Jalaluddin Rakhmat yang berkaitan dengan kebahagiaan dan sumber-sumber lain yang terkait dengan kebahagiaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode book survey. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analisys). Hasil penelitian ini Jalaluddin Rakhmat mengartikan kebahagiaan adalah keinginan manusia yang terakhir. Kebaikan dan nilai lainnya dikejar demi meraih kebahagiaan. Kebahagiaan dapat dilihat dalam dua bentuk, yaitu sebagai episode dan sikap. Aspek-aspek kebahagiaan terdiri dari kognitif (pikiran) dan afektif (perasaan). Cara mencapai kebahagiaan menurut Jalaluddin Rakhmat adalah dengan beriman dan beramal sholeh (berbuat baik), membahagiakan diri sendiri, mengubah sudut pandang, bersyukur dan memaafkan. Proses manusia mencapai kebahagiaan seseorang mendapat sesuatu hal yang ditangkap melalui panca indra sehingga, otak akan merespon saat informasi tersebut diterima maka hasil pikiran tersebut akan direspon oleh emosi melalui sistem limbikLangkah besar agar kita mencapai kebahagiaaan yang nyata dan abadi adalah mengikuti bimbingan Allah melalui al-Qur’an, yang merupakan perilaku atau tindakan positif hasil respon dari emosi yang muncul. Konsep kebahagiaan yang di paparkan oleh Jalaluddin Rakhmat mencoba untuk menggabungkan dan melengkapi konsep kebahagiaan yang bersifat sekuler dengan konsep kebahagiaan yang bersifat islami

    MD5-B3 - Geusok Biola Jalaluddin

    No full text
    Geusole Biola Jalaluddin. Language as given: Acehnes

    Psikologi agama/ Jalaluddin

    No full text
    x, 264 hal.; 27 cm

    Psikologi pendidikan Islam/ Jalaluddin

    No full text
    xii, 545 hal.; 24 c
    corecore