1,721,062 research outputs found

    FUNGSI DAN PERAN KELUARGA DALAM NOVEL IBUK KARYA IWAN SETYAWAN

    Get PDF
    Abstrak: Novel Ibuk bercerita tentang keluarga sederhana yang bahu membahu bekerja keras untuk mendapat pendidikan yang lebih baik agar mampu memperoleh kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan bagaimana fungsi dan peran keluarga dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi dan peran keluarga yang terdapat dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini berupa novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Berdasarkan analisis data dapat diketahui bahwa keluarga dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan menunjukkan fungsi biologis, psikologis, sosial budaya, sosial, dan pendidikan. Kemudian, anggota keluarga yakni Bapak, Ibu dan kelima anaknya Isa, Nani, Bayek, Rini dan Mira menjalankan perannya masing-masing dengan baik.Kata kunci: Fungsi dan peran keluarga, novel Ibuk, sosiologi sastra. Abstract: Novel Ibuk talks about average family who work together to get higher education so that they will get better life. This study is done to answer a question what the function and the role of family in novel Ibuk by Iwan Setyawan. The aim of this study is to describe the function and the role of family in novel Ibuk by Iwan Setyawan. The main data which is used in this study is in the form of novel Ibuk by Iwan Setyawan. This study uses descriptive qualitative method with sociology of literature approach. Based on the data analysis, it is found out that family in the novel Ibuk by Iwan Setyawan shows biology, psychology, social culture, social, and educaton function. Then, the family member, they are father, mother and five of their children Isa, Nani, Bayek, Rini and Mira have their own role well.Key words: The function and family role, Ibuk novel, sociology of literature

    Strategi Merealisasikan Maksim Kebijaksanaan Pada Tuturan Dalam Novel Ibuk Karya Iwan Setyawan

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini ada dua. (1) untuk mendeskripsikan strategi mengurangi kerugian orang lain yang terdapat pada tuturan dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan. (2) untuk mendeskripsikan strategi menambah keuntungan orang lain yang terdapat pada tuturan dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Objek penelitian ini adalah strategi mengurangi kerugian dan strategi menambah keuntungan orang lain yang mematuhi maksim kebijaksanaan pada tuturan dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan dengan menggunakan strategi kesantunan positif. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data tertulis berupa tuturan yang mematuhi maksim kebijaksanaan dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kontekstual. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) strategi yang digunakan untuk mengurangi kerugian orang lain pada tuturan dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan adalah dengan memperhatikan rasa tertarik terhadap lawan tutur, mencari kesepakatan, berkelakar atau membuat lelucon, serta bersikap optimistik. (2) strategi untuk menambah keuntungan orang lain pada tuturan dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan adalah dengan memperhatikan minat, keinginan, keperluan atau segala sesuatu milik lawan tutur, menggunakan bentuk-bentuk identitas kelompok, menghindari ketidaksepakatan, menimbulkan persamaan persepsi penutur dan lawan tutur, membuat persepsi bahwa penutur memahami keinginan lawan tutur, penawaran dan membuat janji, serta melibatkan penutur dan lawan tutur dalam suatu kegiatan

    KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA NOVEL 9 SUMMERS 10 AUTUMNS KARYA IWAN SETYAWAN

    Get PDF
    Abstracts: The research aims to describe (1) structure of novel 9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan; (2) characteristic of main character personality on novel 9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan; (3) the value of character education on novel 9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan; and (4) the relevance of novel 9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan as literature learning materials in SMA. This research is a qualitative studying using descriptive qualitative and document analysis. The data sources are document and informant. The technique sampling of this research using purposive sampling. Data validity test uses irangulation theory. Data analysis text use interactive method. The result shows (1) structure of novel 9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan have a correlation; (2) Iwan as main character fill of mature personality criterias by Gordon Allport; (3) novel 9 Summers 10 Autumns have fiveteen types representation the value of character education; and (4) novel 9 Summers 10 Autumns fill criteria as a good literature learnings material. Keywords: the main character personality, the value of character education, literature learnings material Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) struktur pembangun novel 9 Summers 10 Autumns karya Iwan Setyawan; (2) sifat-sifat kepribadian tokoh utama yang muncul dalam novel 9 Summers 10 Autumns karya Iwan Setyawan; (3) nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel 9 Summers 10 Autumns karya Iwan Setyawan; dan (4) relevansi novel 9 Summers 10 Autumns karya Iwan Setyawan sebagai materi pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis dokumen. Sumber data penelitian ini adalah dokumen dan informan. Teknik pengambilan subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Validitas data dilakukan menggunakan triangulasi teori. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) struktur pembangun novel 9 Summers 10 Autumns saling berkaitan; (2) Iwan sebagai tokoh utama memenuhi tujuh kriteria kepribadian yang sehat menurut Gordon Allport; (3) novel 9 Summers 10 Autumns terdiri atas lima belas jenis representasi pendidikan karakter; dan (4) novel 9 Summers 10 Autumns memenuhi kriteria sebagai materi pembelajaran sastra yang baik. Kata kunci: kepribadian tokoh utama, nilai pendidikan karakter, materi pembelajaran sastr

    Anxiety Of Iwan Setyawan In The Novel 9 Summers 10 Autumns Written By Iwan Setyawan And Translated By Maggie Tiojakin (2011): A Psychoanalytic Approach

    Get PDF
    The major problem of this study is to identify the anxiety of Iwan Setyawan reflected in 9 Summers 10 Autumns’s novel. The objectives of the study are; to analyze the novel based on its structural elements and to analyze the anxiety of Iwan Setyawan based on psychoanalytic approach by Sigmund Freud. In conducting this study, the researcher uses descriptive qualitative method in which the data are based on primary data source, the novel 9 Summers 10 Autumns itself. The secondary data are other data which deal with the research. In analyzing the data, she applies two analysis, firtsly, structural approach which is uses to analyze the elements of the novel. Secondly, the writer analyzes the structural elements of the novel. The structural elements consist of characters and characterization, setting, plot, point of view, style and theme. Then, the psychoanalytic approach is used for analyzing anxiety of Iwan Setyawan. The writer finds that Iwan Setyawan has some anxieties. It makes him to study and work harder than other. He has a dream and he must reach it. It motivates him to keep the dreams alive in spite of where we are in life; even if the life isn’t perfect, even if it is broken

    Citra Perempuan Dalam Novel Ibuk Karya Iwan Setyawan: Tinjauan Feminisme Sastra

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan struktur yang membangun novel Ibuk karya Iwan Setyawan. (2) mendiskripsikan citra perempuan dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah citra perempuan dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan menggunakan pendekatan feminisme sastra. Data penelitian berupa kata, frasa, dan paragraf yang terdapat dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Sumber data primer adalah novel Ibuk karya Iwan Setyawan, yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2012, cetakan pertama. Sumber data sekunder yang digunakan di dalam penelitian ini adalah buku dan artikel yang mempunyai relevansi dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, teknik simak, dan catat. Teknik analisis data menggunakan teknik pembaca model semiotik, yaitu heuristik kemudian dilanjutkan dengan pembacaan hermeneutik. Hasil penelitian berdasarkan analisis struktural novel Ibuk adalah sebagai berikut. Temanya adalah perjuangan Ibu dalam pendidikan kelima anaknya. Alur yang digunakan adalah alur maju. Tokoh utama, yaitu Ngatinah dan tokoh tambahan, yaitu Sriyati, Mbok Pah, Cak Ali, Lek Hari, Abdul Hasyim, Mak Gini, Isa, Nani, Bayek, Rini, Mira, Mbah Carik, Bang Udin, Bapak Mun, Pak Lurah, Dani, Mbak Ati, Rachel, Min Jun Hong, Victor, Ester, Dedi, dan Swan. Latar tempat dalam novel Ibuk terjadi di Batu Jawa Timur, Bogor, Jakarta, New York. Latar waktu dalam novel Ibuk terjadi pada tahun 1971 sampai dengan tahun 2012. Latar sosial kehidupan yang digambarkan dalam novel Ibuk adalah masyarakat pedesaan, di lereng Gunung Panderman dan Gunung Arjuno yang memiliki kehidupan yang sebra terbatas. Hasil penelitian berdasarkan analisis feminisme sastra tentang citra perempuan dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan ditemukan hal-hal sebagai berikut (1) Citra perempuan sebagai seorang ibu yang sabar, (2) Citra perempuan sebagai ibu yang menyayangi buah hatinya, (3) Citra perempuan sebagai istri yang setia, (4) Citra perempuan sebagai istri yang sabar dan tabah, (5) Citra perempuan dalam pendidikan buah hatinya. Implikasi dalam pembelajaran sastra adalah bahwa hasil penelitian ini dapat diajarkan di kelas XI SMA ke dalam SK membaca, 7. “Memahami berbagai hikayat novel Indonesia/ terjemahan”, dengan KD 7.2 “menganalisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia/terjemahan

    Nilai Pendidikan dalam Novel 9 Summer 10 Autumns karya Iwan Setyawan

    Get PDF
    Permasalahan dan tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai pendidikan dalam novel 9 Summer 10 Autumns karya Iwan Setyawan. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, kalimat dan paragraf yang mengandung Nilai Pendidikan dalam novel 9 Summer 10 Autumns karya Iwan Setyawan. Sumber data dari penelitian ini adalah novel 9 Summer 10 Autumns” Karya Iwan Setyawan yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama dengan ketebalan 221 halaman. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Reduction dan Data Selection. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dokumentasi berupa tabel. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah inferensi dan analisis. Teknik pengujian kesahihan data dalam penelitian ini adalah teknik ketekunan pengamatan. Hasil analisis data menunjukkan nilai pendidikan dalam novel 9 Summer 10 Autumns karya Iwan Setyawan meliputi, nilai pendidikan moral, nilai pendidikan religius, nilai pendidikan sosial, dan nilai pendidikan budaya. Nilai pendidikan moral yang berupa saling menghargai, menolong yang lemah tanpa pamrih, dan berpikir positif. Nilai pendidikan religius yang berupa pengetahuan dan pengamalan. Nilai pendidikan sosial yang berupa persaudaraan, persahabatan, peduli, kebersamaan, saling membantu, dan kerjasama. Sedangkan nilai pendidikan budaya yang berupa kepercayaan dan tradisi. Kata Kunci : Nilai Pendidikan, Nilai Education, Novel

    Nilai-nilai Moral Sosial dalam Novel Ibuk karya Iwan Setyawan

    No full text
    ABSTRACT Bharhayula, Aulia Rahmah. 2016. Nilai-nilai Moral Sosial dalam Novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Skripsi. Program Studi  Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd (II) Dr. Siti Cholisatul Hamidah, M.PdKata Kunci : nilai moral sosial, novel Ibuk karya Iwan SetyawanMoral adalah nilai tentang bagaimana harus hidup untuk bersikap baik kepada sesama manusia dan menghindari sikap buruk. Ajaran moral dalam karya sastra dapat ditampilkan melalui sikap para tokoh dalam karya sastra tersebut. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral sosial dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan.Penelitian ini merupakan penelitian teks dengan bentuk penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan moral. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata yang mencerminkan nilai moral sosial yang meliputi nilai moral sosial berdasarkan hubungan manusia dengan manusia, dan nilai moral sosial berdasarkan hubungan manusia dengan alam dalam teks novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Sumber data penelitian ini adalah teks novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi.  Teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh data berupa kutipan dialog antar tokoh, narasi pengarang, serta komentar tokoh lain yang menunjukkan perilaku, pikiran, dan tindakan tokoh dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan yang mencerminkan nilai moral sosial. Kegiatan analisis data dalam penelitian ini dimulai dengan reduksi data yakni data yang telah ditemukan diklasifikasikan berdasarkan kategorinya, kemudian menginterpretasi dan  mendeskripsikan hasil interpretasi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai  moral  sosial di dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawa terbagi menjadi dua yaitu nilai moral sosial berdasarkan manusia dengan manusia dan nilai moral sosial berdasarkan hubungan manusia dengan alam. Terdapat delapan wujud nilai moral sosial berdasarkan hubungan manusia dengan manusia yang ditemukan yaitu, (1) tolong menolong, (2) setia, (3) rela berkorban,(4) adil, (5) kasih sayang, (6) sabar, (7) tanggung jawab, dan (8) pekerja keras. Wujud nilai moral sosial berdasarkan hubungan manusia dengan alam ditemukan tiga wujud nilai, yaitu (1) menjaga kesehatan, (2) menjaga kebersihan, dan (3) berpikir jauh ke depan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan kepada: (1)peneliti lanjutan, dapat dijadikan salah satu landasan untuk penelitian lebih lanjut mengenai nilai moral sosial dalam novel yang berbeda, (2) pembaca sastra, dapat menambah wawasan pembaca mengenai nilai-nilai moral sosial dalam sebuah novel, (3) pengajaran sastra, sebagai pengajaran materi atau analisis nilai moral sosial dalam sebuah novel, dan (4) kritikus sastra, dapat dijadikan salah satu bahan penilaian bahwa suatu karya yang baik dapat memberikan teladan melalui nilai moral yang terkandung di dalamnya.

    Nilai-Nilai Budaya dalam Novel 9 Summers 10 Autumns Karya Iwan Setyawan dan Implikasi terhadap Pembelajaran Bahasa

    No full text
    The purpose of this research is as follows. First, describe the cultural value contained in the novel9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan. Second, describe the implications for language learning. This type of research is qualitative research using descriptive methods. The data in this study are words, phrases, and sentences in the novel 9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan which relates to cultural values that are traced based on the speech or actions of figures that can be formulated as cultural value data. The data source in this study is the novel 9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan published by publisher Gramedia in Jakarta in July 2013 which consists of 221 pages. The novel already has an ISBN and Copyright Act. As for the basis in establishing the object of research is the part that contains the cultural value of human relations with God, the cultural value of human relations with oneself, and the cultural value of human relations with others. Instruments in this research, namely library studies and record techniques. Data analysis is done, namely describing, classifying, analyzing data, and compiling reports. The results of this study are as follows. First, the cultural values in the novel 9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan found three types of cultural values that each have several parts. The three types of cultural values are the cultural value of man's relationship with God, the cultural value of human relations with oneself, and the cultural value of human relations with others. Second, the cultural values in the novel 9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan can be implications for language learning, namely the text of the high school class XII novel

    Hubungan Intertekstual Citra Perempuan Dalam Novel Air Mata Terakhir Bunda Karya Kirana Kejora Dan Ibuk Karya Iwan Setyawan

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan struktur yang membangun novel Air Mata Terakhir Bunda karya Kirana Kejora dan Ibuk karya Iwan Setyawan (2) mendeskripsikan hubungan intertesktual citra perempuan dalam novel Air Mata Terakhir Bunda karya Kirana Kejora dengan Ibuk karya Iwan Setyawan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus terperancang. Objek penelitian ini adalah hubungan intertekstual citra perempuan dalam novel AMTB karya Kirana Kejora dan Ibuk karya Iwan Setyawan. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, dan wacana yang terdapat dalam novel Air Mata Terakhir Bunda karya Kirana Kejora dan Ibuk karya Iwan Setyawan. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Air Mata Terakhir Bunda karya Kirana Kejora yang diterbitkan Hi-Fest Publishing, Jakarta, 2012, cetakan ketiga dan novel Ibuk karya Iwan Setyawan yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2012, cetakan kedua. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, teknik simak, dan catat. Teknik analisis data menggunakan model pembacaan semiotik: heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian ini adalah (1) Unsur struktural novel AMTB yaitu (a) tema: perjuangan Sriyani dalam pendidikan anaknya, (b) penokohan: tokoh utama dan tambahan, (c) alur: sorot balik, (d) latar: kota Sidoarjo dan Jakarta, tahun 1994-2011 dan struktur novel Ibuk yaitu (a) tema: Perjuangan Ibuk demi pendidikan ke-5 anaknya, (b) penokohan: tokoh utama dan tambahan, (c) alur: maju, (d) latar: kota Batu, Bogor, Jakarta dan New York, tahun 1960-an sampai 2012, (2) Intertekstual citra perempuan novel AMTB dan Ibuk menunjukkan bahwa novel AMTB merupakan hipogram novel Ibuk. Pentransformasian hipogram terhadap karya sesudahnya terdapat pada citra positif perempuan yang meliputi citra perempuan sebagai ibu, perempuan dalam memperjuangkan pendidikan anaknya, dan perempuan yang ulet dan citra negatif perempuan yang meliputi citra perempuan yang sombong dan perempuan yang tidak mau berinteraksi dengan tetangganya. Hasil penelitian intertekstualitas citra perempuan dalam novel AMTB dan Ibuk dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sastra di SMA kelas XI semester 1 dengan Standar Kompetensi memahami berbagai hikayat, novel Indonesia/ novel terjemahan

    KARAKTER TOKOH IBU DALAM NOVEL IBUKKARYA IWAN SETYAWAN

    No full text
    NUR JANNAH. Karakter Tokoh Ibu dalam Novel Ibuk Karya Iwan Setyawan(dibimbing oleh Haryeni Tamin dan Yusuf Ismail).Penelitian ini bertujuan mengungkapkan karakter tokoh Ibu dan latar dalam novelIbuk karya Iwan Setyawan. Penelitian melatarbelakangi kehidupan para tokohdalam sebuah keluarga, terwakilkan oleh tokoh Ngitinah sebagai seorang ibu.Tokoh Isa, tokoh Nani, dan tokoh Bayek sebagai seorang anak. Tokoh-tokohtersebut saling berhubungan satu sama lain, hingga memunculkan karakter daritokoh.Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan teori struktural menurut Teeuwdalam mengungkapkan, menganalisis, dan menginterpretasi data. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini, yaitu metode deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter tokoh Ibu oleh tokoh Ngitinah,memiliki karakter penyayang, tangguh, sederhana, sabar, dan disiplin, jugamembentuk karakter anak-anaknya memiliki karakter tersebut. Karakter tangguh,penyayang, dan disiplin dimiliki oleh tokoh Isa. Karakter tangguh, sederhana, dansabar dimiliki oleh tokoh Nani. Karakter tangguh, penyayang, dan disiplin dimilikioleh tokoh Bayek. Keempat tokoh tersebut membuat sebuah lingkaran kerjasamaantara ibu dan anak dalam membangun sebuah keluarga yang saling mendukungsatu sama lain dan memberikan keuntungan bagi setiap individu.Kata kunci: novel, tokoh ibu, karakter, strukturalxi + 59 hlm
    corecore