1,721,151 research outputs found
MUBA>HALAH DALAM AL-QUR’AN KAJIAN TERHADAP FENOMENA MUBA>HALAH DI MEDIA SOSIAL
ABSTRAK
Israwati, 2022. “Muba>halah Dalam Al-Qur‟an Kajian Terhadap Fenomena
Muba>halah Di Media Sosial”. Skripsi Program Studi Ilmu Al-Qur‟an dan
Tafsir Fakultas. Ushuluddin Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam
Negeri Palopo. Dibimbing oleh Dr. H. Rukman A.R Said dan Abdul
Mutakabbir.
Skripsi ini membahas tentang muba>halah dalam al-Qur‟an dengan melihat
fenomena di media sosial ( youtube). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pandangan al-Qur‟an tentang muba>halah serta untuk mengetahui fenomena
muba>halah yang ada di media sosial. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif
deangan metode yaitu mempelajari komunitas atau budaya secara online.
Pendekatan yang digunakan adalah ilmu tafsir fenomenologi. Adapun data
primernya yaitu media sosial dan al-Qur‟an, sedangkan data sekunder yaitu jurnal,
skripsi serta dokumen lainnya. Metode pengumpulan data melalui observasi dan
dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa muba>halah adalah
salah satu solusi yang dilakukan pada saat terjadi suatu perdebatan dengan cara
berdoa kepada Allah swt dengan sungguh-sungguh agar menjatuhkan laknat pada
pihak yang berdusta. Muba>halah telah terjadi di zaman Rasulullah saw terdapat
dalam QS Ali-Imra>n/3:61, dimana dalam ayat ini Nabi Muhammad saw mengajak
Kaum Najran untuk bermuba>halah agar suatu kebenaran dapat dibuktikan dan
pihak yang bersekutu mendapat laknat dari Allah swt. Kasus muba>halah berlanjut
hingga zaman sekarang, dan pelaksanaannya cenderung tidak sesuai dengan yang
diajarkan oleh Rasulullah saw sebagaimana dalam tiga kasus muba>halah yang
terjadi di media sosial (youtube) diantaranya Bambang Tri, Keluarga korban
laskar FPI, dan Para korban investor batu bara Ust Yusuf Mansur. Ketiga kasus
tersebut dilakukan secara sepihak dan tidak memperhatikan ketentuan serta syarat
sahnya muba<halah. Sebagai implikasi dari penelitian ini diharapkan agar
masyarakat tidak dengan mudahnya melakukan muba>halah. Berselisih sedikit
(beda faham) langsung diakhiri dengan muba>halah yang memiliki konsekuensi
yang berat.
Kata Kunci: Sumpah Muba>halah, Media Sosial
“PeningkatanKemampuanMembacadalamMemahamiBeritadenganMenggunakanMetodeTPS (Think, Pair, Share) padaSiswaKelas VIIIU SMP Negeri 3 BontotiroKabupatenBulukumba.”
ABSTRAK
ISRAWATI AMIR.2014. “PeningkatanKemampuanMembacadalamMemahamiBeritadenganMenggunakanMetodeTPS (Think, Pair, Share) padaSiswaKelas VIIIU SMP Negeri 3 BontotiroKabupatenBulukumba.”Skripsi.JurusanBahasadanSastra Indonesia, FakultasBahasadanSeni, UniversitasNegeri Makassar.Dibimbingoleh Abdullah DoladanSulastriningsihDjumingin.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikanpeningkatankemampuanmembacadalammemahamiberitadenganmenggunakanmetodeThink Pair SharesiswakelasVIIIu SMP Negeri 3 BontotiroKabupatenBulukumba.Jenis penelitian ini adalah penelitiankualitatif yang berbentukpeneltiiantindakankelas (PTK). PenelitianTindakanKelasinidilaksanakan di SMP Negeri 3 BontotiropadakelasVIIIu semester 2 Tahunpelajaran 2013/2014.Data penelitianberupa data perencanaan, data pelaksanaan, dan data evaluasi. Data diperolehmelaluiobservasi, dantesdarisetiaptindakanperbaikanpenerapanpembelajaranThink Pair Share. Teknikpengumpulan data adadua, yaitutesdannontes.Teknikanalisisdanpengolahan data yang ditempuhpenelitidalampenelitianiniadalahdenganmenggunakanteknikanalisiskuantitatifdanteknikkualitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaranmembacadalammemahamiberitadenganmetodethink pair sharemengalamipeningkatan. Hal initampakpada proses danhaislbelajarmembacaberitasiswa. Perubahantingkahlakumenunjukkanbahwasikapsiswasiklus I menunjukkantingkahlakunegatif yaitu perhatian siswa dalam proses pembelajaran belum terfokus, sebagian siswa masih pasif, dan siswa belum bisa menyesuaikan dengan pola pembelajaran yang diberikan peneliti. Pada siklus II sudah terjadi perubahan tingkah laku siswa. Perubahan tersebut mengarah pada perubahan positif yaitu siswa lebih serius dalam membaca, perhatian siswa dalam proses pembelajaran sudah terfokus, siswa sudah mulai aktif, dan siswa sudah bisa menyesuaikan dengan pola pembelajaran yang diberikan peneliti. Hasilevaluasipembelajaranmembacadalammemahamiberitadenganmetodethink pair sharemenunjukkanpeningkatan. Peningkatantersebutdapatdiketahuisetelahmembandingkanhasilteshasiltessiklus I danhasiltessiklus II padasetiapaspek.Padaaspekmenuliskanaspek 5W dan 1H memperoleh rata-rata sebesar 78,92danmengalamipeningkatan 14,61 dari rata-rata siklus I yang hanyamencapai 64,31. Aspekmembuatrangkuman yang berkaitandenganisiberitamemperoleh rata-rata sebesar 76,91danmengalamipeningkatan 19,71 dari rata-rata siklus I yang hanyamencapai 57,20. Adapunaspekmenyimpulkanisiberitamemperoleh rata-rata 75 danmengalamipeningkatan 27,95dari rata-rata siklus I yang hanyamencapai 47,05.
Kata Kunci: Membaca,Berita,danMetodeThink, Pair, Shar
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI TEKNIK PROBING PROMPTING DENGAN PENDEKATAN METAKOGNISI
Dian Israwati (2020). Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa melalui Teknik Probing Prompting dengan Pendekatan MetakognisiSetiap siswa memiliki kemampuan berpikir yang berbeda-beda seperti dalam kegiatan berpikir untuk menerima dan mengolah suatu informasi. Kemampuan berpikir yang siswa gunakan adalah kemampuan berpikir kognitif atau dikenal dengan istilah metakognisi dalam dunia pendidikan seperti memonitor dan mengontrol pada setiap tahapan yang dilakukan. Siswa yang memiliki kesadaran metakognisi terlatih untuk selalu merancang strategi terbaik dalam memilih, mengingat, mengenali kembali, mengorganisasi informasi yang dimilikinya serta kemampuan pemecahan masalah yang dihadapi siswa. Oleh karena itu dibutuhkan upaya guru untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis melalui teknik pembelajaran probing prompting dengan pendekatan metakognisi siswa. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa diselidiki melalui tes akhir di setiap siklus pembelajaran. Proses metakognisi siswa diselidiki dengan lembar metakognisi dan wawancara. Aktivitas siswa dan aktivitas guru mengajar diselidiki setiap pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu 1) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada siklus I mencapai ketuntasan 46,16% dan siklus II sebesar 61,54%. Pada siklus III meningkat menjadi 67,38% dan siklus IV sebesar 69,24%. Selanjutnya meningkat lagi pada siklus V sebesar 78,85%. 2) proses metakognisi siswa mengalami perubahan dalam memonitor dan mengontrol tahapan yang dilakukan siswa. 3) aktivitas siswa pada proses pembelajaran mengalami perkembangan dari beberapa indikator yang memenuhi kriteria waktu ideal. 4) kinerja guru pada siklus I, II, III, dan IV mencapai 68%, 71%, 76%, dan 78% dengan kategori baik. Sedangkan pada siklus V aktivitas guru sudah masuk ke kategori sangat baik dengan nilai kinerja 81%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa meningkat melalui teknik probing prompting dengan pendekatan metakognisi. Kata kunci: Pemecahan Masalah, Probing Prompting, Metakognis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
