134 research outputs found
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN MAHASISWA DALAM MEMILIH INDEKOS DENGAN WORD OF MOUTH SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DALAM PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM (Studi Pada Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung)
ABSTRAK
Permasalahan yang dikaji dalam penulisan ini adalah: (1)
apakah lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan
mahasiswa UIN Raden Intan Lampung dalam memilih indekos? (2)
apakah harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan
mahasiswa UIN Raden Intan Lampung dalam memilih indekos? (3)
apakah word of mouth memediasi pengaruh antara lokasi terhadap
keputusan mahasiswa UIN Raden Intan Lampung dalam memilih
indekos? (4) apakah word of mouth memediasi pengaruh antara harga
terhadap keputusan mahasiswa UIN Raden Intan Lampung dalam
memilih indekos? (5) bagaimana perspektif bisnis Islam mengenai
keputusan mahasiswa UIN Raden Intan Lampung dalam memilih
indekos?.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan secara
kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dengan cara
menyebarkan kuesioner secara online melalui google form kepada
mahasiswa UIN Raden Intan Lampung. Sampel yang digunakan
sebanyak 300 orang diambil dengan cara purposive sampling. Analisis
data yang digunakan adalah menggunakan uji validitas, uji reliabilitas,
uji asumsi klasik dan uji hipotesis yang diolah menggunakan SPSS
versi 20.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel lokasi
berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan mahasiswa
UIN Raden Intan Lampung dalam memilih indekos, harga
berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan mahasiswa
UIN Raden Intan Lampung dalam memilih indekos, word of mouth
memediasi pengaruh antara lokasi terhadap keputusan mahasiswa UIN
Raden Intan Lampung dalam memilih indekos, word of mouth
memediasi pengaruh antara harga terhadap keputusan mahasiswa UIN
Raden Intan Lampung dalam memilih indekos. Pandangan etika bisnis
Islam mengenai keputusan mahasiswa UIN Raden Intan Lampung
dalam memilih indekos sudah menjalankan dengan syariat Islam.
Kata Kunci: Lokasi, Harga, Keputusan Memilih Indekos, Word
Of Mouth.
iii
ABSTRACT
The problems studied in this paper are: (1) does location have
a positive and significant effect on the decision of UIN Raden Intan
Lampung students in choosing boarding houses? (2) does price have a
positive and significant effect on the decision of UIN Raden Intan
Lampung students in choosing boarding houses? (3) does word of
mouth mediate the influence between location on the decision of UIN
Raden Intan Lampung students in choosing boarding houses? (4) does
word of mouth mediate the influence between price on the decision of
UIN Raden Intan Lampung students in choosing boarding houses? (5)
what is the Islamic business perspective on the decision of UIN Raden
Intan Lampung students in choosing boarding houses?.
This research uses a quantitative approach method. The data
used is primary data by distributing questionnaires online via google
form to UIN Raden Intan Lampung students. The sample used was 300
people taken by purposive sampling. The data analysis used is using
validity test, reliability test, classical assumption test and hypothesis
testing which is processed using SPSS version 20.
The results of this study indicate that the location variable has
a positive and significant effect on the decision of UIN Raden Intan
Lampung students in choosing boarding houses, price has a positive
and significant effect on the decision of UIN Raden Intan Lampung
students in choosing boarding houses, word of mouth mediates the
influence between location on the decision of UIN Raden Intan
Lampung students in choosing boarding houses, word of mouth
mediates the influence between price on the decision of UIN Raden
Intan Lampung students in choosing boarding houses. Views of
Islamic business ethics regarding the decision of UIN Raden Intan
Lampung students in choosing a boarding house that complies with
Islamic law.
Keywords: Location, Price, Decision to Choose Boarding Houses,
Word Of Mouth
Keefektifan Media Film untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri di SMKN 2 Singosari
RINGKASAN Novitasari, Intan. 2017. Keefektifan Media Film untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMK Negeri 2 Singosari. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Carolina Ligya Radjah, M.Kes (II) Dr. Henny Indreswari, M.Pd. Kata kunci: media film, kepercayaan diri, siswa SMK Kepercayaan diri merupakan awal keberhasilan untuk meraih kesuksesan. Tanpa kepercayaan diri seseorang tidak akan berani mengambil inisiatif untuk bertindak dan melakukan hal-hal baru yang akan mengantarkannya pada kesuksesan. Kepercayaan diri meskipun bukan satu-satunya kunci meraih keberhasilan hidup, namun ini merupakan jalan untuk memunculkan potensi-potensi diri tanpa hambatan. Menggunakan media film adalah salah satu upaya yang dapat digunakan konselor untuk meningkatkan rasa kepercayaan diri siswa SMK. Penggunaan media film sebagai media audio-visual dalam pembelajaran memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan penyampaian guru secara verbal atau ceramah. Hal ini berkenaan dengan upaya guru dalam membawa konsentrasi siswa pada pembelajaran melalui stimulus dengan media film. Dengan demikian siswa mampu membangun sendiri pengetahuannya melalui apa yang dilihat dan didengar. Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan media film untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa SMK. Rancangan penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design. Peneliti berusaha untuk membandingkan tingkat kepercayaan diri sebelum siswa diberi perlakuan dengan setelah diberi perlakuan. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa skala kepercayaan diri. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik non-parametrik uji beda wilcoxon. Subjek penelitian ini adalah siswa SMK yang berjumlah enam siswa yang memiliki skor pretest skala kepercayaan diriterendah. Setelah diberikan treatment mengalami peningkatan skor posttest. Hasil analisis menunjukkan nilai taraf signifikansi 0.02
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DAN BEBAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PADA GURU HONORER
ABSTRAK
Oleh:
Adisty Novitasari
Pada umumnya kepuasan kerja guru honorer di Indonesia
cenderung rendah, meskipun ada faktor-faktor tertentu yang dapat
mempengaruhi persepsi mereka terhadap pekerjaan mereka. Kepuasan
kerja adalah perasaan atau evaluasi seorang individu terhadap pekerjaan
yang dilakukan, yang mencakup perasaan positif atau negatif yang
timbul akibat pengalaman kerja mereka. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara religiusitas dan beban kerja dengan
kepuasan kerja pada guru honorer. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah guru honorer.
Sampel penelitian berjumlah 100 responden guru honorer yang
mengajar di Bandar Lampung. Teknik purposive sampling digunakan
untuk pengambilan sampel dalam penelitian. Teknik pengumpulan data
penelitian menggunakan instrumen berupa skala kepuasan kerja
sebanyak 31 aitem (α = 0,936), skala religiusitas sebanyak 32 aitem (α
= 0,958), dan skala beban kerja sebanyak 19 aitem (α = 0,889) dengan
model skala likert. Metode analisis data penelitian berupa teknik
analisis regresi linier berganda.
Hasil analisis data menyatakan bahwa terdapat hubungan yang
signifikan antara religiusitas dan beban kerja dengan kepuasan kerja
dengan nilai koefisien determinasi R Square = 0,532 beserta taraf
signifikansi 0,000 menunjukkan pengaruh religiusitas dan beban kerja
dengan kepuasan kerja sebesar 53,2% dan 46,8% dipengaruhi oleh
variabel-variabel lain diluar penelitian ini. Hasil juga menunjukkan
tidak terdapat hubungan yang signifikan antara religiusitas dengan
kepuasan kerja pada guru honorer dengan nilai koefisien korelasi (Rx1-
y) = 0,652. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara beban
kerja dengan kepuasan kerja pada guru honorer dimana semakin tinggi
beban kerja yang dimiliki maka akan semakin tinggi tingkat kepuasan
kerja dengan nilai koefisien korelasi (Rx2-y) = 0,696.
iv
ABSTRACT
Author:
Adisty Novitasari
In general, job satisfaction for honorary teachers in Indonesia
tends to be low, although there are several factors that can influence
their perception of their work. Job satisfaction is an individual's
feelings or evaluation of the work they do, which includes positive or
negative feelings that arise as a result of their work experience. This
research aims to determine the relationship between religiosity and
workload and job satisfaction in honorary teachers. This research uses
quantitative research methods. The population in this study were
honorary teachers. The research sample consisted of 100 honorary
teacher respondents who taught in Bandar Lampung. Purposive
sampling technique was used for sampling in the research. The
research data collection technique uses instruments in the form of a 31-
item job satisfaction scale (α = 0.936), a 32-item religiosity scale (α =
0.958), and a 19-item workload scale (α = 0.889) with a Likert scale
model. The research data analysis method is in the form of multiple
linear regression analysis techniques.
The results of data analysis state that there is a significant
relationship between religiosity and workload and job satisfaction with
a coefficient of determination R Square = 0.532 along with a
significance level of 0.000 showing that the influence of religiosity and
workload on job satisfaction is 53.2% and 46.8% is influenced by the
variables other variables outside this research. The results also show
that there is no significant relationship between religiosity and job
satisfaction in honorary teachers with a correlation coefficient (Rx1-y)
= 0.652. There is a significant positive relationship between workload
and job satisfaction for honorary teachers where the higher the
workload they have, the higher the level of job satisfaction with a
correlation coefficient value (Rx2-y) = 0.696
Proses pembekuan ikan kakap merah di PT . Inti Lautan Fajar Abadi Beji-Pasuruan (PT. Intan Seafood)
Sebagai negara kemaritiman, indonesia merupakan salah satu negara penghasil ikan terbesar. Ikan merupakan salah satu komoditas pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Tingginya kandungan gizi seperti protein, mineral, lemak dan vitamin pada ikan menyebabkan ikan mudah mengalami kerusakan yang dapat diakibatkan oleh mikroorganisme. Salah satu upaya menjaga kualitas ikan hingga sampai ketangan konsumen, adalah dengan dilakukannya proses pembekuan. PT. Inti Lautan Fajar Abadi (PT. Intan Seafood) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan hasil perikanan khususnya pembekuan ikan, yang melayani pasar internasional. Terdapat beberapa jenis Produk ikan yang diolah di PT. Inti Lautan Fajar Abadi (PT. Intan Seafood) dimana salah satunya adalah ikan kakap merah. Ikan kakap merah sendiri diperoleh dari perairan jawa, sumbawa dan bali. Bahan pembantu yang digunakan adalah ABT (Air Bawah Tanah) yang diolah agar memiliki kualitas yang sama dengan air minum, serta es tube dan es curah. Urutan proses produksi ikan kakap merah adalah penerimaan bahan baku, pencucian I, sizing dan grading, penimbangan I dan II, pencucian I, filleting I dan II, pencucian II, skining, pencabutan duri, trimming, grading, pemotongan, sizing, pencucian III, pengelapan, pengemasan dan penyimpanan. Pengawasan pada proses produksi hingga distribusi didasarkan pada prinsip HACCP. Praktek Kerja Industri Pengolahan Pangan (PKIPP) di PT. Inti Lautan Fajar Abadi (PT. Intan Seafood) bertujuan untuk memahami aplikasi teori yang telah diperoleh selama perkuliahan, mendapat pengalaman dan keterampilan kerja lapangan, memahami manajemen ketenagakerjaan dan proses produksi pembekuan ikan, serta memahami pengendalian mutu, sanitasi, dan pengolahan limbahnya
THE INFLUENCE OF RIDER (READ, IMAGINE, DESCRIBE, EVALUATE, REPEAT) STRATEGY TOWARDS STUDENTS’ READING COMPREHENSION IN NARRATIVE TEXT AT MTs BANII SAALIM IN THE ACADEMIC YEAR 2024/2025
ABSTRACT
THE INFLUENCE OF
RIDER (READ, IMAGINE, DESCRIBE, EVALUATE,
REPEAT) STRATEGY TOWARDS STUDENTS’ READING
COMPREHENSION IN NARRATIVE TEXT
AT MTs BANII SAALIM IN THE
ACADEMIC YEAR 2024/2025
By
Vika Novitasari
Reading is one of the essential language skills that must be mastered
by students. Through reading, students can obtain information and
improve their vocabulary and comprehension. However, the students’
reading comprehension at MTs Banii Saalim was still low, as shown in
the preliminary data, where only 35.6% of students achieved a complete
score. To solve the problem, the researcher applied RIDER strategy. The
objective of this research is to know whether there is an influence of
using RIDER (Read, Imagine, Describe, Evaluate, Repeat) strategy
towards students’ reading comprehension in narrative text at MTs Banii
Saalim in the academic year 2024/2025.
This research used quasi-experimental design with a population of
the eighth-grade students of MTs Banii Saalim in the academic year
2024/2025. The sample consisted of two classes: experimental and
control class. The experimental class was taught using the RIDER
strategy, while the control class was taught using reading aloud strategy.
The treatment was conducted in three meetings. In collecting data, the
researcher used instrument in the form of multiple-choice questions
which had been tried out prior to the treatments. The instrument was
given in pre-test and post-test. Before giving the treatment, the researcher
gave pre-test for both classes. Then, after conducting the treatments, the
instrument was given in posttest. After giving pre-test and post-test, the
researcher analyzed the data using SPSS (Statistical Package for The
Social Sciences) to compute independent sample t-test.
The result of data analysis showed that Sig. = 0.000 and ɑ = 0.05. It
means Ha is accepted because Sig. < ɑ = 0.000 < 0.05. It can be
concluded that there is an influence of using RIDER strategy towards
students’ reading comprehension in narrative text. The strategy helped
students to become more engaged, visualize the content, and evaluate
their understanding effectively, leading to better comprehension
outcomes at the eighth grade of MTs Banii Saalim in the academic year
2024/2025.
Keywords: reading comprehension, narrative text, RIDER strategy
DAYA DUKUNG DAN PEMANFAATAN PEMANDIAN AIR PANAS SERASAN DI DESA JUKU BATU KECAMATAN BANJIT KABUPATEN WAY KANAN
ABSTRAK
DAYA DUKUNG DAN PEMANFAATAN PEMANDIAN AIR PANAS SERASAN
DI DESA JUKU BATU KECAMATAN BANJIT
KABUPATEN WAY KANAN
Oleh Novitasari
Pariwisata merupakan salah satu sektor pendapatan bagi kas negara yang dapat dikembangkan salah satunya di provinsi Lampung. Lampung mempunyai berbagai potensi wisata yang dimiliki pada setiap kabupaten terutama Way Kanan yang mempunyai objek wisata Sumber Air Panas. Sumber Air Panas Serasan dengan temperaturnya mencapai titik didih dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata unggulan di Kabupaten Way Kanan yang mampu menarik kunjungan wisatawan atau pengunjung. Objek wisata Pemandian Air Panas Serasan ini hanya satu-satunya di Kabupaten Way Kanan, oleh karena itu seharusnya potensi yang ada dapat dikembangkan dan dimanfaatkan dengan baik. Pengelolaan suatu wilayah objek wisata penting dalam memperhatikan daya dukung lingkungan, karena pada dasarnya setiap daerah wisata memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menyerap jumlah wisatawan agar tidak menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan. Daya dukung lingkungan merupakan suatu batasan daerah objek wisata yang diukur sampai seberapa jauh jarak dan luas maupun tindakan yang masih memungkinkan untuk dikembangkan. Selain daya dukung yang dimiliki objek wisata Sumber Air Panas Serasan juga menurut pendapat masyarakat mempunyai manfaat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit dilakukan secara alternatif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana daya dukung dan pemanfaatan dari Sumber Air Panas di Desa Juku Batu Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan.
Metode penelitian ini menggunkan deskriptif dengn jenis kuantitatif. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap yaitu, melakukan uji parameter fisika dengan pengamatan langsung dan membagikan kuesioner penelitian kepada pengunjung untuk mengetahui kelayakan dan daya dukung objek wisat serta melakukan uji parameter kimia ke laboratorium dengan menguji kandungan sulfat dan klorida.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata Sumber Air Panas Serasan sudah tersedia sarana fasilitas dengan baik dan layak untuk dikembangkan. Sedangkan hasil laboratorium menyatakan bahwa kadar klorida (Cl) dan sulfat (SO4) yang tinggi dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti perwatan kulit, penyakit rematik, arthritis, gangguan pada sistem saraf pusat, trauma pada kepala dan sistem operasi di ortopedi serta gangguan ginekologi. Hal tersebut dilakukan dengan sejumlah aturan seperti menghirup uap mata air sulfur untuk mengurangi masalah saluran pernapasan dan respirasi termasuk radang selaput lendir kronis, serta mandi atau berendam.
Kata kunci: Ekowisata, daya dukung, manfaat Sumber Air Pana
MODEL KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENDIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MENGEMBANGKAN AKHLAKUL KARIMAH DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM SAILA KOTABUMI LAMPUNG UTARA
ABSTRAK
MODEL KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENDIDIK DALAM
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK
MENGEMBANGKAN AKHLAKUL KARIMAH
DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM
SAILA KOTABUMI LAMPUNG UTARA
Oleh : Iin Novitasari
Proses mengarahkan siswa sampai menjadi manusia yang beriman dan
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia tidak hanya
mengendalikan pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang waktunya
terbatas, tetapi perlu juga pembiasan secara terus-menerus dan berkelanjutan
di luar jam pelajaran Pendidikan Agama Islam, baik di dalam kelas, di luar
kelas, maupun di luar sekolah. Bahkan, diperlukan pula kerjasama yang
harmonis dan interaktif di antara para warga sekolah dan para tenaga
kependidikan yang ada di dalamnya. Dari sini komunikasi interpersonal guru
Pendidikan Agama Islam sangat diperlukan untuk meningkatkan akhlakul
karimah siswa.
Fokus penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana model komunikasi
interpersonal guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk untuk
meningkatkan akhlakul karimah siswa mengembangkan karakter jujur siswa di
Sekolah Menengah Pertama Islam Saila Kotabumi Lampung Utara?, dan 2)
Bagaimana model komunikasi interpersonal guru dalam pembelajaran
Pendidikan Agama Islam untuk mengembangkan karakter disiplin siswa di
Sekolah Menengah Pertama Islam Saila Kotabumi Lampung Utara?.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Teknik
pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dan Saldana (koleksi
data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Keabsahan
data menggunakan triangulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian ini yaitu: 1) Model komunikasi interpersonal guru
dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk mengembangkan
karakter jujur siswa di Sekolah Menengah Pertama Islam Saila Kotabumi
Lampung Utara yaitu menggunakan model multiple-person dan model
interaktif. 2) Model komunikasi interpersonal guru dalam pemelajaran
Pendidikan Agama Islam untuk mengembangkan karakter disiplin siswa di
Sekolah Menengah Pertama Islam Saila Kotabumi Lampung Utara yaitu
menggunakan model interaktif dan model person to group.
Kata Kunci : Model Komunikasi, Komunikasi Interpersonal
v
ABSTRACT
EDUCATOR'S INTERPERSONAL COMMUNICATION MODEL
IN LEARNING ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TO
DEVELOP KARIMAH ACHACLE AT JUNIOR HIGH
SCHOOL ISLAM SAILA KOTABUMI LAMPUNG UTARA
By: Iin Novitasari
Interpersonal Communication The process of directing students to become
human beings who believe and fear God Almighty and have noble morals
does not only control the Islamic Religious Education subject which has
limited time, but also requires continuous and ongoing habituation outside
of Islamic Religious Education class hours, both in class, outside class, and
outside school. In fact, harmonious and interactive cooperation is also
needed between the school community and the education staff in it. From
here, interpersonal communication of Islamic Religious Education teachers
is very much needed to improve students' morals. The focus of this study is:
1) How is the interpersonal communication model of teachers in Islamic
Religious Education learning to improve students' morals and develop
students' honest character ?, and 2) How is the interpersonal communication
model of teachers in Islamic Religious Education learning to develop
students' disciplined character at State Junior High School ? This study
uses a qualitative approach, case study type. Data collection techniques
using interviews, observations, and documentation. Data analysis uses the
Miles and Huberman and Saldana models (data collection, data
condensation, data presentation, and drawing conclusions). Data validity
uses triangulation of sources and methods. The results of this study are: 1)
The interpersonal communication model of teachers in Islamic Religious
Education learning to develop students' honest character at State Junior
High School saila uses the multiple- person model and the interactive
model. 2) The interpersonal communication model of teachers in Islamic
Religious Education learning to develop students' disciplined character at
State Junior High School saila uses the interactive model and the person to
group model.
vi
vii
صخلملا
جذونم لصاوتلا ينب صاخشلأا ملعملل في ملعت ةيبترلا ةينيدلا ةيملاسلإا ينسحتل قلاخأ ةيمرك في
ةسردلما ةيدادعلإا 1 ةقطنم هاغنت جنوبأ . جمانرب ةحورطأ ايلعلا تاساردلا ةيبترلل ةينيدلا ،ةيملاسلإا
ةعماج نيدار ةيملاسلإا جنوبملا ناتنإ ةيموكلحا . فرشلما لولأا : د . ويرشت ،ةيرماعلا ،هاروتكد
فرشلما نياثلا : د . ايفوص سام ،ويأ هاروتكد في بطلا . تاملكلا ةيحاتفلما : جذونم ،لاصتلاا
لصاوتلا ينب صاخشلأا نإ ةيلمع ويجوت بلاطلا اوحبصيل ً ارشب يننمؤم ينصلمخ لله ،لىاعت يوذ
قلاخأ ،ةيماس لا رصتقت طقف ىلع داوم ةيبترلا ةينيدلا ةيملاسلإا تاذ تقولا ،دودلمحا لب بلطتت
ً ايركفت ًاضيأ ً ارمتسم ً ارمتسمو جراخ تاعاس سورد ةيبترلا ةينيدلا ،ةيملاسلإا ءاوس في لصفلا
،يساردلا جراخ لصفلا ،يساردلا جراخو ةسردلما .فيو ،عقاولا كانى ةجاح ا ًضيأ لىإ نواعت مغانتم
يلعافتو ينب عمتلمجا يسردلما يميلعتلا مقاطلاو ولخاد . نمو ،انى دعي لصاوتلا ينب صاخشلأا ينب
يملعم ةيبترلا ةينيدلا ةيملاسلإا ا ً يرورض ا ً دج ينسحتل قلاخأ بلاطلا . رومح اذى ثحبلا وى : (1
ام وى جذونم لصاوتلا يصخشلا ملعملل في ملعت ةيبترلا ةينيدلا ينسحتل ةيملاسلإا قلاخأ بلاطلا
ةيمنتو ةيصخشلا ةقداصلا ىدل بلاطلا في ةسردلما ةيدادعلإا ةيموكلحا 1 جنوبأ ،؟هاغنت و (2 ام وى
لصاوتلا يصخشلا ؟ملعملل جذونم لاصتلاا في ملعت ةيبترلا ةينيدلا ةيملاسلإا ةيمنتل ةيصخشلا
ةطبضنلما مقر ةيموكلحا ةيدادعلإا هاجنت جنوبأ ةسردم بلاط ىدل 1 عون جهنم ثحبلا اذى مدختسي ؟
ةيعونلا ةلالحا ةسارد . مدختست تاينقت عجم تانايبلا تلاباقلما ةظحلالماو قيثوتلاو . مدختسي ليلتح
تانايبلا جذانم زليام نامربوىو انادلاسو ) عجم
،تانايبلا فيثكتو ،تانايبلا ضرعو ،تانايبلا صلاختساو جئاتنلا ( . ةحص تانايبلا مادختساب
ثيلثت بيلاسلأاورداصلما . جئاتن اذى ثحبلا يى : (1 جذونم لصاوتلا يصخشلا ملعملل في
ملعت ةيبترلا ةينيدلا ةيملاسلإا ةيمنتل ةيصخشلا ةقداصلا ىدل بلاطلا في ةسردم جنوبأ هاجنت
ةيوناثلا ةيموكلحا 1، كلذو مادختساب جذونم ددعتم صاخشلأا جذونمو يلعافت 2) . جذونم لصاوتلا
يصخشلا ملعملل في سورد ةيبترلا ةينيدلا ةيملاسلإا ةيمنتل ةيصخشلا في بلاطلا ىدل ةطبضنلما
جنوبأ ةسردم
هاجنت ةيوناثلا ةيموكلحا 1، كلذو مادختساب جذومنلا يلعافتلا جذونمو درفلا لىإ ع
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP SELF EFFICACY (KEYAKINAN DIRI) PESERTA DIDIK DI MAN 1 LAMPUNG TIMUR
ABSTRAK
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP SELF
EFFICACY (KEYAKINAN DIRI) PESERTA DIDIK DI MAN 1
LAMPUNG TIMUR
Oleh:
Susi Novitasari
Self efficacy merupakan keyakinan seseorang atas kemampuan yang
dimilikinya untuk melakukan tindakan tertentu untuk mencapai suatu tujuan.
Self efficacy memiliki peran yang penting bagi peserta didik dalam proses
pembelajaran. Ketika peserta didik memiliki self efficacy yang rendah, maka
hal tersebut akan menimbulkan rasa minder, ragu dalam mengerjakan tugas
yang diberikan, tidak memiliki keberanian untuk berbicara di dalam forum
dan lain sebagainya. Salah satu sumber terbentuknya self efficacy adalah
kecerdasan emosional. Semakin tinggi kecerdasan emosional peserta didik,
maka self efficacy peserta didik akan semakin tinggi juga. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Self
Efficacy (Keyakinan Diri) Peserta Didik di MAN 1 Lampung Timur.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh peserta didik jurusan ilmu agama Islam kelas XI
dan XII di MAN 1 Lampung Timur. Teknik pengambilan sampel dalam
penelitian ini adalah sampling jenuh yaitu seluruh peserta didik jurusan ilmu
agama Islam yang berjumlah 50 peserta didik. Alat pengumpulan data utama
yang digunakan adalah kuesioner (angket). Metode analisis data yang
digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linieritas, uji
regresi linier sederhana, uji koefisien determinan (R2
), dan Uji T (Parsial).
Taraf signifikan yang digunakan adalah 5% (0,05) dan pengolahan data
dengan menggunakan bantuan program SPSS (Stastical Package for Social
Sciences) versi 18.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa terdapat
pengaruh yang positif kecerdasan emosional terhadap self efficacy (keyakinan
diri) peserta didik di MAN 1 Lampung Timur. Hal tersebut dapat dibuktikan
dengan hasil uji regresi linier sederhana Y = 23,342 + 0,636X, nilai
signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, koefisien regresi variabel kecerdasan
emosional (X) sebesar 0,636, mengandung arti bahwa kecerdasan emosional
meningkat, self efficacy (keyakinan diri) peserta didik meningkat sebesar
0,636 dan bernilai positif. Selanjutnya dari hasil analisis uji koefisien
determinan (R2
) yang telah dilakukan diketahui nilai koefisien determinan
(R2
) sebesar 0,442. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh variabel
kecerdasan emosional terhadap variabel self efficacy (keyakinan diri) peserta
didik adalah 44,2%, sedangkan 55,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak
diteliti dalam penelitian ini. Sedangkan untuk uji t yang telah dilakukan
dalam penelitian ini, nilai pada uji t diperoleh thitung sebesar 6,166 > rtabel
sebesar 1,677 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis dalam
penelitian ini adalah Ha diterima dan H0 ditolak.
Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Self Efficacy
iv
ABSTRACT
THE INFLUENCE OF EMOTIONAL INTELLIGENCE ON
STUDENTS' SELF-EFFICACY AT MAN 1 EAST LAMPUNG
By:
Susi Novitasari
Self-efficacy is a person's belief in their ability to carry out certain
actions to achieve a goal. Self-efficacy has an important role for students in
the learning process. When students have low self-efficacy, this will give rise
to feelings of inferiority, doubt in carrying out the tasks given, not having the
courage to speak in forums and so on. One source of the formation of self�efficacy is emotional intelligence. The higher the emotional intelligence of
students, the higher the students' self-efficacy will be. This research aims to
determine the influence of emotional intelligence on students' self-efficacy at
MAN 1 East Lampung.
The approach used in this research is a quantitative method. This
type of research is descriptive research. The population in this study were all
students majoring in Islamic studies in classes XI and XII at MAN 1 East
Lampung. The sampling technique in this research was saturated sampling,
namely all students majoring in Islamic religious sciences, totaling 50
students. The main data collection tool used is a questionnaire. The data
analysis methods used are validity test, reliability test, normality test,
linearity test, simple linear regression test, determinant coefficient test (R2),
and T test (Partial). The significance level used was 5% (0.05) and data
processing was carried out using the SPSS (Statistical Package for Social
Sciences) version 18 program.
Based on the research results, it shows that there is a positive
influence of emotional intelligence on the self-efficacy of students at MAN 1
East Lampung. This can be proven by the results of a simple linear regression
test Y = 23.342 + 0.636 students increased by 0.636 and had a positive value.
Furthermore, from the results of the analysis of the determinant coefficient
(R2) test that has been carried out, it is known that the value of the
determinant coefficient (R2) is 0.442. This shows that the influence of the
emotional intelligence variable on students' self-efficacy variable is 44.2%,
while 55.8% is influenced by other factors not examined in this research.
Meanwhile, for the t test that was carried out in this research, the value in the
t test obtained was tcount of 6.166 > rtable of 1.677 and a significance value
of 0.000 < 0.05, so that the hypothesis in this study was that Ha was accepted
and H0 was rejected.
Keywords: Emotional Intelligence, Self-Efficac
Analisis Kemampuan Literasi Digital Siswa dalam Masa Daring Mata Pelajaran IPA SMP di Bandar Lampung
Covid-19 mengubah sistem pembelajaran di Indonesia menjadi pembelajaran daring. Literasi digital menjadi kemampuan yang esensial dimiliki siswa pada pembelajaran daring, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kemampuan literasi digital siswa selama daring. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, populasi penelitian siswa di SMP AL-Azhar 1 Bandar Lampung, SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung, dan SMP Tirtayasa, teknik pengambilan sampel ialah cluster random sampling pada kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan langkah-langkah pengolahan yaitu pengumpulan, penyajian, reduksi, dan menyimpulkan data, setelah dilakukan penelitian, diperoleh hasil kemampuan literasi digital siswa kelas VIII di SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung lebih tinggi dengan kategori sangat baik dari dua sekolah lainnya, yaitu SMP Al-Azhar 1 Bandar Lampung dan SMP Tirtayasa Bandar Lampung yang memperoleh kategori bai
KONSEP OMOIYARI YANG TERCERMIN PADA FILM OOKAMI KODOMO NO AME TO YUKI KARYA HOSODA MAMORU 『細田守監督のアニメ「おおかみこどもの雨と雪」における思いやりのコンセプト』
ABSTRACT
Novitasari, Dian Rizky. 2018. "The concept of Omoiyari Reflected on the Ookami Kodomo no Ame to Yuki Film by Hosoda Mamoru". Thesis of Japanese Culture and Literature, Faculty of Cultural Sciences, Diponegoro University, Semarang. Advisor Budi Mulyadi, S.Pd, M.Hum and Arsi Widiandari, SS, M.Si.
The material object in this study is the Ookami Kodomo no Ame to Yuki film by Hosoda Mamoru. While the formal object in this study is the omoiyari value. The method that used is the literature study method. The theory used in this study is the narrative element by Himawan Pratista and omoiyari by Takie Sugiyama Lebra.
The results showed that there were four types of omoiyari, omoiyari in maintenance of consensus, omoiyari in optimization of alter’s comfort, omoiyari in social echo effect and omoiyari towards guilt. In addition, the author understands that the four types of omoiyari have almost the same purpose, that is, making others feel comfortable because of the omoiyari.
Keywords: Film, Anime, Omoiyari, Ookami Kodomo no Ame to Yuki, Hosoda Mamoru
- …
