5 research outputs found

    Hubungan Intensitas Perilaku Bermain Game Online Arena of Valor (AOV) Dengan Aktivitas Belajar Siswa/i SMP Insan Kamil Bogor

    No full text
    Kehadiran game online AOV dengan fitur permainan menarik merupakan hiburan yang populer di kalangan masyarakat khususnya pelajar. Namun, game online memiliki dampak positif dan negatif. Semakin tinggi intensitas perilaku bermain game online seseorang bisa mempengaruhi aktivitas belajar di sekolah. Hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat hubungan intensitas perilaku bermain game online AOV dengan aktivitas belajar siswa/i SMP Insan Kamil Bogor. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori kultivasi dan teori prestasi belajar dengan teori S-O-R sebagai teori pendukung. Responden dalam penelitian ini adalah siswa SMP Insan Kamil Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan menggunakan rumus slovin untuk menghitung jumlah sampel. Pengumpulan data penelitian digunakan kuesioner yang disebar kepada 90 responden. Penelitian ini, menggunakan teknis analisis data yakni uji instrumen (validitas, reliabilitas, dan normalitas), analisis regresi sederhana, korelasi pearson, uji koefesien determinasi, uji hipotesis dengan uji-t, dan mean score. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa terdapat hubungan intensitas perilaku bermain game online AOV dengan prestasi belajar siswa berdasarkan uji-t yang menghasilkan kesimpulan hipotesis nol ditolak. Maka dari itu, berdasarkan hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa terdapat ditemukan besarnya hubungan intensitas perilaku game online AOV dengan aktivitas belajar siswa sebesar 0.486 dan tergolong cukup kuat.Kata kunci : intensitas perilaku bermain, game online, aktivitas belajar sisw

    Analisis Two-Level Games Theory: Respons Indonesia terhadap Konflik Dagang Crude Palm Oil dengan Uni Eropa

    No full text
    The trade conflict between Indonesia and the European Union over CPO arose due to the RED II and EUDR policies, which were deemed discriminatory and potentially harmful to various parties, particularly domestic parties. This study aims to analyze Indonesia's strategy in responding to the conflict by applying Robert D. Putnam's Two-Level Games theory. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through literature review by examining various written sources that will be validated. The study results show that Indonesia has implemented strategies simultaneously at Level I through international diplomacy and at Level II through the unification of domestic actors and interests. The results indicate that among all the strategies implemented, filing a complaint with the WTO proved to be the most effective step, resulting in a victory for Indonesia. The conclusion of the research indicates that Indonesia's success is not only determined by strategies in the international arena but also by domestic pressure and support. Theoretically, this finding reinforces the understanding of how domestic factors influence foreign policy, while practically, the research suggests that the government should strengthen domestic partnerships and promote joint diplomacy with other countries in facing global trade challenges.Penelitian ini berfokus menganalisa respon konflik dagang pada komoditas CPO antara Indonesia dengan Uni Eropa dalam pendekatan Two-Level Game Theory. Konflik ini berakar dari parlemen UE yang mengeluarkan regulasi RED II sebagai turunan dari RED pertama yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan impor produk biofuel dengan membatasi ekspor kelapa sawit Indonesia sebagai bentuk upaya mewujudkan perubahan iklim. Metode penelitian yang diaplikasikan pada penelitian ini ialah desktriptif kualitatif dan metode pengambilan data yang diterapkan yakni studi pustaka dengan mengumpulkan berbagai referensi dari bahan literatur seperti buku, jurnal, media berita, dokumen undang-undang negara, website resmi kementerian, serta lembar pernyataan pers dari kementerian yang kredibel. Dengan menggunakan pendekatan teori Two-Level Games ini, penulis berupaya menganalisa respon serta strategi Indonesia dalam menghadapi konflik dengan mengidentifikasi dinamika interaksi serta kepentingan para aktor pada level internasional dan level domestik dalam negosiasi internasional. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam menghadapi suatu konflik, para pemangku kepentingan negara dapat melakukan upaya diplomatik dengan mengacu pada konsep negosiasi internasional dalam Two-Level Games Theory untuk mencapai hasil yang disepakati bersama dengan memperhatikan serta menyeimbangkan beberapa kepentingan para aktor di masing-masing tingkatan atau level

    Analisis Two-Level Games Theory: Respons Indonesia terhadap Konflik Dagang Crude Palm Oil dengan Uni Eropa

    No full text
    The trade conflict between Indonesia and the European Union over CPO arose due to the RED II and EUDR policies, which were deemed discriminatory and potentially harmful to various parties, particularly domestic parties. This study aims to analyze Indonesia's strategy in responding to the conflict by applying Robert D. Putnam's Two-Level Games theory. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through literature review by examining various written sources that will be validated. The study results show that Indonesia has implemented strategies simultaneously at Level I through international diplomacy and at Level II through the unification of domestic actors and interests. The results indicate that among all the strategies implemented, filing a complaint with the WTO proved to be the most effective step, resulting in a victory for Indonesia. The conclusion of the research indicates that Indonesia's success is not only determined by strategies in the international arena but also by domestic pressure and support. Theoretically, this finding reinforces the understanding of how domestic factors influence foreign policy, while practically, the research suggests that the government should strengthen domestic partnerships and promote joint diplomacy with other countries in facing global trade challenges.Penelitian ini berfokus menganalisa respon konflik dagang pada komoditas CPO antara Indonesia dengan Uni Eropa dalam pendekatan Two-Level Game Theory. Konflik ini berakar dari parlemen UE yang mengeluarkan regulasi RED II sebagai turunan dari RED pertama yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan impor produk biofuel dengan membatasi ekspor kelapa sawit Indonesia sebagai bentuk upaya mewujudkan perubahan iklim. Metode penelitian yang diaplikasikan pada penelitian ini ialah desktriptif kualitatif dan metode pengambilan data yang diterapkan yakni studi pustaka dengan mengumpulkan berbagai referensi dari bahan literatur seperti buku, jurnal, media berita, dokumen undang-undang negara, website resmi kementerian, serta lembar pernyataan pers dari kementerian yang kredibel. Dengan menggunakan pendekatan teori Two-Level Games ini, penulis berupaya menganalisa respon serta strategi Indonesia dalam menghadapi konflik dengan mengidentifikasi dinamika interaksi serta kepentingan para aktor pada level internasional dan level domestik dalam negosiasi internasional. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam menghadapi suatu konflik, para pemangku kepentingan negara dapat melakukan upaya diplomatik dengan mengacu pada konsep negosiasi internasional dalam Two-Level Games Theory untuk mencapai hasil yang disepakati bersama dengan memperhatikan serta menyeimbangkan beberapa kepentingan para aktor di masing-masing tingkatan atau level

    ANALISIS PERBANDINGAN RISIKO USAHATANI PADI SAWAH DAN PADI RAWA (Suatu Kasus Di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis).

    No full text
    Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Berapa besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani padi sawah dan padi rawa di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. (2) Bagaimana risiko usahatani padi sawah dan padi rawa di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. (3) Apakah terdapat perbedaan nyata risiko usahatani padi sawah dan padi rawa di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan mengambil suatu kasus di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis, Responden dalam penelitian ini adalah petani yang melalukan usahtani padi di lahan sawah dan di lahan rawa di Desa Sukanagara yang diambil secara acak sederhana (Simple Random Sampling). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Biaya Total yang dikeluarkan pada usahatani padi di lahan sawah dan dilahan rawa di Desa Sukanagara tidak jauh berbeda, namun untuk penerimaann pada MT 1 dan MT 2 usahtani padi di lahan sawah lebih besar dibandingkan dilahan rawa. Pendapatan pada Usahatani padi sawah lebih besar dibandingkan pendapatan padi rawa. Risiko usahatani padi sawah lebih kecil dibandingkaan padi rawa. Hasil Analisis uji hipotesis menunjukan bahwa risiko produksi dan risiko pendapatan pada usahtani padi dilahan sawah maupun rawa berbeda secara signifikan (nyata). Sedangkan untuk risiko harga pada usahatani pada lahan sawah dan rawa tidak terdapat perbedaan signifikan (tidak nyata)

    Cerdas Digital: Peluang Bisnis di Media Sosial untuk Generasi Z

    No full text
    Abstract. Social media has evolved into one of the most effective platforms for communication, marketing, and business transactions. Generation Z, as digital natives, holds significant potential in leveraging social media as a business platform. However, various challenges remain, ranging from low levels of digital literacy to limited understanding of social media algorithms. This community engagement program was conducted at SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School, Sidoarjo, with the aim of enhancing students’ understanding of digital entrepreneurship, introducing the use of artificial intelligence (AI) for promotion, and training them in creating marketable digital content. The implementation method consisted of four stages: initiation, preparation, execution in the form of socialization and training, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results indicated an improvement in students’ comprehension of digital entrepreneurship concepts, their ability to utilize social media productively, and their creativity in content creation. The average pre-test score of 95.14 increased to 96.00 in the post-test, reflecting strengthened conceptual understanding and practical skills. This article underscores the importance of educational strategies and the sustainability of training programs to ensure that young generations can optimize social media as a business tool. Abstrak. Media sosial telah berkembang menjadi salah satu sarana paling efektif untuk komunikasi, pemasaran, sekaligus transaksi bisnis. Generasi Z sebagai generasi digital native memiliki potensi besar dalam memanfaatkan media sosial sebagai platform bisnis. Namun, berbagai tantangan masih dihadapi, mulai dari rendahnya literasi digital hingga pemahaman yang terbatas terkait algoritma media sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School Sidoarjo dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang digital entrepreneurship, memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk promosi, serta melatih keterampilan pembuatan konten digital bernilai jual. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap inisiasi, persiapan, eksekusi berupa sosialisasi dan pelatihan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait konsep kewirausahaan digital, kemampuan memanfaatkan media sosial secara produktif, serta kreativitas dalam pembuatan konten. Nilai rata-rata pre-test sebesar 95,14 meningkat menjadi 96,00 pada post-test, menunjukkan adanya penguatan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis. Artikel ini menegaskan pentingnya strategi edukatif dan keberlanjutan program pelatihan agar generasi muda mampu mengoptimalkan media sosial sebagai sarana bisnis
    corecore