1,684,836 research outputs found
TEATER PAKELIRAN SANG ANOM
ABSTRAK
Cerita babad menurut masyarakat Bali secara umum adalah silsilah leluhur dengan diri mereka berkaitan, itu yang menyebabkan sangatlah kaya Bali dengan cerita babad dikarenakan disetiap daerah ataupun setiap keluarga dapat memiliki silsilah yang berbeda-beda, tergantung dari keturunannya masing-masing, babad Ksatria Taman Bali adalah salah satu babad yang ada di Bali yang akan diangkat dalam sebuah pertunjukan karya seni Pedalangan dengan berisikan kisah asmara antara Sang Anom dengan Ni Dewa Ayu Mas.
Tulisan ini menguak tentang garapan Teater Pakeliran Sang Anom yang memasukan unsur-unsur Teater dengan penggabungan unsur pakeliran, yang menjadi pokok ceritanya adalah babad Ksatria Taman Bali berawal dari cerita terlahirnya seorang anak laki-laki bernama Sang Anom hingga tersebutnya keturunan Ksatria Taman Bali akibat pernikahannya dengan anak raja Gelgel bernama Ni Dewa Ayu Mas, wujud garapannya memasukan beberapa konsep pertunjukan seperti konsep mesatua Bali, dan konsep topeng pajegan, dengan maksud agar dalam garapan ini dapat menunjukan kemampuan penggarap bukan hanya sebagai penggarap saja namun dalam proses kreatifitasnya hingga kemampuan dalam memerankan beberapa tokoh dalam waktu yang relatif singkat. Dalam pertunjukannya penggarap melakukan beberapa eksperimen dengan membuat wayang-wayang baru yang sama persis dengan tokoh yang terdapat pada adegan teaternya dengan tujuan agar tidak adanya ketimpangan ketika permainan dimensi dari tiga dimensi berubah menjadi dua dimensi, karena dalam garapan ini mempertunjukan beberapa dimensi hingga bayangan siluet, demikian pula dalam penggarapan struktur alur pertunjukannya, mennggunakan alur maju mundur yang membuat banyaknya kejutan-kejutan cerita karena alurnya dibuat menjadi lebih unik dan kreatif.
Kata kunci: Babad Ksatria Taman Bali, Teater Pakeliran, Sang Anom.
1
ABSTRACT
The story of babad according to the Balinese people in general is the ancestral lineage with themselves related, it is what makes Bali very rich with babad stories because in every region or every family can have different pedigrees, depending on their respective offspring, the chivalry of Ksatria Taman Bali is one of the chronicle in Bali that will be lifted in a performance of puppetry art by containing the romance between Sang Anom with Ni Dewa Ayu Mas.
This article reveals about the work of Teater Pakeliran Sang Anom which includes elements of the Theater with the incorporation of elements and pakeliran, which became the subject of this story is story of the Taman Bali originated from the story of the birth of a boy named Sang Anom until the descendants of the Ksatria Taman Bali due to his marriage with son of Gelgel king named Ni Dewa Ayu Mas, his form of cultivation includes several concepts of performance such as the concept of Mesatua Bali, and the concept of Topeng Pajegan, with the intention that in this claim can show the ability of not just as a cultivator but in the process of creativity to the ability in playing some characters In a relatively short time. In his performance, the worker performs several experiments by making new puppets that are exactly the same as the characters in his theater scene with the aim that there is no imbalance when the visual dimensions of the three dimensions change into two dimensions, because in this cultivation show several dimensions to silhouette shadows, as well as in cultivating the flow structure of the show, using a back and forth groove that makes the number of surprise stories because the plot is made to be more unique and creative.
Key word : Story of Babad Ksatria Taman Bali, Theatre Pakeliran, Sang Anom
Korupsi Sang Penguasa
TULISAN ini merupakan permenungan atas realitas yang memperhinakan peradaban bangsa. Korupsi merayapi seluruh koordinat institusi negara yang jumawah kuasa dengan harta dan tahtah. Khalayak menyaksikan betapa korupsi menjadi produk keserakahan “modal maupun otoritas legal” yang menjalar di tubuh negara. Simaklah korupsi yang diungkap KPK selama ini, termasuk korupsi sektor: pertambangan, layanan umum, e-KTP, serta para penikmat dana BLBI, adalah orang-orang yang berbilang “sang kuasa” kapital. Kasus skandal BLBI yang “naik-turun” pengungkapannya, dana pungut dan sogokan yang melintas di pojok-pojok “terminal” kota, serta transaksi sumber daya alam di bumi Papua yang belum tergoyahkan, sungguh telah membelalakkan mata publik
DESKRIPSI KARYA FOTOGRAFI “SANG DEWI”
Karya foto dengan judul Sang Dewi merupakan representasi wanita yang digambarkan dalam “kedewian”. Makna kata “Dewi”, yang memiliki rasa yang anggun, elegan, indah dan agung. Secara eksplisit, karya fotografi “Sang Dewi” ini menelisik fakta tentang derajat, harkat dan martabat wanita Bali yang direpesentasikan dengan tampilan wannita yang digubah dengan media topeng dan bunga yang dirangkaikan sedemikian rupa sehingga terciptalah representasi wanita yang dijadikan sarana dalam mewakilkan sosok pengantin wanita di Bali.
Kata Kunci: Dewi, Wanita, Bal
YESUS SANG RAJA YANG MAHAMULIA
Hari ini kita memasuki Minggu Estomihi yang artinya “Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan - Sai Ho ma gabe Partanobatoan di ahu” (Mzm. 31:3b). Dan dalam Minggu ini kita akan membahas tema “Yesus Sang Raja yang Mahamulia”. Kedatangan Yesus sebagai Raja yang Mahamulia itu, bukanlah berita hoax atau berita isapan jempol saja, tetapi berita tentang Yesus sebagai Sang Raja yang Mahamulia itu merupakan berita yang benar dan disaksikan banyak orang
Optimization program Development to Establish the Powered Track for On-Line Electric Vehicle
Film Sang Kiai: Representasi Sejarah Biografi K.H. Hasyim Asy’Ari Melalui Aspek Naratif
Skripsi membahas Film Sang Kiai merupakan sebuah film biopik produksi Rapi Films yang
disutradarai oleh Rako Prijanto rilis tahun 2013 yang mengangkat kisah
perjuangan ulama kharismatik Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, yaitu
K.H. Hasyim Asy’ari. Film Sang Kiai menggambarkan sosok K.H. Hasyim
Asy’ari yang memperjuangkan kemerdekaan melalui pendekatan agama.
Kehadiran film Sang Kiai melengkapi sejarah perjuangan kemerdekaan Republik
Indonesia sehingga dapat merekonstruksi peristiwa sejarah, terutama perjuangan
ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pada produksi
film dokudrama biopik tidak dapat mengabaikan keberadaan fakta-fakta sejarah,
terutama fakta sejarah tentang subjek atau tokoh. Pada prinsipnya, sejarah adalah
merekonstruksi masa lalu, bukan membangun masa lalu untuk masa lalu
(antikuarianisme). Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengkaji representasi
biografi K.H. Hasyim Asy’ari pada film Sang Kiai melalui aspek naratif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan film Sang Kiai dalam
merepresentasikan K.H. Hasyim Asy’ari melalui aspek naratif
The Handmaids Tale - Kisah Sang Handmaid
Offred adalah Handmaid di Republik Gilead. Para Handmaid dianggap berharga karena indung telur mereka masih bagus. Kalau melawan, Handmaid akan dihukum gantung atau dibuang dari Gilead dan dibiarkan mati karena radiasi nuklir. Offred masih ingat tahun-tahun sebelum Republik Gilead berdiri, ketika dia masih punya nama sendiri, suami, serta anak perempuan. Ketika perempuan masih boleh bekerja, memiliki uang sendiri, akses untuk bersekolah dan mendapat pengetahuan. Tapi kini semua lenyap sudah... Saat ini Offred tinggal di rumah sang Komandan dan istrinya, hanya boleh keluar rumah untuk belanja, berjalan berdua-dua dengan Handmaid lain. Semua perempuan tak boleh membaca buku, karena yang diharapkan dari mereka hanyalah kepatuhan. Dan setiap bulan pada masa subur, Offred harus berbaring di ranjang, berdoa bersama istri sang Komandan sebelum sang Komandan berusaha menghamilinya. Karena kini tugasnya sebagai Handmaid cuma satu: beranak
Nilai Islami dari Cerita Rakyat Bengkulu yang Berjudul Sang Piatu
Sering kali ditemukan kasus-kasus pelecehan seksual, kekerasan fisik, dan lain sebagainya di masyarakat kita. Hal ini menjadi bukti degradasi moral yang dimiliki bangsa ini. Oleh karena itu, sastra dapat menjadi solusi dalam pembinaan karakter generasi penerus bangsa. Karena dengan sastra seseorang akan memetik pesan atau pelajaran berharga tanpa paksaan atau tekanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguraikan nilai-nilai islam yang terdapat dalam cerita rakyat Bengkulu. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Instrumen yang dipakai adalah instrumen dokumentasi pada sebuah buku kumpulan cerita rakyat karya mahasiswa Tadrs Bahasa Indonesia IAIN Bengkulu. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah teknik analisis ekstrinsik prosa. Kesimpulan dalam penelitian ini antara lain terdapat beberapa nilai islami yang di kandung dalam cerita Sang Piatu, yaitu: a). Semangat menuntut ilmu, yang terlihat dari karakter Sang Piatu yang tetap untuk mengaji meskipun ejekan terus menderanya ; b). Sikap patuh pada guru, yang tampak dari tindakan sang piatu yang tak pernah mengeluh meskipun ia ditempatkan di tempat yang khusus ketika mengaji; c). Sikap sabar, yang terlihat dari bagaimana sang piatu tak menghiraukan ejekan dar teman sebayanya; d). Ikhlas bersedekah yang terlihat dari bagaimana usaha sang piatu untuk mencari buah nangka yang akan ia berikan untuk sang guru; dan e) Sikap Penyayang yang tampak dari karakter guru mengaji yang tak memarahi muridnya dan tetap menerima buah nangka tersebut meskipun sang piatu salah menyebutkan jumlah biji nangka
A study on non-axisymmetric diffusion/partially-premixed flame structure using computed tomography
학위논문(석사) - 한국과학기술원 : 기계공학과, 1999.8, [ vii, 55 p. ]한국과학기술원 : 기계공학과
- …
