11,166 research outputs found

    Aktivitas Dakwah Ustadz Muhammad Ilyas Terhadap ibu-ibu arisan Desa Sungai Bangkal Kecamatan Sungai Tabuk

    No full text
    Penelitian ini di landasi pandangan bahwa Aktivitas Dakwah Ustadz Muhammad Ilyas adalah bentuk aktivitas dakwah yang menarik sebab di sampaikan oleh pendakwah kharismatik dikalangan masyarakat desa Sungai Bangkal Kecamatan Sungai Tabuk dan dilaksanakan terhadap ibu-ibu sebagai mad’u nya serta didukung dengan adanya sistem arisan dari ibu-ibu jamaah. Aktivitas dakwah ini menjadi lebih menarik sebab tidak semua kegiatan arisan ibu-ibu disandingkan dengan aktivitas dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja Aktivitas Dakwah Ustadz Muhammad Ilyas terhadap ibu-ibu arisan Desa Sungai Bangkal Kecamatan Sungai Tabuk dan apa saja faktor pendukung dan penghambat Aktivitas Dakwah Ustadz Muhammad Ilyas terhadap ibu-ibu arisan Desa Sungai Bangkal Kecamatan Sungai Tabuk. Penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian lapangan terhadap Ustadz Muhammad Ilyas dan ibu-ibu arisan di Desa Sungai Bangkal Kecamatan Sungai Bangkal. Dalam hal pengumpulan data, penelitian dilakukan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Hasil dari penelitian ini terdapat beberapa aktivitas dakwah yang terlaksana yaitu ceramah agama, ijazah dan tuntunan amaliyah, ziarah makam para wali, dan peringatan hari besar Islam. Adapun faktor pendukungnya ialah Sosok Ustadz yang kharismatik, Cara penyampaian yang disukai Jamaah, Media yang digunakan Ustadz Muhammad Ilyas, Sistem arisan ibu-ibu Desa Sungai Bangkal. Sedangkan faktor penghambatnya yakni Jadwal yang padat, Adanya kegiatan perayaan hari besar islam, Kesibukan masyarakat saat musim pane

    Aktivitas Dakwah Ustadz Muhammad Ilyas Terhadap ibu-ibu arisan Desa Sungai Bangkal Kecamatan Sungai Tabuk

    Full text link
    Penelitian ini di landasi pandangan bahwa Aktivitas Dakwah Ustadz Muhammad Ilyas adalah bentuk aktivitas dakwah yang menarik sebab di sampaikan oleh pendakwah kharismatik dikalangan masyarakat desa Sungai Bangkal Kecamatan Sungai Tabuk dan dilaksanakan terhadap ibu-ibu sebagai mad’u nya serta didukung dengan adanya sistem arisan dari ibu-ibu jamaah. Aktivitas dakwah ini menjadi lebih menarik sebab tidak semua kegiatan arisan ibu-ibu disandingkan dengan aktivitas dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja Aktivitas Dakwah Ustadz Muhammad Ilyas terhadap ibu-ibu arisan Desa Sungai Bangkal Kecamatan Sungai Tabuk dan apa saja faktor pendukung dan penghambat Aktivitas Dakwah Ustadz Muhammad Ilyas terhadap ibu-ibu arisan Desa Sungai Bangkal Kecamatan Sungai Tabuk. Penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian lapangan terhadap Ustadz Muhammad Ilyas dan ibu-ibu arisan di Desa Sungai Bangkal Kecamatan Sungai Bangkal. Dalam hal pengumpulan data, penelitian dilakukan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Hasil dari penelitian ini terdapat beberapa aktivitas dakwah yang terlaksana yaitu ceramah agama, ijazah dan tuntunan amaliyah, ziarah makam para wali, dan peringatan hari besar Islam. Adapun faktor pendukungnya ialah Sosok Ustadz yang kharismatik, Cara penyampaian yang disukai Jamaah, Media yang digunakan Ustadz Muhammad Ilyas, Sistem arisan ibu-ibu Desa Sungai Bangkal. Sedangkan faktor penghambatnya yakni Jadwal yang padat, Adanya kegiatan perayaan hari besar islam, Kesibukan masyarakat saat musim pane

    PROSES KREATIF MUHAMMAD IBRAHIM ILYAS DALAM MENCIPTAKAN NASKAH DRAMA "CABIK"

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menguraikan proses kreatif Muhammad Ibrahim Ilyas dalam menciptakan naskah drama Cabik serta faktor-faktor yang memengaruhi proses kreatifnya dalam menciptakan naskah drama tersebut. Untuk menganalisis proses kreatif Muhammad Ibrahim Ilyas dalam menciptakan naskah drama Cabik serta faktor-faktor yang memengaruhi proses kreatifnya dalam menciptakan naskah drama tersebut, dalam penelitian ini dilakukan analisis terhadap unsur instrinsik naskah drama Cabik. Analisis mengenai unsur instrinsik naskah drama Cabik dijadikan sebagai salah satu acuan untuk mengetahui proses kreatifnya. Setelah itu dilakukan analisis terhadap proses kreatif serta faktor-faktor yang memengaruhi proses kreatif Muhammad Ibrahim Ilyas dalam menciptakan naskah drama Cabik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Adapun tahap-tahap dalam penelitian ini adalah tahap pengumpulan data, tahap analisis data, dan tahap penyajian analisis data. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa Muhammad Ibrahim Ilyas sebagai pengarang sangat disiplin dalam mempersiapkan naskah drama Cabik. Kedisiplinannya dapat dilihat dari target-target yang harus dicapai dan dalam mengendapkan ide yang didapat, yang kemudian mampu ia ‘aduk-aduk’ dengan baik hingga menjadi sesuatu yang utuh di pikirannya. Sehingga ketika menuliskannya ia mampu menulis secara rapi dan ‘mengalir’. Proses yang dilalui Muhammad Ibrahim Ilyas dapat dibagi menjadi lima tahap, yaitu: (1) Tahap Memperoleh Ide, (2) Tahap Inkubasi (Pengendapan), (3) Tahap Penulisan, (4) Tahap Pengomunikasian (Publikasi), dan (5) Verifikasi (Revisi/Evaluasi). Faktor-faktor yang memengaruhi proses kreatif Muhammad Ibrahim Ilyas dalam menciptakan naskah drama Cabik dapat disimpulkan menjadi dua bagian: (1) Faktor Internal; mampu membuatnya tertekan dan kemudian merangsang daya kreatifnya untuk membuat sesuatu yang lebih. (2) Faktor Eksternal; faktor tersebut terlihat sangat membantu Muhammad Ibrahim Ilyas dalam menciptakan naskah drama Cabik. Faktor eksternal tersebut memiliki titik fokus kepada pengalaman, sehingga naskah drama Cabik sangat dekat dengan persoalan keseharian yang dialami oleh masyarakat. Kata Kunci : proses kreatif, naskah drama, teater, Cabik, Muhammad Ibrahim Ilyas

    Professor Muhammad Ilyas Barni (Late)

    No full text
    Professor Muhammad Ilyas Barni was a man of diverse disciplines and a believer and practitioner of Islam. He wrote vigorously about theology, Prophet Muhammad (SAWW), Mysticism as well as  Economicsand Urdu Literature. His work is worth noting but literary circles know alittle about him. This article introduces his works and also maps his life sketch. This will help the readers to get an introduction of a forgottenscholar

    Professor Muhammad Ilyas Barni (Late)

    No full text
    Professor Muhammad Ilyas Barni was a man of diverse disciplines and a believer and practitioner of Islam. He wrote vigorously about theology, Prophet Muhammad (SAWW), Mysticism as well as  Economicsand Urdu Literature. His work is worth noting but literary circles know alittle about him. This article introduces his works and also maps his life sketch. This will help the readers to get an introduction of a forgottenscholar

    Professor Muhammad Ilyas Barni (Late)

    No full text
    Professor Muhammad Ilyas Barni was a man of diverse disciplines and a believer and practitioner of Islam. He wrote vigorously about theology, Prophet Muhammad (SAWW), Mysticism as well as  Economicsand Urdu Literature. His work is worth noting but literary circles know alittle about him. This article introduces his works and also maps his life sketch. This will help the readers to get an introduction of a forgottenscholar

    PERSEPSI JAMA'AH RUTINAN JUM'AT TERHADAP RETORIKA KH. MUHAMMAD CHUSAINI ILYAS

    Full text link
    Fokus masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah retorika yang digunakan kiai atau mengolah dan memilih kata yang tepat untuk mempersuasi mad’u agar pesan dakwah yang disampaikan dapat mencapai target keberhasilan dakwah. Ada beberapa fenomena di masyarakat yang di sana menyebutkan tentang betapa pentingnya retorika yang menjadikan keberhasilan dakwah dari seorang da’i. Sebut saja KH. Zainuddin MZ. dengan julukannya da’i sejuta umat, atau Ustad Jefri Al-Bukhori dengan penghargaan dari masyarakat setelah beliau berpulang ke rahmatullah. KH. Muhammad Chusaini Ilyas adalah seorang tokoh ulama’ yang cukup sukses dalam menyampaikan dakwahnya, terbukti dari banyaknya jama’ah yang mengikuti pengajian beliau. Ada dua rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu : a. Bagaimana persepsi jama’ah rutinan Jum’at terhadap retorika KH. Muhammad Chusaini Ilyas?, b. Apa saja faktor yang mempengaruhi persepsi jama’ah rutinan Jum’at terhadap retorika KH. Muhammad Chusaini Ilyas?, Untuk menjawab pertanyaan ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa persepsi jama’ah rutinan Jum’at terhadap retorika KH. Muhammad Chusaini Ilyas meliputi gaya bahasa yang digunakan beliau menggunakan gaya bahasa percakapan dan juga gaya bahasa berdasarkan nada, yaitu gaya menengah. Kemudian terdapat beberapa faktor utama yang memberi pengaruh terhadap pembentukan persepsi jama’ah rutinan Jum’at terhadap retorika KH. Muhammad Chusaini Ilyas, yaitu faktor penerima (the receiver), faktor situasi (the situation), dan faktor objek sasaran (the target). Rekomendasi dalam penelitian ini mengharapkan agar peneliti lain bersedia meneruskan penelitian ini, ataupun objek yang lain menggunakan pendekatan atau metode lain. Tentunya penelitian selanjutnya lebih baik lagi dari pada penelitian ini

    Family MR-4 Exome File

    No full text
    Exome data file for the variant VPS53 Causing ID in Pakistani Famil

    Family MR-7 Exome Excel File

    No full text
    Exome File for the mutation GLB1 causing I

    WES detection and analysis of SMS family

    No full text
    The abnormality of SMS gene could induce X chromosome linked Snyder-Robinson mental retardation syndrome(Mental retardation, X-linked, Snyder-Robinson type, SRS [MIM:309583]). Loss of spermine synthase enzymatic activity causes SRS. Decreased SMS enzyme activity confirms the pathogenicity of an SMS sequence variant. SRS shows variable phenotypes and female carriers are normal.The characteristic features of SRS include asthenic build, facial dysmorphism with a prominent lower lip, kyphoscoliosis, osteoporosis, and speech abnormalities. Developmental delay usually presents as failure to meet early developmental milestones and then evolves to moderate to profound intellectual disability(which appears to remain stable over time) and variable motor disabilit
    corecore