8,833 research outputs found

    Muhammad Ikhlas Saputra's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Muhammad Ikhlas Saputra's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Full text link
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Belajar dengan Ikhlas

    Full text link
    Penafsiran belajar merupakan sesuatu proses ataupun upaya yang dicoba tiap orang buat memperoleh pergantian tingkah laku, baik dalam wujud pengetahuan, keahlian, perilaku serta nilai positif selaku sesuatu pengalaman dari bermacam modul yang sudah dipelajari. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ikhlas berarti bersih hati ataupun tulus hati. Dalam agama Islam, ikhlas adalah roh dari amal perbuatan. Akhlakul karimah yang berbentuk ikhlas yakni buah dari ihsan ialah sesuatu kepercayaan seorang kalau yang kita jalani dikenal serta dilihat oleh Allah SWT. Bagi Muhammad Abduh, penafsiran ikhlas merupakan ikhlas beragama sekedar cuma buat Allah SWT. Dengan senantiasa berharap kepada-Nya serta tidak sempat mengakui kesamaan-Nya dengan makhluk apa saja serta bukan dengan tujuan tertentu

    Konsep ikhlas dalam tafsir al-Mishbah karya Muhammad Quraish Shihab: Analisis penafsiran M. Quraish Shihab

    No full text
    Kesimpulan dari skripsi yang berjudul ? Konsep Ikhlas dalam Tafs?r Al- Mishb?h Karya Muhammad Quraish Shihab? ini adalah bahwa Ikhlas yang bermakna bersih dari kotoran (menjadikan sesuatu menjadi bersih), yaitu kondisi ideal dimana unsur-unsur perusak yang menunda tercapainya keikhlasan harus dilawan atau disingkirkan, adalah sesuatu yang bersangkutan dengan hati yang bersih. Dan Ikhlas yang dimaksud disini adalah berkenaan dengan dampak positif dari tauhid yang sejati dengan meng-Esa-kan Allah Swt. dalam peribadatan dan memohon pertolongan kepada-Nya. Ikhlas beribadah dan taat kepada Allah, tidak menyekutukan dengan sesuatu pun, tidak menyembah yang lain selain Allah Swt. Tulus ikhlas mengerjakan-nya, taat dan melakukan perbuatan semata-mata karena Allah, maksud dan tujuan hanya kepada-Nya, dan tidak melakukan perbuatan karena riya kepada manusia, serta tidak ada lagi keraguan dan kebimbangan pada agama Allah Swt. Dan berdoa hanya kepada Allah tanpa disertai sekutu apa pun secara tulus. Saat itu barulah manusia hanya berharap pertolongan dari Allah Swt. kata kunci: konsep, ayat, Ikhlas, tafsir, Muhammad Quraish Shihab, kontek

    QUANTUM IKHLAS: KAJIAN, ANALISIS, DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM

    Full text link
    Ikhlas merupakan salah satu elemen penting dalam agama Islam, karena dianggap sebagai salah satu cara untuk mencapai keberkahan dalam segala aspek kehidupan. Ikhlas juga merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi keberhasilan seseorang dalam mencapai tujuan hidupnya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan implementasi Quantum Ikhlas dalam pendidikan Islam. Artikel ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis kajian pustaka. Sumber data dalam penelitian ini adalah berbagai literatur yang terkait Quantum Ikhlas yaitu “Quantum Ikhlas: Teknologi Aktivasi Kekuatan Hati” karya Erbe Sentanu, “NLP: Nouro-Linguistic Programming for the Quantum Change” karya Philip Hayes dan Jenny Rogers, “Al-Luma” karya al-Thûsi, dan “Al-Risâlah Al-Qusyairîyyah fî ‘Ilm al-Tashawwuf” karya al-Qusyairi. Data diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu data collection, data reduction, data display, dan conclusion drawing. Penelitian ini menemukan bahwa salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam memenuhi tuntutan pendidikan Islam adalah dengan mengembangkan teknologi Aktivasi Kekuatan Hati "Quantum Ikhlas" yang merupakan bentuk pengembangan diri yang mengikutsertakan gelombang otak sebagai bagian dari proses pengembangan diri manusia. Teknologi ini merupakan gabungan antara ilmu pengetahuan terkini seperti neuroscience, quantum physics, evolutionary biology, dan science of the mind dengan tuntunan falsafah hidup dan agama. Penerapannya dapat ditemukan dalam dunia pendidikan Islam, terutama dalam pendidikan Sufistik yang berorientasi pada “olah rasa” melalui metode goal praying. Namun, penerapan teknologi ini belum disertai dengan pengukuran gelombang otak dan penggunaan media audio ataupun visualisasi tertentu

    Implementasi nilai-nilai Akhlaq Muhammad Al-Fatih dalam buku Ali Muhammad Ash-Shalabi di lingkungan Ma Roudlotul Banat Sidoarjo

    Full text link
    Dalam rangka untuk mengetahui apakah Nilai-nilai pendidikan Akhlak, khususnya nilai pendidikan Akhlak Muhammad Al-fatih telah di Implementasikan di lingkungan lembaga pendidikan. Dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana Nilai-nilai Akhlaqul Karimah Pada Buku Muhammad Al-Fatih Karya Ali Muhammad Ash-Shalabi? (2) Bagaimana Implementasinya Nilai-nilai Akhlaqul Karimah Pada Buku Muhammad Al-Fatih Karya Ali Muhammad Ash-Shalabi Dilingkungan MA Roudlotul Banat Sidoarjo?. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Adapun objek penelitian ini adalah MA Roudlotul Banat Sidoarjo. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi, dan kuisioner. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa nilai-nilai akhlakul karimah Muhammad Al-Fatih dalam buku Muhammad Al-Fatih Karya Ali Muhammad Ash-Shalabi telah yang mencakup perilaku teguh hati, pemberani, cerdas, tekad yang kuat, adil, tawadhu’ ikhlas dan berilmu secara garis besar telah terimplementasikan di lingkungan MA Roudlotul Banat Sidoarjo

    The Complete Muhammad Ali

    No full text
    Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries

    Ikhlas dalam prespektif hadis

    No full text
    Pengertian Secara Bahasa Kata Ikhlas adalah salah satu kata dalam bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa arab ikhlash yang dalam Kamus Bahasa Indonesia berarti tulus hati;bersih hati dan Jujur.1Menurut bahasa Arab ikhlash ) berasal dari kata Yang berarti bersih dan Hilang kotorannya. Kalimat berarti Membersihkannya dari sesuatu. Dan kalimat Berarti membersihkan agama dari sesuatu selain Allah swt. Perbuatan yang dibersihkan dinamakan ikhlashSebagaimana firman Allah swt: ingatlah! Hanya milik Allah agama yang murni (dari Syirik)....”( QS. Az Zumar [39] : 3 “Dan sungguh, pada hewan ternak itu benar-benar Terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimuMinum dari apa yang ada dalam perutnya (berupa) Susu murni antara kotoran dan darah, yang mudah Ditelanbagi orang yang meminumnya.” ( QS an – Nahl [16] : 66 )Susu yang murni berarti bahwa susu itu tidakada Campurannya, mungkin campuran itu bisa berupa darah atau Kotoran. Lawan dari murni adalahcampuran. Sesuatu yang Tidak murni artinya ia mempunyai campuran di dalamnya. Murni dalam tauhid ( keesaan atau mengesakan Allah ) yaitu Mengakui tidak ada sekutu dalam wujud atau dalam sifat Allah.Kemurnian ini merupakan ungkapan lahiriah ( eksternal ) dari Niat dan maksud batiniah ( internal )dalam hati. Jika niat dan Maksud tidak berbeda, maka perbuatan yang lahir darinya Disebut perbuatanyang ikhlas, yang murni.Orang yang ikhlas itu dikatakan orang yang Mengesakan Allah, sebagaimanadinamakan surat al ikhlas Pengertian Secara IstilahDalam sebuah riwayat dikatakan : Abû Dzâr ra. Berkata, “ Aku bertanya kepada Rasulullah saw tentang ikhlas. „ Apakah ikhlas itu ?‟ ”, Beliau menjawab, : “ Akan aku Tanyakan dulu hal itu kepada Jibril.” Kemudian Rasulullah saw Bertanya kepada Jibril tentang ikhlas, maka Jibril menjawab, “ Akan aku tanyakan dulu kepada Mîkâ‟il,” kemudian Jibril Bertanya kepada Mîkâ‟il. Maka Mîkâ‟il menjawab, “ Aku akan Bertanya dulu kepada Rabbul „Izzah.” Kemudian Mîkâ‟il Bertanya kepada Allah swt, Maka Allah swt menjawab : “Ikhlas adalah rahasia dari rahasia-rahasia-Ku yang Aku taruh di hati orang yang Aku Kehendaki dari hamba-hamba-Ku”5 Dalam hadis qudsi yang lain dikatakan : Ikhlas adalah rahasia dari rahasia-rahasia-Ku yang Aku taruh di hati orang yang Aku cintai Dari hamba-hamba-Ku” Para Ulama sufi berbeda-beda dalam mendefinisikan Ikhlas, akan tetapi pokok tujuannya sama. Menurut ulama sufi Yang bernama Sayyid Sâbiq dalam bukunya Islâmunâ Sebagaimana dikutip oleh Yunahar Ilyas dalam buku “ kuliah Akhlak” ikhlas adalah :“Seseorang berkata, berbuat, dan berjihad semata-Mata hanya mencari ridha Allah; tanpa memperhatikan Ghanimah (harta rampasan perang), pangkat, gelar, Popularitas, kemajuan, atau kemunduran; agar dia Terangkat dari perbuatan yang rendah dan akhlak yanghina serta dapat berhubungan langsung dengan Allah Swt.

    Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Deba Aktif Pada Mata Pelajaran SKI Materi Hijrah Nabi Muhammad SAW Ke Madinah Kelas VII Di MTs Yayasan Perguruan Nurul Ikhlas (YAPNI) Medan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode debat aktif pada Mata Pelajaran SKI Materi Hijrah Nabi Muhammad SAW Ke Madinah Kelas VII Di MTs Yayasan Perguruan Nurul Ikhlas (YAPNI) Medan. Metode penelitian ini adalah penelitian dalam kelas meliputi kegiatan pelaksanaan tindakan kelas (PTK) berupa kergiatan refleksi awal dan melakukan observasi untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di kelas, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Adapun sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Yayasan Perguruan Nurul Ikhlas (YAPNI Medan yang berjumlah 25 orang. Sebagai objek dalam penelitian ini adalah penerapan metode debat aktif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil belajar merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar, karena kegiatan belajar merupakan proses, sedangkan hasil belajar adalah hasil dari proses belajar. Memahami pengertian hasil belajar secara garis besar harus bertitik tolak kepada pengertian belajar itu sendiri. Hasil belajar dikatakan sempurna apabila memenuhi tiga aspek yakni: kognitif, afektif dan psikomotorik, sebaliknya dikatakan hasil kurang memuaskan jika seseorang belum mampu memenuhi target dalam ketiga kriteria tersebut. Setelah dilakukannya pengolahan dan analisa terhadap hasil penelitian dikemukakan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar SKI siswa materi Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah dengan menggunakan metode debat aktif kelas VII di MTs Yayasan Perguruan Nurul Ikhlas (YAPNI) Medan
    corecore