769 research outputs found

    Oase Ramadhan : Bunga Rampai, Materi Kultum Ramadhan 1445 H

    Get PDF
    Buku Oase Ramadhan ini, adalah kumpulan berbagai ceramah singkat yang praktis untuk disampaikan pada KulTum Ramadhan. Hadir untuk memudahkan para da’i dalam berdakwah kepada kaum muslimin, tanpa harus repot untuk menyiapkan materi ceramah. Materi-materi ceramah dalam buku ini sangat mudah untuk disampaikan. Dengan susunan materi ceramah dimulai dari salam, mukadimah, inti materi, dan penutup KulTum. Buku Buku Oase Ramadhan ini, sangat pas untuk dijadikan sebagai panduan KulTum bagi para da’i di bulan Ramadhan. Terlebih, buku ini juga dilengkapi khutbah Idul Fitri. Menjadikan para Khatib mudah menyiapkan materi Khutbah di hari Kemenangan

    Tazkirah ramadhan series

    Get PDF
    To enlighten the spirit of Ramadhan, CMLHS organised Tazkirah Ramadhan Series every Friday morning. Three speakers were invited to deliver a talk on various topics

    Analisis penetapan Hakim dalam perkara permohonan perkawinan beda agama menurut perspektif maslahah Said Ramadhan Al-Buti: Studi kasus perkara nomor 333/Pdt.P/2018/Pn.Skt

    Get PDF
    ABSTRAK Perkawinan beda agama termasuk salah satu polemik yang tak kunjung ada penyelesaiannya meskipun di Indonesia telah mempunyai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan. Sedangkan perkawinan beda agama dalam pandangan masyarakat Islam di Indonesia telah ditentang keras. Namun pada kenyataannya masih terdapat perkawinan beda agama sebagaimana pada penetapan nomor 333/Pdt.P/2018/PN.Skt yang berisi tentang permohonan izin kawin beda agama yang kemudian dikabulkan oleh Pengadilan Negeri Surakarta. Fokus dari penelitian ini adalah (1) bagaimana analisis penetapan nomor 333/Pdt.P/2018/PN.Skt tentang izin perkawinan beda agama dalam perspektif hukum positif di Indonesia, (2) bagaimana analisis penetapan nomor 333/Pdt.P/2018/PN.Skt tentang izin perkawinan beda agama perspektif Maslahah Said Ramadhan Al-Buti. Penelitian ini berjenis penelitian hukum yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan kasus dan pendekatan konseptual. Data yang diperoleh berasal dari salinan penetapan pada website Mahkamah Agung yaitu penetapan nomor 333/Pdt.P/2018/PN.Skt di Pengadilan Negeri Surakarta. Sedangkan analisisnya berupa penjelasan analisis deskriptif berdasarkan perspektid Hukum Positif dan maslahah Said Ramadhan Al-Buti terkait penetapan nomor 333/Pdt.P/2018/PN.Skt. Hasil penelitian ini: (1) berdasarkan hukum positif, menunjukkan bahwa menurut Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam bahwa pada tiap-tiap pasal yang berkaitan dengan perkawinan beda agama telah menjelaskan larangan adanya perkawinan beda agama tersebut, baik secara langsung ataupun secara tersirat. (2) berdasarkan Maslahah Said Ramadhan Al-Buti, menunjukkan adanya pertentangan dengan tiga poin maslahah yang dikemukakan Al-Buti yakni Maqasyid As-Syari’ah, Al-Qur’an, dan Hadis. Dalam penetapan mengenai izin perkawinan beda agama tersebut, telah ditemukan adanya mafsadat dari pada maslahah. Saran dari penulis adalah agar hakim Pengadilan Negeri sebelum mengadili diwajibkan untuk memahami semua ketentuan tentang perkara perkawinan beda agama, baik hukum positif maupun hukum agama dari para pihak, agar dapat memberikan keseimbangan hukum antara hukum negara dan hukum agama serta memberikan keputusan yang paling adil bagi semua pihak terkait. ABSTRACT Interfaith marriages are one of the polemics that have never been resolved even though Indonesia already has Law Number 16 of 2019 about Marriage. Meanwhile, interfaith marriage in the view of the Islamic community in Indonesia has been strongly opposed. However, in reality there are still interfaith marriages as stated in the stipulation number 333/Pdt.P/2018/PN.Skt which contains an application for an interfaith marriage permit which was later granted by the Surakarta District Court. The focus of this research is (1) how to analyze the determination of number 333/Pdt.P/2018/PN.Skt regarding interfaith marriage permits in a positive legal perspective in Indonesia, (2) how to analyze the determination of number 333/Pdt.P/2018/ PN.Skt regarding permission for interfaith marriage from the perspective of Maslahah Said Ramadhan Al-Buti. This research is a normative juridical law research using a case approach and a conceptual approach. The data obtained comes from a copy of the determination on the website of the Supreme Court, namely determination number 333/Pdt.P/2018/PN.Skt at the Surakarta District Court. While the analysis is in the form of an explanation of descriptive analysis based on the perspective of Positive Law and the maslahah of Said Ramadhan Al-Buti regarding the determination of the number 333/Pdt.P/2018/PN.Skt. The results of this study: (1) based on positive law, it shows that according to the 1945 Constitution, the Constitution of Marriage and the Compilation of Islamic Law that in each article relating with interfaith marriages, which has explained the prohibition of interfaith marriages, both directly or implicitly. (2) based on Maslahah Said Ramadhan Al-Buti, it shows that there is a conflict with the three points of maslahah put forward by Al-Buti, namely Maqasyid As-Shari'ah, Al-Qur'an, and Hadith. In the determination of the interfaith marriage permit, it has been found that there is mafsadat rather than maslahah. The recommendation from the author is that the District Court judges before trying are required to understand all the regulations of interfaith marriage cases, both positive law and religious law from the parties, in order to provide a legal balance between state law and religious law and provide the fairest decision for all related parties مستخلص البحث تعد الزيجات بين الأديان واحدة من الجدل الذي لم يتم حله أبدًا على الرغم من أن إندونيسيا لديها بالفعل القانون رقم 16 لعام 2019 بشأن الزواج. في غضون ذلك ، لاقى الزواج بين الأديان من وجهة نظر الجالية الإسلامية في إندونيسيا معارضة شديدة. ومع ذلك ، في الواقع ، لا تزال هناك زيجات بين الأديان كما هو مذكور في الشرط رقم 333/Pdt.p/2018/PN.Skt الذي يحتوي على طلب للحصول على تصريح زواج بين الأديان تم منحه لاحقًا من قبل محكمة مقاطعة سوراكارتا. يركز هذا البحث على (1) كيفية تحليل تحديد الرقم 333/Pdt.p/2018/PN.Skt بخصوص تصاريح الزواج بين الأديان من منظور قانوني إيجابي في إندونيسيا ، (2) كيفية تحليل تحديد الرقم 333/Pdt.p/2018/PN.Skt بخصوص الإذن بالزواج بين الأديان من وجهة نظر مصلحة سعيد رمضان البطي. هذا البحث هو بحث في القانون القانوني المعياري باستخدام منهج الحالة ومنهج مفاهيمي. تأتي البيانات التي تم الحصول عليها من نسخة من القرار على الموقع الإلكتروني للمحكمة العليا ، وتحديداً رقم القرار 333/Pdt.p/2018/PN.Skt في محكمة مقاطعة سوراكارتا. بينما جاء التحليل في شكل شرح للتحليل الوصفي مبني على منظور القانون الوضعي ومصلحة سعيد رمضان البوطي بخصوص تحديد الرقم 333/Pdt.p/2018/PN.Skt. نتائج هذه الدراسة: (1) بناءً على القانون الوضعي ، تبين أنه وفقًا لدستور عام 1945 وقانون الزواج وتجميع الشريعة الإسلامية أنه في كل مادة تتعلق بالزواج بين الأديان ، أوضحت حظر الزواج بين الأديان ، سواء بشكل مباشر أو ضمني. (2) استنادًا إلى مصلحة سعيد رمضان البطي ، فإنه يدل على وجود تعارض مع نقاط المصلحة الثلاث التي طرحها البطي ، وهي مقاصيد الشريعة ، والقرآن ، والحديث. عند تحديد تصريح الزواج بين الأديان ، وجد أن هناك مفسدات بدلاً من المصلحة. اقتراح صاحب البلاغ هو أن قضاة المحكمة المحلية قبل المحاكمة مطالبون بفهم جميع الأحكام المتعلقة بقضايا الزواج بين الأديان ، سواء القانون الوضعي أو القانون الديني من الطرفين ، من أجل توفير توازن قانوني بين قانون الولاية والقانون الديني وتقديم القرار الأكثر إنصافًا لجميع الأطراف ذات الصلة

    Pengaruh penyesuaian diri terhadap komunikasi interpersonal pasca covid 19 pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang angkatan 2020

    Get PDF
    ABSTRAK Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Angkatan 2020 terdampak covid-19 di masa perkuliahannya. Dua tahun pertama melakukan pembelajaran secara daring (online) dan dua tahun keduanya secara luring (offline) sehingga mahasiswa memerlukan penyesuaian diri kembali supaya mempunyai komunikasi interpersonal yang efektif, agar mahasiswa memiliki kemampuan untuk berhubungan baik dengan individu yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat komunikasi interpersonal, penyesuaian diri serta pengaruh penyesuaian diri terhadap komunikasi interpersonal pada mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Angkatan 2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan skala komunikasi interpersonal dan skala penyesuaian diri dengan subjek berjumlah 97 Mahasiswa Universitas Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Angkatan 2020. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat komunikasi interpersonal dan penyesuaian diri Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Angkatan 2020 dalam kategori sedang. Hasil uji regresi sederhana didapatkan nilai R Square 0,365 dengan nilai sig. sebesar 0,000 hal ini berarti dapat disimpulkan bahwa penyesuaian diri memiliki pengaruh signifikan secara stimulant terhadap komunikasi interpersonal Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Angkatan 2020 sebesar 36,5%. Implikasi dalam penelitian ini Mahasiswa perlu meningkatkan komunikasi dan keaktifannya di lingkungan kampus agar lebih mempercepat dalam penyesuaian diri. ABSTRACT Students of the 2020 batch of Maulana Malik Ibrahim State Islamic University are affected by covid-19 during their lectures. The first two years of learning online (online) and two years both offline (offline) so that students need to readjust themselves in order to have effective interpersonal communication, so that students have the ability to relate well with other individuals. This study aims to determine the level of interpersonal communication, self-adjustment and the effect of interpersonal communication on self-adjustment in students of Maulana Malik Ibrahim State Islamic University Malang Class of 2020. This research uses quantitative methods. Data collection using interpersonal communication scale and self-adjustment scale with subjects totalling 97 students of Maulana Malik Ibrahim State University Malang Class of 2020. The analysis used to test the hypothesis is simple regression analysis. The results of this study indicate that the level of interpersonal communication and self-adjustment of State Islamic University Students Maulana Malik Ibrahim Malang Class of 2020 is in the moderate category. The results of the simple regression test obtained an R Square value of 0.365 with a sig. value of 0.000, this means that it can be concluded that interpersonal communication has a stimulant significant effect on the self-adjustment of Maulana Malik Ibrahim Malang State Islamic University Students Class of 2020 by 36.5%. Implications in this study students need to improve communication and activeness in the campus environment in order to further accelerate the adjustment. مستخلص البحث تأثر طلبة جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية بمالانج عام 2020 بكوفيد ١٩ خلال محاضراتهم. يجري التعليم عبر الإنترنت أول عامين ويحري التعليم دون الاتصال بالإنترنت في السنتين الثانيتين. بحيث يحتاج الطلبة إلى إعادة ضبط أنفسهم من أجل الحصول على تواصل فعال بين الأشخاص، وتكون لديهم القدرة على التواصل بشكل جيد مع الأفراد الآخرين. ويهدف هذا البحث إلى معرفة مستوى التواصل بين الأشخاص والتكيف الذاتي وتأثير التكيف الذاتي على التواصل بين الأشخاص لدى طلبة جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية بمالانج دفعة 2020. استخدم هذا البحث الأساليب الكمية. تم جمع البيانات باستخدام مقياس التواصل بين الأشخاص ومقياس التكيف الذاتي مع 97 طالبًا في جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج ، دفعة 2020. والتحليل المستخدم لاختبار الفرضية هو تحليل الانحدار البسيط. وأما نتائج هذا البحث فهي أن مستوى التواصل بين الأشخاص والتكيف الذاتي لدى طلبة جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج دفعة 2020 في الفئة المتوسطة. حصلت نتائج اختبار الانحدار البسيط على قيمة R Square قدرها 0.365 بقيمة sig. من 0.000، وهذا يعني أن التكيف الذاتي له تأثير منشط كبير على التواصل بين الأشخاص لدى طلبة جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية بمالانج دفعة 2020 بنسبة 36.5%. وتتمثل الآثار المترتبة على هذا البحث أن الطلبة بحاجة إلى تحسين تواصلهم ونشاطهم في بيئة الجامعة من أجل تسريع عملية تكيف ذاتهم

    Analisis buku panduan kegiatan ramadhan dalam meningkatkan kompetensi keagamaan siswa di SMP Negeri 1 Bululawang

    Get PDF
    ABSTRACT Ramadhan constitutes a holy month that fully by God’s mercy and forgiveness. All moslem in this world compete to get the decencies about this holy month. Therefore, it’s relevant with the activity of giving handbook about Ramadhan activity by school to all students. In this case, it can affect to make students can be more compete to get the Ramadhan’s decencies. Hopefully, these books can motivate students to be more enthusiasts in carrying on the Ramadhan’s activity. Recently, these handbooks about Ramadhan activity get more interest, but almost all publishing house lack of care about the books’ quality. Therefore significantly students couldn’t get anything from these books. This reseach was conducted in Junior High School 1 Bululawang, by the main object of study namely Ramadhan Activity Handbook given to students at the time of Ramadhan arrived. The purposes of this research are 1) describe and analyze the concept of Ramadhan Activity Handbook at junior high school 1 Bululawang; 2) describe and analyze the effectiveness of Ramadhan Activity Handbook of religious enhance student competency in junior high school 1 Bululawang. This research is using qualitative approach within research documentation or known by content analysis. This research is divided into four stages, they are: the preface research, the development research, the real field research, and reporting. For understanding the concept of Ramadhan Activity Handbook in relevance with the religious students competence improvement, the researchers conducted an analysis of Ramadhan Activity Handbook by comparing their appropriateness with major government-issued criteria, conducting interviews with the book compiler and students of junior high school Negeri 1 Bululawang, as well as provide direct observation at the time of Ramadhan, especially during Ramadhan. From the observations and analysis of the researcher, then it is known that the concept of Ramadhan Activity Handbook at junior high school 1 Bululawang according to the curriculum of Islamic Education lesson can improve the competence of religious students, due to the compatibility between the materials, content, and design of activities Handbook Ramadhan with quality criteria (standard) non-text book education, religious activities during Ramadhan, religious competencies to be achieved students, Junior High School student characteristics, and improvement the average of value Islmic Education Lesson in each class. ABSTRAK Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat dan ampunan. Umat muslim berlomba untuk mendapakan keutamaan-keutamaan pada bulan ini. Pemberian Buku Panduan Kegiatan Ramadhan yang dilakukan oleh sekolah pada siswa, dimaksudkan agar siswa mampu mendapatkan keutamaan-keutamaan pada bulan tersebut. Keberadaannya juga diharapkan bisa menjadi buku pedoman siswa dalam melaksanakan kegiatan ibadah dalam bulan Ramadhan. Kini keberadaan buku tersebut kian diminati, tetapi seringkali penyusun buku tidak memperhatikan kualitas buku, sehingga tidak menghasilkan dampak apapun pada kompetensi keagamaan yang seharusnya dicapai siswa pada setiap jenjang sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bululawang, dengan objek utama penelitian yaitu Buku Panduan Kegiatan Ramadhan yang diberikan pada siswa pada saat bulan Ramadhan tiba. Adapun tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah; 1) mendeskripsikan dan menganalisis konsep Buku Panduan Kegiatan Ramadhan di SMP Negeri 1 Bululawang; 2) mendeskripsikan dan menganalisis efektifitas Buku Panduan Kegiatan Ramadhan dalam meningkatkan kompetensi keagamaan siswa di SMP Negeri 1 Bululawang. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian dokumen atau sering disebut dengan content analysis (analisis isi). Penelitian ini dibagi menjadi empat tahap yaitu penelitian pendahuluan, penelitian pengembangan, penelitian sebenarnya, dan penulisan laporan. Untuk mengetahui konsep Buku Panduan Kegiatan Ramadhan dalam kaitannya dengan peningkatan kompetensi keagamaan siswa di SMP Negeri 1 Bululawang, maka peneliti melakukan analisis kesesuaian Buku Panduan Kegiatan Ramadhan dengan bebarapa kriteria yang dikeluarkan pemerintah, mengadakan wawancara dengan penyusun buku dan siswa-siswi SMP Negeri 1 Bululawang, serta mengadakan observasi secara langsung pada saat bulan Ramadhan, khususnya ketika pondok Ramadhan berlangsung. Dari hasil pengamatan dan analisa peneliti, maka dapat diketahui bahwa konsep Buku Panduan Kegiatan Ramadhan di SMP Negeri 1 Bululawang disesuaikan dengan kurikulum Pendidikan Agama Islam untuk SMP. Selain itu, dapat diketahui bahwa Buku Panduan Kegiatan Ramadhan dapat meningkatkan kompetensi keagamaan siswa, karena adanya kesesuaian antara materi, isi, dan desain Buku Panduan Kegiatan Ramadhan dengan krtiteria mutu (standar) buku non-teks pelajaran, kegiatan keagamaan dalam bulan Ramadhan, kompetensi keagamaan yang harus dicapai siswa, karakteristik siswa SMP, serta adanya peningkatan rata-rata nilai Pendidikan Agama Islam pada seluruh kelas

    MASKULINITAS DALAM NOVEL KELUARGA PERMANA KARYA RAMADHAN K.H. (THE MASCULINITY IN THE RAMADHAN K.H ‘S NOVEL : “KELUARGA PERMANA”)

    Get PDF
    Tulisan ini membahas maskulinitas dalam novel Keluarga Permana karya Ramadhan K.H. Penganalisisan lebih dahulu diawali dengan asumsi bahwa novel Keluarga Permana mengandung maskulinitas yang diwakili oleh tokoh Permana. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah maskulinitas dari Connell dan Figes. Teori ini menjelaskan bagaimana maskulinitas terbentuk dari maskulinitas dan femininitas lainnya dalam konteks sosial yang melingkupinya. Teori ini juga mengungkapkan bahwa tidak hanya perempuan yang ter-opresi dalam konteks patriarkat, tetapi laki-laki juga disadari atau tidak terbebani oleh konteks sosial tersebut. Dalam hal ini, maskulinitas Permana terbentuk dari maskulinitas dan femininitas tokoh-tokoh lainnya dalam konteks sosial patriarkat. Hasil penelitian atas novel ini membuktikan bahwa maskulinitas Permana terbelenggu oleh konteks sosial patriarkat sehingga mengalami perubahan.Abstract:This paper attempts to describe   masculinity in the Ramadhan K.H’s ’s work  entitling Keluarga Permana.  The Analysis is  begun with the assumption that the Keluarga  Permana con- tains masculinity represented by the character of Permana. The theory used in this study is the masculinity theory  given by Connell and Figes. The theory explains how the masculinity  are formed from other masculinity and femininity in the surrounding social context. This theory also reveal that not only are women in the context of patriarchal oppression, but also men are burdened by the social context. In this case, Permana’s  masculinity  are  formed  from other characters of masculinity and femininity  in the patriarchal social context. The results of the research  prove that Permana’s masculinity  was bounded  by patriarchal social context in order to get a  change

    MASKULINITAS DALAM NOVEL KELUARGA PERMANA KARYA RAMADHAN K.H. (THE MASCULINITY IN THE RAMADHAN K.H ‘S NOVEL : “KELUARGA PERMANA”)

    No full text
    Tulisan ini membahas maskulinitas dalam novel Keluarga Permana karya Ramadhan K.H. Penganalisisan lebih dahulu diawali dengan asumsi bahwa novel Keluarga Permana mengandung maskulinitas yang diwakili oleh tokoh Permana. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah maskulinitas dari Connell dan Figes. Teori ini menjelaskan bagaimana maskulinitas terbentuk dari maskulinitas dan femininitas lainnya dalam konteks sosial yang melingkupinya. Teori ini juga mengungkapkan bahwa tidak hanya perempuan yang ter-opresi dalam konteks patriarkat, tetapi laki-laki juga disadari atau tidak terbebani oleh konteks sosial tersebut. Dalam hal ini, maskulinitas Permana terbentuk dari maskulinitas dan femininitas tokoh-tokoh lainnya dalam konteks sosial patriarkat. Hasil penelitian atas novel ini membuktikan bahwa maskulinitas Permana terbelenggu oleh konteks sosial patriarkat sehingga mengalami perubahan.Abstract:This paper attempts to describe   masculinity in the Ramadhan K.H’s ’s work  entitling Keluarga Permana.  The Analysis is  begun with the assumption that the Keluarga  Permana con- tains masculinity represented by the character of Permana. The theory used in this study is the masculinity theory  given by Connell and Figes. The theory explains how the masculinity  are formed from other masculinity and femininity in the surrounding social context. This theory also reveal that not only are women in the context of patriarchal oppression, but also men are burdened by the social context. In this case, Permana’s  masculinity  are  formed  from other characters of masculinity and femininity  in the patriarchal social context. The results of the research  prove that Permana’s masculinity  was bounded  by patriarchal social context in order to get a  change.</jats:p

    URUTAN KAFARAT JIMA’ PADA SIANG HARI RAMADHAN, STUDI KOMPERATIF MENURUT PANDANGAN IMAM MALIK DAN IMAM SYAFI’I

    Get PDF
    Skripsi ini berjudul urutan kafarat jima’ pada siang hari Ramadhan, studi komperatif menurut pandangan Imam Malik dan Imam Syafi’i. Menurut imam Malik, dalam memberikan hukuman bagi yang melanggar (melakukan jima’ pada siang hari Ramadhan) adalah dengan cara memberikan hukuman mengikut pilihan. Pandangan ini berbeda dengan pandangan pandangan Imam Syafi’i yang memberlakukan sesuai dengan dalil (hadis). Fokus masalah yang diteliti adalah bagaimana terjadinya perbedaan di antara Imam Malik dan Imam Syafi’i tentang kafarat jima’ pada siang hari Ramadhan dan apakah dalil dan metode istinbath hukum yang digunakan oleh Imam Malik dan Imam Syafi’i tentang kafarat jima’ pada siang hari Ramadhan, dan apakah faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan pendapat antara Imam Malik dan Imam Syafi’i tentang kafarat jima’ pada siang hari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library reseach). Penulis menggunakan sumber hukum hukum primer yaitu kitab al-Muwatha’ karangan Imam Malik dan kitab al-Umm karangan Imam Syafi’i , dan sumber hukum sekunder yaitu kitab-kitab fiqih yaitu Fiqih Sunnah, Fiqih Lima Mazhab, Bidayatul Mujtahid dan kitab-kitab fiqih yang terkait. Sumber hukum tertier pula adalah kamus-kamus dan ensiklopedia. Penulis menggunakan konten analisa dan komperatif. Penulis juga menggunaka nmetode pembahasan deduktif, induktif, dan deskriptif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa Imam Malik berpendapat bahwa kafarat bisa dilakukan dengan memilih urutan kafarat yaitu dengan memerdekakan seorang budak, berpuasa dua bulan berturut-turut dan memberi makan 60 orang miskin.dan Imam Malik lebih cenderung memilih memberi makan 60 orang miskin. Hal ini karena Imam Malik memandang kata او pada hadis sebagai pilihan. Selain itu Imam Malik lebih menggunakanberbanding Imam Syafi’i yang dalam hal ini tidak memakai qias dalam memberlakukan hukuman dalam urutan kafarat jima’ pada siang hari Ramadhan, yang mana Imam Malik dalam hal qias ini Imam Malikyaitu mengqiaskan hadis kepada kafarat dzihar dan kafarat pelanggaran ketika haji. Karena menurut beliau, kedua kafarat tersebut menyamai dengan kafarat jima’ pada siang hari Ramadhan. Selain itu Imam Malik melihat faktor sosiologis sebagai keutamaan dalam menetapkan hukum.Namun, berbeda dengan Imam Syafi’i yang melihat kataاو pada hadis sebagai tartib dan oleh karena itulah Imam Syafi’i tetap melihat kafarat itu perlu dilakukan mengikut tertib sebagaimana hadis. Maka mengikut Imam Syafi’i, wajib memerdekakan budak dan kemudian jika tidak mampu, maka diperbolehkan berpuasa dua bulan berturut-turut dan jika tidak mampu juga maka bolehlah memberikan makan 60 orang miskin. Bagi Imam Syafi’i , kata او adalah pilihan dan ianya adalah perkataan dari perawi sahaja. Setelah dikaji dan diteliti, maka penulis lebih cenderung memilih untuk menggunakan pendapat Imam Malik kerana ianya lebih sesuai diamalkan pada masa sekarang dan ianya lebih adil dan mendekati tujuan hukum

    Status Hidrasi dan Fungsi Hati pada Pria Dewasa Muda Sebelum dan Saat Puasa Ramadhan

    No full text
    Air merupakan salah satu zat gizi yang berperan penting dalam fungsi fisiologis dan biokimia tubuh. Kebutuhan asupan air dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti umur, genetik, jenis kelamin, mekanisme rasa haus, ketersediaan air, lingkungan sosial, dan faktor budaya atau religi. Faktor religi berkaitan dengan puasa Ramadhan. Pada waktu tersebut terjadi pembatasan jumlah makanan dan minuman, sehingga tubuh berisiko lebih tinggi mengalami kekurangan asupan cairan (dehidrasi). Kondisi dehidrasi yang terus dibiarkan dalam waktu lama dapat memicu munculnya beberapa gangguan fungsi metabolisme tubuh. Puasa juga memiliki manfaat kesehatan fisik dan mental seperti puasa sebagai detoks alami dan organ yang berperan penting adalah hati. Sel dan organ pencernaan tubuh saat puasa bekerja lebih ringan, sehingga sel dan jaringan tubuh akan melakukan metabolisme, membersihkan, dan mengeluarkan zat tak berguna dan toksin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis status hidrasi dan fungsi hati pria dewasa muda sebelum dan saat puasa Ramadhan. Penelitian ini menggunakan desain cohort prospective study yang dibagi ke dalam empat tahap, yaitu tahap I (satu minggu sebelum puasa), tahap II (10 hari pertama puasa), tahap III (10 hari kedua puasa), dan tahap IV (10 hari ketiga puasa). Jumlah subjek yang terlibat adalah 18 orang pria dewasa muda (19-29 tahun). Penelitian ini menggunakan data primer dengan mengumpulkan data konsumsi pangan disetiap tahap penelitian menggunakan metode food record 3x24 jam. Data aktifitas fisik menggunakan kuesioner record physical activity 1x24 jam, komposisi tubuh menggunakan bioelectrical impedance analyzer (BIA), serta data status hidrasi dan fungsi hati menggunakan sampel darah dan urin yang dikumpulkan pada tahap I dan IV penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada berat badan, persen lemak tubuh, indeks massa tubuh (IMT), total air tubuh, asupan zat gizi (energi, protein, lemak, dan karbohidrat), asupan air, status hidrasi berdasarkan osmolalitas serum dan berat jenis urin (BJU), dan fungsi hati (SGOT dan SGPT) sebelum dan saat puasa Ramadhan (p<0.05). Namun tingkat aktivitas, status stres, kadar serum albumin, dan urin bilirubin tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan saat puasa Ramadhan (p>0.05). Hasil uji regresi menunjukkan bahwa status hidrasi dan status puasa berpengaruh signifikan secara bersamaan terhadap kadar SGPT (p<0.05). Status puasa merupakan faktor yang paling berpengaruh signifikan terhadap kadar SGPT (p<0.05) dibandingkan status hidrasi. Studi ini menunjukkan bahwa puasa ramadhan memiliki dampak positif untuk mengontrol berat badan dan memperbaiki fungsi sel hati pada kadar SGOT dan SGPT

    Analisis Pemberian Kompensasi Pada CV. Rivat Gusta Ramadhan Teluk Kuantan

    Get PDF
    . This research took place at CV. Rivat Gusta Ramadhan, to be precise in Kuantan Bay, Kuantan Singingi Regency. The population in this study were 11 employees at CV, Rivat Gusta Ramadhan. Sampling from the population elements from the company is carried out by census. In this study, the types of data used consisted of primary data and secondary data. To obtain the data and information needed in connection with this study, observation, interviews and questionnaires were carried out. In analyzing the data the author used descriptive methods, Based on data from the results of processed research conducted on Compensation at CV. Rivat Gusta Ramadhan Teluk Kuantan. From the results of the study it can be concluded that direct compensation can affect employee morale and performance because company policy in determining the amount of basic salary is considered very fair but the salary given is not in accordance with the provisions of laws and government regulations
    corecore