161 research outputs found
MIMPI NABI IBRAHIM MENURUT SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan mitos di balik kisah mimpi Nabi Ibrahim yang terkandung dalam QS. Ash Shafat ayat 100-108. Ayat tersebut menjelaskan tentang kisah awal mula penyembelihan anaknya hingga digantikannya dengan seekor domba. Dari kisah tersebut terdapat makna lain berupa ideologi yang terkandung dalam kisah tersebut. Makna ini bisa dicari melalui pembacaan semiotic Roland Barthes karena dapat menggapai makna ideologi yang ada di balik kisah tersebut. Tulisan ini merupakan jenis penelitian kualitatif library-research dengan metode pencarian data dari kitab-kitab tafsir dan artikel sejenisnya. Penelitiani ini membagi ayat 100-108 menjadi empat bagian dan dari masing-masing pembagian tersebut peneliti menemukan ideologi dibalik ayat tersebut. Pertama, pada ayat 100-102 peneliti menemukan baahwa ayat ini menunjukkan siapa dan umur berapa anak yang disembelih. Tafsir mutakhir mengatakan bahwasanya anak tersebut bernama Ismail yang telah berumur baligh. Kedua, mimpi merupakan salah satu bentuk penyampaian firman Tuhan kepada utusan-Nya. Ketiga, agama Nabi Ibrahim disebut dengan hanif. Keempat, setiap orang yang melakukan pengorbanan kepada Allah akan diberi balasan yang setimpal
Sistem Jual Beli Kelapa Sawit oleh Peron CV Ibrahim Putra di Pangkalan Dewa Persfektif Ekonomi Syariah
The platforms are usually owned by individuals, in the village of Pangkalan Dewa, West Kotawaringin Regency, there are 5 palm oil platforms, one of which is the CV Ibrahim Putra platform. Many farmers sell their oil palm harvests to the CV Ibrahim Putra platform, this can be seen from the farmer data in 2021 that there are 200-250 permanent farmers who sell their oil palm harvests to the CV Ibrahim Putra platform. on the other platforms there are less than 100 farmers. This type of research is field research. Subjects consist of employees and farmers who sell their crops to the CV Ibrahim Putra platform. The technique of determining the subject is purposive sampling. The data analysis is data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification. The buying and selling system of the CV Ibrahim Putra platform is to pick up the fruit to the farmer's land or the farmer delivers it directly to the CV Ibrahim Putra platform, then the fruit is weighed using a ram scale, the fruit that has been weighed will be paid by the platform in cash with a receipt of the sale. The buying and selling system of the CV Ibrahim Putra platform in terms of transactions and pricing is legal according to Islam because there are no violations of Islamic sharia provisions. The presence of the CV Ibrahim Putra platform has a positive value for farmers and can improve the economic welfare of oil palm farmers
Alfian Ibrahim dan Universitas Teuku Umar
Buku ini kami tulis atas apresiasi kami kepada salah seorang tokoh intelektual dari Pantai Barat Selatan Aceh yang merupakan seorang konseptor peletak pondasi awal Universitas Teuku Umar hingga mengantarkan kampus tersebut menjadi kampus negeri pada 2 April 2014. Drs. Alfian Ibrahim, MS, itulah nama lengkapnya, salah seorang tokoh yang berasal dari Barat Selatan Aceh yang kami nilai mempunyai pengabdian yang sangat luar biasa kepada tanah kelahirannya. Ia merupakan sosok yang sangat sederhana dan humanis, serta sangat dekat dengan siapa saja
Implementasi program ta’lim dan tashhih Al-Qur’an untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an mahasantri di Pusat Mahad Al-Jamiah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
INDONESIA:
Indikator kemampuan seseorang dalam membaca Al-Qur’an dapat diukur ketika seseorang tersebut mampu membaca Al-Qur’an secara tartil atau mampu untuk menerapkan kaidah-kaidah ilmu tajwid ketika membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, untuk mampu membaca Al-Qur’an dengan tartil, maka dibutuhkan adanya pembelajaran atau ta’lim Al-Qur’an yang mempelajari tentang kaidah-kaidah ilmu tajwid Al-Qur’an. Disamping itu, untuk mendukung seseorang agar mampu mempraktikkan kaidah-kaidah ilmu tajwid Al-Qur’an, maka diperlukan seorang guru atau mushahhih untuk menyimak bacaan Al-Qur’an seseorang tersebut, agar terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam praktik membacanya. Oleh karena itu, adanya pelaksanaan program ta’lim dan tashhih Al-Qur’an yang ada di Pusat Mahad Al-Jamiah, dianggap sebagai solusi untuk mampu memberikan bekal kapada mahasantri agar dapat meningkatkan kemampuannya dalam membaca Al-Qur’an.
Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui implementasi program ta’lim Al-Qur’an di Pusat Mahad Al-Jamiah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 2) untuk mengetahui implementasi program Tashhih Al-Qur’an di Pusat Mahad Al-Jamiah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan 3) untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an mahasantri di Pusat Mahad Al-Jamiah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Selanjutnya, penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yaitu dengan cara terjun langsung ke lapangan untuk memperoleh data-data yang kemudian diperiksa keabsahan datanya dengan menggunakan teknik triangulasi, dan kemudian dianalisis menggunakan model dari Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu: 1) Implementasi dari program ta’lim Al-Qur’an yang ada di Pusat Mahad Al-Jamiah terdiri dari beberapa kegiatan, diantaranya yaitu, tes penempatan kelas ta’lim Al-Qur’an, pelaksanaan pembelajaran ta’lim Al-Qur’an, monitoring ta’lim Al-Qur’an, pelaksanaan UTS dan UAS ta’lim Al-Qur’an, dan Iqob ta’lim Al-Qur’an. 2) Implementasi dari program tashhih Al-Qur’an yang ada di Pusat Mahad Al-Jamiah yaitu dilaksanakan dengan cara mahasantri menyetorkan bacaan Al-Qur’annya kepada mushahhih atau mushahhihah untuk disimak bacaannya. 3) Peningkatan yang diperoleh mahasantri dalam kemampuannya membaca Al-Qur’an yaitu: a. Pada program ta’lim Al-Qur’an diantaranya yaitu, peningkatan dalam pemahaman ilmu tajwid, peningkatan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil, dan peningkatan dalam memahami kandungan ayat Al-Qur’an. b. Pada program tashhih Al-Qur’an diantaranya yaitu, peningkatan kebiasaan untuk membaca Al-Qur’an, peningkatan kelancaran dalam membaca Al-Qur’an, dan peningkatan untuk menerapkan hukum tajwid dalam membaca Al-Qur’an.
ENGLISH:
An indicator of a person's ability to read the Quran can be measured when one is able to read the Quran using the correct tartil (a manner of reciting the Quran) or is able to apply the rules of tajwid science (studying the pronunciation of Quranic words) when reading the Quran. Therefore, to be able to read the Quran with tartil, it is necessary to have a study or ta’lim of the Quran that studies the rules of the of tajwid of the Quran. Besides, to support someone in making him/her able to practice the rules of Quran recitation, a teacher or mushahhih is needed to listen to one's Quran recitation to avoid mistakes when reading the Quran. Therefore, the implementation of the Quran ta’lim and tashhih programs at the Mahad Al-Jamiah Center is considered as a solution to be able to provide a knowledge to female students so that they can improve their ability to read the Quran.
This study aims: 1) to find out the implementation of the Quran ta’lim program at the Mahad Al-Jamiah Center of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 2) to find out the implementation of the Quran tashhih program at the Mahad Al-Jamiah Center of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, and 3) to determine the improvement in Quran reading ability of the students at the Mahad Al-Jamiah Center of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Furthermore, the study uses descriptive qualitative research by going directly to the field to obtain research data, the data validity is then checked using triangulation techniques, and is an’Alyzed using the model from Miles and Huberman consisting of reduction, data presentation, and conclusion making.
The results of this study are: 1) The implementation of the Quran ta’lim program at the Mahad Al-Jamiah Center consists of several activities, including Quran ta’lim class placement tests, implementation of Quran ta’lim learning, the monitoring of Quran ta’lim, implementation of midterm and final test of the Quran ta’lim, and Iqob ta’lim of Quran. 2) The implementation of the Quran tashhih program at the Mahad Al-Jamiah Center can be shown by how students recite the Quran and the mushahhih or mushahhihah will listen to their recitation. 3) The improvements in students’ ability to read the Quran are: a. Some improvements seen in the Quran ta’lim program include an improved understanding of the science of tajwid, an improved ability to read the Quran using the correct tartil, and an improvement in understanding the contents of the verses of the Quran. b. Improvements in the Quran tashhih program include an improvement of habit in reading the Quran, improved fluency in reading the Quran, and increased ability to apply the rules of tajwid in reading the Quran.
ARABIC:
يمكن قياس مؤشرات قدرة الشخص على قراءة القرآن عندما يكون الشخص قادرا على قراءة القرآن مرتلا أو قادرا على تطبيق قواعد التجويد عند قراءة القرآن. لذلك، لتكون قادرا على قراءة القرآن مرتلا، يتطلب الأمر التعلم أو تعليم القرآن الذي يتعلم عن قواعد تجويد القرآن. بالإضافة إلى ذلك، لدعم شخص ما ليكون قادرا على ممارسة قواعد علم التجويد في القرآن، هناك حاجة إلى معلم أو مصحح للاستماع إلى قراءة القرآن لشخص ما، من أجل تجنب الأخطاء في ممارسة قراءته. لذلك، يعتبر تنفيذ برنامج تعليم وتصحيح القرآن في المعهد الجامعي حلا للتمكن من توفير أحكام للطلاب من أجل تحسين قدرتهم على قراءة القرآن.
أهداف هذا البحث هي: ١) معرفة تنفيذ برنامج تعليم القرآن في المعهد الجامعي بجامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج، ٢) معرفة تنفيذ برنامج تصحيح القرآن في المعهد الجامعي بجامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج، و٣) معرفة تحسن القدرة على قراءة القرآن لدى الطلاب في المعهد الجامعي بجامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج.
علاوة على ذلك، استخدم البحث نوعا من البحث النوعي الوصفي، وهو من خلال الذهاب مباشرة إلى الميدان للحصول على بيانات البحث التي يتم التحقق منها بعد ذلك للتأكد من صحة البيانات باستخدام تقنية التثليث، ثم تحليلها باستخدام نموذج من هوبارمان وميلز يتكون من تحديد البيانات وعرضها والاستنتاج منها.
النتائج التي تم الحصول عليها في هذا البحث هي: ١) يتكون تنفيذ برنامج تعليم القرآن في المعهد الجامعي بجامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج مهاد من عدة أنشطة، بما في ذلك اختبار تحديد المستوى في فصل تعليم القرآن، وتنفيذ تعليم القرآن، ومراقبته، وتنفيذ الاختبار النصفي والاختبار النهائي لتعليم القرآن، والعقاب. ٢) يتم تنفيذ برنامج تصحيح القرآن في المعهد الجامعي بجامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج الجامعة مهاد من قبل الطلاب الذين يودعون قراءاتهم القرآنية في المصحح أو المصححة للاستماع إلى القراءة. ٣) التحسن الذي حصل عليه الطلاب في قدرتهم على قراءة القرآن هو: أ. يتضمن برنامج تعليم القرآن زيادة في فهم علم التجويد، وزيادة في القدرة على قراءة القرآن مرتلا، وزيادة في فهم مضمون الآيات القرآنية. ب. يتضمن برنامج تصحيح القرآن زيادة تعويد قراءة القرآن، وزيادة الطلاقة، وزيادة تطبيق أحكام التجويد في قراءة القرآن
Evaluasi user experience aplikasi sistem penjaminan mutu internal UIN Malang menggunakan user experience questionnaire
Abstrak :
User experience bisa menjadi tolak ukur penerimaan pada suatu aplikasi. Pengukuran user experience bertujuan untuk memberikan suatu masukan dalam melakukan evaluasi untuk pengembangan, perbaikan, dan maintenance aplikasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berdasarkan tingkat user experience menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ). 6 aspek UEQ dipilih karena memiliki keunggulan dengan dibanding yang lain. Kepercayaan pengguna dapat menurun, bahkan menyebabkan frustrasi ketika seseorang pengguna mengalami kegagalan dalam pengalaman pengguna. Dikhawatirkan bahwa data yang dimasukkan ke dalam aplikasi SPMI tidak akurat atau terkesan asal-asalan. Hal ini berpotensi mempengaruhi evaluasi serta peningkatan setiap program studi. Penelitian ini dilakukan kepada admin SPMI dari masing-masing program studi di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Hasil pengukuran user experience dari aplikasi SPMI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan hasil evaluasi positif dengan kategori diatas rata-rata yaitu pada aspek perspicuity (1.712), dependability (1.470), dan stimulation (1.167), novelty (0,917). Sedangkan dari segi attractiveness (1,626) dan efficiency (1,864). Hasilnya termasuk dalam kategori baik, namun masih perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kualitas novelty untuk lebih berinovasi dalam pengembangannya.
Abtract:
User experience can be a measure of acceptance of an application. The user experience measurement aims to provide input in evaluating the development, improvement and maintenance of the UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Internal Quality Assurance System (SPMI) application based on the level of user experience using the User Experience Questionnaire (UEQ). 6 aspects of UEQ were chosen because they have advantages over the others. User trust can decrease, even lead to frustration when a user experiences a failure in the user experience. It is feared that the data entered into the SPMI application is inaccurate or seems perfunctory. This has the potential to affect the evaluation and improvement of each study program. This research was conducted to SPMI admins from each study program at UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. The results of measuring user experience from the SPMI application of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang showed positive evaluation results with categories above the average, namely in the aspects of perspicuity (1.712), dependability (1.470), and stimulation (1.167), novelty (0.917). Meanwhile, in terms of attractiveness (1.626) and efficiency (1.864). The results are included in the good category, but efforts still need to be made to improve the quality of the novelty to be more innovative in its development.
ملخص البحث:
يمكن أن تكون تجربة المستخدم معيارا للقبول في التطبيق. يهدف تقويم تجربة المستخدم إلى توفير الاقتراح في تقويم تطوير وتحسين وصيانة تطبيق نظام ضمان الجودة الداخلية (SPMI) بجامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج بناء على مستوى تجربة المستخدم باستخدام استبيان تجربة المستخد .(UEQ) ٦ جوانب من UEQ المختار لأن له مزايا من غيرها. يمكن أن تنخفض ثقة المستخدم، حتى أنها تسبب الإحباط عندما يواجه المستخدم فشلا في تجربة المستخدم. يخشى أن تكون البيانات المدخلة في تطبيق SPMI غير دقيقة أو تبدو روتينية. ولديه القدرة على تأثير التقويم وتنمية كل القسم. إجراء هذا البحث لمسؤولي SPMI من كل القسم في جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج. تدل نتائج تقويم تجربة المستخدم من تطبيق SPMI في جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج على أن نتائج تقويم إيجابية مع فئة أعلى من المتوسط في ناحية البصيرة (١٬٧١٢) وناحية الاعتماديه (١٬٤٧٠) وناحية التحفيز (١٬١٦٧) وناحية الجدة (٠٬٩١٧). حيث أن من ناحية الجاذبيه (١٬٦٢٦) وناحية الكفاءة (١٬٨٦٤). والنتائج في فئة الجيد، ولكن لا تزال هناك حاجة إلى بذل جهود لترقية جودة الجدة لزيادة الابتكار في تطويرها
Adab-Adab dalam Infak (Analisis Ayat-Ayat Sirr dan ‘Alâniyah Dalam Infak)
Rahmad Akbar (2020) : Adab-Adab dalam Infak (Analisis Ayat-Ayat Sirr dan ‘Alâniyah Dalam Infak)
Kata Kunci : Adab, Infak, Sirr, ‘Alâniyah.
Tesis ini membahas tentang adab-adab dalam infak berdasarkan penafsiranpenafsiran Ulama yang tafsir diantaranya adalah Syekh al-Alusi dalam tafsirnya Rûhu al-Ma’âni, Prof. Wahbah al-Zuhaily dalam tafsirnya al-Munîr, dan Ibnu ‘Âsyûr dalam tafsirnya al-Tahrîr wa al-Tanwîr. Diantara objek analisa dalam penulisan ini adalah ayat-ayat infak yang berafiliasi dengan kata-kata sirr dan „alâniyah. Adapun sebab yang melatarbelakangi penulis untuk mengakaji masalah ini adalah melihat fenomena-fenomena yang terjadi di zaman yang penuh dengan keterbukaan ini banyak diantara para munfiq (orang yang berinfak) yang terangterangan mempublikasikan pemberiannya tanpa memperhatikan keadaan, baik pada pihak yang diberikan maupun keadaan sosial setempat. Di samping itu, penulis melihat adanya pengulangan ayat-ayat infak yang bersanding dengan kata sirr dan „alâniyah dalam al-Qur‟an sebanyak empat kali yaitu pada Q.S. Al-Baqarah ayat 274, Q.S. al-Ra’du ayat 22, Q.S. Ibrahim ayat 3, Q.S. Fâthir ayat 29, dan satu ayat dengan penyandingan lafadz sirran dan jahran. Adanya pengulangan tersebut seperti menjadi pengkhususan untuk diperhatikan, sehingga amalan tersebut tidak tergelincir kedalam kehamapaan dan kesia-siaan. Faktor lainnya adalah ketertarikan penulis terhadap pernyataan Grand Syekh al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Thayyib ketika di rilis oleh Media al-Ahram pada 04 Mei 2019 yang melarang pengambilan foto (dengan media apapun) saat memberikan donasi, zakat, sedekah, atau layanan lainnya kepada mustahik, serta menegaskan untuk menjaga harga diri (wibawa) dan kemuliaan mereka, dan tidak menjadikan kaum fakir-miskin sebagai "Objek Dagang”. Penelitian ini merupakan library research dengan metode maudhû‟iy dan bersifat deskriptif serta melalui pendekatan analisis isi buku. Dari hasil pembahasan penulis,berinfak dengan di sembunyikan lebih diprioritaskan oleh mayoritas ulama dari pada menampilkannya dengan jika dalam konteks infak sunnah, namun jika infak wajib seperti zakat maka kebanyakan ulama lebih menganjurkan untuk ditampakkan. Walaupun ada di antara sebahagian dari ulama yang mengakaitkan penyembunyian pemberian itu jika tertuju kepada orang-orang faqir demi menjaga marwah dan martabat mereka. Kendatipun demikian, infak yang ditampakkan atau di sembunyikan keduanya memiliki ke istimewaan masing-masing. Diantara Manfaatnya adalah penerima infak akan merasa tetap terhormat dan terjaga kewibawaannya di hadapan orang lain jika infak tersebut disembunyikan. Dari sisi pemberi (munfiq) ia akan terpelihara dari unsur pamer dan riya’. Sedangkan keutamaan dan manfaat infak yang dipublikasikan adalah ia akan memperoleh pahala dan keteladanan dari orang yang menyaksikanny
Pengaruh Variasi Penyetelan Celah Katup Masuk Terhadap Prestasi Mesin dan Emisi Gas Buang pada Mesin Tipe G15A
Mekanisme katup adalah salah satu bagian terpenting dari motor 4 langkah. Untuk memaksimalkan kembali kerja mekanisme katup yang turun karena setelan katup tidak lagi seperti semula bisa diatasi dengan cara menyetel ulang kerenggangan celah katup tersebut sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi celah katup dan terhadap prestasi mesin dan emisi gas buang pada mesin tipe G15A. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode eksperimen dan merupakan penelitian kuantitatif, yaitu memaparkan secara jelas hasil eksperimen di laboratorium terhadap benda uji, kemudian analisis datanya menggunakan angka-angka. Pengambilan data penelitian ini dihasilkan dari pengukuran konsumsi bahan bakar premium, tekanan dalam silinder dan emisi gas buang pada mesin tipe G15A menggunakan celah katup dengan ukuran kerenggangan 0,10 mm, 0,15 mm, 0,20mm dan 0,25 mm pada putaran mesin 1000 Rpm, 1500 Rpm, 2000 Rpm, 2500 Rpm, 3000 Rpm dan 3500 Rpm dengan bahan bakar premium menggunakan Ron 86, selama 5 menit dan sebanyak 3 kali pengulangan
Sintesis dan karakterisasi zeolit Naa dari kaolin dan metakaolin sebagai adsorben logam tembaga (Cu), besi (Fe), dan timbal (Pb) pada limbah logam laboratorium
INDONESIA:
Zeolit NaA telah disintesis dari reaksi kaolin dengan NaOH; dan metakaolin dengan NaOH menggunakan metode hidrotermal. Metakaolin diperoleh dengan cara memanaskan kaolin pada suhu 650 oC selama 3 jam sesuai dengan analisis DTA/TGA. Sintesis zeolit NaA dilakukan dengan mereaksikan kaolin maupun metakaolin dengan NaOH kemudian diaduk selama 48 jam, selanjutnya dilakukan proses hidrotermal selama 48 jam pada temperatur 100 oC. Zeolit NaA hasil sintesis dianalisis menggunakan XRD Kaolin, zeolit NaA hasil sintesis dari kaolin dan metakaolin digunakan sebagai adsorben logam Cu, Fe, dan Pb pada limbah logam di laboratorium Kimia Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Masing-masing adsorben seberat 2 gram ditambahkan kedalam 50 mL limbah logam dan dishaker selama 90 menit dengan kecepatan 250 rpm. Kadar logam sebelum dan sesudah adsorpsi dianalisis menggunakan AAS.
Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa hasil sintesis zeolit NaA dari kaolin dan metakaolin masih bercampur dengan kaolin. Kemurnian zeolit NaA dari metakaolin lebih tinggi dibandingkan zeolit NaA dari kaolin. Selain itu kristalinitas zeolit NaA dari metakaolin lebih baik dibandingkan dengan zeolit NaA dari kaolin. Persentase penurunan konsentrasi logam Cu, Fe, dan Pb pada limbah logam laboratorium setelah diadsorpsi menggunakan kaolin berturut-turut sebesar 19, 55 %; 55,62 %; dan 22,49 %. Persentase penurunan konsentrasi logam Cu, Fe, dan Pb pada limbah logam laboratorium setelah diadsorpsi meggunakan zeolit NaA dari kaolin berturut-turut sebesar 9,55 %; 75,89 %; dan 39,45 %. Sementara Persentase penurunan konsentrasi logam Cu, Fe, dan Pb pada limbah logam laboratorium setelah diadsorpsi meggunakan zeolit NaA dari metakaolin berturut-turut sebesar 88,13 %; 93,82 %; dan 68,14%.
ENGLISH:
Zeolite NaA has been synthesized from the reaction of kaolin with NaOH; and metakaolin with NaOH by hydrothermal method. Metakaolin obtained by means of heat the kaolin at temperatures 650 oC for 3 hours in accordance with the analysis DTA/TGA. The conditions of the reaction of kaolin or metakaolin with NaOH made during the 48 hours stirring, and 48 hours during a hydrothermal time on temperature 100 °C. Zeolite NaA synthesis results were analysis using XRD. Kaolin, zeolite NaA from kaolin and metakaolin used as a metal Cu, Fe, and Pb adsorbent of metal waste in the laboratory at the State Islamic University of Maulana Malik Ibrahim Malang. Each 2 gram adsorbents added into 50 mL metal waste and was shaker 250 rpm for 90 minute. Concentration of metals determined by AAS
. XRD analysis results showed that the peak of zeolite NaA from metakaolin is much more than the peak of zeolite NaA from kaolin, indicates zeolite NaA from metakaolin purity is higher than zeolite NaA from kaolin. The peak zeolite NaA from metakaolin intensity is higher than zeolite NaA from kaolin, this initially that zeolite NaA from metakaolin crystallinity is better than zeolite NaA from kaolin. The percentage decrease in the concentration of Cu, Fe, and Pb in metals waste of laboratory after adsorption using kaolin in a row of 19, 55%; 55.62%; and 22.49%. The percentage decrease in the concentration of metals Cu, Fe, and Pb in metals waste of laboratory after adsorption using kaolin in a row of 9.55%; 75.89%; and 39.45%. While the percentage decrease in the concentration of metals Cu, Fe, and Pb in metals waste of laboratory after adsorption using kaolin in a row of 90,77%; 93.82%; and 68,14%
User Experience Evaluation of the Internal Quality Assurance System Application of UIN Malang Using the User Experience Questionnaire
User experience can be a measure of acceptance of an application. The user experience measurement aims to provide input in evaluating the development, improvement and maintenance of the UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Internal Quality Assurance System (SPMI) application based on the level of user experience using the User Experience Questionnaire (UEQ). 6 aspects of UEQ were chosen because they have advantages over the others. User trust can decrease, even lead to frustration when a user experiences a failure in the user experience. It is feared that the data entered into the SPMI application is inaccurate or seems perfunctory. This has the potential to affect the evaluation and improvement of each study program. This research was conducted to SPMI admins from each study program at UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. The results of measuring user experience from the SPMI application of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang showed positive evaluation results with categories above the average, namely in the aspects of perspicuity (1.712), dependability (1.470), and stimulation (1.167), novelty (0.917). Meanwhile, in terms of attractiveness (1.626) and efficiency (1.864). The results are included in the good category, but efforts still need to be made to improve the quality of the novelty to be more innovative in its development
- …
