53 research outputs found

    EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK DI DESA LILLI KECAMATAN MATANGNGA KABUPATEN POLEWALI MANDAR

    No full text
    ALMA, 2021 ” Efektivitas Pelayanan Publik Di Desa Lilli Kecamatan    Matangnga Kabupaten Polewali  Mandar.” Di bimbing oleh Bapak Mahyuddin Ibrahim selaku Pembimbing I dan Bapak Abd. Asis selaku pembimbing II.Tujuan dalam penelitian ini adalah mengenai Efektivitas Pelayanan Publik di Desa Lilli Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali  Mandar, adapun sub masalah dalam penelitian ini, yaitu 1. Bagaimana efektivitas pelayanan publik di desa lilli kecamatan matangnga kabupaten polewali mandar?, 2. Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi pelayanan di kantor Desa Lilli Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali Mandar Sudah Efektif Dan Efisien?Jenis Penelitian ini tergolong dalam penelitian kualitatif .Adapun sumber data yang digunakan yaitu hasil wawancara dengan pegawai di Desa Lilli Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali  Mandar dan masyarakat, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, serta berbagai literatur yang berhubungan dengan pelayanan publik. Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah Klasifikasi data/kategori data, Reduksi data dan Editing data.Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Kinerja Pelayanan di Desa Lilli Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali  Mandar belum memenuhi empat indikator yang digunakan oleh peneliti. Indikator-indikator tersebut mengacu pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pelayanan publik. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pelayanan di Desa Lilli Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali  Mandar antara lain: 1) Faktor jaringan, 2) Faktor Kesadaran Masyarakat,3) Faktor Sarana dan Prasarana, 4) Faktor Anggaran.Implikasi dalam penelitian ini adalah Desa Lilli Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali  Mandar perlu untuk meningkatkan kualitas kinerja pelayanannya dan juga fasilitas-fasilitas yang disediakan agar masyarakat merasa nyaman. Kata kunci : Efektifitas dan pelayanan publi

    Wild speculations on the missing flight MH370: balancing online expression and content regulation in Malaysia / Mahyuddin Daud

    No full text
    A recent incident on disappearance of Malaysia Airlines (MAS) flight MH370 has broken billion hearts of people around the world. Joint international investigations have confirmed that the flight has ended in the middle of South Indian Ocean. However, till the day this work is written, no sign of wreckage, dead bodies or any shred of evidence could be found to provide an answer thus inviting wild speculations to the incident. Wild speculations on plane hijacking, suicide, terrorism acts and more can easily be found online despite threats by the authorities not to speculate. In this regard, the author recalls the right to freedom of expression (FOE) - which has been long recognised by international treaties. Accordingly, FOE has been expanded to include online expressions. New technology allows Internet content to be created without the need for approval from an editor – like in print media. This could invite creation of problematic content (such as speculations on MH370) and often led to intermediary liability of webmasters and service providers. Therefore, this paper seeks to address on 3 significant points. Firstly, a brief problem statement on MH370 incident and surrounding legal risks caused by wild speculations shall be addressed. Secondly, the author will discuss current legal positions on digital right to FOE vis-a-vis Internet content regulation in Malaysia focusing on online speculations. Finally, the author will provide suggestions to balance between rights to digital expression and Internet content regulation with the view on minimising online risks to netizens

    Wajar warta sesat

    No full text
    Tindakan mewartakan ajaran Raja Bomoh, Ibrahim Mat Zin sebagai ajaran sesat adalah wajar dan sepatutnya sudah lama kerana ia memberi kesan negatif kepada Islam, kata Pengarah Pusat Islam dan Pembangunan Insan Universiti Malaysia Pahang (UMP), Dr Mahyuddin Ismail

    Pendidikan Karakter Dalam Doa Nabi Ibrahim (Telaah Tafsir Al-Azhar, Al-Misbah dan Ibnu Katsir)

    No full text
    Warsito: Pendidikan Karakter Dalam Doa Nabi Ibrahim (Telaah Tafsir Al-Azhar, Al-Misbah dan Ibnu Katsir). Tesis, di bawah bimbingan I: Prof. Dr. H. Mahyuddin Barni, M.Ag dan II: Prof. Dr. Kamrani Buseri, MA, pada Pascasarjana IAIN Antasari Banjarmasin, 2015 Kata Kunci: Pendidikan, Karakter, Ibrahim Pendidikan umumnya bertujuan sangat mulia, yaitu membentuk manusia menjadi pribadi yang kuat, berkarakter khas,dan sekian banyak tujuan yang lainnya. Al-Qur’an adalah kitab pembangun dan pendidik karena dalam al-Qur’an berisikan keyakinan (Aqidah), bagian Syari’ah (aturan-aturan hukum dan muamalah), dan bagian Akhlak (karakter), salah satunya adalah didalamnya cerita tentang nabi Allah, yaitu Ibrahim secara khusus dicatat sebagai kekasih Allah dan sahabat Allah. Ibrahim juga disebut Abul Anbiya sekaligus telah diabadikan dalam al-Qur’an sebanyak 69 kali dan menjadi nama surah yang ke-14, yang memuat tentang doa beliau. Berawal dari latar belakang tersebut, maka penulis ingin mengkaji pendidikan karakter yang terdapat dalam Nabi Ibrahim berdasarkan pendapat Tafsir al-Azhar, al-Misbah, dan Ibnu Katsir. Jenis penelitian tesis ini adalah library research. Data primernya adalah 7 doa yang tercantum dalam surah Ibrahim ayat 35-41 berdasarkan Tafsir al-Misbah karya Quraisy Syihab, Tafsir al- Azhar karangan Buya Hamka, dan Tafsir Ibnu Katsir karangan Abul Fida’, Imaduddin Ismail bin Umar bin Katsir al-Qurasyi al-Bushrawi ad-Dimasyqi atau yang dikenal dengan Ibnu Katsir. Sedangkan data sekundernya berupa tulisan tokoh atau orang lain yang secara langsung dan tidak langsung membahas pendidikan karakter serta buku-buku yang relevan. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik yaitu mengumpulkan, menganalisa dari pendapat ahli tafsir atau pemaparan tentang pendapat ahli tafsir tentang kajian yang terdapat pada doa-doa Nabi Ibrahim serta hubungannya dengan pendidikan karakter masa kini serta menganalisanya dengan menggunakan teori yang ada. Hasil kajian pustaka ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter dalam doa Nabi Ibrahim menurut tafsir al-Azhar, al-Misbah dan Ibnu Katsir adalah menciptakan lingkungan yang damai, aman dan sentosa, membangun fondasi akidah kokoh dan kuat yang akhirnya tidak tergoyahkan, membangun komunikasi dengan Allah melalui sholat dalam setiap waktu, visioner, empati dan peduli terhadap regenerasi serta membangun karakter berterimakasih kepada siapapun dan dalam bentuk apapun kepada Allah dari segala macam anugerah dan nikmat

    Analisis Akurasi Pengenalan Wajah Menggunakan Algoritma Viola Jones dan Modified Self Organizing Map

    No full text
    This study aims to determine the effect of face recognition method with Viola-Jones algorithm and cosine similarity method in determining initial weights and cluster formation on SOM networks to improve the accuracy of learning self-organizing map (SOM) networks for face recognition. The data used for this research is face images taken from internet pages with the address: https://cswww.essex.ac.uk/mv/all-faces/faces94. html, with an image size of 180 pixels x 200 pixel.The images studied were 1000 images with a total of 50 types of facial images and a sample of 20 images for each face. The comparison between training images and test images is 60:40. Where training images are 600 images and 400 testing images. Face recognition using the SOM method obtained an accuracy of 90% for the network training process and a network testing process of 87.75%. Whereas for facial recognition using modified SOM, the results of facial recognition were 95.67% for the network training process and 94% for the network testing process. The results show that the process of facial recognition using the Modified SOM method has a good percentage of accuracy for facial recognition.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode pengenalan wajah dengan algoritma Viola-Jones dan metode cosine similarity dalam penentuan bobot awal serta pembentukan cluster pada jaringan SOM, sehingga mampu meningkatkan akurasi pembelajaran jaringan self organizing map (SOM) untuk pengenalan wajah. Data yang digunakan untuk keperluan penelitian ini berupa citra wajah yang diambil dari laman internet dengan ukuran citra sebesar 180 pixel x 200 pixel. Citra yang diteliti sebanyak 1000 citra dengan jumlah 50 jenis citra wajah dan sampel sebanyak 20 citra untuk setiap wajah. Perbandingan antara citra latih dan citra uji sebesar 60:40. Dimana citra latih yang digunakan sebanyak 600 citra dan citra uji sebanyak 400 citra. Pengenalan wajah menggunakan metode SOM memperoleh akurasi sebesar 90% untuk proses pelatihan jaringan dan proses pengujian jaringan sebesar 87.75%. Sedangkan untuk pengenalan wajah menggunakan modified SOM memperoleh hasil pengenalan wajah sebesar 95,67% untuk proses pelatihan jaringan dan 94% untuk proses pengujian jaringan. Dapat disimpulkan bahwa proses pengenalan wajah menggunakan metode Modified SOM memiliki pengaruh persentasi akurasi yang baik untuk pengenalanwajah.72 HalamanTesis Magiste

    180 Sifat Tercela dan Terpuji

    No full text

    180 sifat tercela dan terpuji

    No full text
    xvi+179hlm.;21c

    Islamisation or Malaynisation? : a study on the role of Islamic law in the economic development of Malaysia : 1969-1993

    No full text
    The thesis examines the role of Islam and Shariah (Islamic law) in the economic development of Malaysia and it rejects the assumption that Islam and Shariah inhibit economic development. In contemporary Malaysia, there are two 'policies' adopted by the Government. Firstly, 'Islamisation' which is for the advancement of Islamic law and institution building. Secondly, 'Malaynisation' which promotes the socio-economic development of the Malay ethnic group. The study adopts a holistic approach which covers the political economy of law in Malaysia. The thesis explores the relationship between the two policies considering in particular whether they are essentially the same. The study covers the pre-colonial, colonial and post-colonial periods although the focus is on the post-1969 period which involved the application of the New Economic Policy (NEP). The NEP was a pro-Malay Policy to rectif,' the economic imbalance of the Malays vis-à-vis other communities. Therefore, the focus of this thesis is on the Malay- Muslim population of Peninsular Malaysia who form the bulk of the Bumiputera (indigenous people). Two Bum iputera and Islamic organisations, Bank Islam (BIIMB) and Tabung Haji (TH) as well as the Bumiputera unit trust scheme, Amanah Saham Nasional (ASN) are used as the case studies. Their establishment, structure and organisation are examined. There is a specific focus on the extent to which they are examples of Islamisation or Malaynisation. It is clear that in contemporary Malaysia, Islam and Shariah are being used by the Government to promote economic development. Islamic values have been used to further Malay economic participation in the commercial sector. As a consequence, the economic position of many Malay-Muslims has greatly improved. However, the Government position is questioned by the Islamic opposition who say that the Islamisation policy in many respects is either contrary to Islam or merely cosmetic, and want a 'pure' Islamic approach. The thesis therefore involves a critical examination of the perspectives of both the Government and the Islamic opposition
    corecore