2,420 research outputs found
Analisa Penataan Parkir On Street Terhadap Kelancaran Lalu Lintas Di Jalan Iskandar Muda-Pabrik Es Kota Langsa
Kawasan perdagangan merupakan salah satu aset berharga yang berfungsi sebagai sumber pendapatan daerah baik pendapatan dari retribusi pasar maupun dari pendapatan parkirnya. Saat ini belum tersedia penataan parkir di wilayah pertokoan umum berlokasi di Jalan Iskandar Muda-Jalan Pabrik Es Kota Langsa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik parker dan apakah perlu dilakukan penataan ulang agar tidak terjadi peningkatan jumlah kendaraan dilokasi tersebut. Penelitian ini memfokuskan pada masalah kemacetan lalu lintas yang terjadi di Jalan Iskandar Muda – Jalan Pabrik Es yang berhubungan dengan parkir badan jalan (on street parking) dengan mengamati semua jenis kendaraan juga meliputi kendaraan ringan dan sepeda motor. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa parkir dibadan jalan mempengaruhi tingginya volume parkir disepanjang Jalan Iskandar Muda-Pabrik Es. Volume parkir tertinggi pada Jalan Iskandar Muda terdapat pada hari Sabtu 24 Desember 2022 mencapai 515 unit kendaraan yang parker. Pada Jalan Pabrik Es di hari Sabtu, Desember 2022 mencapai 473 unit kendaraan yang parkir. sedangkan volume parkir yang paling rendah pada Jalan Iskandar Muda hari Selasa 20 Desember 2022, yaitu 394 unit kendaraan yang parkir, dan pada Jalan Pabrik Es terdapat pada hari Kamis mencapai 437 unit kendaraan
Analisis Pengaruh Pelebaran Jalan Terhadap Kapasitan Jalan ( Studi Kasus : Jalan Iskandar Muda, Desa Punge Jurong, Kec. Meuraxa Kota Banda Aceh)
Kota Banda Aceh adalah ibu kota provinsi Aceh yang menjadi pusat kegiatan ekonomi, politik, sosial dan budaya yang mengakibatkan banyaknya aktivitas kegiatan yang dilakukan sedangkan kapasitas dan kinerja jalan yang menampung arus kendaraan semakin terbatas khususnya di Jalan Iskandar Muda, desa Punge Jurong yang memiliki peran penting sebagai akses utama jalan raya yang menyebabkan kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perubahan kapasitas ruas jalan di Jalan Iskandar Muda dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelebaran jalan terhadap peningkatan kapasitas diarea tersebut. Metode yang digunakan adalah Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Untuk mendapatkan gambaran tentang kecepatan arus bebas, kapasitas dan hambatan samping dilakukan pengambilan data primer dan sekunder. Hasil pengamatan geometrik Jalan Iskandar Muda desa Punge Jurong kecamatan Meuraxa kota Banda Aceh diketahui bertipe jalan empat lajur dua arah dengan lebar penampang melintang jalan adalah 15,00 m. Dengan lebar masing-masing jalur 7,50 m. Untuk ukuran bahu jalan yaitu sebesar 2,50 m. Volume lalu lintas puncak dari tiga hari pengamatan pada ruas jalan Iskandar Muda yaitu pada hari Minggu 12 Mei 2024 sebesar 1174 smp/jam dan hari Sabtu 11 Mei sebesar 1033 smp/jam serta hari Senin 06 Mei 2024 sebesar 1060 smp/jam. Hasil tersebut membuktikan bahwa untuk tingkat pelayanan tertinggi berdasarkan indicator derajat kejenuhan dapat digolongkan pada kelas B dengan derajat kejenuhan untuk jam puncak dari tiga hari pengamatan yaitu DS = 0,37. Pelebaran jalan tersebut memberikan pengaruh positif, yaitu meningkatkan kapasitas ruas jalan yang berarti melancarkan gerakan arus lalu lintas pada ruas jalan tersebut
Kontinjen UMPSA tampil bergaya semarakkan Sambutan Hari Kebangsaan Ke-68 Peringkat Negeri Pahang
KUANTAN, 31 Ogos 2025 – Kontinjen Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) tampil bergaya dalam perbarisan bagi menyemarakkan Majlis Sambutan Hari Kebangsaan Ke-68 Peringkat Negeri Pahang yang berlangsung di Kuantan dan Pekan.
Kontinjen UMPSA disertai seramai 62 orang staf dan tiga orang pelajar yang diketuai oleh staf Bahagian Keselamatan, Mohammad Hafizi Ali di Kuantan dan Abd Halim Othman di Pekan.
Majlis menyaksikan Kebawah Duli Paduka Baginda Sultan Pahang Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah Ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah bersama Kebawah Duli Paduka Baginda Tengku Ampuan Pahang Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah binti Almarhum Sultan Iskandar Al-Haj serta Kebawah Duli Paduka Mulia Tengku Mahkota Pahang Tengku Hassanal Ibrahim Alam Shah Ibni Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah berkenan berangkat ke Majlis Sambutan Hari Kebangsaan Ke-68 Peringkat Negeri Pahang di Padang MBK 1
Potential Analysis of Thunderstorm Occurrence Using SWEAT Method at Meteorology Station Sultan Iskandar Muda
Salah satu hal penting dalam mengutamakan keselamatan penerbangan ialah informasi meteorologi yang tepat dan akurat terutama mengenai kondisi cuaca buruk seperti thunderstorm. Oleh karena itu, perlu dilakukan prakiraan potensi terjadinya thunderstorm, sehingga pihak maskapai penerbangan dapat menyesuaikan prosedur keselamatan baik pada saat take off, on the route, maupun landing. Pada penelitian ini dilakukan analisis data radiosonde pada 2 (dua) musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan untuk memprakirakan potensi terjadinya thunderstorm selama periode April-Desember 2016 dan Januari-Maret 2017. Data radiosonde tersebut diperoleh dari Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda yang telah diukur setiap dua kali dalam satu hari. Waktu pengukurannya ialah pada pukul 00Z dan pukul 12Z. Dengan menggunakan Software Rawinsonde Observation (RAOB) versi 5.7, dilakukan pengolahan data radiosonde sehingga diperoleh informasi parameter atmosfer seperti temperatur, titik embun, dan kecepatan angin. Parameter atmosfer tersebut dapat digunakan untuk memprakirakan potensi terjadinya thunderstorm selama dua belas jam kedepan, yaitu dengan menggunakan metode SWEAT (Severe Weather Threat) sehingga diperoleh SWEAT Indeks untuk setiap pengukuran radiosonde. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui SWEAT Indeks untuk wilayah Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda berkisar antara 39,8 - 355,4. Hasil analisis metode SWEAT diverifikasi dengan data aktual (data synop) yang diamati di Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda dan diketahui persentase kesesuaian antara data prakiraan dengan kondisi aktual yaitu 58,62-66,67%.One of the most important things in aviation safety is the accurate information of meteorology especially on bad weather conditions as thunderstorm. Therefore, need to forecast about potential occurrence of thunderstorm, so the airlines can adjust safety aviation when take of, an the route, and landing. In this research was analysis of radiosonde data has been done on two monsoon, they are summer and winter to forecast potential occurrence of thunderstorm since period April-December 2016 and January-March 2017. The radiosonde data was got from Meteorological Station of Sultan Iskandar Muda that had been measured every two times a day. The measuring time is 00Z and 12Z. Radiosonde data is processed by Software Rawinsonde Observation (RAOB) versi 5.7 until get information about the atmosphere parameters such as temperature, dew point, and wind speed. The atmosphere parameters can be used to forecast the potential occurrence of thunderstorm for the next twelve hours, using SWEAT (Severe Weather Threat) method until get SWEAT Index for every radiosonde measurement. Based on the research that has been done, the range of SWEAT Index for Meteorological Station of Sultan Iskandar Muda area is about 39,8 - 355,4. The result of analysis SWEAT method verified with the actual data (synop data) that is observed at Meteorological Station of Sultan Iskandar Muda and get the suitability of persentase between forecast data with actual condition is 58,62% - 66, 67%.Keyword: Thunderstorm, SWEAT Method, SWEAT Index, Synop Data, MeteorologicalREFERENCEBudiarti, M., Muslim, M., dan Ilhamsyah, Y. 2012. Studi Indeks Stabilitas Udara Terhadap Prediksi Kejadian Badai Guntur (Thunderstorm) di Wilayah Stasiun Meteorologi Cengkareng Banten. Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol. 13 No. 2 tahun 2012 : 111-117.Duhah, S., Andrius, dan Tauladani, R. 2010. Penggunaan Metode SWEAT Untuk Perkiraan Kejadian Badai Guntur di Atas Kota Pekanbaru Pada Bulan Oktober Hingga November 2009. Jurnal Photon Vol. 1 No. 1.Fadholi, A. 2012. Analisa Kondisi Atmosfer pada Kejadian Cuaca Ekstrem Hujan Es (Hail). Jurnal Ilmu Fisika Indonesia Volume 1 Nomor 2 (D).Fitrianti, N., Fauziyah, A. R., dan Fadila, R. 2015. Analisa Pola Hidup dan Spasial Awan Cumulonimbus Menggunakan Citra Radar (Studi Kasus Wilayah Bima Bulan Januari 2015). Jurnal Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Vol. 2 No. 2 Juni 2015.Khairatih, I. 2015. Kaitan Jumlah Sambaran Petir dan Curah Hujan di Provinsi Aceh. Universitas Syiah Kuala : Tugas Akhir.Mayangwulan, D., Wiratmo, J., dan Siregar, P. M. 2011. Potensi Kejadian Badai Guntur Berdasarkan Parameter Kelembapan, Labilitas Udara, dan Mekanisme Pengangkatan (Studi Kasus: di Bandar Udara Frans Kaisiepo Biak). Jurnal Sains Dirgantara Vol.8 No.2 Juni 2011 : 139-156.Miller, R. C. 1972. Notes On Analysis and Severe - Storm Forecasting Procedures of the Air Force Global Weather Central : Technical Report 200 (Rev).Noviani, R. M. 2015. Analisis Potensi Kejadian Badai Guntur. Institut Pertanian Bogor : Skripsi. Novianti, D., Anjani, D., dan Hernaeny, U. 2015. Analisis Indeks Kejadian Badai Guntur di Stasiun Meteorologi Cengkareng Dengan Metode RAPID MINER dan FUZZY LOGIC guna Keselamatan Penerbangan. STMIK AMIKOM Yogyakarta.Sadek, O. S. Ahmed, M. A. 2015. Meteorological Indices Approach for Prediction of Thunderstorm Probability at Two Coastal Sites in Egypt.Septiadi, D., Hadi, S., dan Tjasyono, B. 2011. Karakteristik Petir dari Awan ke Bumi dan Hubungannya dengan Curah Hujan. Jurnal Sains Dirgantara Vol. 8 No.2 Juni 2011 : 129-13
Implementasi Pendidikan Multikultural di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda
Multikultural education can simply be interpreted as a process of community
development so that they have knowledge and are able to be adaptive in the midst of a
diverse society. The main goal of multikultural education is to create multikultural
awareness in every child which in the end will be able to create social conditions based
on equal rights and respect for each group. In this paper, the author uses a qualitative
research method because this method uses data taken through observation,
documentation and interviews with school principals, teachers and students at the Sultan
Iskandar Muda College Foundation (YPSIM). To review this paper, the author uses the
theory of social interaction and multikultural education. According to Banks,
Multikultural Education is an idea, an educational reform movement and a process.
Thus, the results of the research in this paper, found that the Sultan Iskandar Muda
Education Foundation (YPSIM) has implemented multikultural education, as seen from
the integration of Multikultural Education in Religious Subjects, schools also make
facilities through the provision of houses of worship for each religion in schools, To
further strengthen the application of multikultural education in religious lessons, the
teachers create a Mutual Class program which is attended by all students, besides that
the college also celebrates Religious Holidays for all students which in its
implementation involves all students which aims to make the interaction of school
residents more intimate. and lead to mutual understanding.Pendidikan multikultural secara sederhana bisa diartikan sebagai proses
pengembangan masyarakat agar mempunyai pengetahuan dan mampu bersikap adaptif
di tengah-tengah masyarakat yang beragam. Tujuan utama pendidikan multikultural
adalah menciptakan kesadaran mulitkultur pada setiap anak yang pada akhirnya akan
mampu menciptakan kondisi sosial yang berasaskan persamaan hak dan penghargaan
bagi setiap kelompok. Dalam tulisan ini, penulis menggunakan metode penelitian
kualitatif karena metode ini menggunakan data yang diambil melalui observasi,
dokumentasi dan wawancara terhadap kepala sekolah, gur-guru dan siswa di Yayasan
Perguruan Sultan Iskandar muda (YPSIM). Untuk mengkaji tulisan ini, penulis
menggunakan teori interaksi sosial dan pendidikan multikultural. Menurut Banks
Pendidikan Multikultural merupakan ide, sebuah gerakan reformasi pendidikan dan
proses. Dengan demikian, hasil penelitian dalam tulisan ini, menemukan bahwa
Yayasan Perguruan Sultan Iskandar muda (YPSIM)sudah melaksanakan pendidikan
yang multikultural, terlihat dari pengintegrasian Pendidikam Multikultural dalam Mata
Pelajaran Agama, sekolah juga membuat fasilitas melalui penyediaan Rumah Ibadah
Masing-Masing agama di Sekolah, untuk semakin memperkuat penerapan pendidikan
multikultural dalam pelajaran agama, para guru membuat program Kelas Kebersamaan
yang diikuti seluruh siswa-siswi, selain itu perguruan juga merayakan Hari-Hari Besar
Keagamaan seluruh siswa yang dalam pelaksanaanya melibatkan seluruh siswa yang
bertujuan untuk membuat interaksi penghuni sekolah semakin akrab dan bermuara pada
pemahaman satu sama lain.155 HalamanSkripsi Sarjan
Implementasi Pendidikan Multikultural di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda
Multikultural education can simply be interpreted as a process of community
development so that they have knowledge and are able to be adaptive in the midst of a
diverse society. The main goal of multikultural education is to create multikultural
awareness in every child which in the end will be able to create social conditions based
on equal rights and respect for each group. In this paper, the author uses a qualitative
research method because this method uses data taken through observation,
documentation and interviews with school principals, teachers and students at the Sultan
Iskandar Muda College Foundation (YPSIM). To review this paper, the author uses the
theory of social interaction and multikultural education. According to Banks,
Multikultural Education is an idea, an educational reform movement and a process.
Thus, the results of the research in this paper, found that the Sultan Iskandar Muda
Education Foundation (YPSIM) has implemented multikultural education, as seen from
the integration of Multikultural Education in Religious Subjects, schools also make
facilities through the provision of houses of worship for each religion in schools, To
further strengthen the application of multikultural education in religious lessons, the
teachers create a Mutual Class program which is attended by all students, besides that
the college also celebrates Religious Holidays for all students which in its
implementation involves all students which aims to make the interaction of school
residents more intimate. and lead to mutual understanding.Pendidikan multikultural secara sederhana bisa diartikan sebagai proses
pengembangan masyarakat agar mempunyai pengetahuan dan mampu bersikap adaptif
di tengah-tengah masyarakat yang beragam. Tujuan utama pendidikan multikultural
adalah menciptakan kesadaran mulitkultur pada setiap anak yang pada akhirnya akan
mampu menciptakan kondisi sosial yang berasaskan persamaan hak dan penghargaan
bagi setiap kelompok. Dalam tulisan ini, penulis menggunakan metode penelitian
kualitatif karena metode ini menggunakan data yang diambil melalui observasi,
dokumentasi dan wawancara terhadap kepala sekolah, gur-guru dan siswa di Yayasan
Perguruan Sultan Iskandar muda (YPSIM). Untuk mengkaji tulisan ini, penulis
menggunakan teori interaksi sosial dan pendidikan multikultural. Menurut Banks
Pendidikan Multikultural merupakan ide, sebuah gerakan reformasi pendidikan dan
proses. Dengan demikian, hasil penelitian dalam tulisan ini, menemukan bahwa
Yayasan Perguruan Sultan Iskandar muda (YPSIM)sudah melaksanakan pendidikan
yang multikultural, terlihat dari pengintegrasian Pendidikam Multikultural dalam Mata
Pelajaran Agama, sekolah juga membuat fasilitas melalui penyediaan Rumah Ibadah
Masing-Masing agama di Sekolah, untuk semakin memperkuat penerapan pendidikan
multikultural dalam pelajaran agama, para guru membuat program Kelas Kebersamaan
yang diikuti seluruh siswa-siswi, selain itu perguruan juga merayakan Hari-Hari Besar
Keagamaan seluruh siswa yang dalam pelaksanaanya melibatkan seluruh siswa yang
bertujuan untuk membuat interaksi penghuni sekolah semakin akrab dan bermuara pada
pemahaman satu sama lain.154 HalamanSkripsi Sarjan
KH. Iskandar Umar Abdullatif: pembentuk karakter islami pada masyarakat Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo tahun 1985-2010.
Fokus permasalahannya adalah yang pertama bagaimana proses pembentukan karakter menurut perspektif Islam?, Kedua bagaimana biografi KH. Iskandar Umar Abdullatif dan sejarah perkembangan pondok pesantren “Darul Falah”?, Ketiga bagaimana kiat-kiat yang dilakukan kiai Iskandar dalam membentuk karakter masyarakat kecamatan krian?. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan historis deskriptif, di mana penulis berupaya untuk mendeskripsikan seperti apa biografi dari KH. Iskandar Umar Abdullatif dari mulai di mana dia dilahirkan, masa pendidikan di pesantren sampai akhirnya mendirikan pondok pesantren “Darul Falah” di Ds. Sidorejo Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo. Hasil dari penelitian ini adalah yang pertama Karakter masyarakat Krian sebelum masa keberadaan pondok masih jauh dari gambaran karakter masyarakat yang Islami. Kedua KH. Iskandar Umar Abdullatif dilahirkan pada hari Kamis 1 Ramadhan atau 10 November 1956 di Sidorejo Krian Sidoarjo dan wafat pada hari Minggu 19 September 2010 dimakamkan di komplek pesantren “Darul Falah” Pusat Krian Sidoarjo. Ia bersama istrinya yakni Ibu Nyai Umi Habibah merupakan pendiri dari Pondok Pesantren “Darul Falah”. Ketiga adalah pondok pesantren “Darul Falah” berdiri pada tahun 1985 atas dasar kepedulian KH. Iskandar Umar pada kondisi masyarakat Sidorejo yang jauh akan ilmu agama
Dakwah KH. Noer Muhammad Iskandar (studi metode dan media dakwah)
Penelitian yang berjudul Dakwah KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ (Studi Metode dan Media Dakwah), merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Peneliti menggunakan beberapa metode dalam pengumpulan data diantaranya metode wawancara, metode observasi dan metode dokumentasi. Metode-metode tersebut digunakan untuk menjawab rumusan masalah yang telah peneliti rumuskan, yaitu:
1. Apakah metode yang digunakan KH. Noer Muhammad Iskandar dalam berdakwah?
2. Media dakwah apakah yang digunakan KH. Noer Muhammad Iskandar?
Sebagai seorang ulama yang mengalami transformasi dua generasi, yakni salaf dan modern beliau berupaya menggabungkan kedua generasi tersebut. Hal ini dapat dilihat dari sistem pengajaran di Pesantren Ash-Shiddiqiyyah yang tidak hanya mengajarkan kitab-kitab klasik (salaf) namun juga mengajarkan ilmu-ilmu modern (formal) di sekolah formal yang berada di bawah naungan pesantren Ash-Shiddiqiyyah.
Kiai Noer Muhammad Iskandar juga sosok ulama yang lahir dari keluarga yang kental dengan tradisi pesantren salaf (klasik). Beliau juga memegang prinsip al-muhafadloh bi al-qadim al-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah (menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik).
Adapun hasil penelitian ini adalah Pertama, dalam berdakwah KH. Noer Muhammad Iskandar menggunakan metode ceramah, metode bandongan, metode keteladanan dan metode tanya jawab. KH. Noer Muhammad Iskandar menggunakan metode itu dengan harapan dakwah beliau bisa diterima oleh mad’u dengan baik. Kedua, media dakwah yang KH. Noer Muhammad Iskandar gunakan adalah media auditif, media lisan, media lingkungan keluarga, peringatan hari besar Islam, organisasi Islam dan lembaga pendidikan. Semua itu dilakukan agar materi-materi dakwah dapat tersampaikan dengan baik dan diterima mad’u dengan mudah.
Sedangkan dalam hal analisis data peneliti menggunakan metode analisis data kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan analisis data-data yang telah tersaji secara keseluruhan. Selain itu peneliti di sini menitikberatkan kepada observasi dan suasana alamiah (naturalistik setting) yang membuat kategori perilaku dan mengamati segala yang terjadi di lapangan
Rantai Pasok Perikanan Tuna dan Cakalang (Studi Kasus PPS Nizam Zachman dan PPS Kendari).
Komoditas tuna dan cakalang merupakan ikan yang memiliki nilai
ekonomis tinggi dan sangat penting untuk perekonomian daerah maupun nasional.
Pentingnya perikanan komoditas ikan utama sebagai hasil tangkapan ikan (HTI)
adalah karena tingginya permintaan dan nilai ekonomis, sehingga membutuhkan
manajemen rantai pasok yang tepat agar ikan sampai ke tangan konsumen
berkualitas baik. Rantai pasok yang baik pada ikan komoditas tuna dan cakalang
diharapkan mampu meningkatkan kinerja rantai pasok pada setiap pihak yang
terlibat, khususnya meningkatkan posisi tawar nelayan sebagai produsen utama
agar lebih terlibat dalam penentuan harga dan pemasaran ikan.
PPSNZJ adalah pelabuhan perikanan terbesar Indonesia terletak di wilayah
Teluk Jakarta (PPSNZJ, 2016). Total produksi ikan PPSNZJ pada tahun 2015
adalah sebesar 187.520 ton atau 513,8 ton/hari. Produksi ikan sebanyak 99.672
ton atau 53% disalurkan ke PPSNZJ lewat jalur darat, sedangkan ikan yang masuk
dari hasil laut adalah sebesar 87.848 ton atau 47% dari total produksi. Dominasi
pasokan hasil tangkapan ikan (HTI) yang dikirim dari jalur darat disebabkan
karena PPSNZJ sebagai pusat pendaratan ikan di Indonesia dengan permintaan
HTI yang paling tinggi, untuk tujuan pemasaran lokal maupun ekspor.
PPS Kendari merupakan pusat industri perikanan terpadu dikawasan timur
Indonesia dan khususnya di Sulawesi Tenggara. Total produksi ikan tuna dan
cakalang PPS Kendari pada tahun 2015 adalah sebesar 4.959,433 ton/tahun atau
13,587 ton/hari. Produksi ikan tuna dan cakalang PPS Kendari seluruhnya masuk
lewat jalur laut. Dominasi pasokan hasil tangkapan ikan (HTI) yang dikirim dari
jalur laut disebabkan karena PPS Kendari sebagai pusat pendaratan ikan di
Indonesia Timur dengan produksi HTI yang tinggi, untuk tujuan pemasaran lokal
maupun ekspor.
Penelitian ini mendeskripsikan komoditas ikan utama dan pengelolaan
rantai pasok, mengkaji kinerja pengelolaan rantai pasok perikanan komoditas ikan
utama di pelabuhan PPSNZJ sebagai pusat pendaratan ikan terbesar di Indonesia
pusat pendaratan ikan di Indonesia Bagian Barat dan PPS Kendari sebagai pusat
pendaratan ikan di Indonesia Timur berdasarkan data statistik produksi,
permintaan, distribusi, dan pemasaran hasil tangkapan. Selanjutnya merumuskan
strategi pengelolaan untuk meningkatkan kinerja rantai pasok perikanan. Analisis
data untuk mengukur kinerja menggunakan metode SCOR untuk memperoleh
nilai kinerja rantai pasok. Strategi pengembangan rantai pasok dibuat dengan
menggunakan metode SWOT. Sasaran manajemen rantai pasok produk perikanan
komoditas ikan utama adalah terciptanya strategi rantai pasok yang memenuhi
kebutuhan dan keinginan pelanggan serta memudahkan integrasi penuh dan tanpa
batas antar-anggota perusahaan.
Komoditas ikan utama PPS Nizam Zachman dan Kendari menurut data
statistik yang diterbitkan tahun 2016 berdasarkan volume dan nilai hasil
tangkapan yang didaratkan adalah ikan cakalang dan tuna. Pengelolaan rantai
pasok tuna dan cakalang dipengaruhi oleh kualitas ikan yang didaratkan.
Perbedaan tersebut menyebabkan pengelolaan segmentasi pasar menjadi dua,
yaitu lokal dan ekspor. PPS Nizam Zachman dan PPS Kendari mampu
meningkatkan ketersediaan stok tuna hingga mencapai 30% dari total kapasitas
produksi dalam kurun waktu 30 hari. Hal tersebut menjadi modal pengembangan
rantai pasok menjadi lebih efisien.
Kinerja rantai pasok di PPSNZJ masih kurang optimal. Waktu yang
dibutuhkan oleh pihak konsumen dan industri (order fullfillment lead time) yang
hendak memesan tuna dan cakalang maka harus menunggu selama 90 hari.
Waktu yang cukup lama untuk memperoleh bahan baku industri. Selain itu
lamanya menunggu (lead time), pembeli sangat beresiko tidak memperoleh
pesanannya seperti yang diinginkan apabila sedang musim paceklik. Sedangkan
kinerja rantai pasok tuna dan cakalang di PPS Kendari sudah cukup baik. Waktu
yang dibutuhkan oleh pihak konsumen dan industri (order fullfillment lead time)
yang hendak memesan tuna dan cakalang maka harus menunggu selama 14 hari,
waktu yang baik untuk memperoleh bahan baku industri. Selain itu lamanya
menunggu (lead time), namun pembeli sangat berisiko tidak memperoleh
pesanannya seperti yang diinginkan apabila sedang musim paceklik.
Peningkatan kinerja rantai pasok tuna dan cakalang di PPSNZJ
diarahkan pada tingkat kepuasan konsumen yang lebih baik, pemenuhan
permintaan yang lebih responsif, memperkuat posisi tawar dan kemitraan
nelayan dengan stakeholder lain, yang hasilnya akan mendukung ekspansi
penjualan melalui peningkatan kinerja rantai pasok. Peningkatan kinerja rantai
pasok tuna dan cakalang di PPS Kendari diarahkan pada optimalisasi manajemen
aktivitas pendaratan ikan dan bongkar muat di pelabuhan, kepuasan konsumen
yang lebih baik, pemenuhan permintaan yang lebih responsif, memperat
kemitraan nelayan yang berkelanjutan, yang hasilnya akan mendukung
peningkatan kinerja rantai pasok
- …
