1,721,009 research outputs found

    ANALISIS FAKTOR PERUBAHAN HARGA TANAH KOMERSIAL DAN PERUMAHAN DI KOTA BANDA ACEH

    No full text
    ABSTRACT Title : Factor Analysis Changing the Commercial and Residential Land Prices in the city of Banda Aceh Name : Indri Yani Student ID Number : 1301101010002 Subject : Economic Development Faculty : Economic and Business Supervisor : Talbani Farlian, SE, MAThis study aims to determine factors influenced the change of commercial andresidential land prices in the city of Banda Aceh. The data used in this researchwere the primary and secondary data. This research samples are taken from everydistrict in the city of Banda Aceh by purposive random sampling method. Thesampling used is the formula Slovin with totaly 100 samples. The model used isConfirmatory Factor Analysis (CFA) and the testing of the entire correlationmatrix measured by the amount of Bartlett Test of Sphericity or MeasureSampling Adequacy (MSA). The results showed that there are two most importantfactors that lead to changes in the price of land in the city of Banda Aceh whichare location and the accessibility of the location where the Eigenvalues is greaterthan 1 and the percentage of cumulative second factor is 45.624 per cent.Furthermore, all variables affect the price of land but only three of them that havea greater communalities value, which are the location, population density andspatial arrangement. The location, population density, and the spatial stronglyinfluence the changes in commercial and residential land prices in the city ofBanda Aceh by a closeness value of 72 per cent, 50.5 per cent, and 53.6 per centrespectively. Therefore, it is expected that the government of Banda Aceh maycreate a rule to stabilize the prices of commercial land and housing in the city ofBanda Aceh so that the price of land can be sold at a reasonable price and easilyaccessible by the public, and thus, for further research, it is also advised toexamine how many percentage the price of land will increase annually.Keywords: The Price of Land, Location, Accessibility

    PERENCANAAN STRATEGI PEMASARAN PAKET UMRAH DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PADA PT. SILVER SILK PEKANBARU

    Full text link
    Nama : Yeni Indri Yani Fakultas : Dakwah Dan Ilmu Komunikasi Strategi pemasaran adalah salah satu cara memenangkan keunggulan bersaing yang berkesinambungan baik itu untuk perusahaan yang memproduksi barang atau jasa. Strategi pemasaran dapat dipandang sebagai salah satu dasar yang dipakai dalam menyusun perencanaan perusahaan secara menyeluruh. Dipandang dari luasnya permasalahan yang ada dalam perusahaan, maka diperlukan adanya perencanaan yang menyeluruh untuk dijadikan pedoman bagi segmen perusahaan dalam menjalankan kegiatannya, alasan lain yang menunjukkan pentingnya strategi pemasaran adalah semakin kerasnya persaingan perusahaan pada umumnya. Perencanaan pemasaran merupakan hal yang harus sangat di perhatikan baik perusahaan yang berada di bidang jasa maupun barang. Perencanaan pemasaran akan memberikan suatu data bagi perusahaan tentang gambaran lingkungan, strategi pemasaran, taktik, dan tujuan spesifik yang akan dicapai. Perencanaan pemasaran juga menggambarkan standar di mana hasil nyatanya dapat diukur, menyajikan dasar untuk perencanaan periode berikutnya, menyusun kegiatan pemasaran spesifik yang dimaksudkan untuk mendorong pencapaian strategi perusahaan jangka panjang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk: mendapat gambaran mengenai perencanaan strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing, dan untuk mengetahui seberapa efektif pelaksanaan strategi pemasaran yang telah dilakukan. Penelitian ini dilakukan di PT. Silver Silk Tour & Travel. Teknik pengumpulan datanya dengan dokumentasi dan wawancara, jenis penelitian deskriptif. Hasil dari analisis perencanaan strategi pemasaran menunjukkan pembuatan paket umrah yang hanya dibuat oleh pemilik tidak menghambat jalannya pemasaran, dan pemasaran yang dilakukan oleh anggota pelayanan dan operasional tanpa adanya anggota pemasaran tetap memiliki efektifitas dalam persaingan antar perusahaan penyedia jasa umrah. Kata Kunci: Perencanaan Strategi Pemasaran, Strategi Pemasaran, Perencanaan Pemasaran, Daya Saing

    PENGARUH UPAH TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA BURUH PERKEBUNAN SAWIT PT. JATIM JAYA PERKASA DIKECAMATAN KUBU KABUPATEN ROKAN HILIR BERDASARKAN PRESPEKTIF EKONOMI ISLAM

    Full text link
    Sri Utami Indri Yani (2017): Pengaruh Upah Terhadap Produktivitas Kerja Buruh Perkebunan Sawit PT. Jatim Jaya Perkasa DiKecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir Berdasarkan Prespektif Ekonomi Islam. Skripsi ini berjudul “Pengaruh Upah Terhadap Kesejahteraan Buruh Perkebunan Sawit PT. Jatim Jaya Perkasa DiKecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir Berdasarkan Prespektif Ekonomi Islam”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan upah terhadap produktivitas kerja buruh perkebunan sawit PT. Jatim Jaya Perkasa Dikecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir Berdasarkan Prespektif Ekonomi Islam dan bagaimana Tinjauan Ekonomi Islam terhadap upah perkebunan sawit PT. Jatim Jaya Perkasa DiKecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir terhadap produktivitas kerja buruh Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 213 orang buruh Perkebunan sawit. Teknik pengambilan sampel dengan cara Accidental Sampling,dengan mengambil sampel sebanyak 68 dari 213 orang buruh dengan menggunakan rumus slovin. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan upah terhadap produktivitas kerja buruh perkebunan sawit PT. Jatim Jaya Perkasa DiKecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir. Berdasarkan hitung ≥ t tabel (4,210≥1,668) dan signifikansi ≤ 0,01(0,00≤0,01) yang artinya adalah variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa pengaruh upah sebesar 75,4% terhadap produktivitas kerja buruh perkebunan sawit PT. Jatim Jaya Perkasa. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dalam Tinjauan Ekonomi Islam tidak ada praktek yang melanggar syariat Islam yang dilakukan PT. Jatim Jaya Perkasa dalam memberikan upah, seluruh buruh sudah mengetahui cara pembayaran upah dan telah menerima upah sesuai dengan produktivitas kerja yang mereka lakukan

    ANALISIS KOMPETENSI TENAGA PENGELOLA PERPUSTAKAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 3 UNGGULAN KAYUAGUNG, OGAN KOMERING ILIR, SUMATERA SELATAN

    Full text link
    ABSTRAK Nama : Indri Yani NIM. : 1554400046 Program Studi/Tahun : Ilmu Perpustakaan dan Informasi/2018 Fakultas : AdabdanHumaniora Judul Skripsi : Analisis Kompetensi TenagaPengelolaPerpustakaan SekolahMenengahAtasNegeri 3 UnggulanKayuagung xxi+117+lampiran Latarbelakang peneliti mengangkat judul ini bahwa pada seluruh perpustakaan SMAN yang ada di Kabupaten OKI belum ada satupun pengelola perpustakaan yang berlatarbelakangkan ilmu perpustakaan. Namun, di Perpustakaan SMAN 3 Unggulan Kayuagung mampu mengelola perpustakaan secara efektif dan efesien dan jauh lebih unggul dibandingkan seluruh perpustakaan SMAN yang ada di Kabupaten OKI. Hal tersebut menunjukkkan bahwa kemampuan atau kompetensi yang dimiliki pengelola perpustakaan tidak hanya diperoleh melalui jalur pendidikan formal saja, akantetapi juga melalui pendidikan non-formal. Rumusan masalah penelitian ini yaitu : 1) Bagaimana kompetensi yang dimiliki tenaga pengelola Perpustakaan SMAN 3 Unggulan Kayuagung? 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi tenaga pengelola Perpustakaan SMAN 3 Unggulan Kayuagung? 3) Bagaimana kebijakan kepala sekolah terhadap peningkatan kompetensi tenaga pengelola Perpustakaan SMAN 3 Unggulan Kayuagung? Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian telah dilakukan menunjukkan bahwa kompetensi tenaga pengelola perpustakaan SMAN 3 Unggulan Kayuagung dilihat dari standar kompetensi tentang tenaga pengelola perpustakaan sekolah yaitu sebagai berikut : 1) Kompetensi personal (kepribadian);2) Kompetensi pengelolaan informasi; 3) Kompetensi ilmu pengetahuan;4) Kompetensi kependidikan; 5) Kompetensi pelayanan; dan 6) Kompetensi manajerial. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi tenaga pengelola Perpustakaan Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Unggulan Kayuagung adalah pertama, Pendidikan, pelatihan, seminar, dan workshop yang selalu dilakukan para pengelola atau staf perpustakaan yang diberikan setiap tahunnya. Kedua, pengembangan diri melalui proses yang terkait dengan motivasi, penghargaan dan perhatian dari atasan. Faktor-faktor tersebutlah yang mempengaruhi kompetensi pengelola perpustakaan sehingga mereka mampu mengelola dan menyelenggarakan perpustakaan secara efektif dan efisien. Kebijakan kepala sekolah terhadap peningkatan kompetensi tenaga pengelola Perpustakaan Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Unggulan Kayuagung yaitu pertama, mengikutsertakan seluruh tenaga pengelola perpustakaan dalam kegiatan seminar, workshop, dan pelatihan tentang perpustakaan setiap tahunnya. Kedua, kebijakan mengikuti lomba perpustakaan sekolah. Kata kunci: analisis-kompetensi-pengelola perpustakaan

    PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMA NEGERI 1 SIBOLGA

    Full text link
    ABSTRAK Yuri Indri Yani, (2022): Perbedaan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Dengan Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Mata Pelajaran PAI di SMA Negeri 1 Sibolga. Kemampuan berpikir siswa sangatlah penting karena siswa diwajibkan untuk dapat menganalisis pemikirannya sendiri untuk memutuskan suatu pilihan dan menarik kesimpulan. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat kemampuan berpikir siswa yang masih rendah. Rendahnya kemampuan berpikir siswa dikarenakan masih rendahnya keterampilan kolaborasi siswa yang tidak muncul dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa antara model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dengan kooperatif tipe Jigsaw dan mengetahui dampak positif dan negatif dari penerapan kedua model tersebut pada materi pelajaran PAI di SMA Negeri 1 Sibolga. Penelitian ini termasuk penelitian mixed methods yakni paduan antara kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif ini temasuk penelitian semu (Quasi eksperimen) dengan desain non randomized control pretest posttest design. Sedangkan jenis penelitian kualitatif adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui dampak positif dan negatif dari penerapan kedua model pembelajaran tersebut. Analisis data menggunakan uji t independent sample, reduksi, yajian, dan penyimpulan. Hasil analisis Uji t diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,007 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa antara kedua model pembelajaran tersebut. Dampak positif dari penerapan kedua model tersebut adalah melatih siswa untuk memecahkan masalah sendiri, setiap siswa memiliki kesempatan untuk menjadi ahli dalam materi yang ditugaskan kepadanya dan dapat melatih kemampuan berkomunikasi siswa dalam pembelajaran. Sedangkan dampak negatif adalah masih ada siswa yang hanya mementingkan diri sendiri, keterbatasan berkomunikasi siswa yang menyebabkan siswa tersebut tidak dapat menjelaskan dengan baik materi kepada siswa lain. Kata Kunci: Model pembelajaran PBL (Problem Based Learning), Kooperatif tipe Jigsaw, Kemampuan Berpikir Tingkat Tingg

    Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Pada Mata Pelajaran PAI di SMA Negeri 1 Sibolga.

    Full text link
    ABSTRAK Yuri Indri Yani, (2022): Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Pada Mata Pelajaran PAI di SMA Negeri 1 Sibolga. Kemampuan berpikir siswa sangatlah penting karena siswa diwajibkan untuk dapat menganalisis pemikirannya sendiri untuk memutuskan suatu pilihan dan menarik kesimpulan. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat kemampuan berpikir siswa yang masih rendah. Rendahnya kemampuan berpikir siswa dikarenakan masih rendahnya keterampilan kolaborasi siswa yang tidak muncul dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa antara model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dengan kooperatif tipe Jigsaw dan mengetahui dampak positif dan negatif dari penerapan kedua model tersebut pada materi pelajaran PAI di SMA Negeri 1 Sibolga. Penelitian ini termasuk penelitian mixed methods yakni paduan antara kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif ini temasuk penelitian semu (Quasi eksperimen) dengan desain non randomized control pretest posttest design. Sedangkan jenis penelitian kualitatif adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui dampak positif dan negatif dari penerapan kedua model pembelajaran tersebut. Analisis data menggunakan uji t independent sample, reduksi, yajian, dan penyimpulan. Hasil analisis Uji t diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,007 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa antara kedua model pembelajaran tersebut. Dampak positif dari penerapan kedua model tersebut adalah melatih siswa untuk memecahkan masalah sendiri, setiap siswa memiliki kesempatan untuk menjadi ahli dalam materi yang ditugaskan kepadanya dan dapat melatih kemampuan berkomunikasi siswa dalam pembelajaran. Sedangkan dampak negatif adalah masih ada siswa yang hanya mementingkan diri sendiri, keterbatasan berkomunikasi siswa yang menyebabkan siswa tersebut tidak dapat menjelaskan dengan baik materi kepada siswa lain. Kata Kunci: Model pembelajaran PBL (Problem Based Learning), Kooperatif tipe Jigsaw, Kemampuan Berpikir Tingkat Tingg

    PERAN PAGUYUBAN MARGO MULYO DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN (Studi Pada Pedagang Pasar Kangkung Teluk Betung)

    Full text link
    ABSTRAK PERAN PAGUYUBAN MARGO MULYO DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN Oleh Mega Indri Yani Setyawan Paguyuban Margo Mulyo merupakan perkumpulan untuk melaksanakan kegiatan keagamaan bagi Bapak�bapak dan Ibu-ibu di Pasar Kangkung Teluk Betung. Paguyuban Pedagang Pasar dilakukan secara berkelompok, dahulu Paguyuban Pasar sudah dibentuk oleh Pasar tetapi Paguyuban tidak berjalan terlalu aktif dan sekarang hanya ada beberapa kelompok saja yang mengikuti Paguyuban. Kehadiran Pengajian didalam masyarakat merupakan suatu perwujudan kesadaran internal yang harus mendapat perhatian dari berbagai kalangan, karena secara faktual Pengajian memberikan akses yang sangat besar terhadap pembinaan umat muslim. Paguyuban Margo Mulyo berjalan secara lancar dengan pelaksanaannya dari rumah kerumah, Pengajian diikuti oleh campuran Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang beranggotakan 46 (Kepala Keluarga). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk pengajian paguyuban margo mulyo pasar kangkung teluk betung, dan kedua bagaimana peran paguyuban margo mulyo Pasar Kangkung Teluk Betung dalam meningkatkan pemahaman keagamaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pengajian paguyuban margo mulyo pasar kangkung teluk betung, dan kedua peran paguyuban margo mulyo Pasar Kangkung Teluk Betung dalam meningkatkan pemahaman keagamaan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian lapangan atau field research, penelitian bersifat desktriptif menggambarkan data yang telah ada. Peneliti menggunakan pendekatan dan prosedur penelitian yaitu ada 3 tahap pra lapangan, tahap penggalian data, tahap analisis data. Peneliti memilih batasan pemilihan informan dan tempat penelitian, pemilihan informan merupakan penelitian kualitatif yang sudah masuk dalam pertimbangan dan akan dibutuhkan dalam penelitian yaitu informan kunci, informan utama, dan informan tambahan serta tempat penelitian yang dijadikan untuk meneliti adalah lingkungan Pasar Kangkung Teluk Betung dan Rumah Ibu-ibu sebagai tempat dilaksanakannya Pengajian. Peneliti menggunakan 2 sumber data yaitu data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data peneliti menggunakan 3 metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini Paguyuban margo mulyo berperan dalam pembinaan keimanan jamaah, dengan adanya penjelasan yang diberikan oleh Ketua Paguyuban dan Ustad untuk meningkatkan pemahaman jamaahnya, peran majelis taklim cukup dominan dalam membina jiwa dengan diadakannya Pengajian seperti membaca ayat suci Al-Qur'an, yasinan, hadoroh, tahlilan dan materi keagamaan dalam bidang muamalah, sholat, puasa serta shodaqoh diterapkan pada kehidupan sehari-hari kearah yang lebih baik dan dilakukan secara intensif rutin dan berkelanjutan. Kata Kunci : Paguyuban Pengajian Margo Mulyo, Masyarakat Muslim, Pemahaman Keagamaan. (Studi pada Pedagang Pasar Kangkung Teluk Betung) iv ABSTRAK PERAN PAGUYUBAN MARGO MULYO DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN Oleh Mega Indri Yani Setyawan Paguyuban Margo Mulyo is an association to carry out religious activities for ladies and gentlemen at Kangkung Market Teluk Betung. The Market Traders Association is held in groups. Previously, the Pasar Merchant Association had been formed but the Paguyuban was not very active and now there are only a few groups that follow the Paguyuban. The presence of the recitation in the community is an embodiment of internal awareness that must receive attention from various groups, because in fact the recitation provides very large access to the development of Muslims. Paguyuban Margo Mulyo runs smoothly with its implementation from house to house, the recitation is attended by a mixture of fathers and mothers consisting of 46 (Head of Families). The formulation of the problem in this research is how the form of the study of the margo mulyo community at the water spinach market in Teluk Betung is played, and secondly how is the role of the margo mulyo community at the Kangkung Teluk Betung market in increasing religious understanding. The purpose of this study was to determine the form of recitation of the margo mulyo association at the Teluk Betung water spinach market, and the roles of the margo mulyo association at the Teluk Betung Kangkung market in increasing religious understanding. The method used in this research is the type of field research or field research, descriptive research describes the existing data. Researchers use research approaches and procedures, namely there are 3 pre-field stages, data mining stage, data analysis stage. The researcher chose the limits of selecting informants and research sites, the selection of informants is a qualitative research that has been taken into consideration and will be needed in the research, namely key informants, main informants, and additional informants and the research place used to research is the environment of Pasar Kangkung Teluk Betung and Rumah Ibu - Mother as the place where the Recitation is held. Researchers used 2 data sources, namely primary and secondary data. Methods of data collection researchers used 3 methods, namely observation, interviews, and documentation. The results of this study were that the Margo Mulyo Association played a role in fostering the faith of the congregation, with the explanation given by the Chairman of the Association and Ustad to improve the understanding of the congregation, the role of the taklim assembly was quite dominant in fostering the soul by holding recitations such as reading the holy verses of the Qur'an, yasinan, Hadoroh, tahlilan and religious materials in the fields of muamalah, prayer, fasting and shodaqoh are applied to daily life in a better direction and carried out intensively regularly and continuously. Keywords : Margo Mulyo Recitation Association, Muslim Community, Religious Understanding

    Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Membawa Lari Perempuan Belum Dewasa Tanpa Izin Orangtua Disertai Persetubuhan (Studi Putusan Nomor 160/Pid.Sus/2019/Pn Ktg)

    No full text
    Tindak pidana membawa lari perempuan belum dewasa merupakan tindak pidana yang banyak terjadi di masyarakat pada saat ini, yang lebih memprihatinkan lagi korbannya adalah anak. Anak banyak menjadi korban tipu muslihat lawan jenisnya karena kurangnya perhatian dari orang tua serta kondisi lingkungan anak yang mendukung terjadinya tindak pidana tersebut, selain itu secara fisik dan mental anak jauh lebih lemah dari pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modus operandi pelaku tindak pidana membawa lari perempuan belum dewasa tanpa izin orangtua disertai persetubuhan, untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana membawa lari perempuan belum dewasa tanpa izin orangtua disertai persetubuhan, dan untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam putusan Nomor 160/Pid.Sus/2019/PN. Ktg. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum normatif dengan sifat penelitian deskriptif dan menggunakan data kewahyuan dan data sekunder dengan mengolah data dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan hukum tersier. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terbukti bahwa, tipu daya, bujuk rayu, dan serangkaian kebohongan yang dilakukan pelaku ternyata menjadi pemicu utama kasus melarikan perempuan belum dewasa. Dan dari banyak kasus melarikan perempuan belum dewasa antara pelaku dan korban kebanyakan memiliki hubungan khusus seperti pacaran yang sudah tidak wajar atau berlebihan. Anak perempuan yang belum dewasa atau duduk di bangku sekolah pertama dan menengah sangat mudah termakan omongan-omongan yang diberikan oleh pelaku, yang mana kondisi psikologinya masih labil, dan belum mengerti akan hal tersebut membuat mereka begitu mudah termakan semua kebohongan dari lawan jenisnya. Dan pertanggungjawaban membawa lari perempuan belum dewasa diatur dalam Pasal 332 Kitab Undang-Undang Hukum Pidan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore