292 research outputs found

    Pengaruh Pupuk Organik Cair Dari Limbah Ikan Dan NPK Mutiara Grower Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Okra (Abelmoschus Esculentus L.)

    No full text
    Ilham Ramadhani (164110086) Research entitled The Effect of Liquid Organic Fertilizer from Fish Waste and Pearl Grower NPK on Growth and Yield of Okra (Abelmoschus esculentus L.) under the guidance of Drs. Maizar, MP, This research was carried out at the Green House of UIRA Farm Agro, Faculty of Agriculture, Islamic University of Riau for 4 months from July to October 2020. The purpose of this study was to determine the main effect of POC on fish waste and NPK Grower Fertilizer on okra plant growth and production. (Abelmoschus esculentus L.). The design used in this study was a completely randomized factorial design consisting of two factors. The first factor is Fish Waste POC which consists of 4 levels, namely: no treatment, 5%/plant, 10%/plant, 15%/plant. The second factor was NPK Grower consisting of 4 levels, namely: no treatment, 2 g/plant, 4 g/plant, 6 g/plant. Parameters observed were plant height, flowering age, harvest age, number of fruit, fruit weight, fruit residue. The data were statistically analyzed and continued with the BNJ further test at the 5% level. Based on the research that has been carried out, it can be concluded as follows: The interaction of Fish Waste POC and NPK Grower has a significant effect on flowering age, harvest age and number of fruit the best treatment is at a dose of NPK Grower 6 g/plant (N3), and POC Fish Waste at a dose of 15 %/plant (P3) (N3P3). The main treatment of Fish Waste POC had a significant effect on plant height, flowering age, harvest age, and the number of fruit in the best treatment with the best dose of 15% /plant (P3). The main treatment of NPK Grower had a significant effect on plant height growth, flowering age, harvest age, number of fruits, and fruit weight. The best treatment with a dose of 6 g/plant (N3)

    PENGARUH PERMBANGUNAN BERKELANJUTAN TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN DI KOTA PALOPO

    No full text
    ABSTRAK Kurnia Ramadhani Ilham, 2021. Pengaruh Pembangunan Berkelanjutan Terhadap Pengentasan Kemiskinan di Kota Palopo. Skripsi Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Hardianti Yusuf. Skripsi ini membahas tentang pengaruh pembangunan berkelanjutan terhadap pengentasan kemiskinan di Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pembangunan berklanjutan terhadap kemisinan di Kota Palopo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode teknik analisis data menggunakan Regresi Linear Berganda. Populasi dari penelitian ini adalah ketiga pilar pembangunan berkelanjutan dan data persentase kemiskinan. Yang dimana data ketiga pilar pembangunan berkelanjutan diukur dengan data PDRB, IPM dan IKLH, sedangkan untuk kemiskinan dapat diukur dengan menggunakan persentase kemiskinan. Sampel dalam penelitian ini adalah data PDRB, IPM, IKLH dan persentase penduduk miskin Kota Palopo tahun 2017-2021. Data diperoleh dari jurnal, artikel, buku bacaan dan data publikasi dari Badam Pusat Statistik Kota (BPS) Kota Palopo dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo. Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan uji regresi linier berganda bahwa variabel pilar ekonomi bernilai positif mempunyai arti apabila pilar ekonomi semakin meningkat, maka akan berpengaruh terhadap peningkatan variabel kemiskinan, variabel pilar sosial bernilai negatif artinya bahwa apabila pilar sosial rendah maka akan berpengaruh terhadap penurunan variabel kemiskinan dan pada variabel pilar lingkungan bernilai negatif yang mempunyai arti bahwa apabila pilar lingkungan rendah maka akan berpengaruh terhadap penurunan variabel kemiskinan. Hal ini menunjukkan bahwa nilai signifikan lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, Ho diterima dan H4 ditolak. Artinya pilar ekonomi, pilar sosial dan pilar lingkungan secara bersama-sama tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengentasan kemiskinan di Kota Palopo. Kata Kunci : Pembangunan Berkelanjutan, Kemiskina

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MOBILE LEARNING SEBAGAI PENUNJANG MATAKULIAH KECERDASAN BUATAN PADA PROGRAM S1 PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Ramadhani, Achmad Ilham. 2018. Pengembagan Bahan Ajar Berbasis Mobile Learning sebagai Penunjang Matakuliah Kecerdasan Buatan Pada Program S1 Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang Pembimbing: (1) Dr. H. Hakkun Elmunsyah, S.T., M.T. (2) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom.   Kata Kunci: Pengembangan, Media Kecerdasan Buatan, Mobile, Android. Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika merupakan salah satu Program Studi di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Terdapat beberapa matakuliah yang harus ditempuh oleh mahasiswa program studi tersebut. Salah satunya adalah matakuliah kecerdasan buatan. Berdasarkan observasi ditemukan masalah yaitu kesulitan dalam pemahaman materi pada matakuliah kecerdasan buatan sehingga dirasa mahasiswa memerlukan media penunjang lain berupa m-learning. Pengembangan media pembelajaran m-learning ini merupakan solusi untuk menangani permasalahan yang terjadi di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro Prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang. Selain itu dapat digunakan untuk mendukung kegiatan belajar bagi mahasiswa Teknik Elektro, khususnya prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika pada matakuliah kecerdasan buatan. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah (1) Merancang bahan ajar berbasis aplikasi smartphone untuk matakuliah kecerdasan buatan; (2) Mengembangkan bahan ajar berbasis aplikasi smartphone yang sesuai dengan matakuliah kecerdasan buatan; (3) Menguji kelayakan produk bahan ajar berbasis aplikasi smartphone pada matakuliah kecerdasan buatan. Dalam pengembangan produk bahan ajar ini, metode penelitian dan pengembangan mengacu pada model pengembangan Sugiyono. Model tersebut mempunyai langkah-langkah: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi desain; (5) revisi desain; (6) uji coba produk; (7) revisi produk; (8) uji coba pemakaian; (9) revisi produk; (10) produk akhir. Berdasarkan validasi yang dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, maka diperoleh persentase dari validator yaitu sebesar 92,42% untuk ahli media, 95,34% untuk ahli materi. Berdasarkan ujicoba yang dilakukan pada pengguna, maka diperoleh persentase sebesar 87,06% untuk uji coba kelompok kecil, dan 88,51% untuk uji coba kelompok besar. Nilai-nilai yang diperoleh tercantum dalam table validator dan table uji coba di bab 4. Berdasarkan kriteria validitas yang diadaptasi dari Akbar (2013), maka dapat dinyatakan bahwa bahan ajar berbasis mobile learning  sangat valid dan layak untuk digunakan

    Citra Tanda Smartphone dari Perspektif Gaya Hidup di Kalangan Remaja Kota Binjai

    No full text
    The title raised in this research is "Smartphone Sign Image From a Lifestyle Perspective among Teenagers in Binjai City". The image of the sign in modern society is now a very important thing, especially teenagers. Teenagers who really need recognition and want to be recognized by their environment make smartphones as a medium for them to find their identity. In addition, smartphones for teenagers are not only a sophisticated and versatile technology, but also a medium to be able to follow current trends and lifestyles. As a result, the smartphone has become an object that never escapes teenagers. In this study, the author wanted to see how the image of the smartphone sign affects the lifestyle of teenagers in Binjai City. The method used in this research is descriptive with a qualitative approach. In this study interviewed 10 main informants and 4 additional informants. The presentation of the data refers to the consumerist society theory of Jean Baudrillard to show the reality of the Smartphone Sign Image from the Lifestyle Perspective of Teenagers in Binjai City. The results of the study show that smartphones used by adolescents provide two meanings, namely first, the meaning of smartphones from a functional point of view and a symbolic meaning. Smartphones are objects that have meaning for teenagers, namely, first, a sign of modernity, secondly, learning facilities and entertainment media, thirdly a versatile tool, and four objects that can increase self-confidence. In addition, trending smartphones provide an image when used. The resulting images are the image of luxury, the image of social class, the image of enjoyment, the image of benefits and the image of friendship. As a result of using this smartphone, teenagers ultimately have a consumptive lifestyle and waste more time playing social media. Smartphones should be used by teenagers as a supporting tool in facilitating the learning process and using them optimally. In addition, the public should not give excessive social prestige to a smartphone with a certain type and brand.Judul yang diangkat pada penelitian kali ini adalah “ Citra Tanda Smartphone Dari Perspektif Gaya Hidup di Kalangan Remaja Kota Binjai”. Citra tanda pada masyarkat modern saat ini menjadi suatu hal yang sangat penting terkhususnya remaja. Remaja yang sangat membutuhkan pengakuan dan ingin diakui oleh lingkungannya menjadikan smartphone sebagai media bagi mereka menemukan jati diri. Selain itu smartphone bagi remaja bukan hanya sebuah teknologi yang canggih dan serbaguna , tetapi juga merupakan suatu media agar dapat mengikuti trend dan gaya hidup saat ini. Akibatnya smartphone menjadi suatu benda yang tidak pernah luput dari remaja. Dalam penelitian ini , penulis ingin melihat bagaimana citra tanda smartphone mempengaruhi gaya hidup remaja di Kota Binjai. Metode yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini mewawancarai 10 informan utama dan 4 informan tambahan. Penyajian data mengacu pada teori masyarakat konsumerisme Jean Baudrillard untuk menunjukkan realitas Citra Tanda Smartphone Dari Perspektif Gaya Hidup di Kalangan Remaja Kota Binjai. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa smartphone yang digunakan oleh remaja memberikan dua pemaknaan yakni pertama, pemaknaan smartphone yang dilihat dari sisi fungsional dan pemaknaan dari sisi simbolik. Smartphone merupakan benda yang memiliki makna bagi remaja yakni pertama, tanda kemodernan, kedua sarana belajar dan media hiburan, ketiga alat yang serbaguna ,dan keempat benda yang dapat meningkatkan rasa kepercayaan diri. Selain itu smartphone yang trend memberikan citra saat digunakan. Citra yang dihasilkan yakni citra kemewahan, citra kelas sosial, citra kenikmatan , citra manfaat dan citra persahabatan. Akibat dari penggunaan smartphone ini remaja pada akhirnya memiliki gaya hidup yang komsumtif dan lebih banyak membuang waktu untuk bermain media sosial. Seharusnya smartphone hendaknya dijadikan oleh remaja sebagai alat penunjang dalam memperlancar proses belajar dan digunakan secara optimal. Selain itu masyarakat hendaknya tidak memberikan sosial prestise yang berlebihan terhadap suatu smartphone dengan tipe dan merk tertentu.154 HalamanSkripsi Sarjan

    Penerapan Design Pattern Observer Pada Pengembangan Aplikasi Android (Studi Kasus : Aplikasi "KataFilm")

    No full text
    The impact of mobile applications on various aspects of life has brought about profound changes in the digital era. However, the rapid development in this field also poses challenges for IT companies, particularly in rapidly developing applications without considering code quality. For instance, at the Software House where the author works, a company faced difficulties during the development process of its application. The use of inappropriate design patterns, especially the Chain of Responsibility design pattern, became the root cause of the problem, leading to excessive module interdependence, hindering flexibility, and compromising the maintenance process. Similar issues occurred in an application the author previously developed, namely the KataFilm application. To address these challenges, this research focuses on implementing the observer design pattern in the KataFilm application. Previously, the application used the Chain of Responsibility design pattern, which was considered suboptimal, particularly in terms of maintainability. By analyzing the negative impacts of the previous design, this research aims to create a more efficient and easily maintainable solution through the implementation of the observer design pattern. This step is expected not only to rectify the specific issues in the KataFilm application but also to provide a positive contribution to understanding and applying more effective design patterns in the mobile application industry in Indonesia

    ANALISIS IMPLEMENTASI REBRANDING KAMPUNG KELUARGA BERENCANA MENJADI KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS DI KELURAHAN BANYUDONO KABUPATEN PONOROGO

    No full text
    ABSTRAK Skripsi dengan judul Analisis Implementasi Rebranding Kampung Keluarga Berencana Menjadi Kampung Keluarga Berkualitas Dikelurahan Banyudono Kabupaten Ponorogo Oleh Rizqi Gilang Ramadhani / 18240662 dengan dosen pembimbing Bapak Oki Cahyo Nugroho, S.Sn., M.I. Kom Penelitian ini didasari fenomena maraknya kampung KB yang menjunjung tinggi prestasi akan desanya, maka dari itu penulis mengambil system rebranding dari kampong keluarga berencana menjadi Kampung KB sebagai penelitian ini. Dengan menggunakan tiga tahap rebranding yang akan digunakan penulis dalam penelitian ini. Selain itu penulis juga melakukan penelitian dilapangan secara berkala untuk menemukan data yang akurat serta data yang dibutuhkan.Penelitian ini menggunakan metode penlitian kualitatif yang mana penulis akan melakukan wawancara dengan narasumber yang terkait dengan proses rebranding Kampung Keluarga Berencana di Kelurahan Banyudono ini. Selain itu juga menggunakan dokumnetasi serta referensi penelitian terdahulu. kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini akan mengarah pada kesuksesan rebranding kampung keluarga berencana menjadi Kampung KB Banyudono. Sumber data pada penelitian ini ada dua macam yaitu data primer yang berisikan wawancara dengan narasumber dan data sekunder yang mengambil video serta gambar yang ada sebelumnya. Hasil dari penelitian ini akan menunjukkan sudah efektif terbukti dengan semakin dikenalnya kampung KB Bayudono dikalangan masyarakat. Kata Kunci : Rebranding, Banyudono, Kampung KB, Citra, BKKBN ABSTRACT Thesis with the title Analysis of Implementation of Rebranding of Family Planning Villages to Become Quality Family Villages in Banyudono Village, Ponorogo Regency By Rizqi Gilang Ramadhani / 18240662 with supervisor lecturer Mr. Oki Cahyo Nugroho, S.Sn., M.I. com This research is in line with the phenomenon of the rise of family planning villages that uphold the high achievements of their villages, therefore the authors adopted a rebranding system from family planning villages to family planning villages as this research. By using a three-stage rebranding that will be used by the author in this study. In addition, the author also conducts field research on a regular basis to find accurate data and the data needed. This research uses a qualitative research method in which the author will conduct interviews with informants related to the process of rebranding the Family Planning Village in the Banyudono Village. Besides that, it also uses documentation and references to previous research. The conclusions that can be drawn from this research will lead to the success of rebranding the family planning village into Banyudono KB Village. There are two kinds of data sources in this study, namely primary data which contains interviews with informants and secondary data which takes videos and pictures that existed before. The results of this study will show that it has been proven effective by the increasing recognition of KB Bayudono village among the community. Keywords: Rebranding, Banyudono, Kampung KB, Citra, BKKB

    MODAL POLITIK BENY YUSRIAL DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF (DPRD) KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2014

    No full text
    ABSTRAK Ramadhani Zein. 1010833004. Jurusan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, dengan judul Skripsi “”. Pembimbing: (1) Irawati S.IP, MA. (2) Ilham Aldelano Azre S.IP, MA. 128 Halaman, 12 Buku, 3 Skripsi, 1 Tesis, 3 Jurnal, 8 Transkip Wawancara. Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisa . Penelitian ini di latar belakangi oleh Beny Yusrial orang baru (New Comer) mencalonkan diri dan berhasil terpilih dengan memperoleh suara terbanyak dan menjadi Anggota Legislatif DPRD Kota Bukittinggi periode 2014-2019. Peneliti menggunakan Teori Modal Politik Kimberly L Casey yaitu Modal Kelembagaan, Modal Ekonomi, Modal Sosial, Modal Moral dan Modal Simbolik, kemudian Teori Strategi Politik Adman Nursal yaitu Strategi Segmentasi, Strategi Targeting dan Strategi Positioning. Penelitian ini menggunakan metodelogi penelitian kualitatif, jenis penelitian studi kasus dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data yang di lakukan oleh peneliti dengan wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi. Dalam pemilihan informan, peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Data yang di peroleh dianalisis menggunakan etik dan emik. Hasil penelitian ini adalah Beny Yusrial memanfaatkan modal politik yang di milikinya dalam menggunakan strategi politik untuk mendapatkan suara dari para konstituennya agar dapat memperoleh kursi di lembaga legislatif DPRD Kota Bukittinggi. Dalam penggunaan strategi segmentasi Beny Yusrial mengabungkan dengan modal sosial; dukungan dari kelompok PKK, Majelis taqlim, dan Organisasi Kepemudaan (GEMSIA), kemudian modal simbolik; Yusrial sebagai ayah Beny Yusrial dan Ria Amelia sebagai istri Beny Yusrial seorang publik figur. Serta modal moral; dari Beny Yusrial yang di pandang oleh masyarakat sebagai pribadi yang sopan, ramah dan peduli terhadap sesama. Dalam menggunakan strategi targetting Beny Yusrial mnggunakan modal ekonomi; untuk melengkapi kebutuhan kampanye seperti baliho,spanduk, dan kalender kemudian mengajak masyarakat untuk pergi refresing ke Mifan di Padang Panjang. sementara itu dalam penggunaan strategi positioning Beny Yusrial menggunakan modal kelembagaan; citra Partai Gerindra bersih dari KKN dan membuat acara KIM dengan para masyarakat, kemudian menggunakan modal simbolik dan modal moral. Dengan kepemilikan modal politik yang baik membantu Beny Yusrial dalam menerapkan strategi politik dalam memenangkan pemilu legislatif DPRD Kota Bukittinggi tahun 2014. Kata Kunci: Modal Politik, Legislatif, Pemilihan Umu

    PENGARUH KECEPATAN ANGIN DAN VARIASI JUMLAH SUDU TERHADAP PERFORMANSI TURBIN ANGIN SUMBU HORIZONTAL PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU

    No full text
    Turbin angin merupakan suatu alat yang mampu mengubah energi angin menjadi energi mekanik dan selanjutnya diubah menjadi energi listrik menggunakan generator. Dewasa ini turbin angin digunakan sebagai alternatif sekaligus solusi dalam pemanfaatan energi terbarukan, dalam hal ini memanfaatkan energi angin. Turbin angin dinilai dapat mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dalam pembangkitan energi listrik. Dalam penggunaannya turbin angin memiliki jumlah sudu yang bervariasi. Penggunaan jumlah sudu yang bervariasi ini mempengaruhi performansi turbin angin yang umumnya berupa daya yang dihasilkan. Objek penelitian ini adalah pengujian performansi turbin angin sumbu horizontal dengan variasi kecepatan angin dan variasi jumlah sudu ditinjau dari keluaran daya turbin angin, putaran turbin, torsi turbin, dan daya keluaran generator. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi QBlade v0.963. Kecepatan angin yang diujikan berasal dari data kecepatan angin yang diambil dari Ciheras serta variasi jumlah sudu yang digunakan yaitu 3, 4, 5, dan 6 sudu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performansi turbin terbaik diperoleh turbin angin dengan jumlah sudu 5 buah pada kecepatan angin rata-rata 6,04 m/s berupa rata-rata daya keluaran turbin angin sebesar 378,52 watt, putaran turbin sebesar 451,33 rpm, torsi sebesar 0,56 Nm, dan daya keluaran generator sebesar 340,67 watt. Kata kunci : Turbin Angin, Sumbu Horizontal, Performansi Turbin, Daya Keluaran

    Analaisa Keberhasilan Penggunaan Gravel Dan Campuran Zat Kimia Chemical KCL Menggunakan Metode Schwartz Untuk Mengatasi Masalah Kepasiran Pada Sumur I Lapangan R

    No full text
    Over time, producing fluids will require no small amount of money to produce fluids in an oil field, so that the characteristics of the formation of oil fields undergo many changes. The characteristics of the formation are important in designing the initial completion of the well. The problem of sand content is a concern because it can reduce production, sand problems also occur in well I in field R, this is due to unconsolidated sandstone cementation which leads to the stability of the sand grain bonds. determined based on the calculation of the uniformity of the sand grains, where Schwartz made an approach to determine the size by multiplying 6 times the diameter 40% (6 x d40) and 6 times the diameter 90% (6 x 890) and in general the screening size ranges up to 2/3 if the size of the smallest Gravel diameter. The smallest Gravel size in well I is 0.018 inch, so 2/3 of 0.018 is 0.012 this size corresponds to the size of Gravel and Screen in general, namely Gravel size 20/40 Mesh and screen liner size of 0.012 inch. The number of Gravel packs and Kels in the design of overcoming the sand problem in well I is 152 sacks of sand packs, and 2556 lb of slurry in the form of KCL. Agar can be used to reduce the sand problem which is quite large
    corecore