89 research outputs found

    Pengaruh Permainan Monopoli Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Tunagrahita Sedang Kelas IV di SDLB PGRI Genteng, Kabupaten Banyuwangi

    No full text
    ABSTRAK   Rosalina, Ika. 2016. Pengaruh Permainan Monopoli Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Tunagrahita Sedang Kelas IV di SDLB PGRI Genteng, Kabupaten Banyuwangi. SKRIPSI, Jurusan Pendidikan Luar Biasa FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M.Si, (II) dr. Agung Kurniawan, M.Kes. Kata Kunci: permainan monopoli, membaca permulaan Membaca pada hakikatnya adalah suatu yang rumit yang melibatkan banyak hal, tidak hanya sekedar melafalkan tulisan, tetapi juga melibatkan aktivitas visual, berfikir, psikolinguistik, dan mekakoknitif. Bagi peserta didik yang mengalami tunagrahita, mengembangkan kemampuan membaca masih sangat sulit. Untuk mengatasi masalah yang tersebut, perlu adanya inovasi untuk mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan. Permainan monopoli merupakan permainan yang terbuat dari papan yang berpetak-petak. Setiap petak monopoli akan diisi dengan bebrapa kata sederhana untuk dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca permulaan peserta didik tunagrahita sebelum menggunakan permainan monopoli , mendeskripsikan kemampuan membaca permulaan peserta didik setelah menggunakan permainan monopoli, mendeskripsikan pengaruh pengunaan permainan monopoli terhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik tunagrahita kelas IV di SDLB PGRI Genteng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata pre-tes dan nilai rata-rata post-tes. Diketahui hasil nilai rata-rata pre-test adalah 43,8 , sedangkan hasil nilai rata-rata post-test adalah 66,25. Hasil output diperoleh bahwa yang bertanda negatif sebanyak 15, dan yang bertanda positif sebanyak 0. Menunjukkan bahwa jhit < 0,05 maka Ho di tolak sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan monopoli berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik tunagrahita kelas IV di SDLB PGRI Genteng.

    Faktor-Faktor yang Berpengaruh dalam Kepuasan Wisatawan pada Objek Wisata Buatan di Kota Batu

    Get PDF
    Pariwisata mempunyai potensi sumber daya alam, buatan maupun budaya yang sangat beragam dan potensi tersebut dapat dijadikan daya tarik wisata untuk dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata (destinasi wisata) terutama wisata buatan. Kota Batu merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Timur yang memiliki banyak potensi sumberdaya alam, buatan maupun budaya yang sangat beragam dan potensi tersebut dapat dijadikan daya tarik wisata untuk dikembangkan menjadi sebuah destinasi wisata terutama wisata buatan. Dalam penelitian ini bahwa destinasi wisata meliputi variabel daya tarik wisata, fasilitas/amenitas, aksesibilitas, masyarakat serta lingkungan yang akan dinilai pada 10 objek wisata buatan. Masing-masing destinasi wisata mempunyai daya tarik atau ciri khas berbeda-beda yang dapat berpengaruh dengan kepuasan wisatawan yang berkunjung. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kepuasan wisatawan yang berkunjung menggunakan analisis IPA dan untuk mengidentifikasi serta menentukan jumlah faktorfaktor yang berpengaruh dalam kepuasan wisatawan dengan menggunakan analisis faktor. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan analisis distribusi frekuensi (mean), analisis IPA (Importance Performance Analysis) dan analisis faktor. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh bahwa secara keseluruhan objek wisata buatan di Kota Batu dalam kategori yang memuaskan yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata kepuasan wisatawan sebesar 3.77. Dari keseluruhan variabel yang diteliti hanya terdapat 1 permasalahan dari 30 variabel yang mengharuskan adanya perbaikan kinerja yaitu pada beberapa titik objek wisata saja yakni Selecta, Batu Wonderland Waterpark, Eco Green Park dan Kusuma Agro Wisata. Selanjutnya data rata-rata kepuasan wisatawan menjadi input dalam analisis faktor kepuasan wisatawan yang melibatkan 30 variabel yang diasumsikan memiliki keterkaitan dengan kepuasan wisatawan. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa keseluruhan variabel dapat menjelaskan keterkaitan antar variabel dan hasil analisis faktor dalam penelitian ini menunjukkan ada tujuh faktor yang terbentuk yaitu atraksi dan aksesibilitas, sikap petugas, iklim, akomodasi, fisik, lingkungan dan pelayanan. Faktor utama yang berpengaruh dalam kepuasan wisatawan pada objek wisata buatan di Kota Batu yaitu faktor atraksi dan aksesibilitas, faktor ini menjadi hal utama yang harus ada dalam suatu objek wisata buatan misalnya ketersediaan wahana-wahana bermain yang dapat menunjang kepuasan wisatawan

    Penerapan metode Small Group Discussion untuk meningkatkan hasil belajar kegiatan perekonomian indonesia pada siswa kelas VIII E di SMP Nahdatul Ulama’ Bululawang

    No full text
    ABSTRAK edukatif mewarnai interaksi yang terjadi antara guru dengan siswa. Interaksi yang bernilai edukatif dikarenakan kegiatan belajar mengajar yang dilakukan, diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu yang telah dirumuskan sebelum pembelajaran dilakukan. Dalam penelitian ini memfokuskan bagaimana hasil belajar siswa setelah penerapan Metode Small Group Discussion pada Kegiatan Perekonomian Indonesia di kelas VIII E SMP Nahdatul Ulama’ Bululawang. Small Group Discussion dilakukan dengan membagi siswa dalam kelompok- kelompok. Jumlah anggota kelompok antara 3-5 orang. Pelaksanaannya dimulai dengan guru menyajikan permasalahan secara umum, kemudian masalah tersebut dibagi-bagi ke dalam submasalah yang harus dipecahkan oleh setiap kelompok kecil. Setelah diskusi dalam kelompok kecil, ketua atau perwakilan kelompok menyajikan hasil diskusinya. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan perencanaan metode Small Group Discussion untuk meningkatkan hasil belajar kegiatan perekonomian Indonesia pada siswa kelas VIII E di SMP Nahdatul Ulama’ Bululawang, (2) untuk mendeskripsikan penerapan metode Small Group Discussion untuk meningkatkan hasil belajar kegiatan perekonomian indonesia pada siswa kelas VIII E di SMP Nahdatul Ulama’ Bululawang, (3) untuk mendeskripsikan penilaian metode Small Group Discussion untuk meningkatkan hasil belajar kegiatan perekonomian indonesia pada siswa kelas VIII E di SMP Nahdatul Ulama’ Bululawang. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah suatu kegiatan penelitian yang dilakukan secara rasional, sistematis reflektif terhadap berbagai tindakan yang dilakukan oleh guru yang berkolaborasi dengan peneliti. Dalam pengumpulan data, yang digunakan peneliti ini adalah hasil tes, kegiatan guru selama proses pembelajaran, dan kegiatan siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan menggunakan Metode Small Group Discussion dapat meningkatkan hasil belajar kegiatan perekonomian Indonesia pada siswa kelas VIII E di SMP Nahdatul Ulama’ Bululawang (1) pada perencanaan metode mengacu pada RPP yang telah dirancang; (2) pada pelaksanaan berkolaborasi dengan ibu Masluchah selaku guru IPS kelas VIII E, dapat berjalan dengan lancar; (3) Pada penilaian hasil belajar dapat dilihat pada penilaian pre test dan post test setiap akhir siklus. Sebelum tindakan nilai rata-rata kelas adalah 60,27, pada siklus I adalah 77,5, dan pada siklus II adalah 81,5. Prosentase peningkatan nilai siswa sebelum tindakan sebesar 45,45%, pada siklus I sebesar 77,27% dan pada siklus II sebesar 86,36%. Hal ini siswa sudah berhasil dalam meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan metode ini. ABSTRACT Learning and teaching are activities with educative value. The educative value always colors the interaction between teachers and students. Educative interaction is important because learning-teaching activity is aimed to achieve the predetermined goal before the learning begins. The focus of research is about how the learning result of students is after the application of Small Group Discussion Method to improve the result of learning about Indonesia Economic Activity among Grade VIII E students in SMP Nahdatul Ulama Bululawang. Small Group Discussion Method is used by assigning students into groups. The member of group is 3-5 students. The operational involves teacher to present general problem. The problem is divided into sub-problems that must be solved by each student group. After discussion with small group, the chief or the representative of group presents the result of discussion. The objectives of research are (1) to describe the planning of Small Group Discussion Method to improve the learning result of Indonesia Economic Activity among Grade VIII E students of SMP Nahdatul Ulama Bululawang, (2) to illustrate the application of Small Group Discussion Method to improve the learning result of Indonesia Economic Activity among Grade VIII E students of SMP Nahdatul Ulama Bululawang, and (3) to explain the assessment of Small Group Discussion Method to improve the learning result of Indonesia Economic Activity among Grade VIII E students of SMP Nahdatul Ulama Bululawang. Research type is Classroom Action Research. This research is an activity which is conducted rationally, systematically, and reflectively to examine the actions of teachers who collaborate with the author during research. The data collected are the result of exam, the report of teacher activity during learning process, and the list of student activity during the activity of learning. Result of research indicates that the use of Small Group Discussion Method is successfully improving the learning result of Indonesia Economic Activity among Grade VIII E students of SMP Nahdatul Ulama Bululawang. It is also shown that (1) the planning of this method is referring to preplanned RPP; (2) the implementation of this method collaborates with Masluchah as the social science teacher for Grade VIII; (3) the assessment of the result of exam may be seen from pre-test and post-test at the end of cycle. Before this action, class average is 60.27, and it reaches 77.5 at cycle I and 81.5 at cycle II. The percentage of the increased rate of students before action is 45.45 %, and it is 77.27 % at cycle I and 86.36 % at cycle II. It means that students are successfully improving the result of learning by using this method

    Assessing The Influence of Information Technology on Female Entrepreneur Empowerment in Indonesia: The Role of Social and Psychological Capitals

    No full text
    Copyright &#65533; 2024 The Author(s), ISSN: 2407-5434; EISSN: 2407-7321581Available online at http://journal.ipb.ac.id/index.php/ijbeIndonesian Journal of Business and Entrepreneurship, Vol. 10 No. 3, September 2024Permalink/DOI: http://doi.org/10.17358/IJBE.10.3.5811 Corresponding author: Email: [email protected] THE INFLUENCE OF INFORMATION TECHNOLOGY ON FEMALEENTREPRENEUR EMPOWERMENT IN INDONESIA: THE ROLE OF SOCIAL ANDPSYCHOLOGICAL CAPITALSSherly Rosalina Tanoto1, Niki Putri Lintang Pertiwi TahaleleDepartment of Management, School of Business and Management, Universitas Kristen PetraJl. Siwalankerto, Surabaya 60239, IndonesiaABSTRACTBackground: Gender equality is crucial for Indonesias sustainable development, given that women represent nearly half the population. Despite their significant economic contributions, Indonesian women face considerable challenges in entrepreneurship, largely due to gender disparities.Purpose: This study examines how Information and Communication Technology (ICT), social capital, and psychological factors impact womens entrepreneurship empowerment in Indonesia.Design/Methodology/Approach: Using survey data from 176 female MSME entrepreneurs and structural equation modeling, the study explores the relationships between ICT, social capital, psychological capital, and empowerment.Findings/Results: ICT enhances both social and psychological capital, which in turn positively impacts womens entrepreneurship empowerment.Conclusion: Integrating ICT, social capital, and psychological capital provides new insights into womens empowerment in developing economies. Recommendations include improving ICT infrastructure, social networking, and psychological support programs.Originality/Value (State of the Art): The study offers a novel approach by linking ICT, social capital, and psychological capital to womens empowerment in entrepreneurship, particularly in a developing country context

    RELIGIUSITAS DALAM NOVEL BIDADARI BERMATA BENING KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY:TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA

    Get PDF
    Nur Khaniva, Rosalina. 2018. Religiosity in the Bidadari Bermata Bening Novel by Habiburrahman El Shirazy: A Review of Sociology of Literature. Essay. Indonesian language and Literature Program. Degree program. Faculty of Humanities. Diponegoro University Semarang. Advisor I. Dr. M. Abdullah, M.A, II Fajrul Falah, S.Hum.M.Hum. Specifically this material object is the novel Bidadari Bermata Bening of Habiburrahman el Shirazy. This study uses the structural theory of novels, the theory of sociology of literature and religiosity which are explained by descriptive methods. The purpose of this research is to explain the intrinsic elements that exist in the novel Bidadari Bermata Bening and reveal the value of religiosity in the novel Bidadari Bermata Bening. Structural theory is used to describe the intrinsic elements in the form of characters, plot, setting, theme and mandate in the novel Bidadari Bermata Bening. Whereas to analyze the value of religiosity in the novel Bidadari Bermata Bening, the author uses the theory of the dimensions of religiosity Glock and Stack. The results of the structural analysis of the novel Bidadari Bermata Bening by Habiburrahman El Shirazy are around 12 characters. The main character Ayna Mardeya and others are subordinate figures. The flow used in this novel is mixed. The background in this novel is divided into three, namely the place, time setting and social setting. The results of the analysis using the theory of sociology of literature and the theory of religiosity which consists of five dimensions of religiosity namely the dimensions of trust, practical dimensions, dimensions of experience, dimensions of knowledge and dimensions of consequences. Belief in the existence of God, trust in help and protection given by God, marriage rituals, fasting in the holy month of Ramadan, learning religious knowledge and knowledge, as well as dimensions of consequences include tawakal, compassion, patience, and istiqomah. Keywords: Novel, Strucktural, Sociology, dimension, Religiosity

    PERAN ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN PENDIDIKAN PADA ANAK (PRASEKOLAH) MENURUT ISLAM Di TK Darma Wanita Di Desa Sukorejo

    Get PDF
    Peningkatan kekerasan dan pelecehan terhadap anak sangat memprihatinkan hal ini akibat peran negatif orang tua dalm mendidik anak. Pada era milenial mendidik anak hendaknya tidak melupakan cara-cara agama Islam dalam mendidik anak. Dimana pendidikan anak dalam Islam tidak hanya mendidik anak menjadi cerdas, tapi mengarah pada pendidikan akhlak yang mulia. Orang tua selayaknya memberikan bekal pendidikan agama yang kuat agar tidak terkena dampak negatif dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Orang Tua Dalam Menumbuhkan Pendidikan Pada Anak (Prasekolah) Menurut Islam. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan orang tua yang memiliki anak berusia prasekolah 4-6 tahun di TK Darma wanita Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorjo, Kabupaten Ponorogo dengan besar sampel 43 responden. Sampling penelitian menggunakan Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Skor T. Hasil penelitian Peran Orang Tua Dalam Menumbuhkan Pendidikan Pada Anak (Prasekolah) Menurut Islam didapatkan diinterpretasikan sebagian besar 20 responden (58,8%) berperan negatif, dan hampir setengahnya 14 responden (41,2%) berperan positif. Kesimpulan penelitian terdapat sebagian besar responden berperan negatif, dan berakibat pada tindakan kekerasan, pertumbuhan serta perkembangan anak kelak maka peneliti menyarankan pada tempat penelitian memasang gambar atau leaflet tentang Pendidikan Pada Anak (Prasekolah) Menurut Islam

    Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasional Terhadap Turnover Intention Tenaga Kefarmasian Di Rs Panti Nirmala

    Get PDF
    Instalasi farmasi memiliki peran penting dalam kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan rumah sakit. Kekurangan sumber daya manusia dan tingkat turnover yang tinggi dari tenaga kefarmasian akan membawa dampak negatif bagi operasional rumah sakit. Pada studi pedahuluan di RS Panti Nirmala, didapatkan angka turnover tenaga kefarmasian yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasional terhadap turnover intention tenaga kefarmasian di RS Panti Nirmala. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 46 orang tenaga kefarmasian yang terdiri atas 8 orang apoteker dan 38 orang tenaga teknik kefarmasian.Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang disebar kepada sampel penetian sebagai responden. Analisis data menggunkan metode Partial Least Square (PLS) mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh negatif terhadap turnover intention, kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap komitmen organisasional, komitmen organisasional berpengaruh negatif terhadap turnover intention, dan kepuasan kerja melalui komitmen organisasional berpengaruh negatif terhadap turnover intention

    KINDERGARTEN TEACHERS’ BELIEFS ABOUT TEACHING ENGLISH IN GRESIK

    Get PDF
    Teaching English is an activity that enables the students to communicate in a simple English to the end of the learning process. It is not easy because English as a foreign language in our country so that the teacher should understand well the characteristic of their student. When the teachers teach, they could use everything what they want and conduct many ways during teaching and learning process. Sometimes, those way in teaching is not reffer to the theory but came from their assumptions in teaching. However, it was natural because every body has a different perceptions of teaching approaches, the way to deliver the materials and to choose some activities that gave an indication their beliefs system should be investigated. The primary aim of this study was to know kindergarten taechers’ beliefs in EFL teaching. Three English teachers in Gresik as subject in this study were choosing based on some criteria. The result of this study demonstrated that the way of teacher in teaching was various, the differences could be seen from the way of teacher started the class, some teachers conducted warming up. The way to deliver the material, every teacher had different way.The first finding showed that the belief of the teacher in teaching English came from experience as a learner. This was indicated of the use of games in teaching. The second finding was demonstrated that the belief of the teacher in teaching English also came from experience as a learner. This was indicated of the use of song as the best way in teaching English. The third finding showed that belief of the teacher in teaching English came from experience as a teacher. This was indicated that teacher was to conduct drilling as the best way to teach English as foreign language This study suggests that the selection of warming up should be appropriate with the students’ need in their learning not just made them pleasant. Conducting warming up before going to the topic of the lesson was a good way because it was prepared students to learn enjoyably. When conducted drilling, the most basic kind was a repetition drill. In this case, the teacher should pronounce exactly the words to make students clear what is to repeat
    corecore