10 research outputs found

    Metode membaca dan menghafal al-quran untuk anak usia dini : Studi kasus penelitian di Sekolah Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Arinal Haq Antapani

    No full text
    Alquran sebagai sumber ajaran utama bagi agama Islam. Memuliakan Alquran merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim, memuliakan Alquran bisa dengan cara mempelajarinya. Dalam mempelajari Alquran hal pertama yang perlu dipahamkan adalah bisa membacanya kemudian setelah itu mengamalkan serta menghafalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode yang digunakan di TAUD Arinal Haq dalam hal belajar membaca serta menghafal Alquran. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif sebagai analisa yang paling mendasar untuk menggambarkan keadaan data secara umum. Jenis penelitian yang digunakan ialah jenis kualitatif yang dengan cara mengkaji interaksi manusia dengan Alquran melalui penerapan metode yang digunakan untuk belajar membaca dan menghafal Alquran. Penulis melakukan penelitian secara langsung ke lokasi (Field Research) yang menjadi objek penelitian, juga menyaksikan langsung kondisi sekolah tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya TAUD Arinal Haq sudah diresmikan dan aktif memulai pembelajaran sejak awal tahun 2019 dengan 25 murid ditahun pertama dengan rentang usia tiga sampai enam tahun. pembelajarannya berfokus pada pembelajaran keagamaan khususnya Alquran baik dari system pembelajaran membaca maupun menghafal Alquran. Untuk pembelajaran membaca Alquran TAUD Arinal Haq menggunakan metode tahajji dengan dibantu media pembelajaran berupa kitab At-Tibyan. Adapun dari segi menghafal Alquran menggunakan metode talaqqi dengan dibantu murottal audio sebagi media yang utama dari pembelajarannya. Dari penerapan kedua metode tersebut, hasil hitungan persentase berada dalam tarap cukup berhasil atau cukup efektif, walaupun belum pada tahap 100% berhasil. Hal ini dikarenakan adanya faktor pendukung serta penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran. Selain belajar membaca dan menghafal Alquran, peserta didik juga diajarkan materi tarbiyah guna pembekalan tsaqafah islamiah seperti hadis, aqidah, asmaul husna, siroh nabawiyah, dan adab dalam aktivitas sehari-hari

    RUMUS-RUMUS DALAM KITAB HADIS DAN RIJAL AL - HADIS

    No full text
    Buku saku ini menyajikan rumus-rumus dalam kitab hadis dan rijal al-hadis bagi para pembaca khususnya para mahasiswa, siswazah serta dosen-dosen universitas yang berkecimpung dalam bidang Ilmu Hadis yang ingin mengkaji kitab-kitab hadis. Didalam buku ini rumus-rumus tersebut disusun dalam bentuk bab per bab kemudian disetiap bab nya, rumus tersebut diklasifikasikan lagi menjadi beberapa macam.Untuk memudahkan pembaca dalam membedakan antar rumus-rumus tersebut, makarumus-rumus tersebut dimuat dalam bentuk tabel, dalam tabel tersebut penulis juga menjelaskan maksud serta penggunaan rumus tersebut. Tidak hanya itu, penulis terkadang juga menjelaskan hal-hal tertentu seperti kata kata istilah maupun sumber buku yang didapat dalam bentuk footnote

    PENERAPAN METODE IMLA’ DALAM PEMBELAJARAN TAHFIDZUL QURAN DI MTS BINAUL UMMAH BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2022

    No full text
    Metode merupakan fundamen yang sangat penting dalam sebuah sistem pembelajaran apapun, termasuk tahfidzul quran. Pembelajaran akan menghasilkan output yang berkualitas apabila penerapan metode di dalamnya juga berkualitas. Maka sebuah pembelajaran harus terus memperhatikan, meningkatkan serta mengevaluasi penerapan metode dengan sebaik mungkin. Tujuan dari penelitian ini adalah : untuk mengetahui bagaimana penerapan metode imla’ dalam pembelajaran tahfidzul quran di MTs Binaul Ummah, mengetahui apa saja kendala yang dihadapi dalam penerapan metode kitabah di MTs Binaul Ummah dan untuk mengetahui implikasi /pengaruh yang ada dari metode kitabah dalam pembelajaran tahfidzul quran di MTs Binaul Ummah. Penelitian ini termasuk field research atau penelitian lapangan, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis model Miles dan Huberman. Analisis yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, penulis menemukan Adanya integrasi antara proses pembelajaran tahfidzul quran di madrasah dan pesantren menjadikan metode imla’ efektif digunakan dalam mencapai tujuan pembelajaran tahfidz yakni siswa mampu menghafal dengan mutqin serta mampu menuliskan ayat ayat Al Quran yang sudah dihafalkan, Adapun kendala yang dihadapi dalam penerapan metode Imla’ dalam pembelajaran tahfidzul quran di MTs Binaul Ummah adalah banyaknya kegiatan baik di pondok maupun madrasah, kurangnya semangat untuk menulis karena menulis adalah hal yang cepat membuat jenuh, mengantuk, malas, dan capek. Serta administrasi yang belum tersusun dengan rapi. selanjutnya dengan penerapan metode kitabah dalam pembelajaran tahfidz siswa tidak hanya merasa lebih kuat hafalannya akan tetapi juga lancar dalam menulis ayat ayat al quran

    Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren

    No full text
    Indonesia memiliki semboyan yang dikenal dengan ”˜Bhineka Tunggal Ika’ semboyan ini bermakna walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu, hal ini sebab Indonesia memiliki keanekaragaman suku, budaya, ras, dan Bahasa. Keidakmampuan beberapa individu di Indonesia untuk menerima perbedaan tersebut mengarah pada multikulturalisme negative. Pada pesantren hal ini akan lebih sensitive sebab para santri memiliki keanekaragaman latar belakang baik dari segi budaya, etnis, suku, Bahasa, serta daerah yang selanjutnya bersatu pada satu tempat yang sama. Pendidikan multikultural dimaknai sebagai pendidikan yang menggajarkan perbedaan dan vitalitas keragaman budaya serta etnisitas berkaitan dengan kesetaraan, keadilan, keterbukaan, dan pengakuan terhadap perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman nilai pendidikan multikultural khusunya di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro dengan menggunakan metodologi kualitatif deskripstif yang datanya dijabarkan dalam bentuk kata , penelitian ini juga menggunakan pendekatan fenomenologis yang berusah mengungkapkan fakta-fakta, gejala, maupun peristiwa secara objektif berkenan dengan fenomena penanaman dan nilai-nilai pendidikan multilkultural di Pondok Pesantren Al-Fataah Temboro. hasil penelitian tersebut detemukan  penanaman nilai-nilai pendidikan mulitkultural yang menekankan pada makna penting legitimasi, dan vitalitas keragaman etnik dan budaya dalam membentuk tatanan kehidupan, kelompok, maupun bangsa dengan cara penanaman nilai demokrasi hingga menggunakan strategi yang melibatkan pendekatan kepada orang tu

    Etika Hiburan dalam Perspektif Hadis: Analisis terhadap Aplikasi TikTok

    No full text
    The TikTok application is an entertainment medium that allows its users to do freestyle, such as dance, lip sync, challenges, etc., which was once banned in Indonesia because it contained negative content. This study discusses the ethics of entertainment from a hadith perspective, with the main focus being the TikTok application media. This qualitative research is library research with a descriptive analysis approach. The theory used is thematic hadith theory. The thematic hadith method is carried out by tracing the hadiths using the lafadz "لَهْوٌ" and "Ù„ÙŽØ¹ÙØ¨" and is limited to only the hadiths contained in the Polaris sittah book, while the criticism of sanad and matan is only carried out on one path and not on all tracks. Primary data sources include the books al-Kutub al-Sittah, Mu'jam al-Mufahras, Tahzib al-Kamal, and Syarah Hadith, while secondary sources include books, articles, and scientific writings about TikTok and entertainment, as well as Software Hadith Lidwa Pusaka and Maktabah Syamilah. The results of the study show that when viewed from the hadiths of the Prophet Muhammad, entertainment is permissible as long as it is in accordance with the ethics of entertainment, such as not being excessive and negligent, not contrary to Islamic law, and not arousing lust. The TikTok application has many negative uses, such as dancing with nakedness and tabarruj, which can arouse lust, singing or lip syncing accompanied by neglectful music, and using sentences that are not educational, as well as the many types of content that can make a person addicted and inattentive. Therefore, the author considers that this application is irrelevant to the hadiths of the Prophet regarding entertainment

    PELAKSANAAN PROGRAM REMEDIAL TEACHING DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PECAHAN PADA SISWA KELAS IV MI TERPADU AL FALAH JEPARA

    No full text
    Dalam kegiatan pembelajaran selalui dijumpai adanya siswa yang mengalami kesulitan dalam mencapai standar kompetensi, kompetensi dasar dan penguasaan materi pembelajaran yang telah ditentukan usaha dengan diadakan program remedial teaching. Termasuk program pelaksanaan remedial teaching pada kelas IV MI Terpadu Al Falah. Secara garis besar kesulitan dimaksud dapat berupa kurangnya pengetahuan, kesulitan memahami materi pembelajaran, maupun kesulitan tugas-tugas latihan dan menyelesaikan soal- soal latihan. Secara khusus, kesulitan yang dijumpai siswa dapat berupa tidak dikuasainya kompetensi dasar pembelajaran matematika. Adapun permaasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pelaksanaan program remedial teaching dalam peningkatan kemampuan berhitung pecahan pada siswa kelas IV MI Terpadu Al Falah Jepara, (2) Bagaimana dampak pelaksanaan program remedial teaching dalam peningkatan kemampuan berhitung pecahan pada siswa kelas IV MI Terpadu Al Falah Jepara. Jenis penelitian ini adalah evaluasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu guru kelas IV MI Terpadu Al Falah dan siswa-siswi kelas IV MI Terpadu Al Falah sebagai key informan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data dalampenelitian ini menggunakanmetode triangulasi. Hasil penelitian ini dikemukakan sebagai berikut. Pelaksanaan remedial teaching dilakukan bagi seluruh kriteria siswa. pencapaian nilai acuan KKM dilihat dari rata-rata nilai kelas. Dalam pelaksanaan remedial teaching guru harus memperhatikan nilai, situasi, dan kondisi yang dialami oleh siswa, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuratif yaitu penyembuhan dan metode yang digunakan adalah metode diskusi dan tanya jawab. Sarana yang membantu pelaksanaan remedial adalah ruang kelas, pustaka, lingkungan sekolah, alat peraga dan ternyata sarana tersebut sangat membantu pelaksanaan remedial

    Methodology of Interpretation of Abu Marwan Bin Musa in the Book of Hidāyatul Insān Bi Tafsīr Al-Qur’ān

    No full text
    Interpretive research cannot be separated from methodology. As time goes by, efforts to understand God's words in the Qur'an and human efforts are growing. Reading the Qur'an will occur and develop from time to time both in terms of mode of interpretation, epistemology, methodology, etc. As long as the interpretation process is carried out, it will not stop. When interpreting the Qur'an, each interpreter will be influenced by the social and cultural conditions in which he lives, and the political situation around him has a great influence on him, as was Abu Marwan bin Musa. Tafsīr Hidāyat al Insān bi Tafsīr al-Qur`ān written by Abu Marwan bin Musa is one of the products of contemporary interpretation, as is the case in 21. The book of Tafsīr Hidāyat al Insān bi Tafsīr al-Qur`ān uses the ittijāh al-salafī paradigm to interpret verses Quran verses. In this study, the author examines the method of interpretation of Abu Marwan bin Musa in the book "Tafsīr Hidāyat al Insān bi Tafsīr al-Qur'ān" and evaluates the book. Therefore, the author tries to look at the methodology of Abu Marwan bin Musa in this book

    HUBUNGAN KONDISI FISIK DENGAN PERFORMA RENANG GAYA BEBAS 50M ATLET CLUB JUNIOR AQUATIC SPORT GARUT

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kondisi fisik dengan performa renang gaya bebas 50m atlet Club Junior Aquatic Sport Garut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan sebagai sampel pada penelitian ini adalah atlet renang prestasi Club Junior Aquatic Sport Garut sebanyak 34 atlet dengan 21 atlet putra dan 13 atlet putri. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling purposive, karena penulis menentukan sampel dengan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan cara melakukan tes, maka dari itu instrumen tes yang digunakan pada penelitian ini adalah tes kecepatan gerak (sprint 60m), power tungkai (vertical jump), strength endurance (push up), fleksibilitas (sit and reach), daya tahan (beep test Vo2Max), dan performa renang (tes renang gaya bebas 50m). Teknik pengolahan data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil pengolahan statistika pada uji hipotesis maka didapat bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel kecepatan gerak, power tungkai, strength endurance, fleksibilitas, dan daya tahan dengan performa renang gaya bebas 50m serta setiap kenaikan nilai memberikan dampak yang positif. Serta utuk keseluruhan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kondisi fisik dengan performa renang gaya bebas 50m dan kondisi fisik memberikan dampak yang positif. Sehingga semakin tinggi nilai atau sumbangan yang diberikan maka akan semakin meningkatkan performa renang gaya bebas 50m. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan menambahkan item tes yang lebih spesifik dalam cabang olahraga renang setiap nomornya untuk lebih mengembangkan penelitian. Physical condition is needed in improving athlete performance because maximum performance can be seen if the athlete is fast and proportional so that they can achieve good results with faster acquisition time. This study aims to determine the relationship between physical condition and 50m freestyle swimming performance of Garut Junior Aquatic Sport Club athletes. The research method used in this study is a quantitative method with a cross sectional approach. The population used as a sample in this study were 34 athletes with 21 male athletes and 13 female athletes. The sampling technique used is purposive sampling, because the author determines the sample with certain considerations. Data collection techniques in this study by conducting tests, therefore the test instruments used in this study are speed tests (60m sprint), leg power (vertical jump), strength endurance (push up), flexibility (sit and reach), endurance (beep test Vo2Max), and swimming performance (50m freestyle swimming test). Data processing techniques used descriptive statistics, normality test, homogeneity test, and paired sample t-test. Based on the results of statistical processing in hypothesis testing, it is found that there is a positive and significant relationship between the variables of speed, leg power, strength endurance, flexibility, and endurance with 50m freestyle swimming performance and each increase in value has a positive impact. And for the whole there is a positive and significant relationship between physical condition and 50m freestyle swimming performance and physical condition has a positive impact. So that the higher the value or contribution given, the more it will improve 50m freestyle swimming performance. Suggestions for future researchers are expected to add more specific test items in swimming sports for each number to further develop the research

    Building A Muslim Worldview Through Islamic Education in The Middle of Globalization

    No full text
    It is undeniable that the current of westernization has been so strong. Western cultural values ​​and ideologies have entered the minds of most Indonesian Muslims. So unknowingly, he became a worldview. This study aims to examine two things; first. The importance of the Islamic worldview for a Muslim as a feature of his identity in the midst of globalization, and secondly. The role of Islamic education in building and linking the world view of Islam in Muslim societies in the midst of globalization. This research includes library research, so the data collection technique used in this research is literary data collection. The results of this study show that the Islamic worldview is very different from the western worldview regarding reality and truth because the Islamic worldview refers to the main sources, namely the Qur'an and Hadith. For this reason, the role and responsibility of Islamic education are to build and strengthen the worldview of Islam in Muslim society as a system of guidance and control over ideas and values ​​that undermine their identity or identity as Muslims. The education system must refer to the Islamic worldview to produce pious human beings who always base their attitudes and actions on Islamic teachings and values

    Message from the Chief Editor

    No full text
    Welcome to the Second Issue of International Journal of Engineering Science and Technology Development (IJEST) on August 2013. In this issue of IJEST, we present to our readers selected articles related to Engineering, Science and Computer and Tehnology. Five papers are presented from Indonesia, Malaysia, Japan and Australia.The first article by Dr. Wamiliana from Lampung University, Indonesia and Prof. Dr. Louis Caccetta from Curtin University of Technology, Australia with the title: The Modified CW1 Algorithm For The Degree Restricted Minimum Spanning. The second article by Dr. Ibrahim, G.A., Arinal, H., from Lampung University, Indonesia and Zulhanif from National Univerisity of Malaysia, Malaysia and Haron,C.H.C from University Kebangsaan Malaysia with the title: Microstructure Alterations of Ti-6Al-4V ELI during Turning by Using Tungsten Carbide Inserts under Dry Cutting Condition. The third article by Dr. Rudi Irawan, Dr. Afzeri Tamsir and Dr. Riza Muhida from Surya University, Indonesia with the title: Indonesia’s Challenge to Combat Climate Change Using Clean Energy. The fourth article by Fritz Akhmad Nuzir, Haris Murwadi from Universitas Bandar Lampung, Indonesia and Prof. Bart Julien Dewancker from University of Kitakyushu, Japan with the title: The Importance of Education Facility as Sustainable Urban Generation Tool. The fifth article by Marzuki, Agus Sukoco, Lisa Devilia and Maria Shusanti F from Bandar Lampung University, Indonesia with the title: Analysis Web-Education Based on ISO/IEC 9126-4 for the Measurement Quality of Use.With these selections I sincerely hope that everyone has something to gain from this issue and thank you to article contributors and reviewers for making this issue possible. To all prospective author, we are welcome and please sent your article to the editors
    corecore