1,726,125 research outputs found
Industrial Training Report : Jabatan Pembangunan Persekutuan Kelantan (JPPK) / Nur Syuhada Mat Husin
Industrial Training is a compulsory requirement for all students at Universiti Teknologi Mara (UiTM ) as a requirement for graduating as well as a subject in this semester. Therefore, this report will explain about Nur Syuhada Binti Mat Husin (2015145595) industrial training at Jabatan Pembangunan Persekutuan Negeri Kelantan which is located Jalan Tengku Petra Semerak, Kota Bharu, Kelantan Darul Nairn. It also intends to explain about the daily routine done and all tasks given during the session. The training session starts from 1st February 2018 until 28th Jun 2018
Bengkel kurikulum program baru / Nurul Izza Husin and Marina Mokhtar
18 November 2023, Jawatankuasa Pelaksana (Kurikulum) Program Pra-Diploma Kejuruteraan telah menganjurkan bengkel Penyediaan Kertas Cadangan Kurikulum program baru iaitu Pra-Diploma Kejuruteraan. Bengkel yang diketuai oleh Dr Yusnita Mohd Ali, dari Pusat Pengajian Kejuruteraan Elektrik (PPKE) Kampus Pulau Pinang, diadakan bagi menyiapkan rekabentuk dan pelan pengajian lengkap untuk program baru tersebut. Beberapa orang pensyarah dari JSG turut terlibat iaitu En Sharaf Ahmad, En. Mohd Haris Ridzuan Ooi Abdullah, Puan Marina Mokhtar dan Puan Nurul Izza Husin. Turut serta adalah wakil dari Pengajian Kejuruteraan, Jabatan Sains Komputer dan Matematik serta Akademi Pengajian Bahasa. Antara agenda bengkel ini adalah penyediaan pemetaan kursus serta pemurnian dokumen-dokumen berkaitan kurikulum. Bengkel selama satu hari ini diharap dapat memberi ruang dan peluang perbincangan berkenaan kurikulum kepada para pensyarah yang terlibat
Karakteristik Dakwah KH. Husin Naparin, Lc., MA.
Dakwah merupakan sebuah program yang dilakukan meliputi pengajian
agama, ceramah, kajian kitab-kitab, pengajaran Al-Qur'an, pelatihan ibadah,
pelatihan akhlak, sosial keagamaan, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui karakteristik dakwah KH. Husin Naparin, Lc., MA. Metode penelitian
menggunakan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah KH. Husin
Naparin, Lc., MA beserta informan lainnya. Objek dalam penelitian ini adalah
karakteristik dakwah dari KH. Husin Naparin, Lc., MA.
Hasil data dikumpulkan melalui wawancara yang dianalisis menggunakan
Data Reduction, Data Display, Conclusin Drawing/Verification dan Pengecekan
Keabsahan Data yang kemudian disajikan dalam bentuk narasi deskripsi. KH.
Husin Naparin, Lc. MA adalah salah seorang Dai yang cukup dikenal bukan hanya
di Banjarmasin, bahkan di luar pulau Kalimantan Selatan. Analisis data yang
peneliti gunakan dalam penelitian ini ada Teknik analisis data dilakukan dengan
mengumpulkan dan menganalisis data yang diperoleh dari field research
karakteristik dakwah KH. Husin Naparin, Lc., MA, peneliti melakukan wawancara,
obeservasi dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa karakteristik dakwah yang
digunakan oleh KH. Husin Naparin, Lc. MA untuk menyampaikan isi dakwah
Islam kepada masyarakat yaitu dengan karakteristik Bil lisan (dengan penyampaian
verbal yakni ceramah), Bil Hal (dengan metode keteladanan dan role model bagi
masyarakat/Jemaah khususnya) serta Bil Qalam (dengan bukti yang nyata dari
banyaknya kitab-kitab/buku terbit karangan beliau)
Metode dakwah Kyai Husin Sanusi dalam meningkatkan ukhuwah Islamiyah di Pondok Pesantren Al Ishlah Cikarang Utara
Kyai Husin Sanusi mencoba merubah seseorang yang sudah baik agar menjadi lebih baik, terdapat beberapa hambatan. Komunikasi dengan kyai Husin Sanusi dalam situasi seperti ini tidak selalu berhasil. Selain itu, pendekatan yang digunakan oleh kyai Husin Sanusi sudah tidak relevan lagi dan menimbulkan masalah baru bagi mereka. Karena komunikasi yang terjadi tidak berjalan secara intensif dan motivasi tidak cukup memberikan perubahan, sehingga dakwah tersebut tidak memberikan hasil yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek dinamisme, sosialibitas, ko-orentasi dan kharisma pada metode dakwah kyai husin sanusi dalam meningkatkan ukhuwah Islamiyah di pondok pesantren Al ishlah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif bertujuan untuk melukiskan secara sistematis fakta yang menggambarkan penelitian da’i (mubaligh) dalam model khitabah Kyai Husin Sanusi. Dipilihnya metode deskriptif pada penelitian tentang Metode Dakwah Kyai Husin Sanusi. Penelitian ini memanfaatkan teori citra da’i adalah Keberadaan da’i pada dasarnya merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu dakwah. Begitu juga citra yang berhubungan dengan seorang da’i dalam perspektif komunikasi sangat erat kaitannya dengan kredibilitas yang dimilikinya. Kredibilitas sangat menentukan citra seseorang. Teori citra da’i menjelaskan penilaian mad’u terhadap kredibilitas da’i apakah da’i mendapat penilaian positif atau negatif, dimata mad’unya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dakwah Kyai Husin Sanusi dalam meningkatkan ukhuwah Islamiyah di pondok pesantren Al Ishlah Secara keseluruhan, metode dakwah Kyai Husin yang dinamis dan terfokus pada kebersamaan dan disiplin telah berhasil mempererat ikatan ukhuwah Islamiyah di Pondok Pesantren Al Ishlah. Hal ini berhasil menciptakan lingkungan yang harmonis, mendukung ukhuwah Islamiyah, dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pesantren. Karisma Kyai Husin Sanusi tidak hanya terlihat dari kemampuan beliau dalam menyampaikan dakwah dengan jelas dan inspiratif, tetapi juga dari simpati dan empati yang beliau tunjukkan kepada santri dan masyarakat. Dengan memperkuat pendidikan agama, menjalin komunikasi yang baik, serta menunjukkan kepedulian yang tulus, Kyai Husin Sanusi berhasil menciptakan lingkungan pesantren yang harmonis dan penuh ukhuwah
Stratification sociale et ethnicité en Malaisie
Husin Ali S. Stratification sociale et ethnicité en Malaisie. In: Tiers-Monde, tome 26, n°101, 1985. Classe moyenne : La montée et la crise, sous la direction de Bernard Kayser. pp. 219-226
Husin Ali (S.). — Poverty and landlessness in Kelantan, 1983
Singaravélou S. Husin Ali (S.). — Poverty and landlessness in Kelantan, 1983. In: Cahiers d'outre-mer. N° 157 - 40e année, Janvier-mars 1987. pp. 83-84
Life / Dr Andrean Husin
Anthology of poems interested 152 lecturers and academicians from UiTM and other higher learning institutions
Studi komparasi karya KH. Bisri Mustofa Dan H. Husin Qadri tentang materi manasik haji
Penelitian ini hadir karena adanya warisan intelektual karya KH. Bisri Mustofa dan H. Husin Qadri namun karya tersebut belum banyak diketahui khalayak. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan materi manasik haji karya KH. Bisri Mustofa dengan H. Husin Qadri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi. Setelah data diperoleh penulis menganalisis menggunakan teknik studi komparatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penulisan Tuntunan Ringkas Manasik Haji ditulis berdasarkan pengalaman yang dialami KH. Bisri Mustofa saat melaksanakan ibadah haji. Sedangkan H. Husin Qadri dalam menyusun Risalah Haji dan Umrah belum melaksanakan ibadah haji. Konsep bertaubat ketika wukuf di Arafah menurut KH. Bisri Mustofa ialah dengan merenung atau muhasabah diri, sedangkan H. Husin Qadri dalam penyucian jiwa saat wukuf di Arafah dengan memperbanyak berdoa dan berdzikir. Tuntunan Ringkas Manasik Haji menjelaskan materi secara keseluruhan, sedangkan H. Husin Qadri mengikuti alur Haji Tamattu’. KH. Bisri Mustofa dalam menyajikan materi lebih mementingkan amalan fi’liyah berupa amalan perbuatan (gerakan), sedangkan H. Husin Qadri lebih fokus pada amalan qauliyah berupa amalan melalui lisan seperti doa-doa dan dzikir. KH. Bisri Mustofa menampilkan suatu fenomena yang terjadi ketika beribadah haji berdasarkan pengalaman yang ia alami. Tuntunan Ringkas Manasik Haji dan Risalah Haji dan Umrah, keduanya tidak memiliki sumber dan dalil yang mendukung dalam penulisan materinya
PENGORGANISASIAN PEMULUNG DI WILAYAAH PERKOTAAN: KIPRAH PAK HUSIN SEBAGAI FASILITATOR KOMUNITAS PEMULUNG DI MAKAM RANGKA KELURAHAN TAMBAKREJO KECAMATAN SIMOKERTO SURABAYA
Dalam penelitian ini, ada 2 fokus permasalahan yang dikaji yaitu (1) bagaimanakah kiprah pak Husin mengorganisir komunitas pemulung di makam Rangka kelurahan Tambakrejo Kecamatan Simokerto, (2) Bagaimanakah dampak yang terjadi terhadap pengorganisasian yang dilakukan kepada Komunitas Pemulung dimakam Rangka Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Simokerto Surabaya.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang ditulis secara deskriptif. Kemudian peneliti menggunakan 4 macam teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan pencacatan data. Dalam penggalian data, peneliti melakukan pengamatan langsung dan ikut menjadi bagian dari komunitas pemulung dengan mengajukan pertanyaan juga kepada pak husin terkait dengan kondisi hidup sosial mereka.
Pak Husin mengorganisir pemulung di Surabaya khususnya di Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Simokerto area pemakaman Rangka.agar pemulung di Surabaya tidak terlantar di jalanan. Oleh karena itu Pak Husin memberi tempat di area pemakaman Rangka di Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Simokerto. Dalam pengorganisasian pemberdayaan Pak Husin terhadap komunitas Pemulung agar berdaya dan sejahterah, pak Husin memperjuangkan komunitas Pemulung agar mempunyai identitas dan di akui oleh pemerintah Surabaya bahwasannya komunitas Pemulung menjadi warga Surabaya. Pak Husin adalah mantan preman yang pernah di hukum 8 kali penjara . dari situlah pak Husin bertobat dan mengorganisir komunitas pemulung di kelurahan Tambakrejo Kecamatan Simokerto. Dari perjalanan dan perjuangan Pak Husin menggorganisir komunitas pemulung menggunakan model pendampingan secara langsung yang mana fasilitator tinggal di lokasi kelompok atau komunitas pemulung itu sendiri. Sehingga lebih mempermudah dan membuat Pak Husin lebih total kepada komunitas pemulung dalam melakukan pemberdayaan.
Apa yang dilakukan oleh pak Husin disinipun jelas mengapa beliau melakukan proses pengorganisasian, karena beliau tahu apa permasalahan yang terjadi pada potensi kehidupan pemulung, yakni pemulung di perkotaan khususnya di Surabaya yang hanya mencari untuk makan sehari- harinya
- …
