238 research outputs found

    STILASI BUNGA PUKUL EMPAT SEBAGAI IDE PEMBUATAN MOTIF BATIK PADA OUTER

    No full text
    Sebagai warga Negara Indonesia dan pelaku seni, penulis mencoba mengeksplorasi motif batik untuk menambah keragaman motif batik yang ada. Dalam karya ini penulis membuat stilasi motif batik terinspirasi dari Bunga Pukul Empat yang diterapkan pada outer dengan teknik batik tulis. Bunga pukul empat yang bernama laitn Marbilis Jalapa adalah bunga yang memiliki nilai estetik dilihat dari bentuk bunga yang mempunyai struktur mirip dengan terompet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh motif batik yang bersumber dari bunga pukul empat pada outer. Penulis menggunakan metode penciptaan karya dengan pendekatan kualitatif. Hasilnya Penulis menciptakan lima buah outer dengan tiga motif stilasi. Karya satu dan dua menggunakan stilasi A, karya tiga dan empat menggunakan stilasi B, dan karya lima mnggunakan stilasi C. Pada motif yang sering muncul adalah garis lengkung dan titik. Umumnya teknik yang dipakai pada motif adalah reverse dan full half repeat dengan pengulangan repetisi dan transisi. Penulis memakai warna pink, kuning dan biru pada motif menggunakan pewarna naphtol sebagai pencelupan dan remazol untuk pencoletan. Semua penerapan unsur pada motif didasarkan dari hasil kuesioner selera responden. Semoga penciptaan ini dapat menjadi inspirasi untuk selalu mengeksplor motif baru. As Indonesian citizens and artists, the author tries to explore batik motifs to increase the diversity of batik motifs. In this work the author made a batik motif inspired by four o'clock flowers applied outside with batik techniques. Bunga puku lempat called laitn Marbilis Jalapa is a flower that has aesthetic value seen from the shape of a flower that has a trumpet-like structure. The purpose of this study was to obtain batik motifs originating from bunga puku lempat on the outside. The author uses a method of creating works with a qualitative approach. As a result, the author created five outer pieces with three stylish motifs. One and two works use stilation a work three and four using stilation B, and work five using stilation C. Motives that often appear are curved lines and dots. Generally the technique used in the motif is reverse and full half repeat with repetition and transition repetition. The author uses pink, yellow and blue on the motif using naphtol dye as dyeing and remazol for picking. All the application of elements to the motive is based on the results of the respondents taste questionnaire. Hopefully this creation can be an inspiration to always explore new motives

    Experiencing the armed struggle : the Soweto generation and after

    No full text
    Includes bibliographical references (p. 354-369).This study explores the experiences of the rank-and-file soldiers of Umkhonto we Sizwe and the Azanian People's Liberation Anny. Extensive interviews by the author and other researchers reveal the voices of the soldiers themselves. The African National Congress and Pan African Congress archives at the University of the Western Cape and the University of Fort Hare supplement and verify these oral testimonies, as do some published sources. Most previously published materials about the armed struggle against apartheid have already focused on diplomacy, strategy and tactics, operations, leadership, and human rights abuses to the neglect of the soldiers' actual experiences. This study complements these with significant new oral history materials from the Soweto generation of soldiers and their successors. When dealing with MK, many authors have documented issues of the camp structure in Angola, and operations inside South Africa, so much of this detail is only addressed briefly, leaving space to explore the soldiers' experiences. In the case of APLA, very little has been written on its history, and more detail is provided on these subjects. This study therefore deals with the soldiers' politicisation and motivation for joining the armed struggle, their experiences in leaving South Africa and training in exile, the crises in exile which limited their effectiveness for a time, their return to fight in South Africa, and their difficulties in the "new" South Africa. These materials reveal that vast problems remain facing these veterans of the struggle against apartheid, and that they have the potential, if properly supported and employed, to contribute substantially to the development of present day South Africa. Conversely, if their neglect continues, they also have the potential to bring vast harm to the country. Further use of the investigative tools of oral history, especially if extended to the former soldiers' vernacular languages, is necessary to augment the history of South Africa, and these soldiers' contributions

    KAMPANYE EDUKASI GIZI DAN PENGOLAHAN BUNGA TELANG SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN DI DESA GEULANGGANG GAMPONG

    No full text
    Terkait dengan beberapa Tujuan SDGs (Sustainable Development Goals) yaitu mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuk dimanapun, mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang lebih baik, mendukung pertanian berkelanjutan, memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi masyarakat, serta berkaitan dengan upaya pemerintah dalam menetapkan kebijakan di bidang gizi untuk perbaikan status gizi masyarakat serta keinganan peneliti untuk menumbuhkan jiwa sosio entrepreuner masyarakat desa. Belakangan ini bunga telang (Clitoria ternatea) semakin populer di Indonesia sebagai bunga yang memberikan banyak manfaat kesehatan. Minuman bunga telang atau dalam bentuk penganan lain semakin mudah dijumpai di restoran dan café. Bunga telang, segar ataupun kering, kini relatif semakin ramai dipasaran untuk diperjual belikan dan dikonsumsi oleh masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi gizi dan cara pengolahan bunga telang sebagai minuman yang berkhasiat untuk Kesehatan. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 13 Januari 2024 di Desa Geulanggang Gampong Kabupaten Bireuen dengan cara memberikan edukasi gizi dengan metode penyuluhan dan memberikan informasi tentang cara pengolahan bunga telang sebagai minuman kesehatan melalui metode demonstrasi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pengetahuan masyarakat tentang gizi meningkat dan masyarakat dapat memiliki alternatif usaha minuman dan makanan sehat dari sumber alami sehingga konsumen terbebas dari minuman yang mengandung pewarna kimia berbahaya

    Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Gel Ekstrak Etanol 70% Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) sebagai Antioksidan

    No full text
    Ekstrak etanol 70% bunga telang diketahui memiliki aktivitas antioksidan sebesar 41,36 ± 1,191 ppm (klasifikasi sangat kuat) sehingga dapat digunakan sebagai zat aktif alami formulasi sediaan gel yang mudah melekat pada kulit, mudah meresap dan tidak meninggalkan lapisan minyak di kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan stabilitas fisik sediaan gel ekstrak bunga telang dan aktivitas antioksidannya. Gel ekstrak bunga telang diformulasikan dengan variasi konsentrasi ekstrak 0,4%; 0,8%; 1,2% dan 1,6%. Uji karakteristik fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, diameter sebar, daya lekat dan viskositas. Hasil uji organoleptik menunjukkan warna putih pada F1 dan hijau hingga coklat pada F2-F5 seiring dengan kenaikan konsentrasi ekstrak yang digunakan, bau khas VCO, berbentuk semi padat dan homogen, pH berkisar 4,54-6,18, diameter sebar 5,27-5,83 cm, daya lekat 1,08-1,52 detik dan viskositas 2633,33-8266,67 cPs. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH menunjukkan nilai IC50 quercetin sebesar 3,05 ppm, dan aktivitas antioksidan gel pada konsentrasi 4%; 0,8%; 1,2% dan 1,6% mempunyai nilai IC50 129,53 ppm; 93,67 ppm; 71,54 ppm; dan 53,35 ppm. Hasil penelitian menunjukkan F2 sediaan gel memiliki sifat fisik yang baik dan stabil sebelum dan setelah cycling test dan memiliki aktivitas antioksidan terkuat pada F5 yaitu 53,35 ppm (Klasifikasi kuat)

    RO U T I N G H O M E W I T H C A R L O S B U N G A

    No full text
    To coincide with Angolan-Portugese artist's largest exhibition to date, entitled Habitar a Contradição (Inhabit the Contradiction), the exhibition, curated by Rui Mateus Amaral, artistic director of the Museum of Contemporary Art Toronto (MOCA), originates from one of Bunga's surrealist drawings—A Minha Primeira Casa Foi Uma Mulher 1975 (My First House Was a Woman 1975) (2018)—which evokes the journey of the artist's mother, pregnant, from Angola to Portugal in 1975, fleeing the civil war to save her two-year-old daughter and her unborn son. The closing essay, "Routing Home with Carlos Bunga" uses the epistolary form as a means to convey both the author and artist's interior psychological states. To challenge hegemonic concepts of nomadism; to embrace the aesthetic possibilities of wandering, even in instances of longing for a site of belonging

    Biaya Bunga, Biaya Promosi Dan Biaya Gaji Karyawan Berpengaruh Terhadap Pendapatan Bunga Bersih Pada Bank Permata Jakarta

    No full text
    Abstrak: Iklan adalah salah satu bentuk promosi yang digunakan perusahaan untuk menginformasikan produknya kepada calon konsumen. Biaya untuk memproduksi dan menayangkan sebuah iklan tidaklah sedikit karena tidak semua perusahaan mampu untuk beriklan, dengan tujuan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan. Demikian pula tanggapan masyarakat mengenai orang yang bekerja di bank pastilah mempunyai gaji yang cukup besar, dilihat dari penampilan mereka saat bekerja rapih dan menarik. Penulis tertarik untuk meneliti benarkah biaya promosi dan gaji karyawan berpengaruh terhadap pendapatan bunga bersih pada bank. Untuk melengkapi penelitian Penulis menambahkan satu lagi variabel yaitu biaya bunga yang merupakan biaya utama (pokok) pada sebuah bank. Data yang digunakan adalah data sekunder laporan keuangan bulanan. Metode analisis data menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian adalah ketiga biaya tersebut secara parsial maupun simultan berpengaruh positif terhadap pendapatan bunga bersih Bank Permata. Dilihat dari nilai koefisien beta regresi biaya gaji karyawan memiliki pengaruh paling besar yaitu 67% diikuti biaya bunga sebesar 37% dan terakhir biaya promosi hanya 2%. Hasil yang cukup menarik bagi Penulis untuk dapat didiskusikan lebih lanjut dalam penelitian selanjutnya.   Kata kunci: Biaya bunga, biaya promosi, biaya gaji karyawan, pendapatan bunga bersih.   Abstract: Advertising is a form of promotion used by companies to inform their products to prospective customers. The cost of producing and displaying an advertisement is not small because not all companies are able to advertise, with the aim of increasing company revenue. Likewise, the people's response to people working in banks must have a large salary, judging by their appearance when working neatly and attractively. The author is interested in examining whether the promotion and salary costs of employees affect net interest income at the bank. To complete the study the author adds one more variable, namely the interest cost which is the main cost (principal) of a bank. The data used is secondary data on monthly financial statements. Data analysis method uses Multiple Linear Regression. The results of the study are that these three costs partially or simultaneously have a positive effect on the net interest income of Permata's bank. Judging from the regression beta coefficient, employee salary costs have the most influence, which is 67% followed by interest costs of 37% and the last promotion fee is only 2%. Quite interesting results for the author to be discussed further in further research   Keywords: Interest costs, promotional fees, employee salary costs, net interest income

    BUNGA RAMPAI SWAMEDIKASI SALURAN PENCERNAAN DAN PERNAPASAN

    No full text
    Buku Bunga Rampai ini berjudul Swamedikasi Saluran Pencernaan dan Pernapasan mencoba menyuguhkan dan mengemas beberapa hal penting konsep Swamedikasi Saluran Pencernaan dan Pernapasan. Buku ini berisi tentang segala hal yang berkaitan dengan konsep Swamedikasi Saluran Pencernaan dan Pernapasan serta konsep lainnya yang disusun oleh beberapa Dosen dari berbagai Perguruan Tinggi

    ANALISIS KECEMASAN IBU DENGAN PERAWATAN BAYI BBLR DI RUMAH SAKITDR AHMAD MUCHTAR

    No full text
    Low weight for infant is one of problem that often occurs in treatment infant when getting birth. The number of low weight for infant becomes the problems for health workers. Around a quarter of low weight for infants die before stable or in 12 hours first of living infant. Result of SDKI 2002-2003 percentages of low weight for infant shows 7.6%. Based on Riskesdas (basic health research) 2007 around 11.5% infant getting birth with low weight lack of 2500 gram (minister health 2008). So, purpose of this research is to know description mothers’ anxiety with treatment low weight for infants. This research is descriptive research, type of the research qualitative method to know description mothers’ anxiety with treatment low weight for infants in Ahmad Muchtar hospital Bukittinggi 2018. This research is started on june 20-august 15 2018. The total respondent is 10 respondents with purposive sampling. In this research is done input aspect, process, output is done by four steps, they are collecting data through interviewing collection, display and drawing. Based on the result of  the research shows that mother who has low weight infant causes anxiety is mothers’ anxiety to see the infant. It is suggested that workers health when giving the information is more skillful and service improvement. Mothers’ anxiety with treatment low weight for infant can be concluded that informant says that the causes of anxiety is the mother feels anxiety and worried toward the infant. Keywords : Maternal anxiety, LBW baby car

    Pengaruh Smart Economy terhadap Pendapatan Asli Daerah di Indonesia

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh dimensi smart economy secara keseluruhan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada kabupaten dan kota yang ditetapkan sebagai perintis smart city di Indonesia selama periode 2017 hingga 2023. Smart economy dalam penelitian ini diukur melalui tiga indikator utama, yaitu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sampel terdiri dari daerah yang tergabung dalam program “100 Smart city” dan telah dibimbing sejak tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga indikator tersebut secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap PAD. Secara individu, PDRB dan IPM terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan PAD, sedangkan TPT menunjukkan pengaruh negatif. Secara keseluruhan, temuan ini menekankan pentingnya pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengurangan pengangguran, guna mendorong kemandirian fiskal yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan implikasi strategis bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan berbasis smart economy untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah. Kata kunci: Smart economy, Pendapatan Asli Daerah, Produk Domestik Regional Bruto, Tingkat Pengangguran Terbuka, Indeks Pembangunan Manusi

    Bunga bank konvensional menurut pandangan Abdullah Saeed

    No full text
    Bunga adalah salah satu pendapatan yang dihasilkan oleh perbankan konvensinal. Dalam praktiknya, yang menggunakan sistem bunga ini bukan hanya di bank saja, tetapi di lembaga keuangan non bank pun juga ada yang menggunakan sistem bunga sebagai sumber pendapatan bisnisnya. Untuk menjelaskan mengenai bunga bank pada penelitian ini, penulis merujuk pada pemikiran Abdullah Saeed. Saeed berpandangan bahwa bunga bank konvensional tidaklah haram, karena tidak mengandung unsur-unsur yang merupakan tujuan utama pelarangan riba. Rumusan Masalah: Pertama, Bagaimana bunga bank menurut Abdullah Saeed? Kedua, Bgaimana relevansinya dalam dunia perbankan di Indonesia? Jenis penilitian yang digunakan adalah kepustakaan (library research) yaitu mengumpulkan data atau karya ilmiah yang bertujuan dengan objek penelitian atau pengumpulan data yang bersifat kepustakaan, baik berupa buku, catatan, maupun laporan hasil penelitian dari penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini: pertama, Abdullah Saeed memandang bahwa pinjaman dengan sistem bunga tidak menyebabkan ketidakadilan, maka pinjaman tersebut dibolehkan. Saeed melihat bahwa riba di zaman jahiliyah berbeda dengan mekanisme sistem bunga dalam perbankan konvensional saat ini, apalagi sampai pada terjadinya penindasan dan penganiyaan yang dilakukan oleh kreditur kepada debitur. Kedua, Dilihat dari relevansi sosial ekonomi, budaya ekonomi dan ekonomi serta politik ekonomi mengenai bunga bank jika dihubungkan dengan pemikiran Abdullah Saeed di Indonesia saat ini yaitu sangatlah berkaitan. Karena bunga bank memiliki dampak positif bagi bank konvensional maupun para nasabah yang sudah menanamkan modalnya. Dari sistem bunga ini, tidak hanya salah satu pihak saja yang diuntungkan, tetapi kedua belah pihak. Selain itu, transaksi pinjam meminjam dalam sistem perbankan juga dilakukan secara jelas, terbuka dan dilindungi oleh undang-undang. Jadi, kegiatan perbankan di Indonesia sekarang ini sangatlah berkaitan sekali dengan pemikiran Abdullah Saeed tersebut, dan tidak ada pihak yang dirugikan dari sistem bunga bank ini. ABSTRACT Interest is one of the incomes that generated by conventional bank. In practice, those who use this interest system are not only banks, but also non-bank financial that use the interest system as a source of their business income. In this study, the author refers to the thoughts of Abdullah Saeed. Saeed thinks that conventional bank interest is not unlawful, because it does not contain elements which are the main purpose of prohibiting usury. The problem of this study: first, What is the bank's interest according to Abdullah Saeed? Second, What the relevant among the interest and Indonesian banking? The type of research used is library research which is collecting data or scientific work aimed at the object of research or collection of library-based data, both in the form of books, notes and research reports from previous research. The results of this study: first, Abdullah Saeed views that loans with an interest system do not cause inequity, it is permitted. Saeed sees that usury in the jahiliyah era was different from the current system of conventional banking's interest, moreover it leads to the persecution and abuse by creditors to the debtor. Second, Seeing from the relevance of socio-economic, cultural-economic and political-economic regarding to bank interest if it linked to Abdullah Saeed's thinking in Indonesia today, it is very relevant. Because bank interest has a positive impact on conventional banks its elf and the customers who have invested their capital. From this system, both parties get the benefits. In addition, lending and borrowing transactions in banking system are also carried out clearly, openly and protected by law. So, Indonesian banking activities are very closely related to Abdullah Saeed's thinking and no party is harmed from this bank's interest system
    corecore