39 research outputs found

    PENGARUH TABUNGAN WADIAH, GIRO WADIAH DAN MODAL TERHADAP LABA PADA PT. BANK MEGA SYARIAH PERIODE 2016-2019

    Get PDF
    ABSTRAK PENGARUH TABUNGAN WADIAH, GIRO WADIAH DAN MODAL TERHADAP LABA PADA PT. BANK MEGA SYARIAH PERIODE 2016-2019 Muhammad Aldhi Riswanda H NIM. 17401163207 Pembimbing: Dr. Syafrudin Arif Marah Manunggal, M.S.I Penelitian ini dilatarbelakangi adanya asumsi bahwa faktor-faktor penentu pertumbuhan laba dalam suatu perbankan dipengaruhi oleh jumlah tabungan wadiah, giro wadiah dan modal.Pertumbuhan laba memberikan gambaran tentang kemampuan Bank Mega Syariah dalam memperoleh keuntungan. Semakin besar jumlah laba yang diperoleh berarti semakin baik, karena tingkat kesehatan bank dan tingkat kepercayaan masyarakat meningkat dengan semakin besarnya laba. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh tabungan wadiah, giro wadiah dan modal terhadap laba PT Bank Mega Syariah Periode 2016-2019. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah asosiatif (hubungan). Data yang digunakan adalah berupa data sekunder, data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulakn oleh orang-orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang telah ada, diperoleh dari laporan keuangan bulanan PT Bank Mega Syariah selama periode 2016-2019. Hasil penelitian dengan alat bantu spss versi 16.0 menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil peneliitian dapat diambil kesimpulan bahwa variabel tabungan wadiah berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba PT Bank Mega Syariah selama periode 2016-2019, variabel giro wadiah berpengaruh negatif terhadap laba PT Bank Mega Syariah selama periode 2016-2019, variabel modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba PT Bank Mega Syariah selama periode 2016-2019, variabel tabungan wadiah, giro wadiah dan modal secara bersama sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba PT Bank Mega Syariah selama periode 2016-2019. Kata kunci : Tabungan Wadiah, Giro Wadiah, Modal, Laba

    Strategi Dan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Hots Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa SMP

    Get PDF
    Abstrak:  Pembelajaran bahasa Indonesia merupakan pembelajaran yang dianggap penting karena menjadi kunci untuk memahami pembelajaran lainnya. Selain itu pembelajaran bahasa Indonesia menjadi kunci peserta didik untuk bersaing dan berkembang sesuai dengan kemajuan zaman. Dalam kurikulum 2013 pembelajaran bahasa Indonesia mulai mengarahkan peserta didik untuk menghasilkan luaran berupa teks di akhir pembelajaran. Maka dari itu guru sebagai fasilitator harus mampu menyiapkan peserta didik untuk mencapai hal tersebut. Guru harus menyiapkan berbagai macam cara yang sesuai agar dapat menjawab tantangan-tantangan tersebut. Salah satu cara yang dapat ditempuh guru dalam rangka mencapai tantangan tersebut yaitu membiasakan peserta didik untuk selalu dihadapkan dengan strategi dan evaluasi pembelajaran berbasis berpikir tingkat tinggi atau HOTS. Dalam artikel ini akan dibahas contoh penerapan strategi dan evaluasi HOTS dalam pembelajarn bahasa Indonesia materi teks cerita fantasi. Analisis ini menggunakan termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Metode deskriptif digunakan untuk menjelaskan penerapan strategi dan evaluasi HOTS dalam pembelajaran teks cerita fantasi di SMP. Hasil analisis menyimpulkan bahwasanya penerapan strategi dan evaluasi HOTS dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat ditempuh melalui kegiatan; (1) orientasi, (2) merumuskan masalah, (3) merumuskan hipotesis, (4) menganalisis data, (5) menguji hipotesis, (6) menyimpulkan serta membiasakan peserta didik untuk mencapai level kognitif C6 yaitu mencipta, dalam hal ini peserta didik dituntut untuk menghasilkan sebuah teks cerita sebagai luaran pembelajaranKata Kunci: Penerapan, Strategi Hots, Evaluasi Hots, Pembelajaran, Bahasa Indonesi

    Deviations of Language Politeness among Teachers and Students in Online English Learning in 9th Grade at SMP N 1 Pandak

    Get PDF
    Language politeness is an important element in communication, by paying attention to language politeness, someone is considered to have good character so that what is conveyed can be accepted by the interlocutor. The application of language politeness is very necessary in every speaking activity. This study aims to determine describe the forms of language politeness among teachers and students in English learning activities. This research is included in the type of descriptive qualitative research. So that the data obtained in qualitative form and analyzed descriptively. The method used in this research is the padan pragmatic method by Sudaryanto. The data collection technique used in this research is the technique of with dasar or basic technique in the form of sadap and its lanjutan or advanced technique in the form of simak bebas libat cakap then are continued with rekam or recording and catat or note-taking technique. The results of the analysis show that there is an application or use of language politeness in the teaching and learning process in the English class which is represented in the transactional text English subject for 9th grade at SMP N 1 Pandak

    GAYA PENGARANG DALAM MENYAMPAIKAN LOKALITAS JAWA: STILISTIKA CERPEN-CERPEN KARYA GUNAWAN TRI ATDMOJO

    Get PDF
    ABSTRAK: Gaya kata dan gaya kalimat merupakan unsur penting dalam sebuah karya sastra khususnya cerpen. Penggunaan gaya kata dan gaya kalimat dalam karya sastra membuat pembaca memahami maksud dan tujuan penggarang dalam menulis karya sastra. Selain itu penggunaan diksi dan gaya kalimat digunakan agar pembaca mampu memahami unsur-unsur berkaitan dengan ciri khas penggarang. Terlebih dalam menggunakan aspek lokalitas dalam menulis cerita pendek. Selaras dengan pernyataan tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gaya kata dan gaya kalimat yang digunakan penggarang dalam menyampaikan lokalitas Jawa pada cerpen-cerpen karya Gunawan Tri Atdmojo. Serta mendeskripsikan gaya kata dan gaya kalimat dalam menyampaikan aspek lokalitas Jawa yang dominan digunakan dalam cerpen cerpen karya Gunawan Triadtmojo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan berupa teknik refrensial. Refrensi yang digunakan yaitu pendapat para ahli, serta penelitian yang relevan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Penelitian ini menghasilkan data tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kata yang dominan digunakan oleh penggarang dalam menyampaikan lokalitas Jawa adalah gaya kata kolokial. Gaya kalimat yang dominan digunakan dalam menyampaikan lokalitas Jawa adalah kalimat deklaratif.KATA KUNCI: Leksikal; Gramatikal; Lokalitas Jawa; Cerpen; Gunawan Tri Atdmojo The Author's Style In Delivering Java Locality: Stilistics Of Short Stories By Gunawan Tri Atdmojo. ABSTRACT: Word style and sentence style are important elements in a literary work, especially short stories. The use of word style and sentence style in literary works makes the reader understand the intent and purpose of the author in writing literary works. In addition, the use of diction and sentence style is used so that the reader is able to understand the elements related to the characteristics of the author. Especially in using the locality aspect in writing short stories. In line with this statement, this study aims to describe the form of word style and sentence style used by the author in conveying Javanese locality in the short stories by Gunawan Tri Atdmojo. As well as describing the style of words and sentence styles in conveying aspects of Javanese locality which are dominantly used in short stories by Gunawan Triadtmojo. The method used in this research is a descriptive qualitative method. The data analysis technique used is a referential technique. The references used are the opinions of experts, as well as research relevant to this research. Data collection techniques used reading and note-taking techniques. This research produces written data. The results showed that the dominant style of words used by the author in writing short stories was colloquial. While the dominant sentence style used is declarative sentence.KEYWORDS: Lexical; Grammatical; Java Locality; Short story; Gunawan Tri Atdmoj

    Analisis Sebaran Level Kognitif HOTS Berdasarkan Taksonomi Bloom pada Soal Penilaian Harian Materi Teks Pidato Persuasif di SMPN 1 Bambanglipuro Bantul

    Get PDF
    Analysis of Hots Cognitive Level Distribution Based on Bloom's Taxonomy on Daily Assessment Questions of Persuasive Speech Text at SMPN 1 Bambanglipuro Bantul ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil sebaran level kognitif HOTS sesuai dengan Taksonomi Bloom pada soal Penilaian Harian (PH) materi teks pidato persuasif di SMPN 1 Bambanglipuro Bantul. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif kuantitaif. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi. Penelitian ini meliputi beberapa langkah, yaitu (1) memberikan lembar soal dan telaah soal berkaitan dengan kesesuaian tiap butir soal terhadap indikator level kognitif HOTS berdasarkan taksonomi Bloom di antarannya adalah C4, C5, dan C6; (2) menganalisis hasil telaah soal yang sudah diuji validitas nya oleh expert; (3) mengkorelasikan hasil penilaian ahli dengan rumus Aiken V; (4) mengelompkkan masing-masing butir soal sesuai dengan level kognitifnya; (5) mendeskripsikan level kognitif yang dominan digunakan guru terhadap soal evaluasi yang dibuat dan diujikan kepada peserta didik. Hasil penelitian menujukkan bahwa berdasarkan hasil validitas yang dilakukan kepada ahli yang dikorelasikan dengan rumus Aiken V diperoleh skor 0,40-0,80 dengan kategori sangat valid. Dari 27 soal yang dikembangkan dan dianalisis memperoleh hasil 13 soal dengan level kognitif C4 (menemukan), 9 soal dengan level kognitif C5 (mengevaluasi), dan 5 soal dengan level kognitif C6 (mencipta).Kata kunci: Analisis, Level, Kognitif, PH, SMP 1 BambanglipuroABSTRACTThis study aims to describe the results of the distribution of HOTS cognitive levels according to Bloom's Taxonomy on the Daily Assessment (PH) material for persuasive speech texts at SMPN 1 Bambanglipuro Bantul. This research is included in the type of quantitative descriptive research. Data were collected by documentation technique. This research includes several steps: (1) provide question sheets and questions analysis related to the suitability of each item to the HOTS cognitive level indicators based on Bloom's taxonomy including C4, C5, and C6; (2) analyzing the results of the questions analysis that have been tested for validity by the expert; (3) correlate the results of the expert assessment with the Aiken V formula; (4) grouping each item according to its cognitive level; (5) describe the dominant cognitive level used by the teacher on evaluation questions made and tested on students. The results of the study show that based on the results of the validity carried out to experts who correlated with the Aiken V formula, a score of 0.40-0.80 was obtained with a very valid category. Based on the 27 questions which are developed and analyzed, the results obtained 13 questions with a cognitive level of C4 (finding), 9 questions with a cognitive level of C5 (evaluating), and 5 questions with a cognitive level of C6 (creating).Keyword: Analysis, Cognitive Level, Daily Assessment, SMP 1 Bambanglipur

    PENGENALAN POLA JENIS TULISAN KALIGRAFI MENGGUNAKAN METODE ZERNIKE MOMENT DAN SUPPORT VECTOR MACHINE

    Get PDF
    One of the great arts of Islam that is very attached to Muslims is the art of calligraphy. The art of writing in calligraphy is of many types because the art of calligraphy is generally handwritten by someone called khatat and each khatat has its own technique for writing calligraphy. There fore there are many variations of calligraphy writing, even with the same type of writing. With so many variations of the type of calligraphy writing, technological innovation is needed to recognize variations of each type of calligraphy. Types of calligraphy diwani, diwaji jali, naskhi and tsuluts are the objects of this study. The Zernike Moment method is a feature extraction method that has the advantage of being invariant to rotate (resistant to rotation) and can help identify calligraphy types well based on their features. And the Support Vector Machine method is a good method for identifying calligraphy types by finding the best hyperplane. The combination of the Zernike Moment method and the Support Vector Machine is proven to produce good accuracy in recognizing calligraphy types based on their features, the accuracy obtained in identifying calligraphy types is 95%

    Analisis butir soal latihan penilaian akhir semester ganjil mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 1 Bambanglipuro Bantul menggunakan program ITEMAN

    No full text
    Tes merupakan instrumen yang digunakan untuk melakukan evaluasi pembelajaran kepada peserta didik sesuai dengan materi yang diajarkan. Instrumen tes yang digunakan pun harus diuji kualitasnya. Selaras dengan pernyataan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas instrumen soal latihan Penilaian Akhir Semster Ganjil (Latihan PAS Ganjil) kelas VIII SMPN 1 Bambanglipuro Bantul tahun 2020/2021 serta mendeskripsikan hasil analisis butir soal berkaitan dengan validitas, reliabilitas, IDB, ITK dan keberfungsian pengecoh. Validitas isi dilakukan dengan memberikan angket kepada sejawat berkaitan dengan kesesuaian soal dengan ksis-kisi soal. Reliabilitas dilakukan dengan melihat skor Alpha yang diperoleh dari program ITEMAN. Analisis Indeks Daya Beda (IDB), Indeks Tingkat Kesulitan (ITK) dan keberfungsian pengecoh dihitung berdasarkan skor yang diperoleh dari program ITEMAN. Terdapat tiga tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini. Tahap pertama yaitu memeroleh gambaran umum berkaitan dengan soal yang diujikan kepada peserta didik. Tahap kedua adalah pengumpulan data. Dalam tahapan ini dilakukan pengumpulan data dengan mendokumentasikan soal-soal yang diujikan oleh Guru kepada peserta didik. Tahap ketiga adalah pemeriksaan keabsahan data. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan terhadap butir-butir soal Latihan Penilaian Akhir Semester Ganjil (Latihan Akhir Semester Ganjil) dengan menganalisis validitas berdasarkan komentar teman sejawat dilanjutkan dengan menganalisis tingkat kesukaran, indeks daya beda, dan keberfungsian pengecoh. Masing-masing kriteria tersebut dihitung dengan menggunakan bantuan komputer melalui program Item and Test Analysis (ITEMAN). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 40 soal yang dianalisis validitas dan reliabilitasnya. Hasil validitas menujukkan seluruh soal yang dianalisis valid. Berkaitan dengan uji reliabilitas diperoleh skor Alpha 0.820 dengan kategori sangat tinggi. Analisis butir soal berkaitan dengan ITK, IDB dan distraktor dilihat dari skor yang diperoleh berdasarkan hasil analisis ITEMAN. Berdasarkan hasil analisis ITEMAN dapat diketahui bahwa analisis IDB menunjukkan 20 soal yang layak untuk diujikan, 4 butir soal dengan kategori sedang, 8 soal dengan kategori cukup, dan 8 soal dengan kategori gugur atau tidak layak untuk diujikan. Hasil analisis soal berkaitan dengan ITK, dapat disimpulkan bahwa terdapat 6 butir soal dengan kategori ITK sangat mudah, 17 butir soal dengan ITK mudah, 8 butir soal dengan Indeks tingkat kesulitan sedang, 9 soal dengan Indeks tingkat kesulitan sukar atau tinggi. Dari hasil analisis keberfungsian pengecoh, dapat disimpulkan bahwa terdapat 31 butir soal dengan keberfungsian pengecoh baik, 9 butir soal dengan memiliki pengecoh yang tidak berfungsi. Berdasarkan hasil analisis butir soal tersebut, soal-soal yang dianggap tidak layak, kemudian direvisi dan diperbaiki. Sehingga memeroleh soal yang berkualitas dan dapat mengukur tingkat ketercapaian tujuan pembelajaran

    Analisis Kebutuhan Pengembangan Soal HOTS dalam Pembelajaran Teks Pidato Persuasif di MGMP SMP Wilayah Kabupaten Bantul

    Get PDF
    Learning Indonesian in the era of the industrial revolution 4.0 requires students to be able to master various skills, one of which is critical thinking skills. Teachers as learning facilitators must be able to guide students in mastering these skills. One of the efforts that teachers can make in achieving this is to familiarize students with higher-order thinking, through various kinds of HOTS-based evaluation questions. At the initial stage, it is necessary to know the needs analysis related to the development of HOTS questions in Indonesian language learning materials for persuasive speech texts. Needs analysis in this study is part of research and development (R&D). The method used in this research is the survey method. Data was collected by observation, interviews and document analysis. The data obtained in this study are qualitative data. The qualitative data was then analyzed descriptively. The results of the needs analysis show that the teachers in the MGMP area of ​​the Indonesian Junior High School in Bantul Regency really need HOTS questions in procedural text learning as a teacher reference in making and presenting HOTS questions to students. The results of the study show that so far the teacher has never implemented it, and the students have never worked on HOTS-based evaluation questions in Indonesian language learning materials for persuasive speech texts.Pembelajaran bahasa Indonesia abad 21 menuntut peserta didik untuk dapat menguasai berbagai macam keterampilan salah satunya adalah keterampilan berpikir kritis. Guru sebagai fasilitator pembelajaran harus mampu mengahantarkan peserta didik dalam menguasai  keterampilan tersebut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru dalam mencapai hal tersebut yaitu membiasakan peerta didik untuk berpikir tingkat tinggi, melalui berbagai macam soal evaluasi berbasis HOTS. Pada ahap awal, perlu diketahui analisis kebutuhan berkaitan dengan pengembangan soal HOTS dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi teks pidato persuasif. Analisis kebutuhan dalam penelitian ini, merupakan bagian dari penelitian dan pengembangan (R&D). Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan analisis dokumen. Data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu data kualitatif. Data kuaitatif kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru-guru di wilayah MGMP SMP Bahasa Indonesia Kabupaten Bantul sangat memerlukan soal HOTS dalam pembelajaran teks prosedur sebagai refrensi guru dalam membuat dan menyajikan soal HOTS kepada peserta didik, selama ini guru belum pernah menerapkan, dan peserta didik belum pernah mengerjakan soal evaluasi berbasis HOTS dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi teks pidato persuasif

    DEVELOPING HOTS QUESTIONS: EVALUATING PERSUASIVE SPEECH TEXT LEARNING IN GRADE IX OF JUNIOR HIGH SCHOOL (PENGEMBANGAN SOAL HOTS: EVALUASI PEMBELAJARAN TEKS PIDATO PERSUASIF DI KELAS IX SMP)

    No full text
    Indonesian language learning is learning that requires students' critical thinking processes. So that the teacher as a learning facilitator must be able to deliver students to achieve these indicators. However, in reality in the learning process in the classroom the teacher as a learning facilitator has not directed students into critical thinking through HOTS-oriented questions, especially in teaching persuasive speech texts. This happened because of the lack of teacher references to present HOTS-based questions. Based on the description, this research aims to; (1) describe the questions that have been used in teaching persuasive speech texts in class IX SMP, (2) describe the product design in the form of HOTS-based evaluation questions in teaching persuasive speech texts in class IX SMP, (3) describe the results of the product design validity test in the form of a question model (4) describing the results of a limited trial. In line with the title of this research, this research belongs to the type of Research and Development (R&D) Borg and Gall modified by Sugiyono. The method used in this research is descriptive qualitative and quantitative descriptive methods. Qualitative descriptive is used to describe the results of the needs analysis related to the questions developed. Quantitative descriptive is used to describe the correlation results related to the results of the validity test to experts calculated by the Aiken V formula. Based on the results of the study, it can be concluded that: (1) Teachers have not implemented and students have never worked on HOTS-oriented questions in persuasive speech text learning ( 2) The design model developed in this study was in the form of 27 questions. (3) the questions were then validated by 3 expert validators, the validation results were correlated with the Aiken V formula showing a score of 0.40-0.80 with a valid category (4) The results of the interviews related to limited trials conducted on 10 grade IX students were obtained The result is that students feel challenged by the questions being tested

    NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT KABUPATEN BANTUL KI AGENG MANGIR (KAJIAN FOLKLOR)

    Get PDF
    The problem in this study is how the structure of the folklore "Ki Ageng Mangir", the function of folklore from Bantul district "Ki Ageng Mangir", as well as any moral values contained in the folklore. This study aims to describe the structure, function and the moral value of the folklore "Ki Ageng Mangir" The research method used is descriptive, data collection techniques using reading and note-taking techniques, the data generated in this study are written data.The results of the study indicate that the Ki Ageng Mangir people's stories have a function as the source of reference for historical events in Bantul district, the values contained in this story are cultural, religious and moral values
    corecore